______________________________________________________________________
BERITA PESTA
Edisi 28-30/Oktober-Desember/2007
DAFTAR ISI
EDITORIAL : Selamat Natal dan Tahun Baru
RENUNGAN 1 : Yesus Kristus: Mesias yang Dijanjikan
RENUNGAN 2 : Bukan Sekadar Bungkus Kado
BERITA PESTA: 1. Permintaan Maaf
2. Penutupan Kelas Diskusi DIK September 2007
dan PPB November 2007
3. Sertifikat Kelulusan Kursus PESTA
APPRECIATION: 1. Selamat Ulang Tahun
2. Ucapan Terima Kasih untuk Para Donatur Pesta
KESAKSIAN : 1. Pada "Hari ini" (Indriatmo)
2. Seberapa Dekat (T. Budiman)
3. Ucapan Bahagia (Eko Sulistiono)
POKOK DOA
SURAT ANDA : - Ucapan Selamat Natal dari Alumni PESTA
- Ucapan Selamat Natal dari Staf PESTA
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam sejahtera,
Tak terasa kita sudah berada di bulan Desember. Kami berharap semua
anggota publikasi Berita PESTA tercinta sudah siap berhari Natal,
hari di mana kita merayakan kelahiran Tuhan kita, Yesus Kristus.
Pada perayaan hari Natal ini, marilah kita mengingat makna
kedatangan-Nya. Ia datang untuk memberikan pengharapan baru supaya
manusia tidak binasa, melainkan mendapat kesempatan untuk mengenal
Dia dan hidup dalam kehendak-Nya.
Tim Redaksi Berita PESTA juga ingin menyambut Natal dengan
menyiapkan dua renungan untuk Anda simak bersama. Kami berharap
sajian ini dapat menyatukan hati kita semua untuk bersukacita
menyambut kedatangan Mesias yang telah berkarya dalam hidup kita
masing-masing. Soli Deo gloria!
Untuk Anda semua, izinkan kami mengucapkan:
"Selamat Hari Natal 2007 dan Tahun Baru 2008"
Kiranya damai Natal senantiasa melingkupi kehidupan dan pelayanan
kita semua.
Dalam kasih-Nya,
Redaksi Berita PESTA,
Pipin Kuntami
______________________________________________________________________
RENUNGAN 1
YESUS KRISTUS: MESIAS YANG DIJANJIKAN
=====================================
Alkitab terbagi dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, yaitu
janji dan penggenapan. Janji keselamatan yang mulia dari Allah ini
telah dinubuatkan mulai dari Kitab Taurat Musa (Kej. 3:15) hingga
tulisan nabi-nabi terakhir dari Perjanjian Lama (Za. 9:9). Salah
satu gambaran yang paling kaya tentang zaman mesianis terdapat dalam
Kitab Yesaya, di mana Sang Juruselamat dideskripsikan sebagai Mesias
Ilahi (Yes. 9-5), yang akan datang sebagai Hamba Tuhan (Yes. 42:1-4;
49:5-7; 52:13-15), khususnya sebagai Hamba Tuhan yang menderita
(Yes. 53:1-12). Kedatangan-Nya akan membawa penghakiman atas orang
jahat dan pemulihan bagi umat Allah, serta pembaruan total atas
segala sesuatu: langit dan bumi yang baru (Yes. 65:17; 66:22). Hal
ini menjadi pengharapan setiap umat yang saleh.
Seluruh kehidupan dan pelayanan Yesus merupakan penggenapan dari
semua yang tertulis dalam Perjanjian Lama (Mat. 5:17). Dia lahir di
Betlehem (Mat. 2:5-6; Mi. 5:2), lahir dari seorang perawan (Mat.
1:23; Yes. 7:14), menyingkir ke Mesir (Mat. 2:14-15; Hos. 11:1),
dielu-elukan ketika masuk Yerusalem (Mat. 21:4-5; Za. 9:9), dijual
dengan harga tiga puluh keping perak (Mat. 26:15; Za. 11:12), dipaku
di atas kayu salib (Yoh. 19:34; Za. 12:10), para serdadu mengundi
pakaian-Nya (Mrk. 15:24; Mzm. 22:19), tulang-tulang-Nya tidak ada
yang dipatahkan (Yoh. 19:33; Mzm. 34:21), dikuburkan di antara
orang-orang fasik (Mat. 27:57-60; Yes. 53:9), bangkit dari kematian
(Kis. 2:24-32; Mzm. 16:10), dan naik ke sorga (Kis. 1:9;
Mzm. 68:19). Menurut para sarjana Alkitab, ada lebih dari 300 nubuat
Perjanjian Lama tentang Yesus Kristus yang digenapi dalam diri
Yesus. Semua ini merupakan kesaksian ilahi (Yes. 46:9-10) yang
mengonfirmasikan reliabilitas pribadi dan karya Yesus sebagai
Juru Selamat dari Allah.
Seperti kaum saleh lainnya, Simeon adalah seorang yang menantikan
kedatangan Mesias. Oleh pimpinan Roh Kudus ia datang ke Bait Allah
dan menjumpai bayi Yesus, dan ini membuat dia sangat bersyukur.
"Sekarang" (Luk. 2:29), setelah melihat pemenuhan janji Allah
tersebut, ia dapat mati dalam damai sejahtera (2:29). Allah telah
menyediakan keselamatan bukan hanya untuk umat Israel, tetapi juga
untuk "segala bangsa" (2:31), yang sekarang diwujudkan dalam
kedatangan Mesias. Demikian juga Hana, seorang nabiah yang juga
menantikan kelepasan yang sama dapat mengenali bayi Yesus dan
membicarakan signifikasi Anak itu kepada semua yang menantikan
"kelepasan untuk Yerusalem".
Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buku: Ready Bread Edisi KKR
Penulis : Solomon Yo
Penerbit : Momentum, 2005
Halaman : tidak dicantumkan
______________________________________________________________________
RENUNGAN 2
BUKAN SEKADAR BUNGKUS KADO
==========================
Setiap tahun di hari Natal, James Baxter menyaksikan bagaimana
orang-orang merobek dan membuang produk dari perusahaannya. Seluruh
waktu yang dihabiskan untuk membuat rancangan kreatif dan proses
produksi yang cermat lenyap dalam sekejap. Namun, Baxter tidak
menyesal. Sebagai presiden direktur dari perusahaan pembuat kertas
kado Natal terbesar di Amerika Serikat, Baxter berkata, "Yang tidak
kami inginkan adalah kalau produk kami hanya tersimpan rapi di
lemari."
Produk seperti kertas kado memberi sisi pandang yang menarik
terhadap makna Natal yang sesungguhnya. Ketika Allah mengutus
Anak-Nya yang tunggal ke dunia ini, tujuan-Nya bukanlah memberi
kita sebuah paket yang hanya menarik untuk dipandang mata. Yesus
rela meninggalkan kemuliaan-Nya di surga dan datang ke bumi, menjadi
manusia, karena Dia tahu bahwa tujuan-Nya adalah mati bagi dosa-dosa
kita. Ketika berbicara tentang kematian-Nya di kayu salib yang
semakin mendekat, Yesus berkata, "Sekarang jiwa-Ku terharu dan aakah
yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak,
sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini." (Yoh. 12:27)
Pengorbanan dan bukan perlindungan diri. Itu adalah tujuan Yesus
datang ke dunia. Dan Ia menyelesaikannya demi kemuliaan Allah.
Pada masa Natal ini, renungkanlah pelajaran dari kertas kado itu.
Saat Anda memikirkan bahwa kertas kado itu harus dirobek agar kita
dapat melihat hadiah di dalamnya, biarlah hal itu mengingatkan Anda
akan pengorbanan sang Juru Selamat di atas kayu salib, yang
dilakukan-Nya agar Anda memeroleh hidup kekal, hadiah Allah yang
tak ternilai harganya.
Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buku: Santapan Rohani
Penulis : David C. McCasland
Penerbit : RBC Ministries, 2007
Halaman : tidak dicantumkan
______________________________________________________________________
BERITA PESTA
1. PERMINTAAN MAAF
Pertama-tama, kami minta maaf sebesar-besarnya karena Berita PESTA
tidak dapat terbit pada Oktober dan November 2007 yang lalu. Karena
itu, Berita PESTA Desember 2007 ini merupakan gabungan dari
berita-berita selama 3 bulan terakhir, yang sekaligus akan menutup
sajian kami di tahun 2007 ini. Demikian penjelasan kami, kiranya
para pembaca berbesar hati memaafkan kami.
2. PENUTUPAN KELAS DISKUSI DIK SEPTEMBER 2007 DAN PPB NOVEMBER 2007
Kelas Dasar-dasar Iman Kristen (DIK) September 2007 dan kelas
Pengantar Perjanjian Baru (PPB) November 2007 telah berjalan dengan
baik. Peserta yang mengikuti dua kelas ini terlihat sangat antusias
sekali dalam berdiskusi. Ada sedikitnya delapan topik yang dibahas
di masing-masing kelas. Sayangnya, ada beberapa peserta yang
dinyatakan tidak lulus karena tidak dapat berpartisipasi dalam
diskusi secara penuh. Untuk mengetahui siapa saja yang telah lulus
dari kelas diskusi DIK dan PPB ini, silakan menyimaknya di:
==> http://www.pesta.org/diskusi_dik0807
==> http://www.pesta.org/diskusi_ppb1007
Segenap pengurus dan staf PESTA mengucapkan selamat kepada peserta
yang berhasil lulus di dua kelas ini. Biarlah berkat yang telah Anda
dapatkan selama mengikuti kelas ini dapat dibagikan kepada
orang-orang yang Anda layani.
4. SERTIFIKAT KELULUSAN KURSUS PESTA
Kegiatan rutin staf PESTA di setiap akhir tahun adalah mempersiapkan
sertifikat bagi para peserta PESTA yang telah lulus dari mengikuti
kelas-kelas PESTA yang diadakan selama setahun ini. Nah, demikian
juga pada akhir tahun 2007 ini. Sesuai rencana, kami menyiapkan
sertifikat-sertifikat kelulusan dan akan dikirimkan ke alamat
masing-masing. Bagi peserta yang berada di luar negeri, sertifikat
akan dikirimkan dalam bentuk pdf.
Untuk itu, sekali lagi kami mengucapkan selamat atas kelulusan Anda
semua. Kiranya sertifikat-sertifikat yang akan Anda terima ini
mengingatkan bahwa kita semua adalah murid-murid Kristus yang
dituntut untuk terus bertumbuh dalam pengenalan kepada Tuhan. Jadi,
mari terus belajar mengenal dan mengasihi Dia.
______________________________________________________________________
APPRECIATION
1. SELAMAT ULANG TAHUN
Kami ucapkan, "Selamat Ulang Tahun" kepada para alumni PESTA yang
sedang berbahagia, karena merayakan hari ulang tahunnya di bulan
Oktober, November, dan Desember ini. Kiranya kasih setia Tuhan
senantiasa menyertai hidup Anda semua dari hari ini sampai
selama-lamanya. Amin.
Mereka yang berulang tahun di bulan Oktober adalah:
- Lenny Halim (2 Oktober)
- Tiniati (6 Oktober)
- Budi Setiawan (9 Oktober)
- Milka Liauw Len Nie (13 Oktober)
- Susanto Suthiana (14 Oktober)
- Nugraha Pratama Adhi (22 Oktober)
Yang berulang tahun di bulan November adalah:
- Rahel Dama (3 November)
- Thio Tjoen Hok (4 November)
- Balduin (4 November)
- Kristian Novianto (5 November)
- Yonatan Rudyanto Kusumo (6 November)
- Novalia (6 November)
- Sebastian Santoso (10 November)
- Ralin Novrin (11 November)
- Petrus Rudi Njoo (14 November)
- T. Budiman (16 November)
- Grace Emilia (16 November)
- Rita Lu (19 November)
- Dede Iman Gustaman (21 November)
- Hendrikus Loho (26 November)
- Eviriyanti Christina (28 November)
- Fenki Tanuwidjaja (29 November)
- Yenti (30 November)
Yang berulang tahun di bulan Desember adalah:
- Indriatmo (1 Desember)
- Vena Kristiyanti Surya (5 Desember)
- Imanuel Ginting (10 Desember)
- Berneta Barrang Pakondo (13 Desember)
- Vicky Andrew Budi Santoso (19 Desember)
- Natalia Endah S. (21 Desember)
- Deiby Winerungan (30 Desember)
- Yocke Lauw (31 Desember)
2. UCAPAN TERIMA KASIH UNTUK PARA DONATUR PESTA
Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Novian Wibowo, Bapak Mickey
Felder, Ibu Yenti, Bapak Luki F. Hardian, dan seorang alumni PESTA
yang tidak mau disebut namanya, atas dukungan dana yang telah
diberikan kepada pelayanan PESTA. Kiranya melalui dukungan tersebut,
nama Bapa semakin dimuliakan dan pelayanan PESTA semakin
dikembangkan. Terima kasih.
______________________________________________________________________
KESAKSIAN
Berikut adalah kesaksian dalam bentuk renungan yang dikirim oleh
beberapa alumni PESTA mengenai makna dan harapan mereka tentang
Natal yang diperingati tahun ini. Selamat menyimak dan kiranya
menjadi berkat bagi kita semua.
PADA "HARI INI"
===============
Indriatmo
Saat ini, jika orang ditanya, "Apakah Anda percaya Yesus Kristus
dilahirkan pada tanggal 25 Desember?" Mungkin banyak yang mengangkat
bahu tanda tidak yakin, karena dewasa ini banyak ulasan mengenai
Yesus Kristus yang lahir di sekitar bulan Oktober. Saat di mana para
gembala berbaring di padang bersama domba-dombanya di malam yang
hangat nan cerah, bukannya di malam beku saat salju turun di bulan
Desember. Akan tetapi apakah ini akan menghapus keceriaan dan
sukacita umat Kristiani di seluruh dunia untuk merayakan
kelahiran-Nya?
Injil Lukas menyatakan dengan jelas mengenai hari kelahiran Yesus
Kristus sebagai berikut, "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat,
yaitu Kristus, Tuhan, ...." (Lukas 2:11) Ternyata Juru Selamat lahir
bagi umat-Nya pada "hari ini" -- di dalam setiap hati yang
memercayai-Nya sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Jika pada "hari ini"
kita merayakan kelahiran sang Juru Selamat, biarlah sukacita dan
damai sejahtera senantiasa meliputi hati kita -- khususnya untuk
semua anggota milis dan alumni PESTA.
SEBERAPA DEKAT?
===============
T. Budiman
Setiap akhir tahun kita disibukkan oleh berbagai macam kegiatan
perayaan Natal. Tahun demi tahun perayaan Natal dapat kita lakukan
dengan semakin meriah. Apalagi sering kali perayaan Natal juga
menjadi kesempatan kita untuk bertemu kembali dengan sanak saudara
maupun teman-teman lama.
Walaupun demikian, di tengah segala kesibukan tersebut, kita harus
mengingat kembali apa yang sebetulnya kita rayakan. Kita harus
menyediakan waktu yang tenang untuk kembali merenungkan hal yang
benar-benar penting dalam perayaan Natal. Tujuan kedatangan Yesus
adalah untuk memberikan hidup yang kekal bagi kita: "Inilah hidup
yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya
Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau
utus." (Yoh. 17:3)
Yesus Kristus telah datang agar kita dapat mengenal Dia, agar kita
dapat bergaul dengan Dia seperti halnya Henokh hidup bergaul dengan
Allah (Kej. 5:24). Jadikanlah perayaan Natal ini sebagai momen
evaluasi diri kita sendiri, seberapa dekat kita telah bergaul dengan
Allah?
UCAPAN BAHAGIA
==============
Eko Sulistiono
Saat membuat refleksi Natal ini, entah mengapa saya mulai
merenungkan hal-hal yang indah sekali dari Ucapan Bahagia (Matius
5:3-12) Yesus saat berkhotbah di bukit. Demikianlah Firman Tuhan:
5:3 Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena
merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan
dihibur.
5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan
memiliki bumi.
5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena
mereka akan dipuaskan.
5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan
beroleh kemurahan.
5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan
melihat Allah.
5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan
disebut anak-anak Allah.
5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena
merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya
dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga,
sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum
kamu.
Saudaraku yang kekasih di dalam Yesus Kristus, sabda bahagia Yesus
ini menjadi penghiburan yang indah sekali bagi kita semua. Kita
menyaksikan begitu banyak keputusasaan dan kekecewaan sepanjang
tahun ini. Tidak sedikit orang/keluarga yang tahun ini jatuh miskin,
berdukacita, mengalami lapar dan haus dan teraniaya oleh karena
kebenaran, dicela dan dianiaya serta difitnah oleh yang jahat.
Berbagai-bagai keputusasaan dan kekecewaan ini sudah sedemikian
menyesakkan pikiran/perasaan kita.
Saudaraku yang kekasih di dalam Yesus Kristus, jangan takut dan
tawar hati. Kembali arahkan pikiran kita hanya kepada Yesus. Natal
adalah saat Allah membuat perspektif harapan di tengah-tengah
keputusasaan dan kekecewaan. Bersyukurlah, karena kita ibarat pohon
anggur yang sedang dibersihkan daunnya agar berbuah lebih banyak dan
baik lagi. Oleh kasih dan anugerah-Nya yang berdaulat, kita
dipanggil masuk dalam rencana penyelamatan Allah. Haleluya. Amin.
______________________________________________________________________
POKOK DOA
Kami mengajak Anda terlibat dalam pelayanan PESTA melalui doa.
Mohon dukungan doa untuk beberapa pokok doa berikut ini.
1. Berdoa bagi para staf dan alumni PESTA yang akan merayakan Natal.
Kiranya kita semua dapat merayakan Natal tahun ini dengan penuh
ucapan syukur dan sukacita yang dari surga.
2. Rencana kelas-kelas PESTA yang akan dibuka pada tahun 2008 telah
disusun. Kiranya semua dapat dipersiapkan dengan baik, khususnya
untuk admin dan moderator juga pengelola lyris, semoga bisa
bekerja sama mendukung berjalannya kelas-kelas PESTA ini.
3. Saat ini, PESTA telah menerima pendaftar untuk kelas Dasar-dasar
Iman Kristen (DIK) bulan Januari - Februari 2008. Biarlah
kesungguhan mereka untuk belajar tidak kendor.
4. Bagi para alumni PESTA, kiranya sejalan dengan peningkatan
pengetahuan yang mereka peroleh melalui kelas-kelas PESTA,
kerinduan dan semangat untuk mengaplikasikan kasih-Nya kepada
Tuhan maupun sesama juga semakin bertambah.
5. Kiranya pelayanan PESTA di tahun-tahun mendatang dapat semakin
baik dan menolong banyak orang untuk belajar mencintai Firman
Tuhan.
______________________________________________________________________
SURAT ANDA
UCAPAN SELAMAT NATAL DARI ALUMNI PESTA
======================================
Redaksi Berita PESTA telah menerima surat-surat ucapan selamat Natal
dari para alumni, baik untuk staf PESTA maupun untuk sesama alumni.
Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kiriman ini. Kebersamaan
kita dalam suasana Natal ini kiranya membuahkan persekutuan yang
erat di dalam Tuhan. Damai dan sukacita Natal biarlah terus memenuhi
hati kita semua. Amin.
Dari: Johannes Tendean
>"Selamat Natal" tanggal 25 Desember 2007 untuk semua peserta PPB
>dan seluruh staf PESTA damai sejahtera menaungi kita semua dan
>terang Natal menuntun langkah kita semua. Salam sejahtera.
Dari: Luci A. Mulia
>Selamat Natal 2007, biarlah damai dan sukacita Natal terus
>bersama kita sekalian, sehingga kita boleh membagikannya kepada
>saudara-saudara kita yang belum sempat mengenal. Salam.
Dari: Luki F. Hardian
>Syalom,
>Saya juga ingin mengucapkan: "Selamat Hari Natal 2007" untuk semua
>rekan-rekan, teman-teman, serta para moderator.
Dari: Meky Tikoalu
>Betapa berharganya hidup kita, sehingga Ia mau menebus kita.
>Sebenarnya hidup kita jika dinilai secara sederhana, maka lebih
>mahal dan bernilai, karena Allah mengirim Anak-Nya yang Tunggal
>untuk menebus saya dan saudara. Semoga hidup saya dapat mewarnai
>dunia seperti rencana yang Ia ingini.
>Saya mengucapkan kepada rekan-rekan:
>Selamat menyongsong Natal tahun 2007 dan Tahun Baru tahun 2008
>Semoga Damai Natal mewarnai kehidupan keluarga dan hidup kita
>pribadi.
Dari: Naomi Harmini
>Shalom,
>Baiklah di bulan yang bagi umat Kristen sangat istimewa ini, saya
>ucapkan: SELAMAT NATAL 2007 marilah kita merenungi kedatangan Yesus
>yang ala kadarnya tetapi memunyai tujuan yang maha dasyat yaitu
>untuk mengampuni dosa, menyelamatkan dan melayani manusia biarlah
>hikmah dan teladan dalam hidup-Nya yang sangat singkat tetapi kekal
>itu akan bergelora di dalam hati kita selamanya. Amin
UCAPAN SELAMAT NATAL DARI STAF PESTA
====================================
Dari: Pipin Kuntami (Sekretaris PESTA)
- Selamat Natal 2007 dan Tahun Baru 2008 untuk para alumni PESTA dan
seluruh pelanggan Berita PESTA. Jadikan Natal sebagai peringatan
akan wujud kasih Bapa yang nyata kepada kita dengan merelakan
Anak-Nya yang tunggal dan menanggalkan kemuliaan-Nya sebagai
Tuhan dan lahir sebagai bayi manusia yang bernama Yesus.
Dari: Riwon Alfrey (Moderator PESTA)
- Salam,
Selamat merayakan Natal 2007 dan Tahun Baru 2008. Semoga Natal
tahun ini meneguhkan keyakinan kita, bahwa Allah begitu mengasihi
kita. Karena TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita,
maka, marilah kita bersukacita. Dengan semangat Natal tahun 2007
ini juga, kita harus mempersiapkan diri untuk peduli dengan misi
Tuhan di tahun baru, 2008.
Tuhan Memberkati.
Dari: Yulia (Direktur dan Moderator PESTA)
- Salam sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus,
Suatu sukacita yang luar biasa dinyatakan bagi kita, yaitu Yesus
Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dan memberikan
kesempatan kepada kita untuk menjadi anak-Nya dan rekan
sekerja-Nya! Luar biasa! Mari kita pergunakan kesempatan perayaan
Natal ini untuk mengungkapkan kasih kita kepada Tuhan Yesus
Kristus dengan semakin rindu dekat kepada-Nya. Terpujilah Tuhan!
Secara khusus saya ingin mengucapkan selamat Hari Natal dan Tahun
Baru kepada semua alumni PESTA dan juga semua anggota publikasi
Berita PESTA. Semoga kesungguhan kita untuk mengenal Tuhan dan
Firman-Nya terus bertambah di tahun-tahun mendatang. PTL!
______________________________________________________________________
DISCLAIMER
Staf Redaksi: Pipin, Yulia, Riwon
Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA
Didistribusikan melalui sistem network I-KAN
Copyright(c) Berita PESTA 2007 -- YLSA
http://www.pesta.org/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
BERITA PESTA
Alamat berlangganan: < subscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
Alamat membatalkan : < unsubscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org >
ARSIP BERITA PESTA : http://www.sabda.org/publikasi/berita_pesta/
______________________________________________________________________
|