Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/berita_pesta/34

Berita PESTA edisi 34 (6-6-2008)

Mei/2008

  
______________________________________________________________________

                             BERITA PESTA
                           Edisi 34/Mei/2008

  DAFTAR ISI

  EDITORIAL
  BERITA PESTA:
  1. Termin Terakhir Kelas Diskusi GSM April/Mei 2008
  2. Dimulainya Kelas Diskusi DIK Mei/Juni 2008
  3. Peluncuran Modul dan Pembukaan Kursus Apologetika Untuk Awam I 
  ARTIKEL: Visi Seorang Guru Sekolah Minggu
  APPRECIATION:
  1. Selamat Ulang Tahun!
  2. Ucapan Terima Kasih kepada Donatur
  KESAKSIAN: Kesaksian Peserta Kelas Diskusi Pernikahan Kristen Sejati 
  (PKS)
  SURAT ANDA: Modul-Modul PESTA
  POKOK DOA
  
______________________________________________________________________
EDITORIAL

  Shalom Pembaca,

  Kami sangat bersukacita karena dapat menemui Anda kembali melalui
  Berita PESTA ini. Dalam edisi kali ini, Redaksi menurunkan
  berita-berita mengenai penutupan kelas GSM, pembukaan kelas diskusi
  DIK, dan peluncuran modul baru PESTA.

  Karena kelas diskusi PESTA GSM masih berlangsung, maka dalam edisi
  ini, Redaksi menghadirkan pula artikel seputar pelayanan sekolah
  minggu yang berjudul "Visi Seorang Guru Sekolah Minggu". Kami
  berharap, melalui artikel tersebut, Anda dapat menyadari visi Bapa
  dalam pelayanan sekolah minggu dan melihat arti penting pelayanan
  sekolah minggu bagi anak-anak yang amat Ia kasihi. Jangan lewatkan
  pula kesaksian-kesaksian dari peserta kelas diskusi PKS periode
  Maret/April 2008 yang lalu.

  Selamat menyimak dan kiranya menjadi berkat!

  Soli Deo Gloria!

  Dalam kasih-Nya,
  Pimpinan Redaksi Berita PESTA,
  Pipin Kuntami
  
______________________________________________________________________
BERITA PESTA

  1. TERMIN TERAKHIR KELAS DISKUSI GSM APRIL/MEI 2008

  Saat berita ini diturunkan, kelas diskusi GSM masih berjalan dan 
  telah memasuki termin terakhir (IV). Jumlah peserta GSM kali ini 
  memang tidak sebanyak biasanya, hanya lima belas peserta saja. 
  Biasanya kelas diskusi ini diikuti oleh sekitar dua puluh peserta. 
  Meskipun jumlah peserta tidak sebanyak biasanya, demikian juga 
  dengan jumlah postingannya, namun peserta yang terlibat dalam 
  diskusi sangat antusias dan memberikan masukan-masukan yang sangat 
  bagus dan bermanfaat. Topik-topik yang telah didiskusikan antara 
  lain: Pengalaman Bersekolah Minggu, Gereja dan SM, Persiapan SM, 
  Disiplin SM, Mengenal Anak, Metode Mengajar, Organisasi SM, dan 
  Membangun Tim GSM.

  Anda dapat melihat rekaman sementara kelas diskusi GSM periode
  April/Mei 2008 dalam alamat berikut ini:

  ==> http://www.pesta.org/diskusi_gsm0408

  2. DIMULAINYA KELAS DISKUSI DIK MEI/JUNI 2008

  Akhirnya, terkumpul tujuh belas orang yang telah menyelesaikan 
  seluruh tugas tertulis yang ada dalam modul DIK sebagai syarat untuk 
  mengikuti kelas diskusi yang telah dimulai pada tanggal 1 Juni 2008. 
  Kelas diskusi akan berjalan selama satu bulan dan didampingi oleh 
  Ibu Yulia selaku moderator kelas ini.

  Dalam kelas diskusi ini, semua peserta akan diajak mendiskusikan
  topik-topik yang juga merupakan usulan dari para peserta. Selain
  dapat menyerap banyak pengajaran alkitabiah, diharapkan pula
  diskusi-diskusi dalam kelas ini dapat menolong peserta untuk semakin
  mengerti kebenaran iman Kristen yang dipercayainya.

  Siapa saja yang menjadi peserta kelas diskusi? Dapatkan informasinya
  dengan mengeklik alamat berikut ini:

  ==> http://www.pesta.org/diskusi_dik0508

  3. PELUNCURAN MODUL DAN PEMBUKAAN KURSUS APOLOGETIKA UNTUK AWAM I

  Kami sungguh berbangga atas kemurahan Tuhan karena saat ini Modul 
  Apologetika Untuk Awam I (AUA I) telah selesai dikerjakan dan telah 
  diluncurkan. Sekarang, Anda dapat mengakses bahan tersebut dalam 
  situs PESTA Online. Modul ini merupakan modifikasi dari buku 
  "Menaklukkan Segala Pikiran kepada Kristus" oleh Richard L. Pratt 
  Jr., terbitan Seminar Alkitab Asia Tenggara, Malang, yang disiapkan 
  khusus untuk Kursus PESTA.

  Melalui modul ini, bersama-sama kita akan mempelajari pokok-pokok 
  penting tentang bagaimana membangun "rumah apologetika" Kristen, 
  khususnya dengan mempelajari karakter Allah dan karakter manusia. 
  Akan dipelajari pula perbedaan mendasar antara filsafat Kristen dan 
  non-Kristen.

  Bagi Anda yang ingin mendapatkan Modul AUA I, silakan mengunduhnya
  di situs PESTA Online di alamat:

  ==> www.pesta.org/aua_sil

  Modul ini juga menjadi acuan terselenggaranya kursus AUA I yang akan
  dimulai pada periode Juni/Juli 2008. Karena merupakan kursus
  lanjutan, maka yang boleh mengikutinya adalah mereka yang telah
  lulus dari kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK). Nah, bagi alumni
  PESTA yang telah lulus dari kelas DIK, silakan daftarkan diri Anda
  secepatnya karena seluruh tugas tertulis yang ada dalam modul ini
  harus sudah dikumpulkan selambat-lambatnya pada 25 Juni 2008.

____________________________________________________________________
ARTIKEL

  VISI SEORANG GURU SEKOLAH MINGGU

  Pagi itu, seorang guru sedang menjemput dua anak sekolah minggu
  dengan sepeda motor tuanya. Ia begitu rajin melakukan tugas, baik
  menjemput maupun mengantarkan mereka pulang ke rumah masing-masing
  seusai sekolah minggu. Pada suatu hari, ia ditanya mengapa ia begitu
  setia melakukan hal itu? Jawabnya, "Suatu saat aku ingin kedua anak
  ini bukan saja menjadi orang yang percaya kepada Kristus (menerima
  keselamatan di dalam Kristus). Aku ingin mereka menjadi murid
  Kristus yang setia dan dapat menjadi terang dunia melalui seluruh
  sikap hidupnya yang baik, yang menjadi kesaksian bagi banyak orang
  di sekitarnya."

  Guru yang saya ceritakan di atas, entah sadar atau tidak, memiliki
  visi Bapa bagi kedua muridnya. Ia adalah guru yang memiliki visi ke
  depan.

  Visi adalah penglihatan (vision) yang diterima seseorang untuk
  sebuah tujuan yang diharapkannya terwujud di masa mendatang.
  Misalnya, visi bangsa Indonesia adalah mewujudkan masyarakat yang
  adil dan makmur. Visi adalah tujuan yang diharapkan terwujud. Karena
  itu, setiap guru sekolah minggu diharapkan memiliki visi.

  Guru sekolah minggu yang tidak memiliki visi akan menjadi seperti
  pemain olahraga tanpa target (pemain sepak bola tanpa gol).
  Sebaliknya, guru yang memiliki visi akan dengan penuh semangat dan
  setia melakukan pelayanannya, seperti guru di atas.

  Ada dua macam visi yang perlu kita pahami; visi global Bapa dan visi
  pribadi setiap guru.

  VISI GLOBAL BAPA

  Bapa, sebagai perencana keselamatan dan pemelihara seluruh
  kehidupan, sudah memiliki visi global, yaitu:

  1. mewujudkan Kerajaan Allah di muka bumi ini sehingga semua makhluk
     akan merasakan shalom (damai sejahtera Allah) di bumi ini, 2. Matius 28:19-20: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa
     murid-Ku dan baptiskanlah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh
     Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah
     Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah Aku menyertai kamu
     senantiasa sampai kepada akhir zaman."

  Visi global Bapa yang sering disebut sebagai Amanat Agung Yesus bagi
  para murid ini sekaligus menjadi visi wajib, visi pokok, atau visi
  utama kita (para guru sekolah minggu).

  Visi di atas membuat kita harus berjuang bersama Kristus yang
  menyertai kita. Berjuang untuk membuat semua bangsa (sebanyak
  mungkin orang) mau menerima Kristus dan menjadi murid-Nya! Jadi,
  anak-anak sekolah minggu bukan saja diharapkan menjadi anak yang
  percaya kepada Kristus. Lebih dari itu, mereka harus dididik menjadi
  murid Kristus. Murid yang belajar taat dan melakukan apa yang
  diperintahkan sang Guru, yaitu Yesus sendiri.

  "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang Kuperintahkan
  kepadamu." Guru bukan hanya bertugas membuat anak-anak memahami apa
  yang Yesus ajarkan, apa yang Yesus kehendaki, apa yang diberitakan
  oleh Alkitab, melainkan lebih dari itu. Guru diharapkan membuat
  anak-anak menjadi pelaku firman.

  Ajar anak-anak itu melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus
  kepada kita, yaitu mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati dan
  mengasihi sesama seperti diri kita sendiri (Mat. 22:34-40).

  Membuat para murid menjadi pelaku-pelaku firman yang melakukan
  perintah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, merupakan visi wajib
  setiap guru sekolah minggu. Untuk itu, guru tidak cukup hanya pandai
  bercerita, meminta para anak belajar menghapalkan ayat, atau rajin
  ke sekolah minggu. Guru harus mengajar para murid untuk menjadi
  pelaku firman. Itu berarti setiap guru harus menjadi teladan bagi
  murid-muridnya. Setiap guru sekolah minggu harus menjadi kitab
  terbuka bagi semua muridnya sehingga mereka tahu bagaimana harus
  menjadi pelaku firman karena ada contoh nyata dalam hidup mereka.

  Beranikah para guru memerjuangkan visi global Bapa ini? Mudahkah?
  Tidak mudah, bahkan sangat sulit! Membawa seorang anak ke sekolah
  minggu saja tidak mudah, apalagi memuridkan anak itu menjadi
  pelaku-pelaku firman. Visi ini sungguh tidak mudah. Karena itulah,
  Kristus menyatakan, "Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir
  zaman." Penyertaan Yesus inilah yang menjadi kekuatan bagi kita yang
  lemah untuk mewujudkan visi global Bapa.

  Sebuah visi biasanya adalah sebuah tujuan yang ideal, yang "hampir
  mustahil" untuk terwujud dengan sempurna. Namun, visi menjadi arah
  perjuangan kita. Walaupun menjadikan semua anak pelaku firman yang
  baik itu sulit, namun itulah visi kita. Visi global Bapa menjadi
  arah utama bagi pelayanan setiap guru sekolah minggu.

  VISI PRIBADI SEORANG GURU SEKOLAH MINGGU

  Di samping visi global Bapa yang merupakan visi utama seorang guru
  sekolah minggu, kita sebagai pribadi tentu saja boleh memiliki visi
  pribadi, sejauh tidak bertentangan dengan visi global Bapa. Jadi,
  visi pribadi harus mendukung visi global Bapa. Contohnya seperti
  berikut ini.

  Seorang guru bersemangat melayani kelasnya karena terdiri dari
  anak-anak "kampung" dengan tingkat ekonomi rendah dan dari kalangan
  orang tua yang belum mengenal Kristus. Walaupun hanya mengajar empat
  orang murid setiap Minggu, ia melakukannya dengan setia. Sebab ia
  berharap empat murid itu menjadi cikal bakal kekristenan di daerah
  itu. Puji Tuhan, dua keluarga dari murid itu menjadi orang percaya
  karena pengabaran Injil anaknya sendiri. Dan sepuluh tahun kemudian,
  beberapa keluarga di daerah itu menjadi percaya dan ada cukup banyak
  anak menjadi murid sekolah minggu. Bagaimana dengan ekonomi
  masyarakat? Kelompok kecil orang percaya ini menjadi kesaksian yang
  indah. Mereka berhasil memiliki tingkat kehidupan yang lebih baik.
  Anak-anak sekolah minggu yang telah mendapat beasiswa berhasil
  memeroleh pekerjaan yang baik. Dengan demikian, visi guru itu
  berhasil, meski baru sebagian karena ada begitu banyak anak di
  daerah terbelakang yang kondisinya seperti itu. Adakah guru lain
  yang memiliki visi yang sama?

  Visi pribadi setiap guru mungkin berbeda. Hal itu dapat terjadi
  karena perbedaan latar belakang, situasi, serta kondisi pelayanan. 
  Visi pribadi biasanya lebih bersifat jangka pendek dan terbatas.

  Diambil dan disunting seperlunya dari:
  Judul buku: Mereformasi Sekolah Minggu: 8 Kiat Praktis Menjadikan
  Sekolah Minggu Berpusat pada Anak
  Penulis: Paulus Lie
  Penerbit: PBMR Andi, Yogyakarta 2003
  Halaman: 72 -- 74

  Dipublikasikan pula di:
  Nama situs: PEPAK
  Alamat URL: http://pepak.sabda.org/pustaka/071544/

______________________________________________________________________
APPRECIATION

  1. SELAMAT ULANG TAHUN!

  Dengan penuh ucapan syukur, kami mengucapkan selamat kepada
  rekan-rekan alumni PESTA yang berulang tahun pada bulan Mei 2008.
  Kiranya damai sejahtera dan berkat Tuhan senantiasa melingkupi Anda
  sehingga nama Tuhan senantiasa dimuliakan. Rekan-rekan yang usianya
  bertambah pada bulan Mei 2008 adalah sebagai berikut.

  - David Ho (1 Mei)
  - Debora Rahmeinda (1 Mei)
  - Philip Situmorang (2 Mei)
  - Lany Probojo (4 Mei)
  - Slamet Mulyadi (4 Mei)
  - Yesaya Christian Wenas (6 Mei)
  - Keirren (7 Mei)
  - Naharini Piga Paulus Toya (8 Mei)
  - Benedictus Leonardo (9 Mei)
  - Rusiana Jahja (9 Mei)
  - Yohanna Prita Amelia (9 Mei)
  - Hery C. Saputro (13 Mei)
  - Melce Yonathan Lomi (13 Mei)
  - Indar Sugiarto (15 Mei)
  - Maria Lanny K. (16 Mei)
  - Rina Megawati (16 Mei)
  - Tri Hardono (17 Mei)
  - Deddy P. Widjaja (21 Mei)
  - Gatot Sugiharto (25 Mei)
  - Anton Priyadhi (28 Mei)
  - Theresia C. Maki (28 Mei)

  2. UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA DONATUR

  Puji syukur kami naikkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas sumbangan
  yang diberikan Bpk. Novian Wibowo untuk Yayasan Lembaga SABDA
  (YLSA) sebagai penyelenggara PESTA. Kiranya Allah berkenan
  memberkati pelayanan yang telah diberikan sesuai dengan kasih
  karunia-Nya. Amin.
  
______________________________________________________________________
KESAKSIAN

  KESAKSIAN PESERTA KELAS DISKUSI PERNIKAHAN KRISTEN SEJATI (PKS)

  Banyak peserta kelas diskusi PKS Periode Maret/April 2008 yang 
  menyaksikan bahwa dengan mengikuti kelas diskusi tersebut, mereka 
  mendapatkan berkat yang melimpah. Alangkah sayang bila berkat-berkat 
  tersebut tidak dibagikan kepada yang lain. Pada kesempatan ini, 
  Redaksi menampilkan kesaksian-kesaksian tersebut agar mereka yang 
  belum sempat mengikuti kursus ini, turut pula merasakan berkat yang 
  telah didapatkan para peserta. Harapan kami, saat kelas PKS ini 
  dibuka kembali, Anda pun dapat mengikutinya.

  INTROSPEKSI PERNIKAHAN

  Meskipun umur penikahan saya sudah lebih dari dua puluh tahun, tapi 
  dengan mengikuti kelas PKS ini saya dapat mengintrospeksi kembali 
  kekurangan-kekurangan dalam pernikahan saya selama ini. Demikian 
  pula masalah pernikahan yang secara teori pernah dipelajari di masa 
  silam, baik sebelum pernikahan maupun selama pernikahan saya, dalam 
  realita kehidupan ternyata berbeda. Dalam kelas PKS ini, saya dapat 
  mengulang dan mem-"flashback" mana kiranya yang menjadi kegagalan 
  maupun keberhasilan kami dalam berrelasi baik antara suami dan istri 
  maupun orang tua dan anak. Kelas PKS yang baru kami ikuti ini dapat 
  membuat kami lebih menyadari bahwa relasi antarkeluarga harus 
  dibangun berdasarkan "saling mengasihi", sama seperti Kristus 
  mengasihi jemaat-Nya sebagai bentuk pertumbuhan di dalam anugerah-
  Nya. Oleh karena kita dicipta oleh Dia, dan dari Dialah segala 
  kehidupan ini ada, termasuk keluarga kita, dan kepada Dialah kita 
  memuliakan-Nya. (Deddy P. Widjaja)

  MEMBUKA WAWASAN

  Dalam kelas Pernikahan Kristen Sejati (PKS) ini, banyak kita jumpai
  kasus-kasus dalam rumah tangga atau keluarga. Meskipun keluarga
  tersebut sudah Kristen, bukan berarti tidak ada masalah sama sekali
  dalam kehidupan rumah tangganya. Justru yang menarik dalam kelas
  ini adalah kita menjadi tahu bagaimana seharusnya keluarga Kristen
  bersikap dan mengubah "mind-set" dalam menghadapi masalah-masalah
  tersebut menurut ukuran kristiani.

  Sebagai kaum awam yang haus akan pengajaran yang sehat dan benar, 
  mengikuti kelas PKS akan membuka wawasan yang lebih luas, khususnya 
  kehidupan keluarga Kristen. Jika Anda dan keluarga sedang menghadapi 
  suatu masalah, cobalah cari solusinya di kelas PKS. (Eko Sulistiono)

  TAMBAHAN BEKAL

  Saya senang dan diberkati melalui kursus ini. Saya memeroleh 
  pemahaman baru mengenai pernikahan dan berkeluarga. Kursus ini dapat 
  memberikan tambahan bekal bagi kami dalam berkeluarga. Ini seperti 
  menjadi materi katekisasi/konseling pernikahan. Berkat yang saya 
  peroleh, saya juga mengetahui problem dalam keluarga lainnya melalui 
  sharing/diskusi peserta kursus. Hal ini menguatkan kami dalam 
  berkeluarga. Terima kasih PESTA yang telah mengadakan kursus ini. 
  (Rusmiyanto)

  SEPERTI KATAK

  Saya adalah seorang istri hamba Tuhan yang masih muda. Usia 
  pernikahan kami baru delapan tahun. Dan puji Tuhan, kami dikarunia 
  tiga anak laki-laki yang masih balita. Kehidupan keluarga kami 
  aman-aman saja, tidak ada masalah yang berarti antara kami suami 
  istri dan juga anak-anak. Beberapa tahun terakhir, Tuhan mulai 
  kirimkan jiwa-jiwa untuk kami layani dengan berbagai macam 
  persoalan, dan sebagian besar di antaranya, memunyai masalah dengan 
  kehidupan rumah tangganya. Karena keterbatasan pengetahuan dan 
  pengalaman kami, yang bisa kami lakukan adalah menasihati supaya 
  mereka sabar dan minta pertolongan Tuhan dan kami hanya bisa berdoa 
  buat mereka. Namun kadang kala, ada masalah pelik yang perlu jalan 
  keluar lebih spesifik. Menghadapi kasus-kasus ini, kami seperti 
  katak yang baru keluar dari tempurung. Bingung karena ternyata 
  problem keluarga satu dengan yang lain berbeda-beda dan kadang 
  seperti benang kusut. Puji Tuhan, PESTA membuka kelas PKS dan ini 
  sangat membantu kami. Banyak hal baru yang kami dapatkan dari bahan, 
  referensi, dan diskusi dengan peserta lain dan moderator. Dan berkat 
  itu mulai kami praktikkan. PESTA telah menjadi saluran berkat. 
  Terima kasih buat semuanya. (Theresia C. Maki)

