______________________________________________________________________
BERITA PESTA
Edisi 23/Mei/2007
DAFTAR ISI
EDITORIAL
BERITA PESTA: 1. Pembukaan Dua Kelas Paralel pada Periode Mei/Juni
(DIK dan DPA)
2. Penutupan Kelas Virtual KRP Maret/April 2007
3. Kelas GSM Sedang Berjalan
4. Pembukaan Kelas Pengantar Perjanjian Lama (PPL)
Juli/Agustus 2007
5. PESTA: Komunitas Cyber yang Hidup
APPRECIATION: 1. Ucapan Selamat Ulang Tahun
2. Ucapan Terima Kasih untuk Para Donatur
ARTIKEL : Paulus -- Penginjil yang Hebat
KESAKSIAN : Kesaksian dari Peserta KRP Maret/April 2007
1. Karya Roh Kudus yang Luar Biasa (Benny Sitorus)
2. Nasihat dan Teladan Pelayanan Paulus Menyegarkan
Hati (Deddy P. Widjaja)
ULASAN SITUS: Awana Clubs
SURAT ANDA : Mengunduh Bahan Kursus PESTA
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam Pembaca,
Hidup Rasul Paulus adalah teladan dari seorang hamba yang memilih
untuk taat menjalankan apa yang dikehendaki oleh tuannya. Bagaimana
dengan kita? Apakah kita juga telah hidup seperti apa yang
dikehendaki oleh Tuhan? Inilah yang menjadi kerinduan setiap peserta
PESTA yang telah menyelesaikan kelas diskusi Kehidupan Rasul Paulus
(KRP) pada awal bulan Mei yang lalu. Anda ingin tahu respons dari
para peserta kelas KRP? Silakan menyimaknya di Kolom Kesaksian.
Selain kesaksian, edisi Berita PESTA juga akan menyajikan sejumlah
berita tentang jadwal pelayanan PESTA bulan depan. Simak pula
artikel singkat tentang tokoh Paulus yang kami harap dapat menolong
Anda mengenal lebih banyak tentang hamba Tuhan yang luar biasa ini.
Jangan lupa untuk mampir pada kolom Ulasan yang mengulas situs Awana
Club. Selamat Menyimak!
Dalam kasih-Nya,
Redaksi Berita PESTA,
Ani Morib
______________________________________________________________________
BERITA PESTA
1. PEMBUKAAN DUA KELAS PARALEL PADA PERIODE MEI/JUNI (DIK DAN DPA)
Ada pepatah mengatakan "sekali mendayung, dua tiga pulau
terlampaui". Pepatah ini berkenaan dengan apa yang kami kerjakan
saat ini, ketika kami memutuskan untuk membuka 2 kelas sekaligus,
yaitu kelas DIK dan DPA, pada periode Mei/Juni 2007.
Hal ini memang akan menambah kesibukan staf PESTA. Namun, kami yakin
Tuhan yang telah memercayakan pelayanan ini akan memberikan
kemampuan yang cukup bagi kami.
Sampai berita ini diturunkan, masih banyak pendaftar yang belum
menyelesaikan tugas tertulis yang menjadi prasyarat untuk mengikuti
kelas virtual ini. Karena itu mohon didoakan agar para peserta
bertekun dalam mengerjakan tugas dan bisa selesai pada waktunya.
Bagi para calon peserta, selamat mengerjakan tugas. Harapan kami,
apa yang Anda pelajari ini dapat memberi dampak bagi kemajuan
kehidupan rohani Anda.
2. PENUTUPAN KELAS VIRTUAL KRP MARET/APRIL 2007
Setelah belajar bersama selama kurang lebih dua bulan, akhirnya
kelas KRP sampai pada penghujung pertemuan. Kelas yang akhirnya
diikuti oleh 22 orang ini berjalan dengan sangat antusias. Selain
sukacita dalam menimba pelajaran dan pengetahuan, ada juga sukacita
dalam berbagi beban dan pengalaman hidup dari para peserta. Kami
merasakan adanya peperangan rohani selama mengikuti kelas ini. Puji
Tuhan! Melalui pengalaman ini kita bisa saling berdoa dan mendukung
sehingga terasa sebagai keluarga yang saling menopang dan berbagi
berkat.
Walaupun ada 22 peserta yang mengikuti, namun tidak semuanya bisa
lulus dengan baik karena ada 5 peserta yang dinyatakan tidak lulus
(karena tidak ikut aktif dalam diskusi). Nah, untuk tujuh belas
peserta yang dinyatakan lulus dari kelas KRP ini, kami mengucapkan
selamat. Kiranya apa yang telah Anda pelajari di kelas ini dapat
menjadi bekal pelayanan Anda. Jika ingin mengetahui daftar peserta
yang lulus silakan temukan pada alamat berikut ini:
==> < http://www.pesta.org/?q=peserta_krp0307 > [daftar peserta]
==> < http://www.pesta.org/?q=diskusi_krp0307 > [peserta diskusi]
3. KELAS GSM SEDANG BERJALAN
Setelah kelas KRP usai, kelas GSM telah menunggu untuk dimulai. Ada
19 peserta yang berhasil menyelesaikan tugas tertulis dan diterima
untuk bergabung dalam kelas virtual yang dimoderatori oleh Ibu Yulia
dan Ibu Davida. Setelah sesi perkenalan, masing-masing peserta
diskusi menunjukkan atensinya dengan merespons setiap topik yang
diusulkan oleh peserta. Kesamaan dalam melayani ladang sekolah
minggu sangat mendukung terjadinya suasana diskusi yang akrab dan
hangat. Selain peserta dari berbagai tempat di Indonesia, ada juga
peserta Indonesia yang tinggal di Jepang, Belanda, dan Australia
yang bergabung. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang perlu disyukuri
karena Tuhan memberi kesempatan kepada umat-Nya untuk belajar
bersama, meski terpisah oleh jarak dan waktu.
Kami berharap, sembilan belas peserta ini dapat terus mengikuti
diskusi hingga kelas berakhir dan dapat lulus dengan baik. Selamat
berdiskusi.
4. PEMBUKAAN KELAS PENGANTAR PERJANJIAN LAMA (PPL) JULI/AGUSTUS 2007
PESTA kembali membuka kelas pilihan untuk mereka yang telah lulus
dari kelas Dasar-Dasar Iman Kristen, yaitu kelas Pengantar
Perjanjian Lama (PPL). Kelas ini akan dibuka untuk periode
Juli/Agustus 2007 mendatang. Kursus PPL disajikan khusus untuk
mempelajari fenomena-fenomena Perjanjian Lama yang menjadi titik
tolak pengajaran pada zaman perjanjian baru dan zaman anugerah saat
ini. Modul kursus ini terdiri dari enam pelajaran dan enam
pertanyaan dan sejumlah bahan referensi yang bermutu. Pendaftaran
kursus telah dibuka mulai saat ini. Bagi alumni kelas DIK yang
tertarik untuk mengikutinya, silakan mendaftar dan mendapatkan bahan
PPL agar Anda bisa segera mengerjakan tugas tertulisnya. Batas akhir
pengumpulan tugas tertulis adalah tanggal 20 Juli 2007. Diskusi akan
diselenggarakan pada bulan Agustus. Berhubung kelas ini terakhir
diselenggarakan tahun 2005, tentulah banyak alumni PESTA yang belum
mengikutinya. Nah, segeralah mendaftarkan diri ke:
==> < kusuma(at)in-christ.net >
5. PESTA: KOMUNITAS CYBER YANG HIDUP
Kebutuhan berkomunitas juga merupakan salah satu kebutuhan untuk
orang-orang Kristen. Melalui komunitas, orang-orang percaya dapat
bertumbuh, saling membangun, berbagi beban dan juga berbagi
sukacita. Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini,
komunitas bukan saja dapat dibentuk di dunia nyata tapi juga di
dunia maya ("cyber").
Untuk kebutuhan ini PESTA telah menyediakan sebuah komunitas "cyber"
melalui Situs PESTA Online, yaitu melalui fasilitas blog dan forum
yang saat ini telah dibuka dan berjalan dengan baik. Dalam komunitas
maya ini para pengunjung dapat berbagi berkat sehingga bisa saling
meneguhkan iman, berbagi pengetahuan firman Tuhan ditambahkan,
berbagi pengalaman hidup baru dalam Tuhan.
Oleh karena itu, mari kita bergabung dalam komunitas "cyber" PESTA
ini agar semakin banyak menjadi berkat dan mengalami pertumbuhan
rohani yang sehat.
______________________________________________________________________
APPRECIATION
1. UCAPAN SELAMAT ULANG TAHUN
Ternyata ada 14 orang alumni PESTA yang berulang tahun di bulan Mei
ini. Kami mengucapkan selamat ulang tahun dan panjang umur. Hidup
adalah kasih karunia. Mari mengisi hidup dengan pekerjaan yang baik
yang berkenan kepada Tuhan. Tuhan memberkati.
- Lany Probojo (4 Mei)
- Yesaya Christian Wenas (6 Mei)
- Keirren (7 Mei)
- Naharini Piga Paulus Toya (8 Mei)
- Rusiana Jahja (9 Mei)
- Benedictus Leonardo (9 Mei)
- Hery Cahyono Saputro (13 Mei)
- Melce Yonathan Lomi (13 Mei)
- Rina Megawati (16 Mei)
- Maria Lanny K. (16 Mei)
- Tri Hardono (17 Mei)
- Deddy P. Widjaja (21 Mei)
- Gatot Sugiharto (25 Mei)
- Theresia Christanti Maki (28 Mei)
2. UCAPAN TERIMA KASIH UNTUK PARA DONATUR
Kami sangat bersyukur untuk setiap Anda yang tergerak untuk
mendukung pelayanan PESTA, baik melalui doa, maupun dana. Kali ini,
secara khusus, kami berterima kasih pada Bapak Lucky H. yang telah
mengirimkan bantuan dana bagi pelayanan PESTA melalui Yayasan
Lembaga SABDA selaku penyelenggara PESTA. Kiranya, Tuhan Yesus yang
penuh rahmat akan terus memberkati pelayanan kita bersama.
_____________________________________________________________________
ARTIKEL
PAULUS -- PENGINJIL YANG HEBAT
Oleh: Eunike Septiani Morib, S.Si.
Lahir baru adalah titik balik kehidupan orang percaya. Tidak dapat
dimungkiri bahwa karya Roh Kudus yang luar biasa itu dapat mengubah
hidup seseorang secara drastis, berbalik dari kehidupan lama yang
sia-sia, menuju kehidupan baru yang berkenan di hadapan Tuhan.
Demikianlah yang dialami oleh Paulus, seorang penganiaya orang
Kristen yang akhirnya menjadi penginjil yang hebat.
Mengapa Paulus disebut sebagai seorang penginjil yang hebat? Artikel
ini akan mengupas lebih dalam tentang kelebihan Paulus dalam dunia
penginjilan.
LATAR BELAKANG KEHIDUPAN RASUL PAULUS
Paulus lahir di sebuah keluarga Yahudi yang sangat menjunjung tinggi
Hukum Taurat. Ia adalah seorang yang terpelajar, yang sejak kecil
telah mendapat pendidikan Yahudi. Masa remajanya dihabiskan di
Sinagoge, dan ia pernah belajar di bawah asuhan guru besar Gamaliel.
Sebelum mengenal Kristus, ia adalah penganiaya jemaat, dia juga
seorang yang menyetujui kematian Stefanus.
Ketika dalam perjalanan ke Damsyik, Paulus bertemu dengan Kristus.
Ia tersungkur ke tanah dan matanya buta. Kemudian, ia dibawa kepada
seorang imam yang bernama Ananias. Setelah Ananias berdoa baginya,
ia dapat melihat kembali. Inilah titik balik baginya. Dan ketika
bertobat, ia yang dahulu bernama Saulus, kini bernama Paulus.
Setelah pertobatannya, Paulus tidak langsung terjun dalam pelayanan.
Ia terlebih dahulu menimba pengalaman ke berbagai daerah, bahkan
sampai ke Arab selama kurang lebih sepuluh tahun. Setelah siap,
barulah ia mulai terjun ke ladang pelayanan, di mana pelayanannya
sungguh memberkati banyak bangsa. Hal ini ditandai dengan berdirinya
jemaat-jemaat baru di luar bangsa Yahudi.
