______________________________________________________________________
BERITA PESTA
Edisi 33/Maret-April/2008
DAFTAR ISI
EDITORIAL
BERITA PESTA:
1. Kelas Diskusi Pernikahan Kristen Sejati (PKS)
2. Kelas Diskusi Guru Sekolah Minggu (GSM) 2008 Telah Dimulai!
3. Kursus Dasar-dasar Iman Kristen (DIK) Kembali Dibuka
4. Kelas Apologetika Untuk Awam (AUA) Diundur
ARTIKEL: Spiritual Dehydration (Kekeringan Rohani)
APPRECIATION:
1. Selamat Ulang Tahun!
2. Terima Kasih kepada Donatur
3. Staf Moderator PESTA
KESAKSIAN: Kesaksian Peserta Kelas Diskusi DIK Januari/Februari 2008
POKOK DOA
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Shalom,
Pertama, kami perlu menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya
atas keterlambatan pengiriman Berita PESTA edisi Maret dan April ke
"mailbox" Anda. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kesibukan salah
satu Redaksi yang menghambat kelancaran penyuntingan kedua edisi
ini. Sekali lagi, kami minta maaf.
Berita yang Redaksi turunkan di dalam edisi ini adalah berita
seputar kelas Pernikahan Kristen Sejati (PKS), pembukaan kelas
diskusi Guru Sekolah Minggu (GSM) 2008, pendaftaran kelas diskusi
Dasar-dasar Iman Kristen (DIK), dan pengunduran jadwal kelas diskusi
Apologetika Untuk Awam (AUA). Kami juga sajikan artikel pilihan
yang membahas tentang kekeringan rohani agar Anda semakin mewaspadai
keadaan rohani Anda di tengah kesibukan pelayanan yang Anda lakukan.
Jangan lewatkan pula kesaksian dari peserta Kursus DIK selama mereka
mengikuti kelas ini. Kiranya Anda mendapat berkat dan berminat untuk
ikut belajar bersama-sama kami.
Akhirnya, kami mengajak Anda untuk menyimak pokok-pokok doa yang
selalu hadir di bagian akhir edisi. Kami mengajak Anda untuk
berbagian dalam mendoakan pelayanan yang dikerjakan PESTA. Biarlah
semakin banyak orang awam yang diperlengkapi untuk siap melayani
Tuhan.
Soli Deo Gloria!
Dalam kasih-Nya,
Pimpinan Redaksi Berita PESTA,
Pipin Kuntami
______________________________________________________________________
BERITA PESTA
1. KELAS DISKUSI PERNIKAHAN KRISTEN SEJATI (PKS)
Sejak dibukanya pendaftaran kelas PKS pada Februari 2008 yang lalu,
akhirnya terdaftar 23 peserta yang berhak mengikuti kelas diskusi
PKS. Dari 23 peserta ini, tujuh belas di antaranya adalah alumni
PESTA, yaitu peserta yang telah mengikuti kelas PESTA sebelumnya.
Sedangkan enam peserta yang lain adalah pendaftar baru yang pernah
mengikuti kelas PESTA sebelumnya. Peserta berasal dari berbagai
daerah di Indonesia, yang terjauh adalah peserta dari Papua. Tidak
hanya itu, ada pula peserta yang berdomisili di Amerika Serikat.
Cinta dan Pernikahan, Salah Pilih, Perselingkuhan, Peran Suami dan
Istri, Orang Tua dan Anak, Tujuan Memiliki Anak, Perceraian, serta
Keluarga Kristen Sejati, adalah topik-topik yang didiskusikan
dengan cukup meriah oleh semua peserta. Harapan kami diskusi ini
bukan hanya memerkaya pemahaman mereka tentang pernikahan, tapi
juga untuk memulihkan pernikahan mereka agar bisa terus langgeng
sampai akhir.
