SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2007


Agustus 2007
M S S R K J S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31

September 2007
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30

Oktober 2007
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31



Daftar Isi:
  • Hari 29. Pantai Utara Pulau Jawa



  • Hari 29. Pantai Utara Pulau Jawa
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2007][29] Pantai Utara Pulau Jawa
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                          Senin, 1 Oktober 2007
    
    PANTAI UTARA PULAU JAWA
    =======================
    
    Pulau Jawa yang terdapat di Indonesia dengan populasinya 124 juta,
    adalah pulau terpadat di dunia. Lebih dari 90% penduduk Pulau Jawa
    beragama Islam, jumlah ini hampir mencapai 10% dari populasi Muslim di
    dunia. Kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa didirikan pada tahun 1511
    di Demak, kurang lebih 24 km dari Timur Semarang di Jawa Tengah, dan
    dari sanalah agama Islam tersebar ke seluruh Pulau Jawa. Di sana kita
    dapat menemukan Mesjid Raya Demak yang bertingkat tiga dengan
    perpaduan arsitektur India dan Islam, mesjid ini dianggap sangat suci.
    Beberapa Muslim Jawa bahkan percaya bahwa berkunjung ke mesjid ini
    sebanyak tujuh kali sama dengan satu kali kunjungan ke Mekah.
    
    Di abad ke-16, Islam disebarkan di Pulau Jawa oleh guru-guru agama
    yang melakukan misi pengajaran agama. Sekelompok pria berjumlah
    sembilan orang yang dikenal dengan sebutan Wali Songo (sembilan duta
    Islam) adalah guru-guru agama penting yang menurut dugaan dapat
    melakukan keajaiban-keajaiban di seluruh pulau. Sejarah dari para
    Wali Songo kurang jelas, tetapi kuburan mereka sering dikunjungi oleh
    Muslim lokal yang mencari bantuan dan berkat rohani (terutama kuburan
    Sunan Kalijaga dan Sunan Jafar Shodiq).
    
    Pada tahun 1405 sebuah armada Cina tiba di Pulau Jawa dibawah pimpinan
    komandan Zheng He yang terkenal. Kemungkinan nama kota Semarang
    berasal dari bahasa Cina "Sam Po Lang" yang berarti Kota Sam Po
    (Komandan Zheng He). Di kota Semarang terdapat banyak orang Tionghoa,
    ada sebuah candi yang dipersembahkan untuk Komandan Zheng He yang
    dianggap sebagai tempat suci penting oleh umat Islam.
    
    Kota Semarang di Jawa tengah terletak di Pantai Utara Pulau Jawa di
    pertengahan Pulau Jawa, dengan populasinya sekitar 1.500.000 jiwa,
    tergolong sebagai kota kelima terbesar di Indonesia. Kota Semarang
    memiliki bagian yang datar dan bagian berbukit yang bernama Candi.
    Dari perbukitan Candi itulah seseorang bisa menikmati panorama indah
    dari seluruh penjuru seperti: pelabuhan dan laut, dataran rendah dan
    sawah hijau, kotanya sendiri dan beberapa gunung berapi dari jauh. Di
    bagian kota tua dekat pelabuhan, terlihat gedung-gedung yang dibangun
    pada zaman penjajahan Belanda. Namun, jantung kota telah dipindahkan
    ke daerah dekat "Simpang Lima" yang memiliki pusat perbelanjaan
    modern, sebuah mesjid besar dan kompleks bioskop.
    
    Orang Pesisir Lor (utara) Jawa tinggal di Semarang dan pesisir Pantai
    Utara dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan populasinya
    18.600.000. Mereka adalah suku yang masih terabaikan dari pelayanan
    Injili.
    
    Penduduk Jawa Pesisir Lor masih memelihara kebudayaan tradisonal Jawa
    mereka, namun unsur-unsur budaya modern juga telah diterima oleh
    mereka.
    
    Bagian terbesar dari mereka adalah Islam Suni walaupun ada beberapa
    Islam Sufi di antara mereka. Berbeda dengan kelompok etnik Jawa
    lainnya, mereka secara tradisional cenderung untuk memilih musik-musik
    Islam dibanding musik-musik Jawa dan membaca Qur'an daripada menonton
    pertunjukkan wayang. Okultisme masih sering dipraktekan oleh banyak
    penduduk Jawa Pesisir Lor bersama dengan unsur-unsur Sinkretisme Hindu
    dan Animisme. Akan tetapi, generasi yang lebih muda sangat dipengaruhi
    oleh kebudayaan anak muda secara global.
    
    POKOK DOA
    
    - Adalah suatu kebanggaan bagi umat Muslim setempat karena daerah
      mereka telah menjadi salah satu pusat Islam tertua di Indonesia.
      Berdoa agar umat Kristen setempat hidup dalam kerendahan hati
      sehingga orang dapat melihat kemuliaan Tuhan Yesus dan menjadi
      contoh serta berkat bagi yang lain.
    
    - Berdoa agar Tuhan membangkitkan pria dan wanita pendamai sebagai
      pembuka pintu masuk untuk melayani masyarakat Islam di Semarang dan
      di antara masyarakat Jawa Pesisir Lor.
    
    - Berdoa agar anak-anak Tuhan penuh hikmat, berkualitas dan
      berprestasi.
    
    - Berdoa memohon jamahan Tuhan bagi para pemimpin agama dan para
      pengajar Muslim yang menerima Mesias, sehingga dapat membawa para
      murid mereka ke dalam Kerajaan Kristus (Kis. 6:7).
    
    - Berdoa agar lebih banyak lagi air mata yang menetes karena luluhnya
      kesombongan argumentasi palsu yang selama ini dibangun untuk
      menentang Tuhan dan pengikut-Nya. (2 Kor. 10:4-5. Mat. 10:16).
    
    - Berdoa agar umat Tuhan dilindungi dan terhindar dari semua praktek
      kuasa kegelapan yang dilancarkan oleh antek-antek perdukunan (Ef. 6;
      Mzm. 91)
    
    INDONESIA
    
    Menteri Kehutanan: MS Kaban, seluruh staf dan jajarannya, baik di
    pusat dan daerah. Doakan agar memiliki roh takut akan Tuhan sehingga
    mengutamakan kejujuran/intergritas dalam memelihara dan mengolah hasil
    hutan secara proprorsional sesuai dengan tatanan ekosistem di wilayah
    lingkungan hutan masing-masing.
    
    POKOK DOA:
    Lihat pokok doa yang kami kirim pada hari Minggu, 2 September 2007.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2007 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------
    

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2007 Yayasan Lembaga SABDA