><> Edisi (073) -- 15 Oktober 2004 <><
e-KONSEL
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Milis Publikasi Elektronik Pelayanan Konseling Kristen
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Daftar Isi:
- Pengantar : Refleksi bagi Pemuda
- Cakrawala : Ketika Yesus Masih Muda
- Telaga : Pemuda dan Tantangannya
- Bimbingan Alkitabiah : Janji-janji Khusus -- Kaum Muda
- Surat : Tema tentang Remaja Kristen
*REDAKSI -*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*- REDAKSI*
-*- PENGANTAR DARI REDAKSI -*-
Syalom pembaca e-Konsel...
Kami senang sekali bisa bersua kembali dengan pembaca setia
e-Konsel, terutama karena kami muncul dengan sajian-sajian menarik
untuk Anda. Masih dengan tema yang sama dengan edisi sebelumnya,
yaitu PEMUDA, edisi kali ini mengangkat topik "Tantangan bagi Pemuda
Kristen". Topik ini sekaligus sebagai refleksi bagi para pemuda
berkenaan dengan hari Sumpah Pemuda yang akan kita peringati pada
tanggal 28 Oktober 2004 nanti.
Kolom Cakrawala akan menyuguhkan artikel menarik yang kami ambil
dari buku yang ditulis Billy Graham, kisah tentang pemuda Yesus yang
juga mengalami banyak tantangan ketika Ia masih muda. Untuk
melengkapinya, Kolom TELAGA menampilkan ulasan mengenai tantangan-
tantangan yang sering dihadapi oleh para pemuda masa kini. Sedangkan
Kolom Bimbingan Alkitab akan memberi kekuatan dan pengharapan bagi
para pemuda, karena di dalamnya berisi janji-janji Allah bagi para
pemuda.
Melalui edisi ini, tak lupa Redaksi e-Konsel mengucapkan terima
kasih banyak kepada para pelanggan e-Konsel yang telah bersedia
mengisi Form Evaluasi yang kami kirimkan pada edisi lalu. Kami akan
pergunakan masukan Anda untuk pacuan bagi kemajuan pelayanan
e-Konsel. Terima kasih dan Tuhan memberkati!!
Redaksi
*CAKRAWALA *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* CAKRAWALA*
-*- KETIKA YESUS MASIH MUDA -*-
Sangat sedikit diantara kita yang menyadari bahwa ada suatu masa
dalam kehidupan Yesus ketika Ia masih muda. Alkitab tidak banyak
menceritakan tentang masa ini, tetapi pasti dikatakan sesuatu
mengenai hal itu. Lukas 2:51-52 mengatakan:
"Lalu Ia (Yesus) pulang bersama-sama mereka (orangtua-Nya) ke
Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. ... Dan Yesus
makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya,
dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia."
Zaman sekarang, kita hidup berbeda dengan zaman ketika Yesus hidup.
Saya tidak mengetahui sesungguhnya bagaimana remaja waktu itu,
tetapi saya tahu pasti bahwa kaum muda Amerika mempunyai banyak
persoalan besar yang dihadapinya. Kaum muda Amerika menghadapi
persoalan yang paling besar diantara kaum muda dalam sejarah dunia.
Mereka hidup dalam ancaman perang atom dan di tengah macam-macam
perang di seluruh dunia. Rasa-rasanya, iblis telah menguasai dunia
ini seperti dalam suatu mangkuk raksasa dan ia mengaduk-aduknya
dengan tongkat yang besar. Dan kaum muda terjebak di tengah-tengah
semuanya itu.... Mereka lebih cepat dewasa jasmaninya daripada
rohaninya, dan mereka harus membuat banyak keputusan penting.
Seorang remaja, ketika ditanya apa yang menjadi persoalan
terbesarnya, ia menjawab: "Saya mempunyai terlalu banyak persoalan,
sehingga saya tidak tahu mana yang harus saya selesaikan lebih
dahulu."
Kaum muda zaman sekarang menghadapi persoalan yang serius karena
mereka hidup di dalam dunia yang penuh peralatan teknologi modern
dan kesenangan yang lebih mengutamakan seks, banyak waktu senggang,
banyak uang, ditambah dengan kegelisahan dan keduniawian. Keadaan
dunia saat ini mungkin berbeda dengan keadaan dunia pada saat Yesus
hidup, tetapi pada intinya, semua persoalan kaum muda selalu sama.
