Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/berita_pesta/33

Berita PESTA edisi 33 (13-5-2008)

Maret-April/2008

  
______________________________________________________________________

                              BERITA PESTA
                       Edisi 33/Maret-April/2008

  DAFTAR ISI

  EDITORIAL
  BERITA PESTA:
  1. Kelas Diskusi Pernikahan Kristen Sejati (PKS)
  2. Kelas Diskusi Guru Sekolah Minggu (GSM) 2008 Telah Dimulai!
  3. Kursus Dasar-dasar Iman Kristen (DIK) Kembali Dibuka
  4. Kelas Apologetika Untuk Awam (AUA) Diundur
  ARTIKEL: Spiritual Dehydration (Kekeringan Rohani)
  APPRECIATION:
  1. Selamat Ulang Tahun!
  2. Terima Kasih kepada Donatur
  3. Staf Moderator PESTA
  KESAKSIAN: Kesaksian Peserta Kelas Diskusi DIK Januari/Februari 2008
  POKOK DOA
______________________________________________________________________
EDITORIAL

  Shalom,

  Pertama, kami perlu menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya
  atas keterlambatan pengiriman Berita PESTA edisi Maret dan April ke
  "mailbox" Anda. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kesibukan salah
  satu Redaksi yang menghambat kelancaran penyuntingan kedua edisi
  ini. Sekali lagi, kami minta maaf.

  Berita yang Redaksi turunkan di dalam edisi ini adalah berita
  seputar kelas Pernikahan Kristen Sejati (PKS), pembukaan kelas
  diskusi Guru Sekolah Minggu (GSM) 2008, pendaftaran kelas diskusi
  Dasar-dasar Iman Kristen (DIK), dan pengunduran jadwal kelas diskusi
  Apologetika Untuk Awam (AUA). Kami juga sajikan artikel pilihan
  yang membahas tentang kekeringan rohani agar Anda semakin mewaspadai
  keadaan rohani Anda di tengah kesibukan pelayanan yang Anda lakukan.
  Jangan lewatkan pula kesaksian dari peserta Kursus DIK selama mereka
  mengikuti kelas ini. Kiranya Anda mendapat berkat dan berminat untuk
  ikut belajar bersama-sama kami.

  Akhirnya, kami mengajak Anda untuk menyimak pokok-pokok doa yang
  selalu hadir di bagian akhir edisi. Kami mengajak Anda untuk
  berbagian dalam mendoakan pelayanan yang dikerjakan PESTA. Biarlah
  semakin banyak orang awam yang diperlengkapi untuk siap melayani
  Tuhan.

  Soli Deo Gloria!

  Dalam kasih-Nya,
  Pimpinan Redaksi Berita PESTA,
  Pipin Kuntami
______________________________________________________________________
BERITA PESTA

  1. KELAS DISKUSI PERNIKAHAN KRISTEN SEJATI (PKS)

  Sejak dibukanya pendaftaran kelas PKS pada Februari 2008 yang lalu,
  akhirnya terdaftar 23 peserta yang berhak mengikuti kelas diskusi
  PKS. Dari 23 peserta ini, tujuh belas di antaranya adalah alumni
  PESTA, yaitu peserta yang telah mengikuti kelas PESTA sebelumnya.
  Sedangkan enam peserta yang lain adalah pendaftar baru yang pernah
  mengikuti kelas PESTA sebelumnya. Peserta berasal dari berbagai
  daerah di Indonesia, yang terjauh adalah peserta dari Papua. Tidak
  hanya itu, ada pula peserta yang berdomisili di Amerika Serikat.

  Cinta dan Pernikahan, Salah Pilih, Perselingkuhan, Peran Suami dan
  Istri, Orang Tua dan Anak, Tujuan Memiliki Anak, Perceraian, serta
  Keluarga Kristen Sejati, adalah topik-topik yang didiskusikan
  dengan cukup meriah oleh semua peserta. Harapan kami diskusi ini
  bukan hanya memerkaya pemahaman mereka tentang pernikahan, tapi
  juga untuk memulihkan pernikahan mereka agar bisa terus langgeng
  sampai akhir.

