--------------------------------------------------------------------
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Oktober 2000, Vol.3 No.040
--------------------------------------------------------------------
SEKILAS ISI:
o [Editorial]
o [Mengenal Suku] : Suku Sekayu (Sumatera Selatan)
o [Cerita Misi] : Bersaksi Buat Tuhan (bagian 2)
o [Doa Bagi Misi Dunia] : Nigeria, Senegal, China
o [Sumber Misi] : Analogi Penebusan,
Situs Bahasa Indonesia,
Situs-situs Bahasa Inggris,
Artikel-artikel online
o [Dari Meja Redaksi] : KTB PA-09
o [Surat Anda] : Data Suku, Ambil bahan dari CD SABDA
o [URLs Edisi Ini]
*************************************************************************
Anda diijinkan mengutip/meng-copy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks.
*************************************************************************
** EDITORIAL **
Salam dalam kasih Kristus.
Pola hidup manusia sangat dipengaruhi oleh kebudayaan dimana dia
hidup. Kebudayaan kemudian melahirkan adat-istiadat setelah
dilakukan secara turun-temurun. Umumnya, adat-istiadat berhubungan
erat dengan kepercayaan/agama yang dianut masyarakat sekitarnya.
Diakui atau tidak, keadaan ini kadang menjadi hambatan yang besar
dalam penyebaran Injil. Itu sebabnya bisa jadi Injil dianggap sebagai
"ancaman" yang mengubah pola hidup yang telah dimiliki selama ini.
Para misionaris yang dikirim Tuhan ke seluruh daerah di Indonesia
dan di tempat-tempat lain pasti sudah menggumulkan masalah ini.
Ternyata setelah direnungkan lebih lanjut, tidak semua budaya
bertentangan dengan Injil, Dalam Alkitab ataupun dalam kesaksian
misi, kita melihat bahwa Allah bisa menggunakan kebudayaan yang ada
(dengan metode kontekstualisasi dan inkulturasi) untuk menjangkau
jiwa-jiwa. Dengan cara itulah Injil sampai ke telinga kita. Luar
biasa! Untuk itu marilah kita teliti beberapa informasi yang sangat
bermanfaat pada edisi kali ini.
Selamat melayani,
Redaksi e-JEMMi
--------------------------------------------------------------------
** MENGENAL SUKU **
SUKU SEKAYU
-----------
Letak : Sumatera Selatan
Populasi : 250.000 jiwa
Bahasa : Melayu dan Sekayu
Anggota Gereja : 20 (0,01%)
Alkitab dan Film Yesus dalam bahasa Sekayu : Tidak Ada
Program penginjilan radio dalam bahasa Sekayu : Tidak Ada
Masyarakat Sekayu tersebar keluar di beberapa tempat di
propinsi Sumatera Selatan. Arti harafiah Sekayu adalah `satu kayu',
maksudnya adalah sepotongan kain panjang yang digelar sebagai alas
duduk saat makan bersama. Ukuran standar dari panjangnya kain
disebut sekayu.
Suku Sekayu merupakan "manusia sungai", senang mendirikan rumah
panggung yang langsung berhubungan dengan sungai Musi dan tidak suka
berpindah-pindah. Mereka memperoleh penghasilan dari pekerjaan
yang berhubungan dengan pertanian, perhutanan, berburu, memancing,
transporasi (jasa pengangkutan), pembangunan dan di pemerintahan
termasuk mengajar.
Sistem kekerabatan berdasarkan hubungan patrilineal. Selain
menganut agama tertentu, mereka juga melaksanakan beberapa praktek
kuasa kegelapan dan perdukunan (okultisme) dan kepercayaan animisme
(roh-roh kebendaan).
Suku Sekayu sulit menerima Kabar Baik oleh karena tiga hal,
keterpencilan (suku ini memiliki kebudayaan yang kokoh), kesalah-
pahaman (mereka berpikir bahwa umat Kristen percaya pada tiga
Tuhan dan bahwa kekristenan dibawa oleh kaum Barat yang moralnya
merosot), ketakutan dan kecurigaan (anak-anak tidak berani beralih
ke agama lain karena takut dibuang dan terhilang dari keluarga,
masyarakat dan takut kehilangan mata pencahariannya).