Kaum muda masa kini dapat belajar banyak dari kehidupan Kristus
ketika Ia masih muda.
Yesus mempunyai orangtua yang baik dan Ia menghormati mereka.
-------------------------------------------------------------
Salah satu persoalan yang dihadapi kaum muda masa kini adalah
orangtua yang lalai. Tuhan menuntut pertanggungjawaban orangtua atas
banyaknya persoalan yang sedang terjadi di antara kaum muda. Saya
mempunyai beberapa saran bagi orangtua yang mempunyai anak muda.
Anak muda perlu diperlakukan sebagai orang dewasa. Mereka betul-
betul perlu dipertimbangkan. Mereka lebih memerlukan kasih dan
dorongan semangat daripada kritikan. Orangtua harus memberi teladan
pada anak-anaknya. Anak muda tidak memerlukan harta benda dan uang
yang berlebihan, tetapi mereka memerlukan lebih banyak kasih,
perhatian dan waktu bersama dengan orangtuanya.
Kemudian, anak muda juga perlu disiplin dan mereka ingin memiliki
kedisiplinan. Mereka ingin diawasi dan dikendalikan. Mereka pun
perlu bimbingan rohani. Amsal 22:6 berkata:
"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada
masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu."
Saya belum pernah mendengar ada rumah tangga yang berantakan jika
di dalamnya, Kristus diutamakan dan mereka membaca Alkitab serta
berdoa setiap hari di rumahnya. Mungkin banyak masalah tentang anak
muda dalam rumah tangga Anda sebab Anda tidak hidup bagi Kristus.
Orangtua Anda orang Kristen, tetapi Anda memberontak terhadap mereka
dan membenci agama mereka. Serahkan hidup Anda pada Kristus, maka
rumah tangga Anda akan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.
Alkitab berkata bahwa Kristus makin bertambah besar-Nya yang
menunjukkan kesehatan fisik-Nya.
------------------------------------------------------------
Kita juga harus dapat memperkuat tubuh kita. Alkitab berkata bahwa
tubuh kita adalah Bait Roh Kudus, sehingga kita harus menyerahkan
tubuh kita sebagai persembahan yang hidup kepada Tuhan. Apakah hidup
Anda kudus? Apakah Anda melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan
tubuh Anda, misalnya menyerahkan diri pada hawa nafsu? Anda bisa
menyerahkan energi masa muda ini kepada Yesus Kristus. Ia akan
mempergunakan energi ini untuk membentuk Anda menjadi seorang yang
kuat secara jasmani, mental, moral, dan rohani. Jika Anda kalah
dalam perjuangan melawan seks, maka Anda juga akan kalah dalam
perjuangan hidup.
Alkitab berkata bahwa Kristus juga makin dikasihi oleh manusia.
---------------------------------------------------------------
Inilah pertumbuhan kehidupan sosial. Yesus juga memiliki kehidupan
sosial. Ia bukanlah seorang rahib yang menjauhkan diri dari setiap
orang. Tidak, Ia adalah seorang dermawan yang makan bersama dengan
pemungut cukai dan orang berdosa, menghadiri pesta perkawinan dan
perjamuan makan bersama. Demikian pula terhadap kita, Ia juga
menginginkan kita untuk hidup bermasyarakat, tetapi dengan cara yang
benar. Tidak ada satu ayat pun dalam Alkitab yang menyebutkan bahwa
Anda harus hidup dengan wajah sedih karena Anda orang Kristen.
Tidak! Anda harus hidup dengan tersenyum, bergembira dengan cara
yang sehat, dengan Kristus sebagai pusat kehidupan sosial Anda.