  Kesaksian-kesaksian ini juga dapat disimak di:

  ==> http://www.pesta.org/kesaksian
  
______________________________________________________________________
SURAT ANDA

  ><misterketo(at)xxxx>
  >Saya ingin bertanya, apakah materi-materi dari PESTA yang ada,
  >boleh diprint, difotokopi, dan disebarluaskan ke umat Kristus,
  >sebagai pelajaran bagi mereka yang tertarik namun terbatas
  >fasilitasnya (tidak ada internet)? Tentu dengan tetap menyertakan
  >sumbernya, yaitu PESTA. Mohon konfirmasinya agar tidak menyalahi.
  >Terima kasih.

  Redaksi:
  Materi-materi PESTA boleh dipakai dan disebarluaskan kepada 
  rekan-rekan seiman lainnya. Syaratnya, tidak boleh diperjualbelikan 
  atau dikomersialkan. Materi-materi tersebut kami buat dengan   
  motivasi yang murni untuk memperlengkapi jemaat Tuhan. Kami sangat 
  senang apabila materi PESTA dapat digunakan dan disebarluaskan 
  dengan gratis tanpa meminta imbalan apa pun.

  Dapatkan semua Modul PESTA dengan mengunduhnya di alamat:

  ==> http://www.pesta.org/downloads

  Silakan bagikan materi-materi PESTA kepada mereka yang rindu belajar
  dan memperlengkapi diri dengan kebenaran firman Tuhan melalui
  bahan-bahan tersebut. Jika Anda mendapat berkat dari bahan-bahan
  PESTA, jangan lupa untuk membagikan berkat Anda kepada PESTA agar
  dapat kami sebarkan kepada yang lain. Juga, jika ada pertanyaan yang
  ingin Anda ketahui seputar PESTA, silakan kirim email ke Staf Admin
  PESTA di: kusuma(at)in-christ.net.

  Apabila ada pihak-pihak yang menyalahgunakan materi PESTA untuk
  mencari keuntungan finansial atau kepopuleran nama pribadi, maka ia
  akan memertanggungjawabkannya kepada Tuhan.

  Tuhan memberkati.
  
______________________________________________________________________
POKOK DOA

  1. Bersyukur kepada Tuhan karena kelas diskusi GSM April/Mei 2008
     hampir berakhir. Doakanlah agar semua peserta bisa
     mengaplikasikan pelajaran yang diterima untuk kemajuan sekolah
     minggu mereka masing-masing.

  2. Pada tanggal 1 Juni 2008, kelas diskusi DIK periode Mei/Juni 2008
     telah dimulai. Doakanlah agar kelas diskusi ini dapat berlangsung
     dengan baik dan dapat dapat dipakai secara luar biasa untuk
     membekali para pesertanya dengan dasar iman yang benar, seturut
     dengan kebenaran firman Tuhan.

  3. Bersyukur atas diluncurkannya modul AUA I. Kiranya menjadi
     berkat bagi semua orang yang mempelajarinya. Doakanlah agar
     persiapan dan pelaksanaan kelas diskusi AUA I yang akan
     dimulai pada bulan Juli 2008, dapat berlangsung dengan baik.

  Bagi Anda yang ingin mengirimkan pokok doa agar dapat didoakan oleh
  rekan-rekan yang lain, silakan kirimkan permohonan doa Anda kepada
  kepada Sekretaris PESTA ke alamat: pipin(at)in-christ.net.

______________________________________________________________________

DISCLAIMER
Staf Redaksi: Pipin, Yulia
Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA
Didistribusikan melalui sistem network I-KAN
Copyright(c) Berita PESTA 2008 -- YLSA
http://www.pesta.org/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________

Alamat berlangganan: < subscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
Alamat membatalkan : < unsubscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
ARSIP BERITA PESTA : http://www.sabda.org/publikasi/berita_pesta/
______________________________________________________________________

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org