  Jika ingin melihat laporan kelulusan peserta PKS, silakan klik:

  ==> http://www.pesta.org/diskusi_pks0308

  2. KELAS DISKUSI GURU SEKOLAH MINGGU (GSM) 2008 TELAH DIMULAI!

  Tanggal 1 Mei adalah hari dimulainya kelas diskusi GSM periode
  April/Mei 2008. Hingga saat ini, tercatat 15 peserta yang mengikuti
  Kursus Guru Sekolah Minggu (GSM) karena hanya 15 orang ini saja yang
  bisa menyelesaikan tugas tertulis sebelum tanggal penutupan.

  Kelas diskusi GSM akan berjalan selama satu bulan saja. Topik-topik
  yang didiskusikan sesuai dengan usulan-usulan peserta. Kelas diskusi
  ini akan didampingi oleh dua moderator, yaitu Ibu Yulia dan Ibu
  Davida, untuk membantu dan mengarahkan peserta agar berdiskusi
  dengan baik.

  Menurut kesaksian para peserta sebelumnya, kelas diskusi GSM ini
  menjadi kesempatan yang baik untuk membicarakan berbagai masalah
  yang timbul di pelayanan sekolah minggu mereka. Para peserta dapat
  saling menimba pelajaran dari pengalaman untuk diterapkan di
  pelayanan masing-masing.

  Harapan Tim PESTA, setelah mengikuti kursus GSM ini, wawasan dan
  pengetahuan peserta mengenai pelayanan sekolah minggu akan semakin
  meningkat. Doakan agar semua peserta dapat belajar dengan baik.

  Siapa saja peserta yang ikut di kelas diskusi GSM 2008 ini? Silakan
  menengoknya di:

  ==> http://www.pesta.org/pendaftar_gsm0408

  3. KURSUS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK) KEMBALI DIBUKA

  Kursus DIK adalah kursus dasar yang sangat penting untuk diikuti
  oleh setiap orang Kristen yang ingin memperkuat iman kepercayaan
  mereka dalam Kristus. Tidak ada syarat khusus untuk mengikuti kelas
  DIK ini. Pendaftaran kelas DIK bisa dilakukan mulai sekarang. Karena
  untuk diterima menjadi peserta diskusi, mereka harus lebih dahulu
  menyelesaikan tugas tertulis. Nah, jika Anda tertarik, segeralah
  menghubungi staf PESTA dan mengisi formulir pendaftaran atau silakan
  mengisi formulir secara online di:

  ==> http://www.pesta.org/formulir_pendaftaran_dik

  Saat ini terdapat puluhan pendaftar yang menghubungi kami dan
  mendapatkan modul kursus DIK. Doakan supaya para pendaftar ini bisa
  menyelesaikan tugas tertulis sebelum atau tepat pada waktu yang
  telah ditentukan, yaitu 15 Mei 2008. Untuk informasi lebih lanjut,
  silakan menulis e-mail ke:

  ==> staf-pesta(at)sabda.org

  4. KELAS APOLOGETIKA UNTUK AWAM (AUA) DIUNDUR

  Dengan sangat menyesal, kami mengumumkan bahwa kelas Apologetika
  Untuk Awam (AUA) terpaksa kami undur pembukaannya karena bahan belum
  selesai disiapkan. Untuk itu, kami mohon maaf sebesar-besarnya,
  terutama untuk mereka yang telah mendaftarkan diri di kelas AUA ini.
  Harapan kami pengunduran jadwal kelas ini dapat menolong kami untuk
  mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Sekali lagi, kami minta
  maaf dan mohon bantuan doanya.
______________________________________________________________________
ARTIKEL

                         SPIRITUAL DEHYDRATION
                          (KEKERINGAN ROHANI)

  Pengikut-pengikut Yesus yang paling aktif kadang-kadang menemukan
  diri mereka merasa terkuras habis dan kering kerontang secara
  rohani. Pendeta-pendeta dan pekerja-pekerja gereja lainnya juga
  sering merasa demikian pada hari Minggu. Terutama jika seminggu
  sebelumnya mereka dipenuhi kesibukan dan kegiatan rohani yang luar
  biasa banyaknya, apalagi pada perayaan hari-hari besar Kristen.
  Setelah melalui satu minggu yang sibuk, saya sering berkata kepada
  istri saya, Angela, "Saya merasa seakan-akan seseorang telah
  menyeret kaki saya dan menguras habis energi saya!"