Pergaulan kaum muda yang baik adalah pergaulan yang mengenal Yesus
Kristus
Yesus dapat masuk ke dalam kehidupan Anda dan menunjukkan
kepribadian Anda yang sebenarnya serta menjadikan Anda seseorang
yang menarik hati. Ia menaklukkan kekuatiran yang menghambat
kehidupan sosial Anda. Ia menghilangkan sifat mementingkan diri
sendiri yang ada pada Anda dan menjadikan Anda seseorang yang
memancarkan sukacita yang melimpah ke dalam lingkungan pergaulan
Anda. Seorang Kristen yang sejati memiliki kehidupan rohani di dalam
dirinya, yang merupakan modal sosial. Saya tidak percaya seorang
gadis akan benar-benar tampak cantik tanpa Kristus. Bagi kaum muda,
Yesus Kristus dapat menegakkan pundakmu dan memberimu mata yang jeli
dan wajah yang berseri-seri serta bersemangat. Ia bisa memberi
sifat-sifat dalam hidupmu! Ia akan menjadikan dirimu sempurna
sebagaimana yang engkau harapkan! Biarkan Ia yang mengendalikan
hidupmu!
Pada saat Yesus masih muda, Ia makin bertambah hikmat-Nya.
----------------------------------------------------------
Seperti yang telah kita pelajari dan yang dikatakan Alkitab, kita
harus bertumbuh dalam anugerah dan pengetahuan akan Yesus Kristus.
"Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan", Tuhan memberi
kebijaksanaan dan pengertian. Jika Anda datang kepada Kristus,
pikiran Anda juga akan terlibat di dalamnya, karena Ia mempengaruhi
seluruh kepribadian Anda. Ia menuntut pikiran dan kehidupan
intelektual Anda, jadi serahkan semua itu kepada-Nya. Segala
kebijaksanaan dunia ini adalah kebodohan bagi Tuhan, dan berita
tentang salib kelihatannya sederhana saja bagi orang yang menganggap
dirinya bijaksana, tetapi bagi kita yang diselamatkan, berita itu
adalah kuasa Tuhan. Pelajarilah segala sesuatu yang dapat Anda
pelajari, dan terutama pelajarilah Alkitab. Hal itu akan menjadikan
Anda sebagai seorang Kristen yang lebih baik dan manusia yang lebih
baik.
Alkitab berkata bahwa Kristus makin dikasihi oleh Allah.
--------------------------------------------------------
Inilah bagian yang terpenting. Kristus juga makin dikasihi oleh
Allah, artinya bahwa Ia bertumbuh secara rohani, Ia mempelajari
Firman Tuhan, Ia berdoa kepada Bapa-Nya di surga. Kita tidak dapat
bertumbuh secara rohani, kecuali jika kita tidak datang kepada
Kristus untuk menerima hidup kekal. Adakah masa dalam hidup Anda
dimana Anda berserah kepada-Nya? Sudahkah Yesus mengubah Anda,
sehingga Anda dapat mengatasi pencobaan dan bertumbuh dalam hal
rohani? Mungkin Anda sudah mencoba untuk hidup secara Kristen; juga
Anda sudah berusaha mengatasi godaan ini atau itu, tetapi Anda
gagal! Mengapa? Sebab Anda berusaha melakukannya dengan kekuatan
Anda sendiri. Oleh karena itu, maka pertama-tama Anda harus datang
kepada Kristus dan menerima-Nya dalam hidup Anda. Jika Anda telah
berbuat demikian, maka Ia akan hidup dalam diri Anda dan memberi
Anda semangat baru untuk hidup. Ia akan menolong Anda di mana pun
Anda berada: di kampus, atau dengan teman-teman lama Anda, ataupun
di rumah Anda.
Datanglah kepada Yesus Kristus sekarang juga! Akuilah kegagalan
Anda, kemudian bukalah hati Anda bagi-Nya! Ia akan menjadikan Anda
seorang pemuda Kristen yang sebagaimana seharusnya dan seperti yang
Anda harapkan.
-*- Sumber: -*-
Judul Buku: Billy Graham Berwawancara dengan Kaum Muda
Penulis : Billy Graham
Penerbit : Lembaga Literatur Babtis, Bandung, 1982
Halaman : 33 - 38
*TELAGA *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* TELAGA*
Memang ada ungkapan yang mengatakan bahwa masa muda adalah masa yang
paling indah, tapi kita juga tahu jika pada masa muda itu kita
membuat keputusan yang salah maka akibatnya bisa fatal. Jadi, masa
muda adalah masa yang paling menentukan dalam hidup seseorang. Pada
masa ini pemuda banyak mengalami pergumulan hidup dan tantangan.
Seperti apakah pergumulan dan tantangan itu? Simak ringkasan tanya
jawab di bawah ini bersama Pdt. Dr. Paul Gunadi, Ph.D.
-*- PEMUDA DAN TANTANGANNYA -*-
-----
T: Hidup sebagai pemuda memang banyak tantangannya. Pemuda harus
bergumul menentukan karier dan pasangan hidupnya. Ini merupakan
bagian yang cukup sulit yang harus dihadapi oleh pemuda.
Bagaimana dengan semua itu?
J: Kita akan coba melihat dahulu tahapan sebelum masuk ke usia
pemuda, yakni usia remaja. Apa yang terjadi di masa pemuda
sebetulnya sudah mulai terjadi di masa remaja, dan di masa
remajalah kita meletakkan fondasinya. Pada masa remaja itulah
seseorang berkesempatan untuk membangun jati dirinya. Kalau dia
berhasil menemukan dan membangun jati dirinya, dia menjadi
seseorang yang mantap. Dia tahu kekurangannya, kelebihannya,
kebisaannya, keterbatasannya, dan dia bisa merangkul semuanya itu
dengan luwes. Kalau dia bisa menemukan ini semua, dia akan
memasuki usia dewasa dan membangun keintiman. Sebaliknya, kalau
dia tidak menemukan jati dirinya dan dia bingung terus dengan
siapa dirinya waktu memasuki usia dewasa, bukannya keintiman yang
dia bangun tetapi dia malah menarik diri, mengisolasi diri dari
orang-orang yang sebetulnya mau dekat dengan dia karena tidak
memiliki kepercayaan diri yang cukup. Ada orang yang mengisolasi
dirinya secara blak-blakan dengan menyendiri, tidak mau bertemu
dengan orang, dan teman-teman pun tidak punya. Tapi ada sebagian
orang yang mengisolasi dirinya secara kamuflase, tidak terlihat,
yaitu dengan menjadi orang yang sebetulnya sosial, banyak teman,
bergaul, namun semua pertemanannya itu sangat dangkal. Dia
menutup pintu, sehingga teman-temannya tidak bisa masuk dan
mengenal siapa dia. Dia memisahkan diri dari lingkungannya
sehingga tidak bisa menjalin keintiman. Faktor ini yang akan
berpengaruh besar nantinya dalam hal kesiapan seseorang untuk
berkeluarga. Sebab berkeluarga menuntut satu syarat, yaitu
kemampuan kita untuk membagi hidup, untuk dekat dengan orang dan
membiarkan orang dekat dengan kita.
-----
T: Menyinggung masalah karakter seseorang, khususnya pemuda, ini
bagaimana?
J: Setia dan bertanggung jawab adalah dua karakter yang menjadi
tantangan terbesar pemuda. Sebab pada masa inilah seorang pemuda
itu diuji kesetiaannya. Misalnya, pada pacarnya bisa atau tidak
dia itu setia. Setia ini juga berkaitan dengan pekerjaannya, jika
dia sudah menekuni satu bidang yang dia memang cocok, apakah dia
akan terlalu mudah tergiur dengan tawaran-tawaran yang lain. Di
sinilah kesetiaan itu diuji. Selain kesetiaan, faktor bertanggung
jawab juga akan menjadi ujian bagi pemuda. Apakah kita dengan
mudah melepaskan tanggung jawab, berkelit dari tuntutan, pokoknya
yang penting kita selamat, semua itu akan diuji pada masa pemuda
ini. Kalau kita menaruh fondasi berkelit terus-menerus, cuci
tangan terus-menerus, kita akan membawa kebiasaan ini untuk
masa-masa selanjutnya. Tapi kalau dari masa pemuda kita sudah
menetapkan kita mau bertanggung jawab, apa yang kita katakan kita
pegang dan apa yang kita janjikan kita coba penuhi. Maka kita
akan membawa fondasi ini masuk ke dalam karier kita nantinya.
-----
T: Apakah ada contoh konkret di dalam Alkitab tentang orang-orang
yang setia dan bertanggung jawab itu?