Jika ingin melihat laporan kelulusan peserta PKS, silakan klik:
==> http://www.pesta.org/diskusi_pks0308
2. KELAS DISKUSI GURU SEKOLAH MINGGU (GSM) 2008 TELAH DIMULAI!
Tanggal 1 Mei adalah hari dimulainya kelas diskusi GSM periode
April/Mei 2008. Hingga saat ini, tercatat 15 peserta yang mengikuti
Kursus Guru Sekolah Minggu (GSM) karena hanya 15 orang ini saja yang
bisa menyelesaikan tugas tertulis sebelum tanggal penutupan.
Kelas diskusi GSM akan berjalan selama satu bulan saja. Topik-topik
yang didiskusikan sesuai dengan usulan-usulan peserta. Kelas diskusi
ini akan didampingi oleh dua moderator, yaitu Ibu Yulia dan Ibu
Davida, untuk membantu dan mengarahkan peserta agar berdiskusi
dengan baik.
Menurut kesaksian para peserta sebelumnya, kelas diskusi GSM ini
menjadi kesempatan yang baik untuk membicarakan berbagai masalah
yang timbul di pelayanan sekolah minggu mereka. Para peserta dapat
saling menimba pelajaran dari pengalaman untuk diterapkan di
pelayanan masing-masing.
Harapan Tim PESTA, setelah mengikuti kursus GSM ini, wawasan dan
pengetahuan peserta mengenai pelayanan sekolah minggu akan semakin
meningkat. Doakan agar semua peserta dapat belajar dengan baik.
Siapa saja peserta yang ikut di kelas diskusi GSM 2008 ini? Silakan
menengoknya di:
==> http://www.pesta.org/pendaftar_gsm0408
3. KURSUS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK) KEMBALI DIBUKA
Kursus DIK adalah kursus dasar yang sangat penting untuk diikuti
oleh setiap orang Kristen yang ingin memperkuat iman kepercayaan
mereka dalam Kristus. Tidak ada syarat khusus untuk mengikuti kelas
DIK ini. Pendaftaran kelas DIK bisa dilakukan mulai sekarang. Karena
untuk diterima menjadi peserta diskusi, mereka harus lebih dahulu
menyelesaikan tugas tertulis. Nah, jika Anda tertarik, segeralah
menghubungi staf PESTA dan mengisi formulir pendaftaran atau silakan
mengisi formulir secara online di:
==> http://www.pesta.org/formulir_pendaftaran_dik
Saat ini terdapat puluhan pendaftar yang menghubungi kami dan
mendapatkan modul kursus DIK. Doakan supaya para pendaftar ini bisa
menyelesaikan tugas tertulis sebelum atau tepat pada waktu yang
telah ditentukan, yaitu 15 Mei 2008. Untuk informasi lebih lanjut,
silakan menulis e-mail ke:
==> staf-pesta(at)sabda.org
4. KELAS APOLOGETIKA UNTUK AWAM (AUA) DIUNDUR
Dengan sangat menyesal, kami mengumumkan bahwa kelas Apologetika
Untuk Awam (AUA) terpaksa kami undur pembukaannya karena bahan belum
selesai disiapkan. Untuk itu, kami mohon maaf sebesar-besarnya,
terutama untuk mereka yang telah mendaftarkan diri di kelas AUA ini.
Harapan kami pengunduran jadwal kelas ini dapat menolong kami untuk
mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Sekali lagi, kami minta
maaf dan mohon bantuan doanya.
______________________________________________________________________
ARTIKEL
SPIRITUAL DEHYDRATION
(KEKERINGAN ROHANI)
Pengikut-pengikut Yesus yang paling aktif kadang-kadang menemukan
diri mereka merasa terkuras habis dan kering kerontang secara
rohani. Pendeta-pendeta dan pekerja-pekerja gereja lainnya juga
sering merasa demikian pada hari Minggu. Terutama jika seminggu
sebelumnya mereka dipenuhi kesibukan dan kegiatan rohani yang luar
biasa banyaknya, apalagi pada perayaan hari-hari besar Kristen.
Setelah melalui satu minggu yang sibuk, saya sering berkata kepada
istri saya, Angela, "Saya merasa seakan-akan seseorang telah
menyeret kaki saya dan menguras habis energi saya!"
Pekerja-pekerja gereja bukanlah satu-satunya yang mengalami
pengaruh-pengaruh berkepanjangan dari "kekeringan rohani". Siapa pun
yang bekerja menghadapi publik secara terus-menerus, pasti
mengetahui perasaan ini. Pelayan dalam bidang jasa, guru, pekerja
kesehatan, dan para pekerja sosial adalah orang-orang yang rentan
dan mudah mengalami "kekeringan rohani".
Tak dapat dihindari, orang-orang yang tinggal atau bekerja dalam
lingkungan yang amat menekan akan menemukan sumber energi mereka
menjadi kering. Orang tua yang mengasuh anak-anak dan remaja juga
sering mengalami persediaan spiritual/rohani mereka menjadi
terkuras habis (kosong).
Ironisnya, orang Kristen yang paling aktif adalah kandidat/calon
paling utama yang mengalami "kekeringan rohani". Mengapa? Karena
sangatlah mudah untuk menjadi begitu sibuk saat melakukan "pekerjaan
Tuhan" sampai Anda memiliki sedikit atau tidak ada waktu sisa untuk
menikmati kehadiran Tuhan.
ANDA TIDAK BISA MEMBERIKAN APA YANG TIDAK ANDA MILIKI
"Kekeringan rohani" tidak hanya disebabkan karena kita terus-menerus
memberi, tetapi juga karena kegagalan untuk mengisi kembali
sumber-sumber daya rohani yang kita miliki.
Sering kali merupakan keuntungan bagi saya untuk dapat berbicara
dengan para pendeta dan pelayan Kristen. Yang saya perhatikan,
persoalan serius yang mereka hadapi adalah "kekeringan rohani". Saya
katakan kepada mereka, "Anda tidak bisa memberikan sesuatu yang
belum Anda terima." Anda berpikir bahwa persekutuan Anda dengan
Yesus sebanding dengan pelayanan yang Anda lakukan untuk Dia. Namun
justru kebalikannya. Pelayanan Anda ada karena adanya persekutuan
dengan Dia. Tanpa memiliki persekutuan dengan Yesus, semua pelayanan
Anda hanya menjadi sebuah pertunjukan dan kepura-puraan.
Ilustrasi:
Hampir seumur hidup, saya tinggal di Pennsylvania bagian barat dekat
Pittsburgh, sebuah kota yang diidentikkan oleh sebagian besar orang
dengan baja, batu bara, dan cerobong-cerobong asap yang memuntahkan
kotoran ke udara. Beberapa waktu yang lalu, gambaran itu memang
tepat untuk kota ini, tetapi sekarang tidak lagi. Saat ini,
Pittsburgh adalah salah satu pemandangan yang terindah di Amerika.
Datang melalui terowongan Fort Pitt, salah satu dari
terowongan-terowongan yang menjadi jalur lalu lintas menuju ke
daerah pusat kota, saya menyaksikan saat kota ini berkembang dan
memiliki pemandangan luas yang indah tepat di depan mata. Berapa
kali pun saya melihatnya, hal itu masih merupakan pemandangan yang
mengagumkan.
Suatu hari, saat mendekati terowongan-terowongan tersebut pada jam
sibuk, saya terjebak kemacetan lalu lintas yang luar biasa.
Mobil-mobil dan truk berbaris bermil-mil, menunggu agar dapat
melewati terowongan tersebut. Saat kendaraan-kendaraan merayap turun
dari sebuah bukit menuju terowongan-terowongan tersebut, lebih
banyak lagi kendaraan lain yang menyusul rangkaian itu, memerparah
kebuntuan jaringan jalan bebas hambatan yang sudah kelebihan beban
tersebut. Emosi memuncak dan radiator memanas makin menambah rumit
keadaan. Perjalanan yang seharusnya hanya membutuhkan waktu dua
puluh menit dari bandar udara menuju kota, ternyata memakan waktu
saya selama hampir dua jam.