  Pekerja-pekerja gereja bukanlah satu-satunya yang mengalami
  pengaruh-pengaruh berkepanjangan dari "kekeringan rohani". Siapa pun
  yang bekerja menghadapi publik secara terus-menerus, pasti
  mengetahui perasaan ini. Pelayan dalam bidang jasa, guru, pekerja
  kesehatan, dan para pekerja sosial adalah orang-orang yang rentan
  dan mudah mengalami "kekeringan rohani".

  Tak dapat dihindari, orang-orang yang tinggal atau bekerja dalam
  lingkungan yang amat menekan akan menemukan sumber energi mereka
  menjadi kering. Orang tua yang mengasuh anak-anak dan remaja juga
  sering mengalami persediaan spiritual/rohani mereka menjadi
  terkuras habis (kosong).

  Ironisnya, orang Kristen yang paling aktif adalah kandidat/calon
  paling utama yang mengalami "kekeringan rohani". Mengapa? Karena
  sangatlah mudah untuk menjadi begitu sibuk saat melakukan "pekerjaan
  Tuhan" sampai Anda memiliki sedikit atau tidak ada waktu sisa untuk
  menikmati kehadiran Tuhan.

  ANDA TIDAK BISA MEMBERIKAN APA YANG TIDAK ANDA MILIKI

  "Kekeringan rohani" tidak hanya disebabkan karena kita terus-menerus
  memberi, tetapi juga karena kegagalan untuk mengisi kembali
  sumber-sumber daya rohani yang kita miliki.

  Sering kali merupakan keuntungan bagi saya untuk dapat berbicara
  dengan para pendeta dan pelayan Kristen. Yang saya perhatikan,
  persoalan serius yang mereka hadapi adalah "kekeringan rohani". Saya
  katakan kepada mereka, "Anda tidak bisa memberikan sesuatu yang
  belum Anda terima." Anda berpikir bahwa persekutuan Anda dengan
  Yesus sebanding dengan pelayanan yang Anda lakukan untuk Dia. Namun
  justru kebalikannya. Pelayanan Anda ada karena adanya persekutuan
  dengan Dia. Tanpa memiliki persekutuan dengan Yesus, semua pelayanan
  Anda hanya menjadi sebuah pertunjukan dan kepura-puraan.

  Ilustrasi:

  Hampir seumur hidup, saya tinggal di Pennsylvania bagian barat dekat
  Pittsburgh, sebuah kota yang diidentikkan oleh sebagian besar orang
  dengan baja, batu bara, dan cerobong-cerobong asap yang memuntahkan
  kotoran ke udara. Beberapa waktu yang lalu, gambaran itu memang
  tepat untuk kota ini, tetapi sekarang tidak lagi. Saat ini,
  Pittsburgh adalah salah satu pemandangan yang terindah di Amerika.
  Datang melalui terowongan Fort Pitt, salah satu dari
  terowongan-terowongan yang menjadi jalur lalu lintas menuju ke
  daerah pusat kota, saya menyaksikan saat kota ini berkembang dan
  memiliki pemandangan luas yang indah tepat di depan mata. Berapa
  kali pun saya melihatnya, hal itu masih merupakan pemandangan yang
  mengagumkan.

  Suatu hari, saat mendekati terowongan-terowongan tersebut pada jam
  sibuk, saya terjebak kemacetan lalu lintas yang luar biasa.
  Mobil-mobil dan truk berbaris bermil-mil, menunggu agar dapat
  melewati terowongan tersebut. Saat kendaraan-kendaraan merayap turun
  dari sebuah bukit menuju terowongan-terowongan tersebut, lebih
  banyak lagi kendaraan lain yang menyusul rangkaian itu, memerparah
  kebuntuan jaringan jalan bebas hambatan yang sudah kelebihan beban
  tersebut. Emosi memuncak dan radiator memanas makin menambah rumit
  keadaan. Perjalanan yang seharusnya hanya membutuhkan waktu dua
  puluh menit dari bandar udara menuju kota, ternyata memakan waktu
  saya selama hampir dua jam.