J: Salah satu contoh yang menarik adalah kehidupan Yusuf. Yusuf
adalah seseorang yang mengalami perubahan hidup cukup besar. Dan
dapat dikatakan, kariernya juga tukar-menukar dengan cukup
drastis. Waktu dia disuruh oleh ayahnya untuk menemui kakak-
kakaknya yang sedang menjaga hewan, sebetulnya dia bisa langsung
pulang setelah menemukan bahwa kakaknya tidak ada di tempat itu.
Namun, waktu ia tanya-tanya di mana kakaknya berada, dia
mengambil waktu berjalan begitu jauh untuk menemui kakaknya,
membawa makanan untuk mereka. Dengan kata lain, dari kecil kita
melihat bahwa Yusuf itu setia dan bertanggung jawab. Waktu dia
dibuang sebagai seorang budak bekerja di rumah Potifar, dia
menjadi orang yang dipercaya karena dia setia dan bertanggung
jawab. Kesetiaannya terbukti waktu istri Potifar menggodanya. Dia
berkata: "Semua hal di rumah ini dipercayakan pada saya oleh
suamimu. Hanya satu yang tidak, yaitu engkau, karena engkau
miliknya. Masakan aku berbuat hal yang seperti ini kepada suamimu
dan (ini yang ditekankan) masakan aku berdosa atau berbuat jahat
kepada Tuhan." Waktu dia di penjara menjadi tahanan, dia tetap
menjadi orang yang baik. Dia mencoba mendoakan dan mencoba
mencari jawaban mimpi temannya. Jadi kita melihat di dalam posisi
ataupun karier apapun Yusuf tetap setia dan bertanggung jawab.
-----
T: Bagaimana relasi dia dengan sesamanya?
J: Dari sudut relasi, Yusuf tetap menjadi bagian dari keluarganya
meskipun dia disakiti oleh kakak-kakaknya. Dia tetap menerima
keluarganya, tidak marah kepada mereka, tetap memeluk mereka
sebagai bagian dari dirinya. Di Alkitab Perjanjian Lama, Yusuf
juga dikenal sebagai salah satu orang yang beristrikan satu.
Yusuf memang tidak dikenal sebagai orang yang mempunyai lebih
dari satu istri, dia setia pada satu istrinya. Jadi, dalam hal
berelasi, Yusuf pun menunjukkan kesetiaan dan tanggung jawabnya.
Waktu kakak-kakaknya datang setelah ayahnya meninggal, mereka
takut Yusuf akan marah kepada mereka tetapi Yusuf berkata tidak.
Bahkan Yusuf berjanji akan mencukupi dan bertanggung jawab atas
kebutuhan mereka. Jadi, dalam setiap relasi sifat atau karakter
setia dan bertanggung jawab diperlihatkan oleh Yusuf.
-----
T: Karakter setia dan bertanggung jawab ini apakah terbentuk sejak
kecil atau sejak lahir?
J: Saya percaya bahwa karakter ini bentukan dari keluarganya, dari
ayahnya dan dari kecil, Yusuf memang sudah menunjukkan satu sikap
takut akan Tuhan. Jadi takut akan Tuhan akhirnya membentuk
seseorang untuk bertangung jawab dan setia. Kalau kita sudah
tidak takut akan Tuhan, kita tidak lagi mempedulikan kesetiaan
atau sikap bertanggung jawab. Jadi, Yusuf sudah memperlihatkan
sikap takut akan Tuhan dari awalnya.
-----
T: Tentu kita berharap agar banyak pemuda-pemuda bisa menjadi Yusuf
pada zaman ini, apakah ada Firman Tuhan dalam konteks itu yang
bisa menguatkan kita?
J: Kejadian 50:19-20,
"Tetapi Yusuf berkata kepada mereka: "Janganlah takut, sebab
aku inikah pengganti Allah? Memang kamu telah mereka-rekakan
yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya
untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi
sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang
besar."
Pemuda harus melewati masa yang penuh kebingungan, tantangan, dan
banyak keputusan yang harus diambil pada masa pemuda, termasuk
dalam karier dan berkeluarga. Jangan sampai tantangan-tantangan
itu melumpuhkan kerohanian kita, jangan sampai tantangan itu
akhirnya membuat kita kehilangan kesetiaan dan tanggung jawab.