Penyiar berita pada malam itu mengungkapkan penyebab terjadinya
kemacetan tersebut. Ada sebuah mobil kehabisan bensin di tengah
terowongan, pengemudi dan keluarganya duduk diam di dalam mobil itu
karena ketakutan (ditambah lagi ketika mendengar umpatan-umpatan
kasar dari para pengemudi lain saat mereka melintas). Karena takut
untuk keluar dari mobil dan mencari bantuan, mereka tetap terhalang
dan terhenti di tengah jalur cepat itu.
Si pengemudi tidak hanya telah membahayakan dirinya, tetapi dia juga
telah membahayakan seluruh keluarganya dan hampir menyebabkan
terjadinya bencana bagi ratusan orang lainnya. Bersyukur karena
tidak terjadi malapetaka, namun pengemudi tersebut tentu saja telah
membuntukan jaringan jalan bebas hambatan dan menyusahkan begitu
banyak orang.
AKIBAT KEKERINGAN ROHANI
Hal yang sama terjadi saat Anda mengalami "kekeringan rohani".
Kemungkinan Anda adalah orang yang kehabisan bensin, namun
dampak-dampak dari "kekeringan rohani" yang Anda alami memengaruhi
orang-orang di sekitar Anda. "Kekeringan rohani" yang dialami
seorang pendeta menandakan kematian jemaatnya; tangki rohani seorang
ayah yang kosong akan mengorbankan anggota-anggota keluarganya;
seorang atasan yang persediaan spiritualnya kering akan memberikan
kesan spiritual yang buruk bagi para pekerjanya. Lusinan,
kadang-kadang ratusan, bahkan mungkin ribuan orang lain terpengaruh
secara negatif manakala seorang Kristen membiarkan dirinya kehabisan
bahan bakar secara rohani.
BEBERAPA INDIKASI KEKERINGAN ROHANI
1. "Kekeringan rohani" akan jelas terlihat jika kita melakukan
banyak aksi pelayanan, tapi memiliki motivasi yang kurang benar.
2. Jika kita sering menggunakan jargon-jargon Kristen, tetapi dalam
kehidupan nyata kita tidak memiliki kuasa rohani, maka kita
sebenarnya sedang mengalami "kekeringan rohani".
3. Orang yang "kekeringan rohani" ditandai dengan banyaknya
menekankan doktrin-doktrin, tapi hidup tanpa kasih di dalamnya.
4. Tanda lain dari "kekeringan rohani" adalah ketika kita menjadi
pelayan Kristen yang bekerja paling keras, tapi sekaligus juga
menjadi pengkritik yang paling keras terhadap orang lain dan diri
sendiri.
5. Jika seorang pelayan Tuhan tiba-tiba berhenti melayani pekerjaan
Tuhan yang biasanya paling ia sukai karena sebab-sebab yang
tidak jelas atau tidak penting, mungkin Anda sedang mengalami
"kekeringan rohani".
SUMBER UNTUK MENYEMBUHKAN KEKERINGAN ROHANI
Jika Anda mengalami tanda-tanda di atas, kembalilah kepada Tuhan
yang menjadi sumber kekuatan kita, seperti yang dikatakan Yesaya,
"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan
baru: ...." (Yesaya 40:31)
Percayalah kepada kekuatan Allah dan jangan pada kekuatan diri
sendiri. Allah berkuasa untuk menciptakan sumber kekuatan rohani
untuk mengisi bejana Anda yang kosong. Ia adalah "Yehova Jireh" --
Allah yang menyediakan. Ia bukan Allah yang hanya menonton, tapi Ia
terlibat dalam detik demi detik hidup kita hingga saat ini. Ia tidak
pernah terlalu sibuk dan terlalu capai untuk mendengarkan dan
berkomunikasi dengan kita.
Ketika kita mengalami "kekeringan rohani", jangan biarkan
kesombongan kita menyebabkan kita semakin jauh dari Tuhan.
Panggillah nama-Nya, izinkan Dia untuk membangkitkan semangat Anda
lagi dan memulihkan kekuatan Anda. Dengarlah suara-Nya, peganglah
janji-Nya karena Ia adalah setia.
Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buku: The Disillusioned Christian
Penulis: Ken Abraham
Penerbit: Here`s Life Publishers, 1991
Halaman: 31 -- 43
Dipublikasikan di: C3I
Alamat URL: http://c3i.sabda.org/artikel/isi/?id=249&mulai=0
______________________________________________________________________
APPRECIATION
1. SELAMAT ULANG TAHUN!
Kami, segenap pengurus dan staf PESTA, mengucapkan selamat ulang
tahun bagi para alumni PESTA yang merayakan ulang tahunnya pada
Maret dan April 2008. Kiranya dengan semakin bertambahnya usia,
semakin nyata pula kasih kita kepada Dia yang lebih dulu menyatakan
kasih-Nya yang agape. Amin.
Berikut adalah rekan-rekan alumni PESTA yang berulang tahun pada
Maret 2008.
- Meky Tikoalu (2 Maret)
- Jhon Wesly Boas M. P. (3 Maret)
- Erwin Kurnia (4 Maret)
- Budianto Effendi (10 Maret)
- Teddy Siswanto (11 Maret)
- Lisbet Rohana (13 Maret)
- Novian Wibowo (14 Maret)
- Heru Martinus Salim (17 Maret)
- Ivan Hariman (17 Maret)
- Eko Sulistiono (29 Maret)
- Sri Adi Purwono (31 Maret)
Rekan-rekan alumni PESTA yang berulang tahun pada April 2008.
- Chatty (4 April)
- Joshua Tantri (4 April)
- Cionia Christina (7 April)
- Soewardi (7 April)
- David Dalima (9 April)
- Arie (13 April)
- Mailisa Aprianti (15 April)
- Hendro Pranoto (15 April)
- Esther Kartini (21 April)
- Spits Warnars Harco Leslie Hendric (21 April)
- Henrijanto (22 April)
- Eko Kornelius Sitepu (24 April)
- Lucky Hartanto (25 April)
- Winta Karna (26 April)
- Kristina Dwi Lestari (30 April)
2. TERIMA KASIH KEPADA DONATUR
Perkenankan kami mengucapkan terima kasih kepada Mickey Felder dan
Novian Wibowo yang telah setia memberi dukungan materi bagi
pelayanan Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) sebagai penyelenggara
pelayanan PESTA. Kiranya Tuhan mengembalikan dengan berlipat kali
ganda apa yang sudah Anda berikan dengan tulus kepada kami. Melalui
pelayanan kita bersama ini, biarlah nama Tuhan semakin dimuliakan.
Haleluya!
3. STAF MODERATOR PESTA
Pada kesempatan ini, kami juga ingin memberitahukan bahwa Sdr. Riwon
Alfrediansyah (Staf Moderator PESTA) sudah tidak lagi bekerja di
Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) terhitung mulai 1 Mei 2008. Pengurus
PESTA merasa perlu menegaskan bahwa kegiatan apa pun yang dilakukan
oleh yang bersangkutan sebelumnya di luar kegiatan rutin PESTA
bukanlah menjadi tanggung jawab YLSA. Kiranya hal ini menjadi
perhatian semua pihak.
______________________________________________________________________
KESAKSIAN
Berikut ini kesaksian-kesaksian yang disampaikan oleh para peserta
PESTA kelas Dasar-dasar Iman Kristen (DIK) periode Januari/Februari
2008. Kiranya dapat mendorong Anda yang belum mengikuti kelas PESTA
untuk bergabung dan mendapatkan berkat. Selamat menyimak.