KELEBIHAN PELAYANAN PENGINJILAN PAULUS
Pelayanan penginjilan Rasul Paulus menjadi inspirasi yang tak
terbatas bagi para penginjil saat ini. Mengapa dikatakan tak
terbatas? Karena banyak sisi dari pelayanannya yang tidak lekang
oleh waktu, maksudnya prinsip-prinsip penginjilan yang dilakukan
abad pertama dapat pula diterapkan pada abad-abad selanjutnya
bahkan sampai saat ini. Apa sajakah kelebihan pelayanan penginjilan
Paulus?
a. Hati yang mengasihi orang-orang yang belum diselamatkan.
Kerinduan Paulus untuk mengenalkan Kristus kepada orang-orang
yang belum diselamatkan sangat besar. Hal ini terlihat dari
pernyataan-pernyataannya dalam bentuk ucapan syukur kepada
jemaat-jemaat yang teguh berdiri dalam Injil Kristus Yesus (Roma
1:8, 1Korintus 1:14, Filipi 1:3,5, Kolose 1:3).
Kerinduannya itu tidak hanya diungkapkan secara tertulis saja,
tapi sungguh-sungguh dinyatakan dalam kehidupan pelayanannya. Ia
mengunjungi jemaat-jemaat dan memberitakan Injil kepada
orang-orang non-Yahudi, yang tentu saja awam terhadap Injil.
Hati yang sangat mengasihi orang-orang yang belum percaya, sangat
dibutuhkan oleh para penginjil sebagai motivator yang terkuat
dalam pelayanan penginjilan. Inilah salah satu teladan pelayanan
penginjilan Rasul Paulus.
b. Metode penginjilan yang unik.
Metode penginjilan Paulus unik. Prinsip metode penginjilannya
adalah "gereja kota". Ia mendirikan jemaat-jemaat Kristus di
kota-kota besar seperti Filipi, Efesus, dan sebagainya. Setelah
jemaat kuat, jemaat itu mengutus Paulus dan mendukung
pelayanannya ke tempat-tempat yang baru. Contohnya, jemaat Filipi
yang mendukung pendanaan perjalanan misi Paulus.
Ia berkhotbah, berkunjung ke rumah-rumah jemaat, berdiskusi, dan
membuat mujizat dalam nama Yesus. Tempat-tempat yang digunakan
untuk memberitakan Injil sangat strategis, yaitu di sinagoge, di
pasar-pasar, di rumah-rumah, dan di tempat belajar (Tiranus).
Bahkan, di penjara sekalipun ia memberitakan Injil dan banyak
orang yang percaya kepada Yesus. Selain itu, ia menulis surat
kepada jemaat-jemaat yang pernah didirikannya, dan surat itu
dibacakan bergantian, sehingga menguatkan iman pembacanya.
c. Tidak terhalangi oleh fasilitas pelayanan yang terbatas.
Dalam pelayanannya, ia menggunakan jalur darat dan laut. Ia naik
kapal, dan pernah karam. Tetapi kebanyakan ia berjalan kaki,
tujuannya agar ia dapat bertemu langsung dengan banyak orang,
sehingga semakin banyak orang yang mendengar Injil.
Kelebihannya juga ditunjukkan dengan kemandiriannya untuk
membiayai pelayanannya dan tidak mengkomersialkan pelayanannya.
Ia bekerja sebagai pembuat tenda. Walaupun tidak ada fasilitas
yang cukup untuknya, seperti sponsor, alat transportasi, dan lain-
lain, tetapi hal-hal tersebut tidak mengendorkan semangatnya
dalam memberitakan Injil.
d. Hasil pelayanan yang luar biasa.
Hasil pelayanan Paulus tentu saja dapat dilihat dari berdirinya
gereja-gereja di banyak tempat. Banyak orang (Yahudi atau bukan
Yahudi) yang menjadi percaya kepada Kristus. Tulisan-tulisannya
meneguhkan iman orang-orang percaya dan memberikan pemahaman iman
Kristen yang paling solid dan lengkap.
Kelebihan Paulus dalam pelayanan, bukan semata-mata karena
kamampuannya, tetapi karena kasih karunia Tuhan yang telah melimpah
dalam hidupnya. Dialah Paulus, seorang penginjil yang hebat.
