Bacaan : Lukas 14:7-14
Sebuah perguruan tinggi kecil di wilayah barat sedang
mengalami pergumulan finansial. Gedung-gedungnya dalam kondisi
buruk, dan gaji pegawai amat kecil.
Suatu hari, seseorang yang tak dikenal mengunjungi kampus
itu dan bertanya di mana ia dapat berjumpa dengan sang direktur
kepada seorang pria yang sedang membersihkan dinding. "Saya kira
Anda dapat menemuinya di rumahnya pada siang nanti," jawab pria
tersebut.
Sesuai petunjuk, pengunjung itu pergi ke rumah sang direktur
dan berjumpa dengannya, yang ternyata sama dengan orang yang
ditemuinya sedang menggosok dinding pada pagi hari itu, walaupun
sekarang pakaiannya berbeda.
Lalu dalam minggu yang sama, datang sepucuk surat disertai
sumbangan sekitar 150 juta rupiah untuk perguruan tinggi tersebut. Semangat pelayanan sang direktur telah menimbulkan kesan
positif pada pengunjung tersebut. Karena pemberi sumbangan itu
melihat seorang pria yang tidak sombong dan mau turun tangan pada
saat diperlukan. Meskipun oleh beberapa orang tugas itu mungkin
dianggap pekerjaan kasar, dengan murah hati sang direktur tergerak untuk memberikan andil bagi sekolah tersebut.
Pengajaran ini amatlah jelas. Allah menghargai orang-orang
yang mau mengambil tempat yang hina. Juruselamat sendiri memberikan teladan dengan menjadi Manusia dan menyerahkan nyawa-Nya bagi
kita (Filipi 2:3-11).
Ingatlah kata-kata Yesus dalam Lukas 14:11. "Barangsiapa
merendahkan diri, ia akan ditinggikan." Itulah hadiah kerendahan
hati! [RWD]
God often uses lowly ones
His purpose to fulfill,
Because it takes a humble heart
To carry out His will. --DJD
PELAYANAN YANG SEJATI
ADALAH KASIH DALAM KERENDAHAN HATI
|