SATU-SATUNYA JALAN
Semakin hari keraguan saya semakin hilang. Yesus adalah satu-satunya
jalan menuju kehidupan yang kekal dan di dalam Dia saya memeroleh
keselamatan. Suara-suara yang meragukan telah hilang digantikan
dengan sukacita dari surga. (Dwi Wong)
SISTEMATIS DAN TERARAH
Saya baru mengalami lahir baru pada April tahun 2007. Kerinduan
untuk mengetahui bagaimana menjadi seorang Kristen yang benar
membuat saya perlu mengikuti kursus DIK ini. Dengan suatu pemikiran
bahwa saya perlu dibimbing secara sistematis dan terarah supaya saya
tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan, di PESTA ini saya
mendapatkan hal tersebut. Melalui diskusi yang diadakan, saya banyak
mendapat masukan dari rekan-rekan dan juga moderator yang membantu
dalam pertumbuhan rohani saya untuk semakin dewasa. Terima kasih
PESTA, Moderator, dan juga untuk rekan-rekan. (Ivan Hariman)
BISA DIMULAI DI SINI
Selama ini, saya memiliki keinginan yang terpendam untuk mempelajari
kekristenan, terutama yang berkaitan dengan doktrin. Di samping itu,
ada beberapa pertanyaan pribadi yang sempat saya utarakan kepada
hamba Tuhan atau pembimbing KTB, tetapi masih tetap ada yang
mengganjal. Selama saya mengikuti kelas DIK, ternyata ada beberapa
pertanyaan yang terjawab secara tidak saya sadari. Juga beberapa hal
yang doktrinal ternyata sangat baik bila kita tidak hanya menunggu
dikuliahi di gereja atau menunggu pengkhotbah berbicara, sebaliknya
akan sangat bermanfaat bila kita sendiri mau berupaya membaca dan
mengikuti kelas seperti ini. Bagi saya, kebutuhan pendidikan teologi
yang sangat mendasar bagi orang awam bisa dimulai di sini. (Joshua)
BERSYUKUR
Sebelumnya saya memiliki beberapa pertanyaan tentang Alkitab dan
iman Kristen. Saya tidak tahu harus bertanya ke mana, kalau bertanya
ke teman, pendeta, atau teman di persekutuan, rasanya malu.
Bersyukur saya bisa mengikuti kursus PESTA secara online. Kursus
PESTA membantu saya memahami lebih lagi tentang iman Kristen,
terutama melalui diskusi yang berlangsung. (Yohanna)
SETIA MELAYANI
Setelah mengikuti kelas DIK, saya semakin bersyukur atas karya
penebusan Tuhan dalam hidup saya. Dan hal ini membuat saya ingin
tetap setia dalam melayani Dia. (Yuli Rahayu)
Untuk menyimak kesaksian dari peserta kursus-kursus PESTA lainnya,
kami mengundang Anda untuk mengunjungi:
==> http://www.pesta.org/kesaksian
______________________________________________________________________
POKOK DOA
1. Puji syukur atas kemurahan Tuhan sehingga kelas diskusi PKS dapat
berlangsung dengan baik. Mari dukung juga dalam doa supaya
berkat-berkat yang diperoleh melalui kelas ini membuat
pernikahan peserta semakin berkenan di hadapan Tuhan.
2. Kelas diskusi GSM baru saja dimulai. Mohon dukungan doanya supaya
Tuhan memberkati kelas ini dan seluruh pihak yang ambil bagian,
baik peserta, moderator, dan staf administrasi, agar dapat
menjalankan tugasnya dengan baik. Doakan pula agar sistem lyris
dapat berfungsi dengan baik.
3. Kelas DIK yang kedua pada 2008 ini telah dibuka. Kiranya
orang-orang yang rindu belajar firman Tuhan bisa mendapatkan
informasi ini dan dapat mengikutinya.
4. Doakan untuk kebutuhan staf Moderator PESTA, yaitu seorang
Sarjana Teologi yang takut akan Tuhan dan rindu melayani melalui
dunia elektronik.
Bagi Anda yang memunyai pokok doa untuk didoakan bersama, silakan
mengirimkannya kepada:
==> Sekretaris PESTA < pipin(at)in-christ.net >
______________________________________________________________________
DISCLAIMER
Staf Redaksi: Pipin, Yulia
Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA
Didistribusikan melalui sistem network I-KAN
Copyright(c) Berita PESTA 2008 -- YLSA
http://www.pesta.org/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Alamat berlangganan: < subscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
Alamat membatalkan: < unsubscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
ARSIP BERITA PESTA: http://www.sabda.org/publikasi/berita_pesta/
______________________________________________________________________
|