SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2007


Agustus 2007
M S S R K J S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31

September 2007
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30

Oktober 2007
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31



Daftar Isi:
  • Hari 8. Papua dan Irian Jaya Barat



  • Hari 8. Papua dan Irian Jaya Barat
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2007][x08]
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                          Senin, 10 September 2007
    
    IRIAN JAYA BARAT DAN PAPUA
    ==========================
    
    Propinsi Irian Jaya Barat dan Propinsi Papua adalah nama propinsi yang
    digunakan setelah Papua dimekarkan menjadi dua propinsi.
    
    Irian Jaya Barat dengan ibukotanya Manokwari dan dipimpin oleh
    Gubernur Abraham Oktavianus Atururi dan Wagub Drs. Rahimin Katjong, M.
    Ed.
    
    Propinsi Papua dengan ibukotanya Jaya Pura dipimpin oleh Gubernur
    Barnabas Suebu, SH dan Wagub Alex Hesegem, SE.
    
    Pulau yang terbentang di wilayah paling Timur Indonesia ini
    menampakkan betapa kreatifnya Tuhan yang menjadikan alam semesta ini.
    Keindahan alamnya nan mempesona di pesisir pantai dan danau-danaunya,
    lembah dan lereng-lerang gunungnya yang terjal, kilauan salju abadinya
    yang menakjubkan dari Puncak Jaya Wijaya, flora dan faunanya, kekayaan
    hutan, laut dan terlebih lagi aneka kekayaan tambang dan khususnya
    emas, membuat Papua menjadi salah satu sumber devisa utama bagi
    Indonesia, dan terdengar slogan dari orang Papua yang berbunyi, "Papua
    adalah dapurnya Indonesia".
    
    Sayangnya kekayaan yang melimpah di dua propinsi ini belum juga dapat
    meningkatkan sumber daya manusia dan taraf hidup masyarakat aslinya
    sebagai mana selayaknya, dibandingkan daerah lain yang lebih maju di
    Indonesia. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat
    Papua.
    
    Saat ini trasmigran dari pulau Jawa telah menempati ribuan hektar
    tanah Papua dan Irian Jaya Barat sehingga penduduk asli menjadi
    minoritas. Sebelum tahun 2001 lebih dari 10.000 keluarga Muslim
    transmigran telah tinggal di kota-kota pesisir, bahkan ada sejumlah
    orang-orang Kristen Papua beralih kepercayaan menjadi Islam. Opini
    masyarakat menilai adanya kecenderungan dalam bidang pemerintahan,
    pada level pengambilan keputusan lebih didominasi oleh para pendatang
    dan bukan penduduk asli.
    
    Minimnya pelayanan kesehatan dan tenaga medis menghasilkan kondisi
    kesehatan yang buruk, penyakit kusta sangat tinggi, dari 10.000 orang,
    88 orang terjangkit dalam lokasi yang sama. 25 % kematian bayi yang
    disebabkan radang paru-paru menempati angka tertinggi di dunia,
    diperkirakan 20% lainnya kekurangan gizi. Dalam jangka waktu beberapa
    tahun terakhir ini Papua telah menempati urutan papan atas HIV di
    Indonesia. Seakan ada monster HIV yang menargetkan para tokoh
    masyarakat dan pemuda Papua dan Irian Jaya Barat.
    
    POKOK DOA:
    Lihat pokok doa yang kami kirim pada hari Minggu, 2 September 2007.
    
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2007 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2007 Yayasan Lembaga SABDA