______________________________PUBLIKASI_______________________________
KISAH
____________________(Kesaksian Cinta Kasih Allah)_____________________
Edisi 57, 11 Februari 2008
PENGANTAR
Ketika mengutus murid-murid-Nya, Yesus memperingatkan bahwa selama
mengikut Dia, mereka akan dibenci semua orang karena nama-Nya
(Matius 10:22-24). Peringatan itu tidak berlaku bagi para murid pada
saat itu saja, akan tetapi berlaku juga bagi kita yang melayani Dia
saat ini. Tidak jarang kita mendengar berita mengenai
tekanan-tekanan maupun penganiyaan yang dialami para hamba Tuhan
dalam ladang pelayanan mereka.
Akan tetapi, Puji Tuhan! Karena di tengah penderitaan sekalipun,
mereka tetap setia menjadi pengikut Yesus. Mengapa? Ya, semua itu
karena kasih karunia Allah yang memberikan kekuatan dan kemampuan
kepada mereka untuk melewati semua penderitaan itu. Kitab suci
mengatakan, "Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada
kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita
bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan bukan
hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita,
karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
tahan uji, dan pengharapan." (Roma 5:1-6) Tentu saja, orang yang
bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat (Matius 10:22).
Kisah berikut ini kiranya semakin menguatkan kita untuk tetap
bertahan dalam situasi apa pun yang kita hadapi dalam pelayanan,
karena melaluinya kita dapat melihat kesetiaan dan karunia Allah
yang luar biasa bagi kita.
Pimpinan Redaksi KISAH,
Pipin Kuntami
______________________________________________________________________
KESAKSIAN
CINA: ANAK PEREMPUAN MUDA
=========================
"Aku ingin menceritakan tentang karunia yang luar biasa," kata
seorang ayah dari Cina kepada anak perempuannya yang cantik dan
berambut hitam itu. Anak itu tersenyum penuh rasa ingin tahu. Dia
senang sekali ketika ayahnya mengajarkannya tentang Allah. Pria ini
mengasihi Kristus, dan semua orang yang mengenalnya tersentuh oleh
kebaikan dan belas kasihnya.
Dia membuka Alkitab yang sudah tua dan memulai ceritanya, "Karunia
ini terdapat di Filipi 1:29. Dikatakan, `Sebab, kepada kamu
dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga
untuk menderita untuk Dia.` Kedua karunia dalam ayat ini adalah
percaya dan penderitaan. Penderitaan karena iman kita kepada Allah
adalah karunia yang berharga, yang nilainya akan didapat sepenuhnya
di surga."
Anak perempuannya tersenyum, "Terima kasih, Papa," dia berkata saat
dia mengulurkan tangannya untuk memeluknya. "Saya mengerti."
Anak perempuan itu tumbuh besar dan menjadi istri Pendeta Li Dexian,
yang pernah ditangkap lebih dari sepuluh kali dan hampir mati
dipukuli karena imannya. Wanita ini meneruskan pekerjaan ini bersama
suaminya, tetap bertahan karena dia pernah belajar ketika masih
kecil bahwa penderitaan karena Allah adalah suatu karunia. Pendeta
Li dan istrinya telah memenangkan tak terhitung banyaknya jiwa bagi
Kristus di Cina, dan mereka terus bekerja di bawah ancaman untuk
ditangkap.
*****
Karunia percaya dan penderitaan adalah satu paket. Keduanya tidak
dapat dipisahkan, dan satu karunia menguatkan karunia yang lain.
Kalau kita telah menerima karunia untuk percaya kepada Kristus, kita
akan mengikuti Kristus. Mengikuti Kristus berarti mengambil risiko
melakukan hal yang bertentangan dengan hal-hal yang populer, disalah
mengerti, dan bahkan mengalami penderitaan secara fisik dan emosi.
Percaya sering kali membawa pada penderitaan. Saat kita mengalami
penderitaan yang sama ketika Yesus hidup, kita akan dapat mengenal
Dia dengan lebih dalam dan lebih kaya. Siklusnya berlangsung lagi
karena penderitaan menguatkan iman kita, jangan berharap kita dapat
menghindari penderitaan tanpa mengurangi kepercayaan kita pada
Kristus.
*****
Diambil dan diedit seperlunya dari:
Judul buku : Devosi Total
Judul asli : Extreme Devotion
Judul artikel: China: Anak Perempuan Muda
Penulis : The Voice of The Martyrs
Penerbit : KDP, Surabaya 2005
Halaman : 184
______________________________________________________________________
"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila
kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan."
(Yakobus 1:2)
< http://sabdaweb.sabda.org/?p=Yakobus+1:2 >
______________________________________________________________________
POKOK DOA
1. Saat ini banyak orang Kristen yang sedang mengalami tekanan dan
aniaya karena iman mereka kepada Kristus. Mari kita berdoa untuk
iman mereka supaya tidak goyah dan tetap mengasihi orang-orang
yang telah menganiaya mereka.
2. Doakan juga supaya orang-orang yang telah diselamatkan
memiliki hati dan terbeban untuk memenangkan jiwa-jiwa baru bagi
Kristus.
3. Mari berdoa bagi kegerakan hati setiap orang percaya sehingga
memiliki kerinduan untuk berdoa bagi mereka yang melayani Tuhan,
baik bagi penginjil, pendeta, pekerja gereja, maupun mereka yang
melayani Tuhan di berbagai jenis pelayanan yang telah Tuhan
percayakan.
______________________________________________________________________
DARI REDAKSI
PEMBUKAAN KURSUS BARU PESTA
===========================
KURSUS PERNIKAHAN KRISTEN SEJATI (PKS)
< http://www.pesta.org/pks_sil >
Anda ingin memerkaya hidup pernikahan Anda? Kabar gembira! Sebuah
kursus tentang pernikahan telah dibuka oleh Pendidikan Elektronik
Studi Teologia Awam (PESTA). Kursus yang bernama Pernikahan Kristen
Sejati (PKS) ini berisi pelajaran-pelajaran dasar tentang hidup
pernikahan Kristen dan bagaimana membangun rumah tangga Kristen yang
memuliakan Tuhan. Selain mempelajari bahan-bahan yang diberikan,
Anda juga dapat mendiskusikan bahan-bahan tersebut dengan
pasangan-pasangan lain dalam sebuah kelas diskusi. Kursus ini akan
dibuka pada periode Maret/April 2008.
Bagaimana cara mengikuti kursus yang diadakan secara GRATIS oleh
PESTA < http://www.pesta.org > dan terbuka untuk umum ini? Beberapa
ketentuan di bawah ini yang harus Anda perhatikan.
1. Peserta adalah seorang Kristen yang sudah percaya pada Tuhan
Yesus Kristus.
2. Diutamakan untuk Anda yang sudah menikah, karena pasangan Anda
juga diharapkan dapat ikut terlibat dalam kelas diskusi.
3. Peserta harus mendaftarkan diri dengan mengisi Formulir
Pendaftaran Kursus yang ada di bawah ini atau mengisinya lewat
http://www.pesta.org/formulir_pendaftaran_pks.
4. Setelah mendaftar Anda akan mendapatkan modul PKS yang harus Anda
pelajari dan tugas-tugas tertulis yang harus Anda kerjakan. Tugas
tertulis tersebut harus sudah selesai dikerjakan sebelum kelas
diskusi dimulai (tgl. 1 April 2008). Anda juga bisa mengunduh
sendiri modul PKS ini di alamat: http://www.pesta.org/pks_sil
dengan berbagai pilihan format unduh, yaitu TEXT, HTML, dan PDF.
5. Peserta harus bersedia mematuhi semua peraturan yang berlaku
dalam kelas PESTA. Dapat dilihat di http://pesta.org/petunjuk.
Untuk kelas PKS ini, peserta tidak harus mengikuti kelas DIK
terlebih dahulu.
Tunggu apa lagi? Segeralah mendaftarkan diri karena kelas hanya
akan menampung dua puluh pasangan saja. Isi dan kirimkan formulir di
bawah ini ke: < kusuma(at)in-christ.net >
======> Potong di sini <==============================================
FORMULIR PENDAFTARAN KURSUS PERKAWINAN KRISTEN SEJATI
[Catatan: Diperbolehkan mengisi formulir oleh salah satu pasangan
saja.]
Nama Kelas: Pernikahan Kristen Sejati (PKS)
Nama lengkap:
Nama [istri/suami]:
Alamat e-mail:
Alamat pos:
Kota tinggal:
Provinsi:
Negara:
Kode pos:
Telepon/HP:
Tempat lahir:
Tanggal lahir:
Pendidikan terakhir:
Pekerjaan:
Talenta/keterampilan:
Gereja:
Jabatan pelayanan:
Komputer yang dipakai: [rumah/kantor/warnet]*
Pernah mengikuti kursus PESTA sebelumnya: [ya/tidak]*
(* pilih salah satu)
Jawablah pertanyaan berikut ini:
--------------------------------
1. Apakah Anda sudah menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan
Tuhan secara pribadi?
- Ya
- Tidak
2. Apakah Anda percaya bahwa Alkitab seluruhnya adalah Firman Tuhan?
- Ya
- Tidak
3. Apakah pasangan Anda juga seorang yang percaya Tuhan Yesus?
- Ya
- Tidak
4. Berapa lama Anda sudah menikah? ............ tahun
5. Berapa anak yang Anda miliki dari hasil perkawinan Anda?
........... anak.
Sebagai persetujuan Anda untuk mengikuti Kursus PESTA, mohon
memberikan pernyataan di bawah ini:
"Dengan mengisi Formulir Pendaftaran PESTA ini berarti saya,
_______________________________ (nama lengkap) dengan keinginan
sendiri telah memutuskan akan mengikuti Kursus PESTA hingga
selesai dan mau menaati peraturan yang ada dan bersedia untuk saling
membangun iman sesama peserta dalam kasih."
======> Potong di sini <==============================================
Isi dan kirimkan formulir ini ke: < kusuma(at)in-christ.net >
Jika ada pertanyaan lain, silakan menghubungi Staf Admin PESTA di:
< kusuma(at)in-christ.net >
______________________________________________________________________
Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA
Didistribusikan melalui sistem network I-KAN
Copyright(c) 2008 YLSA
YLSA -- http://www.sabda.org/ylsa/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Pimpinan Redaksi: Pipin Kuntami
Staf Redaksi : Novita Yuniarti
Kontak : < kisah(at)sabda.org >
Berlangganan : < subscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org >
Berhenti : < unsubscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org >
Arsip KISAH : http://www.sabda.org/publikasi/Kisah/
Situs KEKAL : http://kekal.sabda.org/
______________________________________________________________________
|