SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2007


Agustus 2007
M S S R K J S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31

September 2007
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30

Oktober 2007
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31



Daftar Isi:
  • Hari 31. Djibouti, Afrika Timur
  • FOKUS PADA AFRIKA



  • Hari 31. Djibouti, Afrika Timur
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2007][31] Djibouti, Afrika Timur
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                          Rabu, 3 Oktober 2007
    
    DJIBOUTI, AFRIKA TIMUR
    ======================
    
    Muslim 94%
    Etnis Somalia 60%, Afar 5%, Perancis, Arab dan lainnya
    Populasi 486.000 (Juli 2006)
    
    Republik Djibouti, terletak di antara Ethiopia dan Somalia, merupakan
    negara kedua terkecil di Afrika. Daerah tandus yang diterpa oleh musim
    kering dan sumber-sumber daya alam yang terbatas dan industri yang
    belum berkembang. Menjadikan negara tersebut menderita pengangguran
    sedikitnya 50%.
    
    Djibouti secara etnis beragam karena lokasinya yang strategis,
    terletak di persimpangan jalur perdagangan dan industri. Suku Somalia
    dan Afar di daerah ini merupakan suku-suku pertama Afrika yang
    menerima agama Islam karena mereka bekerja keras sebagai pedagang di
    Semenanjung Arab. Walaupun mereka telah memeluk agama Islam selama
    1000 tahun, namun Djibouti lebih terbuka dan memiliki toleransi
    terhadap agama Kristen dibanding negara tetangganya. Orang Asing dapat
    tinggal dan bekerja di Djibouti dengan cukup mudah. Ada kebebasan
    berpendapat dan akses terbuka terhadap internet. Pengadilan Shyariah
    yang dulunya di berlakukan telah diganti dengan Pengadilan Keluarga di
    Februari 2004.
    
    Suku Afar adalah Kushitic, berhubungan dengan orang Somali tetapi
    berbeda secara budaya dan bahasa. Ada sekitar 1-2 juta orang Afar yang
    tersebar di antara Djibouti, Ethiopia, dan Eritrea, tetapi baru
    sedikit yang menjadi orang percaya. Di ibukota, ada suatu persekutuan
    kecil orang-orang percaya yang tinggal di daerah miskin, dan padat
    penduduknya dengan pelayan minimal dan keadaan hidup yang sukar.
    Sekelompok wanita Afar mempunyai Alkitab dalam bahasa mereka sendiri.
    
    Di antara orang-orang Somali (kebanyakan Issa), ada beberapa kelompok
    kecil Kristen yang bertemu untuk berdoa bersama-sama. Mereka
    memberitahukan mimpi-mimpi hebat tentang bagaimana Mesias memberikan
    mereka Firman-Nya sementara memberikan mereka minuman untuk diminum
    dan buah untuk dimakan, dan mengatakan bahwa Ia peduli terhadap
    mereka. Mimpi-mimpi sangatlah penting bagi orang-orang percaya Somali
    karena mereka belum bisa membaca. Beberapa di antara jumlah orang
    Kristen Etiopia minoritas di Djibouti memiliki visi untuk menjangkau
    tetangga mereka, Afar dan Somali. Mereka berdoa, terkadang semalaman,
    untuk sesama pengungsi dan kota Djibouti. Marilah kita bersama-sama
    percaya bahwa kesatuan doa akan membawa berkat untuk kota (Yeremia
    29:7).
    
    POKOK DOA
    
    - Di masa lampau, sukuisme, pertentangan antar golongan dan perebutan
      kekuasaan, telah memisahkan kelompok etnik yang berbeda. Perang
      Sipil (1991-1994) secara resmi berakhir di tahun 2001. Rasa saling
      menghormati, saling percaya dan visi untuk masa depan dibutuhkan.
    
    - Berdoa agar kota Djibouti menjadi tempat aman dengan perdamaian
      sejati dan menjadi mercusuar bersinar bagi Somalia, Ethiopia, dan
      Timur Tengah.
    
    - Beberapa orang Kristen telah mampu memberikan bantuan praktis lewat
      pendidikan, kemampuan baca tulis, agrikultur, dan program
      penerjemahan. Berdoa agar upaya-upaya ini membuahkan hasil.
    
    INDONESIA
    
    Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Mohammad Lukman Edy
    dengan seluruh staff dan jajarannya di pusat dan daerah tertinggal.
    Doakan supaya cermat untuk mengenali potensi-potensi yang dimiliki,
    dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga mampu mengolah
    sumber daya alam yang ada di wilayah masing-masing secara optimal.
    
    POKOK DOA:
    Lihat pokok doa yang kami kirim pada hari Minggu, 2 September 2007.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2007 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------
    

    FOKUS PADA AFRIKA
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2007][x16] FOKUS PADA AFRIKA
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                          Rabu, 3 Oktober 2007
    
    FOKUS PADA AFRIKA HARI 31-35
    ============================
    
    Kesaksian dari Kenya
    
    "Bayangkan seorang wanita Muslim Somalia" memakai pakaian
    tradisionalnya masuk ke gereja anda hanya untuk menunggu kesempatan
    pertama agar dapat maju dan memberikan hidupnya kepada Tuhan Yesus.
    Apa yang akan Anda lakukan?
    
    Inilah yang sebenarnya terjadi di sebuah gereja di Nairobi saat
    permulaan Ramadhan tahun lalu. Tidaklah mengherankan jika banyak
    anggota gereja menjadi sangat terkejut melihat pakaian Muslim, mereka
    bisa saja berpikir: "Apakah ini teroris yang akan menyerang gereja
    kami? Apakah yang kami akan lakukan jika ia menimbulkan masalah saat
    ibadah? Bagaimana jika...? Bukan! Wanita tersebut tidak melakukan hal-
    hal yang mereka khawatirkan, wanita ini maju untuk menerima Tuhan
    Yesus. Ia kemudian memberitahu orang percaya lokal: "Saya telah
    menunggu untuk sebuah kesempatan menjadi seorang Kristen untuk waktu
    yang lama. Saya tidak keberatan jika ini adalah bulan suci Ramadhan
    (puasa). Saya mau menerima Tuhan Yesus sekarang." Ia mengekspresikan
    sukacitanya pada orang Kristen lain kemudian ia mengangkat tangannya
    ke atas sambil berteriak: "Saya bebas. Saya wanita yang bebas." Orang-
    orang Kristen lokal juga membantu ia bertemu dengan wanita Somalia
    lain yang telah menerima Tuhan Yesus dalam hidup mereka, dan ia sangat
    terkejut bahwa ternyata benar-benar ada orang selain dia.
    
    Saat ini, wanita Somalia yang sama didiagnosa menderita tumor di
    kandungannya. Ia sedang diobati. Di dalam penderitaannya ia berkata
    kepada teman Kristennya: "Saya sangat senang anda memberitahu saya
    dari awal bahwa dalam mengikut Tuhan Yesus tidak berarti saya bebas
    dari masalah. Ia berada dalam komunitas Kristen yang digembalakan
    seorang Pendeta Somalia. Tolong terus berdoa baginya sementara ia
    bertumbuh dalam imannya, melalui proses pengobatan yang sedang
    dijalaninya.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2007 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------
    

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2007 Yayasan Lembaga SABDA