  Penyiar berita pada malam itu mengungkapkan penyebab terjadinya
  kemacetan tersebut. Ada sebuah mobil kehabisan bensin di tengah
  terowongan, pengemudi dan keluarganya duduk diam di dalam mobil itu
  karena ketakutan (ditambah lagi ketika mendengar umpatan-umpatan
  kasar dari para pengemudi lain saat mereka melintas). Karena takut
  untuk keluar dari mobil dan mencari bantuan, mereka tetap terhalang
  dan terhenti di tengah jalur cepat itu.

  Si pengemudi tidak hanya telah membahayakan dirinya, tetapi dia juga
  telah membahayakan seluruh keluarganya dan hampir menyebabkan
  terjadinya bencana bagi ratusan orang lainnya. Bersyukur karena
  tidak terjadi malapetaka, namun pengemudi tersebut tentu saja telah
  membuntukan jaringan jalan bebas hambatan dan menyusahkan begitu
  banyak orang.

  AKIBAT KEKERINGAN ROHANI

  Hal yang sama terjadi saat Anda mengalami "kekeringan rohani".
  Kemungkinan Anda adalah orang yang kehabisan bensin, namun
  dampak-dampak dari "kekeringan rohani" yang Anda alami memengaruhi
  orang-orang di sekitar Anda. "Kekeringan rohani" yang dialami
  seorang pendeta menandakan kematian jemaatnya; tangki rohani seorang
  ayah yang kosong akan mengorbankan anggota-anggota keluarganya;
  seorang atasan yang persediaan spiritualnya kering akan memberikan
  kesan spiritual yang buruk bagi para pekerjanya. Lusinan,
  kadang-kadang ratusan, bahkan mungkin ribuan orang lain terpengaruh
  secara negatif manakala seorang Kristen membiarkan dirinya kehabisan
  bahan bakar secara rohani.

  BEBERAPA INDIKASI KEKERINGAN ROHANI

  1. "Kekeringan rohani" akan jelas terlihat jika kita melakukan
     banyak aksi pelayanan, tapi memiliki motivasi yang kurang benar.
  2. Jika kita sering menggunakan jargon-jargon Kristen, tetapi dalam
     kehidupan nyata kita tidak memiliki kuasa rohani, maka kita
     sebenarnya sedang mengalami "kekeringan rohani".
  3. Orang yang "kekeringan rohani" ditandai dengan banyaknya
     menekankan doktrin-doktrin, tapi hidup tanpa kasih di dalamnya.
  4. Tanda lain dari "kekeringan rohani" adalah ketika kita menjadi
     pelayan Kristen yang bekerja paling keras, tapi sekaligus juga
     menjadi pengkritik yang paling keras terhadap orang lain dan diri
     sendiri.
  5. Jika seorang pelayan Tuhan tiba-tiba berhenti melayani pekerjaan
     Tuhan yang biasanya paling ia sukai karena sebab-sebab yang
     tidak jelas atau tidak penting, mungkin Anda sedang mengalami
     "kekeringan rohani".

  SUMBER UNTUK MENYEMBUHKAN KEKERINGAN ROHANI

  Jika Anda mengalami tanda-tanda di atas, kembalilah kepada Tuhan
  yang menjadi sumber kekuatan kita, seperti yang dikatakan Yesaya,

  "Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan
  baru: ...." (Yesaya 40:31)

  Percayalah kepada kekuatan Allah dan jangan pada kekuatan diri
  sendiri. Allah berkuasa untuk menciptakan sumber kekuatan rohani
  untuk mengisi bejana Anda yang kosong. Ia adalah "Yehova Jireh" --
  Allah yang menyediakan. Ia bukan Allah yang hanya menonton, tapi Ia
  terlibat dalam detik demi detik hidup kita hingga saat ini. Ia tidak
  pernah terlalu sibuk dan terlalu capai untuk mendengarkan dan
  berkomunikasi dengan kita.

  Ketika kita mengalami "kekeringan rohani", jangan biarkan
  kesombongan kita menyebabkan kita semakin jauh dari Tuhan.
  Panggillah nama-Nya, izinkan Dia untuk membangkitkan semangat Anda
  lagi dan memulihkan kekuatan Anda. Dengarlah suara-Nya, peganglah
  janji-Nya karena Ia adalah setia.

