Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > PERIKSALAH KOMPAS ANDA
< Desember
1999
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Rabu, 1 Desember 1999

Bacaan Setahun : Roma 5-8
Nats : Lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal! (Mazmur 139:24)

PERIKSALAH KOMPAS ANDA

Bacaan : Yohanes 7:37-53

Dua pria Florida berencana untuk berlayar, lalu dengan menggunakan kapal pancing, mereka ke Teluk Mexico. Dengan berpedoman pada kompas, mereka berlayar sejauh lebih kurang 97 km dari pantai untuk memancing ikan grouper seperti yang mereka rencanakan. Setibanya di tempat yang di anggap tepat, mereka menghidupkan alat pengukur kedalaman air; dan pada saat itu mereka sadar bahwa mereka telah salah arah. Penyebabnya adalah salah seorang dari mereka meletakkan senter di dekat kompas sehingga medan magnet dari senter mengacaukan kerja kompas tersebut.

Seperti halnya magnet dapat mempengaruhi kerja kompas, demikian pula hati kita yang penuh dosa mampu mempengaruhi pola pemikiran kita. Sebagai contoh, banyak orang di tempat asal Yesus berpendapat bahwa mereka telah melakukan kebenaran bila mereka menyangkal-Nya sebagai Mesias yang dijanjikan (Yohanes 7:41-42). Namun, masalah yang sebenarnya ialah adanya ketimpangan dalam hati mereka. Mereka menolak Yesus karena mereka melihat keberadaan Yesus akan mengancam tradisi keagamaan mereka. Mereka hanya mempercayai apa yang mereka mau percayai, bukannya menyelidiki keseluruhan isi Firman Allah secara seksama, yang berbicara tentang siapakah Yesus yang sesungguhnya. Karena itulah mereka menolak Dia.

Kita pun dapat diperdaya oleh diri sendiri, sebab itu kita harus memohon agar Dia menyingkapkan motif-motif terselubung dalam pikiran kita, yang mengelabui pola pemikiran dan meredupkan pemahaman kita akan Dia (Mazmur 139:24). Dengan pertolongan-Nya, kita akan mampu kembali ke jalan yang benar --MRDII


Often I have walked in my own way,
Trusting in my self-deceiving heart;
Now I realize that I must pray,
"Lord, from Your way I will not depart." --Hess

AGAR TIDAK TERTIPU OLEH DIRI SENDIRI
CARILAH PIMPINAN ALLAH
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran