Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-humor/442

e-Humor edisi 442 (19-9-2002)

EMAS

Hai semua :)
Kesombongan pasti tidak akan ada gunanya ... karena justru bisa
membuat kita kecewa ....

EMAS
====

Soal bangga membanggakan harta kekayaan, sudah hal biasa bagi warga di
sebuah desa. Suatu hari Bik Sitti ke pasar. Tentu saja dengan
perhiasan melilit di badannya.

"Berapa itu, Mang?" tanyanya pada penjual ikan.
"Yang mana?" tanya si pedagang. Mata pedagang tidak ke arah ikan yang
ditunjuk, melainkan ke tangan Bik Sitti yang sedang menunjuk ikannya.

"Yang paling ujung itu!" kata Bik Sitti sambil kembali menggerakkan
tangannya. Mata pedagang ikan kembali melotot lagi ke arah tangan Bik
Sitti. Ketahuan sebabnya. Bik Sitti menunjuk bukan dengan jari
telunjuk seperti biasa, tapi dengan jari manis yang dilingkari cincin
berlian.

"Hmmmm, kalau yang itu ... limooo ribuuuu sekiloooo," ujar si pedagang
sambil memonyongkan mulut dengan bibir atas sebelah kiri terangkat.

Kali ini Bik Sitti yang tersedak. Soalnya gigi pedagang itu berlapis
emas!

---------------------------------------------------------------------
   "Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.
             Mereka akan membual dan menyombongkan diri,
                    mereka akan menjadi pemfitnah,
                mereka akan berontak terhadap orang tua
      dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,"
                           (2Timotius 3:2)
             < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=2Tim+3:2 >
---------------------------------------------------------------------
Sumber: Humor Indonesia, no. 27, p. 28

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org