Bacaan : 1Korintus 3:9-15
Ayah mertua saya melewatkan 30 tahun dalam hidupnya untuk
membantu masyarakat dalam bidang kesehatan. Ketika pulang ke
surga pada usia 76, ia meninggalkan ruangan yang penuh arsip dan
dinding yang penuh penghargaan.
Ketika tiba saatnya untuk membersihkan ruang "kerja"nya,
foto keluarga dan beberapa tanda mata kami simpan, dan sisanya
harus disingkirkan. Saya mendapat tugas untuk memusnahkannya.
Saya mengangkutnya melewati gudang menuju lapangan terbuka,
menyiramnya dengan bahan bakar disel, dan
membakarnya -- arsip-arsip proyek lama, slide, piagam penghargaan,
korespondensi, semuanya -- dan saya melihatnya terbakar.
Pikiran saya terhanyut sementara merenungkan bahwa suatu
hari kelak ketika saya berdiri di hadapan Allah, semua "pekerjaan" saya akan mengalami ujian yang sama. Hanya yang selamat
dari api yang memiliki nilai kekal.
Mengamati surat-surat dan penghargaan itu terbakar menjadi
abu, memberi saya pemahaman baru terhadap 1Korintus 3:13. Rasul
Paulus berkata, "Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan
tampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan tampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan
diuji oleh api itu."
Hari ini kita bekerja. Esok pekerjaan itu akan diuji.
Senja di padang rumput itu membuat saya lebih berhati-hati,
lebih merenungkan kesempatan saya yang sangat singkat untuk melakukan pekerjaan yang tak akan musnah [DCM]
To know our works will all be judged
Should give us deep concern:
But if for Christ our works are done,
Then they\'ll endure -- not burn. --Hess
JALANILAH KEHIDUPAN ANDA HARI INI
SEOLAH-OLAH ANDA AKAN BERTEMU ALLAH BESOK
|