  Diambil dan disunting seperlunya dari:
  Judul buku: The Disillusioned Christian
  Penulis: Ken Abraham
  Penerbit: Here`s Life Publishers, 1991
  Halaman: 31 -- 43
  Dipublikasikan di: C3I
  Alamat URL: http://c3i.sabda.org/artikel/isi/?id=249&mulai=0
______________________________________________________________________
APPRECIATION

  1. SELAMAT ULANG TAHUN!

  Kami, segenap pengurus dan staf PESTA, mengucapkan selamat ulang
  tahun bagi para alumni PESTA yang merayakan ulang tahunnya pada
  Maret dan April 2008. Kiranya dengan semakin bertambahnya usia,
  semakin nyata pula kasih kita kepada Dia yang lebih dulu menyatakan
  kasih-Nya yang agape. Amin.

  Berikut adalah rekan-rekan alumni PESTA yang berulang tahun pada
  Maret 2008.

  - Meky Tikoalu (2 Maret)
  - Jhon Wesly Boas M. P. (3 Maret)
  - Erwin Kurnia (4 Maret)
  - Budianto Effendi (10 Maret)
  - Teddy Siswanto (11 Maret)
  - Lisbet Rohana (13 Maret)
  - Novian Wibowo (14 Maret)
  - Heru Martinus Salim (17 Maret)
  - Ivan Hariman (17 Maret)
  - Eko Sulistiono (29 Maret)
  - Sri Adi Purwono (31 Maret)

  Rekan-rekan alumni PESTA yang berulang tahun pada April 2008.

  - Chatty (4 April)
  - Joshua Tantri (4 April)
  - Cionia Christina (7 April)
  - Soewardi (7 April)
  - David Dalima (9 April)
  - Arie (13 April)
  - Mailisa Aprianti (15 April)
  - Hendro Pranoto (15 April)
  - Esther Kartini (21 April)
  - Spits Warnars Harco Leslie Hendric (21 April)
  - Henrijanto (22 April)
  - Eko Kornelius Sitepu (24 April)
  - Lucky Hartanto (25 April)
  - Winta Karna (26 April)
  - Kristina Dwi Lestari (30 April)

  2. TERIMA KASIH KEPADA DONATUR

  Perkenankan kami mengucapkan terima kasih kepada Mickey Felder dan
  Novian Wibowo yang telah setia memberi dukungan materi bagi
  pelayanan Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) sebagai penyelenggara
  pelayanan PESTA. Kiranya Tuhan mengembalikan dengan berlipat kali
  ganda apa yang sudah Anda berikan dengan tulus kepada kami. Melalui
  pelayanan kita bersama ini, biarlah nama Tuhan semakin dimuliakan.
  Haleluya!

  3. STAF MODERATOR PESTA

  Pada kesempatan ini, kami juga ingin memberitahukan bahwa Sdr. Riwon
  Alfrediansyah (Staf Moderator PESTA) sudah tidak lagi bekerja di
  Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) terhitung mulai 1 Mei 2008. Pengurus
  PESTA merasa perlu menegaskan bahwa kegiatan apa pun yang dilakukan
  oleh yang bersangkutan sebelumnya di luar kegiatan rutin PESTA
  bukanlah menjadi tanggung jawab YLSA. Kiranya hal ini menjadi
  perhatian semua pihak.
______________________________________________________________________
KESAKSIAN

  Berikut ini kesaksian-kesaksian yang disampaikan oleh para peserta
  PESTA kelas Dasar-dasar Iman Kristen (DIK) periode Januari/Februari
  2008. Kiranya dapat mendorong Anda yang belum mengikuti kelas PESTA
  untuk bergabung dan mendapatkan berkat. Selamat menyimak.