Kaum muda suku Sekayu ini membutuhkan pembekalan ketrampilan
melalui pendidikan kejuruan atau bengkel kerja. Mereka membutuhkan
ketrampilan dasar, dan jaminan akan masa depan yang berarti, tanpa
mengingkari kebutuhan materi dasar mereka.
Pokok Doa:
1. Doakan agar ada lembaga/organisasi yang mau mengadopsi suku
Sekayu, dan ada misionaris yang terbeban untuk melayani suku ini.
2. Doakan ada penerjemahan Alkitab, siaran radio dan film dalam
bahasa Sekayu.
3. Doakan agar ada pembekalan ketrampilan baik melalui pendidikan
kejuruan ataupun bengkel kerja bagi orang-orang Sekayu.
Sumber: CD-ROM SABDA/LINK
--------------------------------------------------------------------
** CERITA MISI **
BERSAKSI BAGI TUHAN
===================
(bagian 2)
Kita dapat menghasilkan buah itu sebagai akibat dari tinggal
di dalam Kristus. Maka persekutuan dengan Kristus itu harus terjadi
lebih dulu, sebab bersaksi itu bukanlah pekerjaan yang melampaui
batas tenaga tetapi hasil tenaga yang meluap. Itu adalah Kristus
berbicara melalui seorang kepada orang lain.
Perlunya bersaksi itu diajarkan oleh banyak bagian dalam Firman
Tuhan. Kata-kata Yesus yang terakhir di bukit Zaitun adalah "Kamu
akan menjadi saksiKu" (Kisah 1:8).
Banyak tahun kemudian rasul Paulus menulis surat kepada gereja
di Roma, dan memberitahu kepada mereka bahwa kehidupannya itu
dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah (Roma 1:1). Ia hidup dalam
kerangka kehidupan itu--ia telah dipisahkan untuk Injil.
Dari mana ia mendapat pendapat itu? Dalam kesaksiannya di
hadapan raja Agripa, ia mengulangi bagian dari kata-kata Kristus
yang pertama kepadanya pada jalan menuju Damsyik. Yesus mengatakan,
"Tetapi sekarang bangunlah dan berdirilah. Aku menampakkan diri
kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang
segala sesuatu yang telah kaulihat daripadaKu dan tentang apa yang
akan Kuperlihatkan kepadamu nanti." (Kisah 26:16)
Menarik sekali bahwa kata-kata akhir Kristus kepada murid-
muridNya di bukit Zaitun dan kata-kata pertamanya kepada rasul
baruNya pada jalan menuju Damsyik berkenaan dengan hal bersaksi.
Inilah juga yang dalam hati Allah bagi umatNya yang telah ditebus.
Allah menyelamatkan Paulus untuk dipakai dalam usaha yang besar
untuk menyampaikan Injil. Ia diselamatkan untuk bersaksi.
Penginjilan adalah hal yang menjamin program pemuridan yang
hidup. Tanpa penginjilan tujuan Allah akan terhalang. Umat Allah itu
bukanlah hanya untuk menampung segala kekayaan Kristus, tetapi mereka
adalah penyalur berkat untuk membawa Kristus kepada dunia.
Penginjilan pribadi dimulai dengan banyak doa, pemikiran, dan
perencanaan. Dan orang yang akan melakukannya adalah murid yang telah
Saudara latih sehingga masak dan penuh penyerahan. Kesempatannya
tidak terbatas, dan kebutuhannya besar sekali. Tetapi murid yang
penuh penyerahan, yang mengadakan persekutuan dengan Tuhan, dapat
mengambil kesempatan itu dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu.
Pertanyaan yang sering saya ajukan kepada pemimpin gereja
adalah, "Mana yang lebih Saudara inginkan dalam jemaat Saudara: 100
orang yang menyerahkan diri 90% atau 10 orang yang menyerahkan diri
100%?" Jawaban Saudara akan pertanyaan ini akan menentukan filsafat
pelayanan Saudara dan seberapa banyak usaha yang akan Saudara
tanamkan untuk mengembangkan sekumpulan pekerja-pekerja yang memenuhi
syarat rohani bagi Yesus Kristus.
Dewasa ini ada banyak orang di gereja yang berminat mengetahui
Alkitab. Banyak yang menginginkan pengetahuan Firman Allah yang
praktis. Banyak yang rindu untuk menjadi saksi yang lebih efektif
bagi Kristus. Banyak orang Kristen yang kecewa karena ketidakefektifan
mereka sendiri dalam doa. Mereka merindukan untuk menjadi orang-orang
Allah yang gagah--kuat dalam iman, sungguh-sungguh dalam semangat,
dan setia dalam pengabdian mereka kepada Kristus.
Mereka membanjiri toko-toko buku untuk mendapatkan buku terbitan
penerbit Kristen yang terbaru. Mereka membanjiri seminari Injili dan
sekolah-sekolah Alkitab untuk mendapatkan latihan Alkitab. Mereka
membanjiri seminar-seminar dan pertemuan kebangunan rohani yang
dipimpin oleh orang yang terkenal.
Tetapi jawaban bagi kebanyakan orang-orang yang haus akan
realitas rohani dapat didapatkan dalam program pemuridan yang tenang
dan kuat tetapi terus-menerus dalam gereja setempat mereka. Itulah
tantangan bagi generasi kita sekarang!
Dikutip dan diambil dari buku:
* Judul : PEMURIDAN - SENI YANG HILANG
(The Lost Art of Disciple-Making)
Penulis : LeRoy Eims;
Penerbit: Lembaga Literatur Baptis (LBB)
* CD-SABDA: Indeks= 18224
---------------------------------------------------------------------
** DOA BAGI MISI DUNIA **
N I G E R I A
2000 lebih penduduk dari suku terabaikan Fulani Barat mendapat
kesempatan untuk mendengarkan Kabar Baik tentang kasih Allah saat
tim Film "Yesus" mengadakan tur selama 2 minggu di Republik
Nigeria. Banyak orang tetap tinggal setelah pemutaran film "Yesus"
selesai dan mereka menanyakan banyak hal tentang Injil. Tim Film
"Yesus" ini telah melakukan follow-up dengan baik sekali di desa-
desa yang telah melihat Film "Yesus". "Di satu desa, ada beberapa
orang Gourmantche yang menemui tim Film "Yesus" saat kunjungan
follow-up, mereka memohon agar seseorang datang dan menceritakan
tentang Tuhan Yesus pada penduduk di desa mereka. Tim Film ini
akhirnya pergi ke desa tersebut, meskipun mereka tidak dapat
berbicara dalam bahasa setempat. Di desa lain, para pekerja menanti
3 penduduk yang ingin bertemu setelah melihat film tersebut. Namun
ternyata, ada 30 penduduk yang datang untuk mendengarkan berita
Injil secara utuh dan mereka mengajukan banyak pertanyaan. Hanya
ada sekitar 50 penduduk Fulani yang telah percaya pada Yesus dan
mereka tersebar dalam komunitas Fulani Barat yang berpenduduk
sejumlah 450.000 jiwa. Penduduk Fulani berakar erat pada agama
non-Kristen, sangat sulit untuk menjalin kontak dengan mereka.
Doakan supaya ke 50 penduduk tersebut dapat menjadi terang bagi
penduduk di sekitarnya. Doakan juga agar pelayanan dari tim
Film "Yesus" dapat membawa banyak orang untuk mengenal Yesus.
Sumber: NEWSBRIEF--2000-08-31
S E N E G A L
Allah memakai kaset audio Injil untuk menyentuh setiap hati
penduduk Fulbe Jeeri yang tinggal di wilayah Afrika Barat dengan
kasihNya. Wilayah tersebut belum terbuka bagi kekristenan. Kaset-
kaset berjudul "Laawol Peewal" (Righteous Way) dalam bahasa Pulaar
menjadi sarana yang bagus sekali untuk memenangkan penduduk Fulbe
Jeeri, menurut laporan dari para misionaris yang selalu mencari
cara untuk menceritakan tentang kasih Allah kepada suku-suku
terabaikan. Lebih dari 95% penduduk Fulbe Jeeri tidak dapat membaca,
karena itu para misionaris membagikan kaset-kaset Injil dalam
bahasa Pulaar. Tidak hanya efektif untuk sharing tentang Injil bagi
penduduk yang tidak dapat membaca tetapi metode ini merupakan
sarana yang efisien untuk menyebarkan Firman Tuhan karena kaset
dapat pergi ke tempat yang tidak dapat dijangkau oleh misionaris.
Sumber: NEWSBRIEF--2000-08-31
[[Gospel Recordings telah merekam traktat/bagian kecil dari Injil
dalam 400+ bahasa suku yang ada di Indonesia (rekaman kaset
sekitar 20 - 40+ menit untuk masing-masing bahasa). Bila anda
memerlukan rekaman kaset tersebut agar dapat didengarkan oleh
teman-teman (yang berbeda suku), atau untuk mendukung pelayanan
suku yang ada di sekitar anda, atau anda ingin tahu daftar lengkap
dari bahasa-bahasa tersebut, silakan berkunjung ke Situs Web
Gospel Recording di alamat: < http://www.GospelRecordings.com/ >
atau hubungi <endah(at)sabda.org>. ]]
C I N A
Alice sedang menyusuri jalan ketika dia melihat ada seseorang yang
berjualan kentang manis. Setelah dia membeli satu, seorang pria tua
berumur sekitar 80 tahun mendekatinya dan berkata, "Saya tidak punya
uang dan belum makan apapun. Saya telah dirampok orang dan saat ini
saya perlu membeli satu tiket kereta untuk kembali ke rumah saya."
Alice tidak yakin apakah pria tua ini berniat menipunya atau sungguh-
sungguh mengalami hal tersebut. Tetapi saat mendengar logat bicaranya,
Alice percaya bahwa pria tua ini berasal dari luar daerahnya. Alice
memutuskan untuk memberikan uang dan kentang manisnya pada pria tua
tersebut dan mengucapkan selamat jalan. Pria tua ini mengucapkan
terima kasih padanya dan berjalan pergi. Sesaat setelah pria tua ini
pergi, Alice menyadari bahwa dia hanya memberikan makanan jasmani,
tetapi belum memberikan makanan rohani. Maka Alice mengejar pria tua
tersebut, dan mengajaknya untuk duduk di pinggir jalan. Beberapa
orang mendekat untuk melihat apa yang terjadi ketika Alice
menceritakan tentang Yesus pada pria tua tadi. Di sana, di pinggir
jalan, pria tua ini berdoa pada Yesus dan berjanji pada Alice
bahwa sesampai di rumah nanti, dia akan akan menceritakan tentang
Yesus pada teman-temannya.
Sumber: East Asia's Millions 2000
--------------------------------------------------------------------
** SUMBER MISI **
ANALOGI PENEBUSAN
Don Richardson menuliskan tentang konsep "Redemptive Analogies"
(Analogi Penebusan) dalam bukunya berjudul:
* ETERNITY IN THEIR HEARTS
Bahasa Indonesia: KERINDUAN AKAN ALLAH YANG SEJATI
Penerbit: Kalam Hidup
Salah satu contoh yang luar biasa baik dari konsep tersebut adalah
pengalaman hidup Don Richardson di Irian Jaya, yang ditulisnya
dalam buku :
* PEACE CHILD
Bahasa Indonesia: ANAK PERDAMAIAN
Penerbit: Kalam Hidup
Di dalam kedua buku tersebut dijelaskan tentang beberapa cara
pemahaman budaya yang sering kali bisa dipakai untuk mengabarkan
Injil. Demikian pula bagi jaman sekarang ini, kita bisa menerapkan
metode "kontekstual" yang sama untuk ber-PI dan 'sharing' Kabar Baik!
Berikut ini adalah beberapa Situs dan artikel menarik yang
berhubungan dengan Analogi Penebusan/Keselamatan, bercerita
(story-telling), dan topik-topik lain yang berhubungan:
SITUS BAHASA INDONESIA
----------------------
KEKRISTENAN DAN KEBUDAYAAN (Arsip FICA)
http://www.fica.org/~ficalist/fica/live/budaya
Kontekstualisasi dan Inkulturisasi (memakai kebudayaan untuk ber-
PI); konsep ini meliputi: (1) Beda Injil dan kebudayaan, (2)
Kekristenan dan kebudayaan, (3) Kekristenan di tengah kebudayaan,
(4) Lima sikap gereja terhadap kebudayaan, dan (5) Panggilan orang
Kristen thd Kebudayaan. Untuk mempelajari kelima topik di atas
dengan lebih lengkap, anda dapat membacanya dalam arsip FICA.
Sumber: ICW Edisi 056 -- Christian & Cultural
< http://www.sabda.org/icw/00-056.htm >
SITUS-SITUS BAHASA INGGRIS
--------------------------
CULTURAL INSIGHTS
http://www.culturalinsights.org
Merupakan lembaga Kristen yang meneliti budaya yang fokus utamanya
adalah menolong para pekerja Kristen dalam mencari analogi-analogi
yang dapat digunakan dalam kelompok masyarakat yang mereka layani.
CONTEXTUALIZATION
http://www.crossrds.org/OnlineJournal/issue1/contextu.htm
Membangun jembatan dengan masyarakat Muslim.
THE HUMAN UNIVERSALS OF CULTURE: IMPLICATIONS FOR CONTEXTUALIZATION
http://www.wheaton.edu/Missions/Moreau/Articles/Reflections.htm
Artikel yang mendapat penghargaan dari International Journal for
Frontier Missions.
MISSIONS FRONTIER MAGAZINE
http://www.missionfrontiers.org/ma973.htm
http://www.missionfrontiers.org/ma974.htm
Artikel dan topik utama dari dua edisi majalah Mission Frontiers.
97-3 (USE OF DRAMA); 97-4 (STORY TELLING)
THE METHODS OF PAUL (Metode-metode Paulus)
http://www.robibrad.demon.co.uk/Principles.htm
Paulus juga menggunakan analogi keselamatan ketika berbicara dengan
orang-orang yang bukan Yahudi.
PAUL AND THE CONTEXTUALIZATION OF THE GOSPEL
http://pages.preferred.com/~mdepew/mis1.html
Studi tentang PI Rasul Paulus yang dilakukan oleh Michael Depew.
WHAT WILL A MINISTRY DESIGNED FOR BUSTERS LOOK LIKE?
http://www.faithlovehope.com/ministry_design.htm
"Busters are less likely to accept Christ as their Savior than
prior generations. They are the first generation raised without
the assumption that Christ is the starting place for religious
expectations."
BEHOLD THE OX OF GOD
http://www.wheaton.edu/bgc/EMIS/emqarticles/oxofgod.htm
Artikel karya Joy Anderson yang diterbitkan oleh Evangelical
Missions Quarterly (EMQ). Isinya adalah penjelasan tentang
bagaimana caranya mengabarkan Injil dalam budaya Dinka di Sudan.
GLOBAL MAPPING INTERNATIONAL
http://www.afriprov.org
http://www.gmi.org
Sumber misi yang sangat bagus. Sumber ini menyediakan sebuah CD
yang berisi tentang 27.000 pepatah/peribahasa Afrika, dan beragam
cara untuk menerapkan ajaran Kristen dengan menggunakan peribahasa
tersebut.
HOLLYWOOD JESUS
http://www.hollywoodjesus.com
Menerapkan teknik analogi untuk menyerap intisari (nilai
kekristenan) dari film-film Hollywood yang beredar saat ini.
MYSTERY - THE MOVIE
http://www.mysterythemovie.com/message.html
Sebuah penjelasan tentang bagaimana caranya Injil diberitakan
dengan menggunakan tulisan Cina - merupakan sebuah cara yang
efektif untuk menceritakan Injil dalam budaya Cina.
DRAMASHARE
http://www.dramashare.org
Sumber Kristen untuk naskah-naskah drama dan lain-lain.
THE METHODS OF JESUS
http://www.virtual-solutions.net/ajokeaday7/archives/0391.html
Semua link itu tersedia secara online di alamat:
http://www.web-evangelism.com/redemptive.html
Sumber: W-E-B Issue 13 ~ April 2000
--------------------------------------------------------------------
** Dari Meja Redaksi **
KTB MISI -- PA-09
Berikut ini adalah berita dari KTB MISI yang sempat 'beristirahat'
alias tidak muncul dalam 2 minggu berturut-turut.
Dalam PA-09 diangkat tema tentang "YESUS BANGKIT NYATAKAN
KETUHANANNYA". Pelajaran ini mengajak kita untuk merenungkan bahwa:
Percaya kepada kebangkitan Kristus berarti taat kepada Amanat
Agung-Nya. Amanat Agung telah diberikan kepada murid-murid Yesus
sebagai jemaat orang-orang percaya. Bila dalam Kisah Para Rasul,
amanat tersebut dilaksanakan oleh suatu kelompok kerja, maka
tindakan apakah yang harus dilakukan oleh gereja atau persekutuan
untuk bisa melaksanakan Amanat Agung itu?
Bila pertanyaan tersebut diajukan kepada anda, apa jawaban anda??
---------------------------------------------------------------------
** Surat Anda **
Dari: Haryanto
>Sdri Endah,
>Saya tertarik dengan data-data "mengenal suku".
>Apakah saya bisa dikirimkan data suku lainnya ?? atau ada cara
>lain ?? Terima kasih
>Haryanto
Redaksi:
Pertama kami ingin tanyakan data suku apa yang anda sedang cari.
Ada beberapa data suku yang pernah kami muat di terbitan e-JEMMi
yang lalu, untuk itu anda bisa lihat di arsip e-JEMMi di alamat:
< http://www.sabda.org/misi/e-jemmi/ >
Data-data yang lebih banyak juga ada dalam CD-ROM SABDA. Jika anda
membutuhkan data suku yang belum kami muat silakan menghubungi
redaksi, kami akan coba carikan informasi untuk anda.
Dari: Hengky Lie
>Dear mbak Endah,
>Shalom !!!
>Dalam CD-ROM sabda terdapat bahan bacaan yang cukup menarik. Apakah
>kami (dari team redaksi Buletin Eben Haezer) bisa memasukkan bacaan2
>tersebut dalam buletin kami ?
>Saya tunggu konfirmasinya.
>Terima kasih, Tuhan memberkati.
>Hengky
Redaksi:
Terima kasih anda menanyakan hal ini kepada kami. Perlu anda ketahui
bahwa semua bahan yang dipakai dalam CD-ROM SABDA masing-masing
memiliki Hak Cipta, yang berarti anda harus minta ijin jika anda ingin
menggunakannya di luar program SABDA. Untuk itu anda harus menghubungi
penerbit dari bahan tsb. jika anda ingin memakainya. Semua informasi
ini sudah ada dalam CD-ROM SABDA halaman-halaman Hak Cipta di masing-
masing bahan.
---------------------------------------------------------------------
** URLS Edisi Ini **
* NEWSBRIEF http://www.calebproject.org/bomm/application.html
* W-E-B http://www.web-evangelism.com
_____________________________ DISCLAIMER _____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2000 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi(at)xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
Staf Redaksi: Rudy Kurniadi, Natalia Endah S., Tabita Rini Utami, dkk.
______________________________________________________________________
Situs Web e-MISI/e-JEMMi (Arsip/Link/dll): http://www.sabda.org/misi/
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk Arsip ... http://www.sabda.org/misi/e-jemmi/
______________________________________________________________________
"MISI Kita -- =M=engabarkan =I=njil ke =S=eluruh =I=ndonesia!"
"MISI Kita -- Kabarkan-LAH Injil ke Seluruh Indonesia!"
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)
|