______________________________________________________________________
KESAKSIAN
KARYA ROH KUDUS YANG LUAR BIASA
Oleh: Benny Sitorus
Satu hal yang paling membuat saya terkesima dengan pekerjaan Roh
Kudus ialah kemampuannya untuk mengubah seseorang. Ia dapat mengubah
orang yang sebelumnya membenci Kristus dan pengikut-pengikut-Nya,
180 derajat, menjadi seorang rasul yang mampu bekerja keras untuk
menginjili dan menjadi saksi Kristus. Allah mampu mengubah karakter,
penilaian, dan gaya hidup seseorang, seperti Rasul Paulus; seorang
pembenci dan pembunuh para pengikut Kristus, yang kemudian dipakai
Roh Kudus menjadi seorang penginjil dan saksi Kristus. Melalui
kursus KRP ini, mata rohani saya mulai terbuka, bahwa Roh Kudus yang
sama dapat mempergunakan kita sebagai alat-Nya di kehidupan kita
sehari-hari.
NASIHAT DAN TELADAN PELAYANAN PAULUS MENYEGARKAN HATI
Oleh: Deddy P. Widjaja
Melalui pelajaran KRP ini, saya banyak mempelajari bagaimana Paulus
yang berdasarkan kasih Kristus, melayani Allah dan sesama tanpa
memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Pelayanan kasihnya terhadap
sesama tidak memandang strata sosial, seperti yang dilakukan
terhadap Onisemus, seorang budak buronan yang kedudukannya lebih
rendah dari seorang pembantu (Filipi 1:10).
Dalam penjara yang penuh penderitaan, Paulus masih dapat menghibur
orang lain seperti yang diungkapkannya dalam surat Filipi. Meskipun
lemah secara fisik dan sedang menderita aniaya, ia menghibur dan
menguatkan Timotius agar tegar dan percaya diri. Dalam keadaan
sulit, ia bertekad untuk pergi ke Spanyol, karena ia merasa berutang
untuk memberitakan Injil ke ujung bumi. Dalam segala penderitaan
yang diembannya, ia tetap menuntut agar setiap orang mempunyai
standar dalam pelayanan, seperti yang diungkapkannya dengan analogi
seorang atlet yang tekun berlatih untuk menang dalam sebuah
pertandingan. Dalam kedudukannya sebagai rasul ia mau merendahkan
diri meminta maaf dalam peristiwa "perselisihan" dengan jemaat
Korintus. Perhatiannya terhadap orang miskin juga ditunjukkannya
dengan menganjurkan orang yang berlebih untuk rela membantu mereka
yang berkekurangan, agar ada keseimbangan, sehingga memuliakan nama
Tuhan dalam pelayanan (2Korintus 8:13-15). Ia tidak "asyik sendiri"
karena ia menghormati pendapat orang lain yang bukan prinsip,
meskipun mempunyai pengertian yang lebih (Roma 14:1, 15:1).
Nasihatnya agar tidak khawatir tentang apa pun juga, bersukacita
dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan, dan bertekun dalam doa
sehingga damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan
memelihara hati dan pikiran dalam Kristus (Filipi 4:6-7, Roma
12:12), menyegarkan hati saya yang sedang menghadapi berbagai
masalah bertubi-tubi, seperti sudah jatuh, tertimpa tangga, dan
terjepit batu. (Kemarin kaca mata saya jatuh dan pecah, padahal
sejak tahun 1990, kaca mata tidak pernah jatuh dan pecah.)
Segala tindakan Paulus sungguh tidak berpusat kepada dirinya
sendiri, tetapi berpusat kepada Kristus. Saya dapat menarik
pelajaran dari KRP ini untuk menyadari agar mempraktikkan apa yang
telah Paulus lakukan. Antara lain, melayani satu sama lain sebagai
perwujudan dari iman dan kedewasaan rohani yang bertumbuh -- iman
tanpa perbuatan adalah iman yang mati. Teorinya mudah dikatakan,
tetapi implementasinya bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan,
karena keegoan diri harus disalibkan terlebih dulu.
