SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2007


Agustus 2007
M S S R K J S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31

September 2007
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30

Oktober 2007
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31



Daftar Isi:
  • Hari 36. Muslim Chittagong di Bangladesh
  • FOKUS ASIA SELATAN



  • Hari 36. Muslim Chittagong di Bangladesh
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2007][36] Muslim Chittagong di Bangladesh
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
    
                            Senin, 8 Oktober 2007
    
    MUSLIM CHITTAGONG DI BANGLADESH
    ===============================
    
    Kota pelabuhan Chittagong adalah kota tertua kedua di Bangladesh.
    Berabad-abad yang lalu, pedagang-pedagang Arab datang ke pelabuhan
    tersebut mencari sutra dan rempah-rempah dan menyebarkan agama Islam.
    Sekarang, pusat pelayaran ini merupakan pusat kebudayaan bagi kelompok
    orang-orang Chittagonia yang berjumlah kurang lebih 14 jiwa. Mereka
    terpisah dari kebanyakan penduduk Bengali, ini terlihat dari pakaian,
    makanan, adat-istiadat, dan yang terpenting dari bahasa mereka.
    Chittagonia, atau Chatgaya Buli, seperti disebutkan mereka, seringkali
    dikira suatu dialek dari Bangladesh. Pertumbuhan gereja sangat lambat
    di suku Chittagonia karena banyak dari mereka yang tidak mengerti
    bahasa Bengali, dan tidak memiliki Alkitab dalam bahasa mereka. Mereka
    adalah kelompok terbesar di dunia yang tidak memiliki Alkitab dalam
    bahasa mereka.
    
    Beberapa tahun lalu, Tuhan memberikan visi kepada orang Kristen
    Chittagonia untuk menerjemahkan Film Yesus ke dalam bahasa mereka.
    Respon untuk sarana pelayanan ini sangatlah positif. Setelah melihat
    film itu untuk pertama kalinya, seorang Chittagonia berkata, "Yesus
    pastilah nabi kami karena ia berbicara dalam bahasa kami".
    
    Dewasa ini, orang-orang Chittagonia berada dalam persimpangan
    kerohanian. Mereka adalah salah satu bangsa termiskin di dunia, mereka
    memiliki sedikit kesempatan untuk perbaikan hidup dan pendidikan.
    Kelompok konservatif Islam mengambil peluang ini dengan membangun
    sekolah-sekolah Islam untuk orang-orang muda di mana mereka bisa
    belajar untuk membaca dan menulis dan untuk menghafal Qu'ran. Dalam
    beberapa kasus, mereka juga mengajarkan doktrin fundamental Islam.
    Akhir-akhir telah menunjukkan pertumbuhan dalam politik Islam
    konservatif.
    
    Diharapkan dalam tahun-tahun ke depan akan ada saksi-saksi Kristen
    yang muncul. Baru sedikit orang Kristen yang terfokus pada kelompok
    suku ini dan jumlah orang percaya Chittagonia sekitar kurang dari 300
    jiwa. Mereka yang bekerja di antara kelompok ini butuh sarana untuk
    menunjukkan kabar baik dalam bahasa asli mereka. Tingkat baca tulis
    sangat rendah, kurang dari 10% untuk wanita desa, sehingga Firman
    Tuhan yang direkam, progam cerita, dan proyek video akan sangat
    penting bagi mereka.
    
    POKOK DOA
    
    - Berdoa untuk para pekerja yang berkomitmen dalam menjangkau kelompok
      ini. Orang-orang Kristen harus berkomitmen untuk belajar bahasa tak
      tertulis mereka.
    
    - Berdoalah untuk kelompok kecil orang percaya Chittagonia agar mereka
      dengan berani menjangkau keluar dengan sumber yang sangat terbatas.
      Seorang pekerja Kristen mengatakan bahwa rata-rata enam tahun
      dibutuhkan untuk membuat orang menjadi orang percaya setelah kontak
      pertama mereka dengan Injil.
    
    - Berdoa untuk pembentukan Jaringan Doa Chittagonia di antara orang
      percaya di seluruh dunia. Ada kebutuhan untuk berdoa secara terus-
      menerus untuk kelompok suku besar yang telah lama diabaikan ini.
    
    INDONESIA
    
    Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dipimpin oleh Din Syamsuddin
    beserta semua orang yang berkomitmen didalammya. Berdoa mohon Tuhan
    Yesus menghancurkan belenggu penolakkan Kebenaran, terbukanya pintu-
    pintu hati yang berabad-abad. (Mzm 24:7-10) supaya masuk Raja
    Kemuliaan dan bertakhta dalam hati setiap orang dan kelembagaan MUI.
    
    POKOK DOA:
    Lihat pokok doa yang kami kirim pada hari Minggu, 2 September 2007.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2007 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------
    

    FOKUS ASIA SELATAN
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2007][x017] FOKUS PADA ASIA SELATAN
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
    
                            Senin, 8 Oktober 2007
    
    FOKUS PADA ASIA SELATAN HARI 36-40
    ==================================
    
    Kesaksian dari India
    
    Nama saya Akbar. Ayat dari buku nabi (Yesaya 65:1) sangat berarti bagi
    saya, Tuhan berkata "Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang
    yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang
    yang tidak mencari Aku." Perkataan Tuhan ini sungguh nyata dalam hidup
    saya dan dalam kehidupan seluruh angota keluargaku. Saya adalah anak
    ke-6 dalam keluargaku. Kakakku yang tertua Mustapha sedang berjalan di
    jalan dan tiba-tiba dia mendengar orang memanggilnya dengan namanya.
    "Mustapha, Mustapha Aku Tuhanmu". Itu sangat mengejutkannya karana hal
    demikian belum pernah terjadi dalam hidupnya.
    
    Kemudian suara itu terdengar untuk kedua kalinya dan dia menyadari
    suara itu datangnya dari langit. Dalam beberapa jam kemudian Mustapha
    menemukan dirinya dalam pertemuan Kristen dan menerima Tuhan Yesus
    Juruselamatnya. Saya dan anggota keluargaku yang lain semuanya menolak
    pengakuan kakakku, walaupun ada salah seorang keluarga dekat kami juga
    mengalami mujizat kesembuhan. Mustapha berdoa untuknya dan mengusir
    setan keluar dalam nama Tuhan Yesus. Hal ini sangat menarik
    perhatianku dan saya sendiri meminta untuk membaca Alkitab. Sekalipun
    saya melihat ayat Mrk. 16:16-18, di mana Yesus berkata "mereka yang
    percaya akan mengusir setan dan menyembuhkan yang sakit dalam nama-
    Ku". Sekalipun saya mengerti bahwa pengampunan dari Tuhan diberikan
    dengan cuma-cuma melalui Tuhan Yesus Kristus, dan manusia tidak
    memperolehnya karena perbuatan baiknya. Saya percaya pada Tuhan dan
    secara perlahan-lahan satu demi satu dari anggota keluargaku akhirnya
    percaya kepada Injil. Tuhan telah membuka hati mereka seperti halnya
    Ia telah membuka hati Lydia (Kis. 16 :14)
    
    Kesaksian dari India
    
    Nama saya Rachid, saya lahir dalam keluarga Muslim. Saya menikah pada
    tahun 1999 dan kembali untuk tinggal di kota asal saya, saya memiliki
    uang tapi tidak ada damai dalam hidup saya. Saya merokok, minum-
    minuman keras, bermain judi kartu yang disebut juhua. Dalam keluargaku
    kami selalu bersinggungan walaupun saya ke mesjid setiap hari Jumat.
    Saat anak saya yang kedua lahir, saya bertemu dengan seorang yang
    bernama Ramchand. Sejak kami saling kenal dia bercerita kepada saya
    tentang Tuhan Yesus. Dia menjelaskan kepada saya bahwa Yesus sungguh
    hidup. Ketika membaca Alkitab, saya mempunyai banyak pertanyaan dalam
    pikiran saya tentang iman yang benar. Akhirnya pada suatu hari saya
    berdoa dan meminta Tuhan menolong menghentikan saya dari merokok
    karena saya sangat terikat dengan rokok. Saya percaya pada Tuhan dan
    menerima pengampunan-Nya melalui Tuhan Yesus. Tuhan membebaskan saya
    dari kebiasaan saya! Kemudian saya mengikuti program pelatihan dari
    kelompok Kristen yang lebih menolong saya. Sekarang saya juga
    memberitahukan orang Muslim tentang bagaimana mereka dapat menerima
    Kristus. Saya sekarang mempunyai usaha yang kecil dan mempunyai 2
    orang karyawan Muslim yang bekerja dengan saya. Dengan menerima Tuhan
    Yesus saya mengalami kedamaian dalam hidup saya. Saya sungguh percaya
    Tuhan sungguh akan memperhatikan saya dan keluarga saya.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2007 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------
    

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2007 Yayasan Lembaga SABDA