Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-humor/433

e-Humor edisi 433 (6-9-2002)

BEKAL

Syalom,
Joke hari ini cocok deh buat para isteri yang senang membuatkan bekal
untuk suaminya ... :)

BEKAL
=====

Tiga orang lelaki makan siang bersama. Masing-masing membawa bekal
dari rumah. Ketika membuka bekal makan siangnya, lelaki pertama
berkata, "Ya ampun, rendang lagi, rendang lagi. Kalau besok siang
rendang lagi, aku akan terjun dari atap gedung ini."

Lelaki kedua membuka bekalnya dan berkata, "Gudeg lagi, gudeg lagi.
Besok kalau bekalku gudeg lagi, aku akan menemanimu bunuh diri."

Lelaki ketiga membuka bekalnya dan berkata, "Bakso lagi deh. Kalau
besok makan siangku bakso lagi, aku juga akan ikut terjun dari atap
gedung ini."

Keesokan harinya lelaki pertama mendapati rendang dalam bekal makan
siangnya. Iapun terjun dan meninggal. Begitu juga lelaki kedua dan
ketiga, ketika mereka mendapati gudeg dan bakso dalam bekal makan
siang masing-masing, mereka terjun bebas dan meninggal seketika.

Di pemakaman, istri lelaki pertama terus menangis tersedu-sedu
menyesali kepergian suaminya. "Aku sama sekali tidak menyadari kalau
ia bosan dengan rendang. Dulu ia sangat menyukainya. Kalau saja aku
lebih sensitif ...."

Istri lelaki kedua pun tak bisa menyembunyikan kesedihannya. "Aku bisa
saja menyiapkan ayam bakar atau sop buntut untuk bekal makan siangnya,
tapi ia tak pernah mengeluh dan tidak pernah meminta, jadi aku sama
sekali tidak tahu kalau ia bosan sama gudeg."

Semula istri lelaki ketiga diam saja. Tapi ketika semua mata
memandangnya, ia berkata, "Kalian jangan memandangku seperti itu,
dong. Suamiku kan selalu masak sendiri untuk bekal makan siangnya."

---------------------------------------------------------------------
              "Isteri yang cakap adalah mahkota suaminya,
           tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit
           yang membusukkan tulang suaminya." (Amsal 12:4)
            < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Ams+12:4 >
---------------------------------------------------------------------
Sumber: Indo-com

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org