______________________________________________________________________
ULASAN SITUS
AWANA CLUBS
==> http://www.awana.org/
Awana merupakan singkatan dari Approved Workmen Are Not Ashamed,
yang didasarkan pada 2Timotius 2:15. Awana memperlengkapi para
pekerja di gereja Anda untuk melakukan pelayanan mereka. Awana dapat
dipakai untuk menggerakkan jemaat yang kurang aktif, untuk terlibat
dalam pelayanan, sekaligus mempersatukan para pemimpim awam dalam
satu tim untuk melayani Allah. Jemaat dapat ikut melayani anak-anak
dan pemuda, bersama-sama mengabarkan Injil, dan mendorong anak-anak
itu untuk melakukannya dengan sukacita. Awana works! Saksikan
bagaimana Allah menggunakan program klub ini untuk menjangkau pemuda
dan orang dewasa, mengenalkan mereka kepada Yesus, dan melatih
mereka untuk melayani-Nya. Jika Anda ingin memperlengkapi jemaat
dewasa di gereja Anda, sekaligus mengabarkan Injil, menantang, dan
melatih para pemudanya dengan program-program yang berpusatkan pada
Kristus dan Alkitab, kunjungilah situs ini.
____________________________________________________________________
SURAT ANDA
>From: Yanuar Sumarta
> Saya ingin mendownload Modul Kursus untuk dijadikan 1 CD dan
> berniat untuk membagikannya kepada kenalan saya terutama Hamba
> Tuhan, Majelis dan anggota gereja di tempat saya. Apakah diijinkan
> oleh PESTA?
>
> Yanuar Sumarta,
> Perth West Australia
Redaksi:
Kami senang sekali mendengar kerinduan Anda membagikan bahan PESTA
untuk dipakai sebagai alat pembinaan di gereja-gereja yang
membutuhkan. Pada dasarnya, kami tidak keberatan dengan niat Anda
ini, namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.
1. Mohon Anda mengunduh bahan-bahan PESTA ini secara lengkap dan
tidak sebagian-sebagian (setiap kursus harus berisi: bahan
Pelajaran, Referensi, dan juga Pertanyaan).
2. Tolong cantumkan sumber bahan dengan jelas sebagai apresiasi Anda
terhadap hak cipta kami.
3. Selain bahan pelajaran PESTA, tolong cantumkan juga semua
informasi lain tentang PESTA yang menerbitkan bahan-bahan kursus
ini. Informasi bisa diambil dari situs PESTA Online
http://www.pesta.org/, supaya apabila mereka ingin mengikuti
kursus ini secara tersambung, mereka memiliki informasi yang
dibutuhkan.
4. Tolong pakai kualitas CD yang bagus supaya memperoleh hasil
terbaik. Setelah dikopi (burn), mohon tidak langsung
membagikannya, tetapi cobalah CD itu lebih dahulu apakah memang
dapat dijalankan dengan baik dan lengkap.
5. Anda tidak diperkenankan mencari keuntungan apa pun (dalam bentuk
materi) dalam membagikan CD. Mohon Anda melakukannya semata-mata
untuk pekerjaan Tuhan, dan bukan untuk keuntungan pribadi atau
mengkomersialkan pelayanan. Ikuti falsafah pelayanan YLSA,
"Freely you have received, freely give."
6. Mohon memberi tahu kami kepada siapa saja Anda membagikan CD-CD
tersebut, supaya kami tahu, dan bila memungkinkan, bisa kami
tindak lanjuti untuk masa yang akan datang.
7. Tolong dibagikannya bersama CD SABDA (Software Alkitab, Biblika,
dan Alat-alat). CD SABDA bebas untuk dikopi jika disebarkan
secara gratis. Jika Anda belum mendapatkannya, mohon menghubungi:
< kusuma(at)in-christ.net >
Demikian jawaban kami, kiranya menolong. Selamat melayani.
_____________________________________________________________________
DISCLAIMER
Staf Redaksi: Ani, Yulia, Pipin
Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA
Didistribusikan melalui sistem network I-KAN
Copyright(c) Berita PESTA 2007 -- YLSA
http://www.pesta.org/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
BERITA PESTA
Alamat berlangganan: < daftar-berita-pesta(at)sabda.org >
Alamat membatalkan : < berhenti-berita-pesta(at)sabda.org >
ARSIP BERITA PESTA : http://www.sabda.org/publikasi/berita_pesta/
______________________________________________________________________
|