                          SATU-SATUNYA JALAN

  Semakin hari keraguan saya semakin hilang. Yesus adalah satu-satunya
  jalan menuju kehidupan yang kekal dan di dalam Dia saya memeroleh
  keselamatan. Suara-suara yang meragukan telah hilang digantikan
  dengan sukacita dari surga. (Dwi Wong)

                        SISTEMATIS DAN TERARAH

  Saya baru mengalami lahir baru pada April tahun 2007. Kerinduan
  untuk mengetahui bagaimana menjadi seorang Kristen yang benar
  membuat saya perlu mengikuti kursus DIK ini. Dengan suatu pemikiran
  bahwa saya perlu dibimbing secara sistematis dan terarah supaya saya
  tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan, di PESTA ini saya
  mendapatkan hal tersebut. Melalui diskusi yang diadakan, saya banyak
  mendapat masukan dari rekan-rekan dan juga moderator yang membantu
  dalam pertumbuhan rohani saya untuk semakin dewasa. Terima kasih
  PESTA, Moderator, dan juga untuk rekan-rekan. (Ivan Hariman)

                          BISA DIMULAI DI SINI

  Selama ini, saya memiliki keinginan yang terpendam untuk mempelajari
  kekristenan, terutama yang berkaitan dengan doktrin. Di samping itu,
  ada beberapa pertanyaan pribadi yang sempat saya utarakan kepada
  hamba Tuhan atau pembimbing KTB, tetapi masih tetap ada yang
  mengganjal. Selama saya mengikuti kelas DIK, ternyata ada beberapa
  pertanyaan yang terjawab secara tidak saya sadari. Juga beberapa hal
  yang doktrinal ternyata sangat baik bila kita tidak hanya menunggu
  dikuliahi di gereja atau menunggu pengkhotbah berbicara, sebaliknya
  akan sangat bermanfaat bila kita sendiri mau berupaya membaca dan
  mengikuti kelas seperti ini. Bagi saya, kebutuhan pendidikan teologi
  yang sangat mendasar bagi orang awam bisa dimulai di sini. (Joshua)

                              BERSYUKUR

  Sebelumnya saya memiliki beberapa pertanyaan tentang Alkitab dan
  iman Kristen. Saya tidak tahu harus bertanya ke mana, kalau bertanya
  ke teman, pendeta, atau teman di persekutuan, rasanya malu.
  Bersyukur saya bisa mengikuti kursus PESTA secara online. Kursus
  PESTA membantu saya memahami lebih lagi tentang iman Kristen,
  terutama melalui diskusi yang berlangsung. (Yohanna)

                             SETIA MELAYANI

  Setelah mengikuti kelas DIK, saya semakin bersyukur atas karya
  penebusan Tuhan dalam hidup saya. Dan hal ini membuat saya ingin
  tetap setia dalam melayani Dia. (Yuli Rahayu)

  Untuk menyimak kesaksian dari peserta kursus-kursus PESTA lainnya,
  kami mengundang Anda untuk mengunjungi:

  ==> http://www.pesta.org/kesaksian
______________________________________________________________________
POKOK DOA

  1. Puji syukur atas kemurahan Tuhan sehingga kelas diskusi PKS dapat
     berlangsung dengan baik. Mari dukung juga dalam doa supaya
     berkat-berkat yang diperoleh melalui kelas ini membuat
     pernikahan peserta semakin berkenan di hadapan Tuhan.

  2. Kelas diskusi GSM baru saja dimulai. Mohon dukungan doanya supaya
     Tuhan memberkati kelas ini dan seluruh pihak yang ambil bagian,
     baik peserta, moderator, dan staf administrasi, agar dapat
     menjalankan tugasnya dengan baik. Doakan pula agar sistem lyris
     dapat berfungsi dengan baik.

  3. Kelas DIK yang kedua pada 2008 ini telah dibuka. Kiranya
     orang-orang yang rindu belajar firman Tuhan bisa mendapatkan
     informasi ini dan dapat mengikutinya.

  4. Doakan untuk kebutuhan staf Moderator PESTA, yaitu seorang
     Sarjana Teologi yang takut akan Tuhan dan rindu melayani melalui
     dunia elektronik.

  Bagi Anda yang memunyai pokok doa untuk didoakan bersama, silakan
  mengirimkannya kepada:

  ==> Sekretaris PESTA < pipin(at)in-christ.net >
______________________________________________________________________

DISCLAIMER
Staf Redaksi: Pipin, Yulia
Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA
Didistribusikan melalui sistem network I-KAN
Copyright(c) Berita PESTA 2008 -- YLSA
http://www.pesta.org/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________

Alamat berlangganan: < subscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
Alamat membatalkan: < unsubscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
ARSIP BERITA PESTA: http://www.sabda.org/publikasi/berita_pesta/
______________________________________________________________________

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org