Bacaan : Lukas 12:41-48
Saya pernah membaca artikel berjudul "National Geographic,
The Doomsday Machine" (Majalah Geografi Nasional, Mesin Hari
Kiamat). Artikel itu secara humoris menyatakan bahwa majalah
National Geographic akan segera membuat benua Amerika musnah
tenggelam karena tak seorang pun membuang majalah tersebut. Edisi
demi edisi menumpuk di loteng dan gudang bawah tanah di seluruh
Amerika. Suatu saat, tumpukan kertas yang berat itu akan menimbulkan gempa bumi di California, menenggelamkan kota-kota pertambangan batubara, dan mempercepat timbulnya longsoran lumpur.
Guncangan yang sangat keras akan terjadi pada kota-kota besar di
mana terdapat banyak pelanggan.
Gagasan yang penuh humor ini memiliki padanan arti rohani
yang serius, yaitu orang-orang yang mengumpulkan Firman Allah
dalam pikiran mereka. Kecenderungan kita adalah menimbun dan
mengarsipkan kebenaran Kitab Suci dalam kepala, tetapi itu tidaklah cukup. Yokobus memperingatkan bahwa kita harus menjadi pelaku
Firman, bukan hanya pendengar (1:22). Yesus berbicara tentang
pentingnya menerapkan Firman-Nya (Lukas 12:41-48). Memahami Kitab
Suci membuat kita bertanggung jawab untuk menerapkan kebenaran-Nya dalam tindakan. Amatlah mudah memiliki sikap "menyimpan" dan
bukan "menggunakan."
Allah tidak memaksudkan Firman-Nya hanya untuk memberikan
bacaan yang menarik kepada kita. Dia mempersiapkan kita untuk
bertindak. Jika kita mengabaikan kebenaran ini, pada hari penghakiman kita akan mendapatkan bahwa meremehkan Firman Allah
membawa konsekuensi yang berat [MRD II]
No truth of God stored in the mind
Will ever meet our needs
Until that truth gives birth to faith
And faith gives birth to deeds. --DJD
MEMILIKI ALKITAB MENDATANGKAN TANGGUNG JAWAB YANG BESAR
|