Untuk bisa terus mempertahankannya, kita harus hidup takut akan
Tuhan. Yusuf selalu takut akan Tuhan dan itulah yang telah
menyelamatkan dia melewati perubahan karier dan perubahan hidup
yang begitu drastis. Dia tetap setia kepada keluarganya, istrinya
dan terakhir kepada Tuhan.
-*- Sumber: -*-
[[Sajian di atas, kami ambil/edit dari isi kaset TELAGA No. #143B
yang telah diringkas/disajikan dalam bentuk tulisan.
-- Jika Anda ingin mendapatkan transkrip lengkap kaset ini, lewat
email, silakan kirim surat ke: < TELAGA(at)sabda.org >
atau mengunjungi Situs TELAGA di alamat:
==> http://www.telaga.org/transkrip.php?pemuda_dan_tantangannya.htm ]]
*BIMBINGAN *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*--*-*-*-*-*-*-*-*-* ALKITABIAH*
-*- JANJI-JANJI KHUSUS -- KAUM MUDA -*-
Meskipun akan ada banyak tantangan dan pergumulan yang harus
dihadapi oleh para pemuda, namun Allah tidak tinggal diam. Tentu
saja, Ia sudah menyediakan berkat yang melimpah melalui janji-janji-
Nya kepada kaum muda. Bagi Anda para pemuda, segera ambil Alkitab
Anda dan bukalah Alkitab Anda pada ayat-ayat berikut ini!
Efesus 6:2-3; 5:5-6
1Timotius 4:12
2Timotius 2:22; 3:14-15
Mazmur 119:9
Amsal 1:8-9; 3:1-2; 3:5-6; 10:1; 13:1; 29:3; 24:1-2
1Yohanes 2:15-17
-*- Sumber: -*-
Judul Buku : Indeks Masalah Sehari-hari
Judul Artikel: Janji-janji Khusus -- untuk Kaum Muda
Nomor Topik : 09791 (CD SABDA)
Copyright : Yayasan Lembaga SABDA [Versi Elektronik (SABDA)]
*SURAT*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-DARI ANDA-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*SURAT*
Dari: <raibow(at)>
>Kebetulan saat ini saya sedang cari-cari bahan untuk membekali
>komisi pemuda Kristen di gereja saya. Seorang teman mengirimkan
>e-Konsel Edisi 072 yg mengulas tentang Pemuda Kristen. Terima kasih
>karena materinya menambah wawasan saya. Kalo boleh, saya juga ingin
>berlangganan e-Konsel spy bs dapet edisi lanjutan dari tema Pemuda
>Kristen tadi. Bagaimana tentang tema Remaja Kristen, apa sdh pernah
>dibahas di Konsel juga? Tolong beritahu. Makasih ya ... GBU!
Redaksi:
Kami bersyukur karena bahan e-Konsel bisa membantu Anda. Kami sudah
mendaftarkan alamat Anda sebagai anggota Milis e-Konsel. Dengan
demikian, Anda akan mendapatkan kiriman e-Konsel secara rutin setiap
tanggal 1 dan 15. Sedangkan tema Remaja yang Anda tanyakan, kami
sudah pernah sekali mengulasnya dalam e-Konsel Edisi 048/2003. Untuk
membacanya, silakan Anda berkunjung ke Situs SABDA.org bagian
Publikasi di alamat:
==> http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/048/
Selamat berkunjung!
e-KONSEL*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*e-KONSEL
STAF REDAKSI e-Konsel
Ratri, Natalia, Tesa, dan Yulia
PENANGGUNG JAWAB ISI dan TEKNIS
Yayasan Lembaga SABDA
INFRASTRUKTUR dan DISTRIBUTOR
Sistem Network I-KAN
Copyright(c) 2004 oleh YLSA
http://www.sabda.org/ylsa/
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Anda punya masalah atau perlu konseling? <masalah-konsel(at)sabda.org>
Informasi/artikel/bahan/sumber konseling/surat/saran/pertanyaan/dll.
dapat dikirimkan ke alamat: <owner-i-kan-konsel(at)xc.org>
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Berlangganan: Kirim e-mail kosong ke: subscribe-i-kan-konsel(at)xc.org
Berhenti: Kirim e-mail kosong: unsubscribe-i-kan-konsel(at)xc.org
Sistem lyris: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-konsel
ARSIP publikasi e-Konsel: http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
|