SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2006


September 2006
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Oktober 2006
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Daftar Isi:
  • Hari 40. Varanasi, India



  • Hari 40. Varanasi, India
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2006][40] Varanasi, India
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                             Senin, 23 Oktober 2006
    
    VARANASI, INDIA
    ===============
    
    Varanasi, dulunya dikenal sebagai Benaras, sebuah kota suci Hindu di
    Sungai Gangga di India. Tanda-tanda penyambutan di bandara, menyatakan
    "Selamat Datang di Kota Suci Varanasi". Menurut kepercayaan Hindu,
    Varanasi adalah pusat kosmos dari seluruh bumi. Udara dipenuhi dengan
    asap pembakaran mayat dan taburan bunga marigold di jalan-jalan dalam
    pemakaman Hindu. Di anak tangga yang menjajari Sungai Gangga yang
    suci, kaum Hindu mandi, berbisnis, menyembah dan meninggal. Meninggal
    di Varanasi memberikan jaminan kepada seorang Hindu jalan langsung ke
    Nirwana tanpa harus menderita melalui reinkarnasi.
    
    Dijalin dengan pertunjukan dan drama dari 1 juta orang Hindu ini, ada
    250.000 Muslim yang bermukim di Varanasi dalam waktu 500 tahun
    terakhir ini. Menjulang melampaui vihara-vihara dan kuil-kuil Hindu,
    Mesjid Aurangzeb mengingatkan masa lalu ketika Muslim Mogul menguasai
    India selama beberapa generasi. Muslim terus tinggal dalam komunitas
    yang erat seperti pada jaman itu.
    
    Memasuki daerah Muslim seperti kembali ke jaman Mogul. Panggilan
    sembahyang dapat terdengar mendengung melalui udara dan masuk ke
    rumah-rumah. Jalan-jalan yang sempit dipenuhi orang-orang. Bukannya
    bunga marigold yang berserakkan di jalan, tetapi potongan-potongan
    kain dan benang warna warni. Banyak kaum Muslim Varanasi termasuk
    dalam kasta penganyam yang disebut "Ansari" ("pembantu" dalam Bahasa
    Arab). Dari satu generasi ke generasi berikutnya mereka telah
    menurunkan kerajinan tangan mereka dari ayah ke anak, sutera buatan
    tangan sebesar ruangan, mesin penjalin yang digerakkan dengan kaki.
    Sutera yang mereka ciptakan begitu indah dan rumit yang mereka bentuk
    menjadi kain sari yang hanya dipakai untuk acara-acara khusus. Banyak
    gadis-gadis Hindu bermimpi memakai sari dari sutera Varanasi di hari
    pernikahan mereka. Tetapi walaupun mereka sangat menghargai kain sari,
    umat Hindu memandang rendah Kaum Ansari, mengatakan bahwa mereka
    adalah orang-orang yang tidak berarti yang tidak akan bisa mencapai
    kasta tinggi.
    
    Tantangan ekonomi di abad ke-21 begitu menekan kaum Ansari. Sutera dan
    tenunan Cina menyaingi di pasaran sutera. Kain yang dijalin dengan
    mesin penjalin listrik juga menjadi saingan di pasaran sari. Sebagian
    dari Ansari mulai meninggalkan cara-cara lama. Mereka mencari
    pekerjaan lain yang diharapkan akan lebih memberi keuntungan dan
    stabilitas, walaupun seringkali mereka tetap menciptakan kerajinan
    yang indah. Kenyataan dunia modern mengharuskan lebih banyak dari
    mereka untuk berbaur dengan dunia luar. Seringkali, satu atau lebih
    anak laki-laki dari sebuah keluarga dikirim ke sekolah untuk belajar
    tentang dunia bisnis dan untuk berbicara Bahasa Inggris.
    
    Tuhan telah memimpin beberapa duta Injil kepada orang Varanasi.
    Sebagai hasilnya, terdapat beberapa gereja rumah di kalangan kaum
    Muslim di kota.
    
    POKOK DOA
    
    * Doakan ketika Kaum Ansari lebih berbaur dengan dunia luar, Tuhan
      akan menyatakan diri-Nya kepada mereka dan Kaum Ansari akan
      menemukan umat Kristen untuk menolong mereka menjadi murid Yesus
      yang sebenarnya.
    
    * Berdoa bagi gereja rumah, agar kaum Muslim terus bertumbuh dalam
      pengenalan mereka akan Tuhan dan pengertian mereka akan rencana
      Tuhan bagi mereka.
    
    * Doakan agar bertumbuh pemimpin-pemimpin untuk gereja-gereja rumah
      ini, sehingga mereka dapat dikenali dan dilatih untuk membawa Injil
      kepada keluarga dan teman-teman mereka.
    
    * Doakan bagi para utusan Injil yang hidup di Varanasi, agar Tuhan
      mempertahankan pelayanan mereka dan memimpin mereka ke ladang
      tuaian.
    
    POKOK DOA INDONESIA
    
    * Wanita Islam Indonesia: wanita yang bekeja di luar rumah, ibu rumah
      tangga, TKW di luar negeri (sebut nama mereka yang Anda ketahui).
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA