Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-binaanak/763

e-BinaAnak edisi 763 (27-9-2017)

Anak dan Apologetika Kristen (2)

e-BinaAnak -- Edisi 763/September/II/2017
 
Anak dan Apologetika Kristen (2)
e-BinaAnak -- Edisi 763/September/II/2017
 

e-BinaAnak

Salam kasih,

Pada edisi yang lalu, kita belajar bahwa dalam apologetika, anak diminta untuk dapat menceritakan iman mereka kepada orang lain dengan bekal pengalaman dan informasi dari komunitasnya, termasuk ayat alkitab serta pengajaran yang ia dapatkan dari sekolah minggu. Namun, sudahkah anak layan kita siap untuk berapologetika?

Pada edisi kali ini, kami menyajikan tip yang kiranya dapat menjadi bekal bagi setiap pelayan anak untuk menyiapkan anak layannya berapologetika. Diikuti pula dengan bahan ajar yang merupakan lanjutan dari minggu lalu mengenai "Allah Penyebab Pertama" yang kiranya semakin memperlengkapi kita dalam mengajarkan kepada anak layan, khususnya tipe kinestetik, bahwa Allah adalah penyebab pertama dari keberadaan. Selamat mengajar, Tuhan Yesus memberkati. :)

Tika

Pemimpin Redaksi e-BinaAnak,
Rostika

 

MUTIARA GURU

<a target='_blank' href='http://alkitab.mobi/?Roma+4:17, '>Roma 4:17</a>, AYT

 

TIP Apakah Anak-Anak Anda Siap untuk Apologetika?

Anak-anak saya masih kecil sehingga mudah untuk menghabiskan sedikit waktu untuk berpikir tentang mengajarkan apologetika kepada mereka. Kami terjebak dalam keramaian dan kegilaan pekerjaan rumah dan bisbol dan tes dan "Apakah saya punya kaus kaki bersih?" dan yah, makan malam di atas meja setiap malam adalah sebuah tantangan. Namun, karena mereka semakin besar, saya ingin mengajari mereka kebenaran Alkitab yang akan membekali mereka untuk menahan serangan spiritual dan menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit yang mungkin suatu hari nanti akan mereka hadapi dari rekan-rekan mereka.

Apa itu apologetika? Kata "apologetika" berasal dari kata Yunani apologia ditemukan dalam 1 Petrus 3:15 dan berarti "membela". Alkitab mengatakan bahwa kita harus selalu siap sedia (demikian nama pelayanan ini) untuk memberikan "pembelaan" (sebuah apologia) kepada orang-orang yang bertanya kepada kita tentang harapan yang kita miliki sebagai orang Kristen.

Apakah Anda berpikir bahwa anak berusia sepuluh tahun terlalu kecil untuk memulai percakapan tentang apologetika? Bagaimana di sekitar usia enam tahun? Faktanya adalah tidak pernah terlalu dini! Anak-anak akan menghadapi tantangan iman mereka, yang seringnya dimulai di sekolah dasar sampai di sekolah menengah, dan terus hingga dalam kampus perguruan tinggi. Anak-anak kita perlu diajarkan bagaimana mempertahankan iman mereka dan menjawab pertanyaan skeptis, dan tidak harus menjadi sesuatu yang diserahkan kepada guru sekolah minggu. Dimulai di rumah, dan ya, bahkan bisa menyenangkan!

Apologetika 101: Mulailah dengan Mengajukan Pertanyaan kepada Mereka

Gambar: Berbicara dengan anak

Jika Anda ingin tahu apa yang mereka pikirkan tentang Tuhan, di mana mereka, dan apa yang mereka mengerti dan tidak mengerti, bertanyalah. Tanyakan kepada mereka. Saya selalu kagum pada bagaimana terbukanya anak-anak saya kepada saya ketika saya mengajukan kepada mereka pertanyaan-pertanyaan penting tentang hidup. Ketika kita duduk dengan mereka dan mengajukan pertanyaan, mereka mulai melakukan hal yang sama dengan kita. Pada suatu hari, minggu lalu, anak kami yang berusia delapan tahun bertanya kepada kami, "Mengapa orang kadang-kadang memegang tanda yang bertuliskan 'Tunawisma' dan meminta uang kepada kita?" Ini memberi kami kesempatan yang luar biasa untuk berbicara dengannya tentang penderitaan, dan bagaimana Yesus adalah teman bagi orang miskin, dan bagaimana kita bisa mencintai tunawisma dalam berbagai cara.

Ketika kita bertanya, mereka bertanya.

Siapkan Mereka untuk Menjawab Pertanyaan-Pertanyaan Lainnya

Saya menikah dengan seorang kutu buku. Jadi, suami saya memiliki daftar sumber daya yang semakin banyak untuk membantu anak-anak kami memahami kebenaran dasar Alkitab, serta beberapa buku bagus untuk menjawab beberapa pertanyaan yang benar-benar sulit tentang iman kita.

Lee Strobel, penulis The Case for Christ, telah menulis beberapa buku dan seri kurikulum apologetika yang ditujukan untuk anak-anak, praremaja dan remaja. The Case for Christ for Kids, The Case for Christ Student Edition, The Case for Faith Student Edition, The Case for a Creator Student Edition, dan The Case for The Real Jesus Student Edition, yang baru-baru ini semuanya telah diperbarui dan ditulis dalam bahasa yang mudah dipahami anak sesuai untuk pembaca yang berusia lebih kecil.

Apakah Anda tahu bagaimana anak-anak Anda akan menjawab teman-temannya dengan pertanyaan-pertanyaan seperti: Apakah Yesus benar-benar lahir di kandang? Apakah teman-Nya mengatakan yang sebenarnya? Apakah Dia benar-benar bangkit dari kematian? The Case for Christ for Kids tidak hanya memberikan anak-anak jawaban untuk pertanyaan tentang keberadaan Kristus, mukjizat, pelayanan, dan kebangkitan, tetapi memaparkannya sedemikian rupa sehingga mereka akan diperlengkapi untuk memberi tahu orang lain.

Buku-buku Strobel sangat membantu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit yang anak-anak tanyakan tentang siapa mereka dan dari mana mereka berasal dan siapa Yesus, mempertalikan ilmu dan iman, membangkitkan rasa tertarik cerita dan fakta-fakta untuk mendukung kebenaran di dalam Alkitab.

Kami suka membaca buku-buku seperti itu dengan anak-anak kami karena mereka terbuka dan mereka memahami kami ketika berbicara tentang hal-hal yang benar-benar sulit. Dari semua hal yang saya dan suami saya inginkan untuk dipegang oleh anak-anak kami ketika mereka meninggalkan rumah kami, maka hubungan yang mendalam dengan Yesus dan pemahaman tentang Injil adalah apa yang paling kami inginkan untuk mereka. Ini sebabnya, kami membantu meletakkan dasar-dasar spiritual mereka sekarang dengan mengajarkan apologetika kepada anak-anak kami. Dan, kami ingin Tuhan memakai kami untuk membantu kami membentuk anak-anak kami -- saat kami berdoa bersama, bertanya dan menjawab pertanyaan, dan membaca dan mempelajari tentang siapa Dia, dan mengapa Dia begitu mengasihi mereka. (t/Jing-Jing)

Download Audio

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Faith Gateway
Alamat situs : http://www.faithgateway.com/are-your-kids-ready-for-apologetics/
Judul asli artikel : Are Your Kids Ready for Apologetics?
Penulis artikel : Sarah Short
Tanggal akses : 4 Januari 2017
 

BAHAN MENGAJAR Allah Penyebab Pertama (bagian 2) Ditulis oleh: Joy

Tujuan:
Anak memahami bahwa segala sesuatu yang ada di dunia berasal dari Allah. Allah menciptakan keberadaan dari ketiadaan.

Dasar Ayat:

Aktivitas:

Gambar: Tanah liat

C. TIPE KINESTETIK

  1. Guru menyiapkan clay (adonan tepung, kertas, atau keramik), tanah liat, atau plastisin.
  2. Guru meminta anak-anak membuat bentuk-bentuk yang ada di alam (hewan, buah, gunung, gedung, dll.).
  3. Setelah selesai, guru meminta anak-anak membuat bentuk yang sama tanpa memberi plastisin/clay.
  4. Ketika anak merasa tugas itu mustahil, guru menerangkan bahwa manusia membuat sesuatu dari apa yang sudah ada. Hanya Tuhan yang bisa memulai dari keadaan kosong. Tanah liat yang dipakai berasal dari Tuhan, begitu juga tubuh kita, dst..

Sumber bacaan:

 
Stop Press! Publikasi e-JEMMi

Publikasi e-JEMMi

Keselamatan dari Tuhan Yesus bukan hanya untuk seseorang atau suatu bangsa, tetapi untuk semua orang. Oleh karena itu, sebagai murid Kristus, kita pun harus memberitakan Injil keselamatan kepada semua bangsa. Apakah Anda juga rindu menjadi duta Kristus untuk memberitakan Injil kepada mereka yang belum percaya kepada Yesus Kristus? Kami mengajak Anda berlangganan publikasi e-JEMMi yang hadir untuk memperlengkapi Anda dengan berbagai bahan penginjilan yang berupa artikel, kesaksian, profil suku-suku terasing serta sumber misi dalam dan luar negeri. Kami juga mengundang Anda untuk bergabung dalam komunitas penginjilan kami untuk berbagi informasi dan doa terkait dengan misi.

Berlangganan, kirim email ke: subscribe-i-kan-misi@hub.xc.org

misi.sabda.org
e-Jemmi
@sabdamisi
 
Anda terdaftar dengan alamat: $subst('Recip.EmailAddr').
Anda menerima publikasi ini karena Anda berlangganan publikasi e-BinaAnak.
binaanak@sabda.org
e-BinaAnak
@sabdabinaanak
Redaksi: Rostika, Davida, Amidya, dan Ariel
Berlangganan | Berhenti | Arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
©, 2017 -- Yayasan Lembaga SABDA
 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org