SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2007


Agustus 2007
M S S R K J S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31

September 2007
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30

Oktober 2007
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31



Daftar Isi:
  • Hari 22. Sukar untuk dijangkau: Nuristan, Afganistan



  • Hari 22. Sukar untuk dijangkau: Nuristan, Afganistan
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2007][22] Sukar Untuk Dijangkau
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                          Senin, 24 September 2007
    
    SUKAR UNTUK DIJANGKAU: NURISTAN, AFGANISTAN
    ===========================================
    
    Populasi: Penduduk diperkirakan antara 100.000 sampai 300.000
    
    Propinsi-propinsi Afganistan yang paling tidak dapat diakses,
    Nuristan, membentuk tulang punggung Gunung Hindu Kush di timur laut
    Afganistan. Puncak-puncak gunung yang ditutupi salju setinggi 5500
    meter dihubungkan oleh lembah-lembah yang dalam, di mana terdapat
    batu, lumpur dan rumah-rumah kayu di lereng-lereng gunungnya.
    
    Kesulitan akses untuk mencapai daerah tersebut dan permusuhan yang
    berlangsung lama dengan suku tetangganya, Pashtun, semakin mengisolir
    mereka. Sampai sekarang daerah tersebut tetap hampir seluruhnya masih
    tertinggal. Tidak ada perawatan kesehatan, sangat ada beberapa sekolah
    yang berfungsi, tanpa akses kendaraan. Banyak desa yang sepenuhnya
    tertutup oleh salju selama bulan-bulan musim dingin.
    
    Tahun 1865, dua orang Pashtun yang percaya mengambil resiko atas
    keselamatan jiwanya dengan memberitakan Injil ke penduduk Nuristan.
    Pada waktu itu, Nuristan merupakan sebuah pulau animisme terpencil di
    laut yang terbentang luas di Pusat Islam Asia. Pesan mereka disambut
    dengan antusiasme dan Nuristan memberikan undangan lebih lanjut kepada
    guru-guru Injil untuk kembali dan berbagi lebih banyak. Tragisnya,
    tidak seorangpun yang pernah kembali. Tiga puluh tahun kemudian, Amir
    dari Kabul, dengan menggunakan informasi yang mungkin diberikan oleh
    orang Inggris, menyerbu Nuristan, dan membuat orang-orang di sana
    menjadi pemeluk Islam dengan pedang.
    
    "Tanah orang-orang "kafir" (orang-orang tidak percaya)" seperti yang
    diketahui, dinamai kembali sebagai "Tanah Cahaya Surga".
    
    Pada tahun 2007, daerah tersebut masih berada dalam keadaan yang
    mengerikan. Produksi pangan sangat tidak mencukupi, harapan hidup
    rendah, dan angka kematian ibu merupakan angka yang tertinggi di
    dunia. Nuristan Timur, sebuah tempat persembunyian bagi Taliban dan
    Al-Qaeda, seringkali diserang baik serangan terhadap orang-orang lokal
    maupun terhadap orang-orang asing yang bekerja di sana. Di sisi lain
    daerah ini penuh ketidakpercayaan, pertumpahan darah, ketiadaan
    pengampunan, beredarnya para bandit dan takut akan roh-roh. Dewa
    perang, yang begitu dipuja pada jaman pra-Islam, nampaknya masih
    memiliki pengaruh yang besar di lembah-lembah. Akan tetapi, orang-
    orang ini tidak pernah dilupakan oleh Tuhan yang Mahakasih, yang telah
    merencanakan hal-hal besar bagi orang-orang Nuristan (Yesaya 9:2).
    
    Selama lebih dari 20 tahun, telah tumbuh keinginan untuk menjamah
    Nuristan. Ada suatu visi untuk melihat masyarakat yang saling
    bermusuhan diubahkan oleh pesan Tuhan akan anugerah, kasih dan
    pengampunan. Proyek-proyek pembangunan yang praktis sangat dibutuhkan.
    Akses yang sukar seringkali menghalangi percobaan orang-orang luar
    untuk mengunjungi daerah tersebut, tetapi ada suatu perasaan bahwa
    waktu Tuhan sedang datang bagi orang-orang Nuristan. Tantangan memang
    besar tetapi Tuhan lebih besar.
    
    POKOK DOA
    
    - Berdoa agar terbuka akses untuk lebih banyak pekerja, terutama
      tenaga medis yang mau melayani di tempat yang sukar. Berdoa untuk
      pemahaman, kebijaksanaan dan perlindungan bagi para pekerja.
    
    - Berdoa untuk terjalinnya kontak-kontak dengan orang-orang dengan
      damai dan hormat yang dapat membuka pintu bagi Kabar Baik (Matius
      10:11).
    
    - Berdoa untuk mimpi-mimpi dan visi-visi Tuhan Yesus untuk
      mempersiapkan orang-orang Nuristan bagi pesan-Nya.
    
    INDONESIA
    
    Komisi XI, membidangi: Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional,
    Perbankan, Lembaga Keuangan bukan Bank. Diketuai oleh Yunus Yosfiah
    dari(F-PPP). Menko Perekonomian Dr. Boediono. Menteri BAPENAS: Ir.
    Paskah Suzetta. 
    
    POKOK DOA:
    Lihat pokok doa yang kami kirim pada hari Minggu, 2 September 2007.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2007 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------
    

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2007 Yayasan Lembaga SABDA