|
|
Fokus pada Afrika
From: e-DOA
Subject: [40-Hari-2006][x17] Fokus pada Afrika
---------------- 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ----------------
----------------------------------------------------------------------
Jumat, 13 Oktober 2006
FOKUS PADA AFRIKA
=================
Kesaksian dari Kamerun:
Aku berasal dari kelompok etnik Kanuri di Nigeria. Belajar Al Qur'an
di Nigeria dan Kamerun. Akhirnya aku bahkan menerima beasiswa untuk
belajar di Saudi Arabia. Sekembali dari Saudi Arabia, aku menjadi
seorang ketua perwakilan Muslim di sebuah penjara besar. Di sanalah
aku bertemu dengan seorang Kristen yang juga menjadi seorang ketua dan
kami berteman. Aku ingin sekali melihat pria ini menjadi seorang
Muslim tetapi aku sangat kagum akan kehidupannya. Aku mengundangnya
untuk hadir dalam sembahyang Jum'at bersamaku dan dia mengundangku
dalam beberapa kebaktian Kristen. Tanpa disangka-sangka, aku bertanya
kepada Tuhan, manakah jalan yang benar.
"Tidak lama kemudian, aku menerima surat dari seorang bekas pemimpin
rohani Muslimku yang sudah menjadi seorang Kristen. Dia menantangku
untuk mencari wajah Tuhan, untuk menemukan kebenaran dan pada saat
itulah Tuhan mewahyukan diri-Nya padaku. Aku menyatakan diriku sebagai
seorang Kristen bersama bekas pemimpin rohaniku. Sudah empat kali aku
hampir dibunuh oleh anggota keluargaku yang ingin aku kembali ke
Islam. Gereja di daerahku juga diserang karena aku. Akhirnya beberapa
kaum Muslim menangkap dan memintaku untuk mengucapkan pernyataan iman
Muslim - 'dua kalimat Syahadat' - atau mereka akan membunuhku. Aku
katakan kepada mereka bahwa bukanlah aku yang berada dalam bahaya,
tetapi sebenarnya merekalah yang dalam keadaan bahaya. Mereka
memukuliku sampai aku pingsan tetapi aku selamat. Kemudian aku
berurusan dengan polisi tetapi Tuhan melepaskan aku. Aku terus
melayani Tuhan dengan sepenuh hatiku."
Tahun lalu sebuah persekutuan doa Afrika yang beranggotakan 5 orang
berpartisipasi dalam doa "30 hari" mengalami pengalaman ini:
Pada doa hari ke-17 selama bulan Ramadhan, seorang Imam yang memimpin
doa di daerah sekitar kami merasa tidak mungkin meneruskan berdoa.
Seorang Imam yang lain juga berusaha tetapi merasa tidak mungkin untuk
berdoa secara Muslim. Kemudian Imam yang pertama melihat di dalam
sebuah visi bahwa umat Kristen sekitar yang sedang berdoa bersamaan
dengan mereka telah menghalangi doa-doa umat Muslim. Dalam visi
tersebut seakan-akan kedua belah pihak saling melempari batu dalam
doa, tetapi batu-batu umat Kristen menghancurkan batu-batu umat
Muslim. Imam ini bahkan meminta umat Kristen untuk tidak berdoa pada
saat yang sama dengan kaum Muslim. Setelah kejadian ini beberapa
Muslim muda datang kepada iman dalam Kristus.
e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan:
Untuk berhenti :
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
Hari 30. Suku Worodougou di Pantai Gading
From: e-DOA
Subject: [40-Hari-2006][30] Suku Worodougou di Pantai Gading
---------------- 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ----------------
----------------------------------------------------------------------
Jumat, 13 Oktober 2006
SUKU WORODOUGOU DI PANTAI GADING
================================
Banyak tahun telah berlalu sejak M terakhir mengunjungi desa aslinya.
Dia adalah orang percaya pertama dari Suku Worodougou. Dia banyak
menderita karena imannya dan hal tersebut menciptakan keyakinan yang
mendalam terhadap Tuhan. Imannya bertumbuh menjadi kuat dan Tuhan
memanggil dia untuk menginjili kelompok masyarakat dari orang-orangnya
sendiri. M adalah orang pertama yang diutus gerejanya sebagai duta
Injil.
Di desa asalnya, banyak pintu telah terbuka untuk menyambut dia. Dalam
dua kali kunjungannya yang pertama, lima orang menerima Tuhan Yesus.
Pada kunjungan ketiganya, imam Muslim mengundangnya berbicara di
mesjid pada hari Jumat. Semua pria dalam desa tersebut datang untuk
mendengar. M berkhotbah tentang beberapa tema dari Kitab Kejadian
sampai Wahyu. Pertemuan dimulai jam 09.00 dan berakhir 4 jam kemudian,
setelah itu ada tanya jawab dan banyak yang menyukai jawaban yang ia
berikan.
Imam berkata, "Kami harus memperhatikan kata-kata ini. Jika kami
dengar ini dari orang asing (pemberita Injil dari barat) kami akan
berkata, 'berita ini tidak untuk kami. Tapi sekarang, anak kami telah
berbicara, maka kami harus memperhatikannya dengan sungguh-sungguh.'"
Orang-orang Worodougou tinggal di Sahara utara barat daya yang adalah
bagian dari Pantai Gading. Populasi sekitar 100.000 orang dan mereka
adalah Muslim dan penyembah berhala. Mereka menyembah nenek moyang dan
juga beberapa gunung, sungai-sungai, "kayu-kayu suci", ular. Mereka
takut terhadap roh jahat, penyihir dan kematian.
Dalam beberapa tahun terakhir duta Injil dari 10 latar belakang yang
berbeda telah datang. Ada orang-orang Worodougou yang mengalami mimpi
dan kesembuhan. Sering orang Worodougou yang baru percaya mengundang
teman mereka sendiri untuk percaya kepada Tuhan Yesus melalui
kesaksian pribadi mereka.
Setelah 25 tahun menabur firman Tuhan dan usaha terus-menerus dari
orang-orang percaya yang dianiaya oleh keluarga mereka sendiri, kini
telah tiba waktunya tuaian telah matang untuk panen rohani di antara
orang-orang Worodougou.
POKOK DOA
* Biarlah Firman Tuhan menembus hati orang-orang Worodougou dan
membawa mereka kepada iman yang hidup dalam Tuhan. Berdoa untuk
tuaian rohani yang besar.
* Berdoa agar orang-orang percaya akan memiliki kesaksian hidup baik
melalui perkataan dan perbuatan mereka.
* Berdoa untuk beberapa orang percaya yang menceritakan Alkitab dalam
urutan secara kronologis secara teratur untuk membawa orang-orang
mereka kepada iman.
* Berdoa agar Firman Tuhan tersebar bagaikan api dalam sekam yang
memasuki seluruh 200 kota dan desa di antara orang-orang Worodougou.
* Biarlah Gereja-gereja yang bertumbuh berkarakter taat kepada Tuhan.
* Tuhan membangkitkan para pemimpin rohani dan para penginjil yang
dapat menjangkau kira-kira 20 kelompok masyarakat terabaikan di
daerah sekitar Pantai Gading bagian utara.
Mereka menggunakan berbagai metode untuk memberitakan Injil:
Penginjilan melalui persahabatan, pendekatan kemanusiaan,
penginjilan terbuka di kampung, film Yesus, dan rekaman kaset yang
berisikan Firman Tuhan.
POKOK DOA INDONESIA
* Rumpun Musi, Suku-sukunya: Lakitan, Musi Banyuasin, Musi Melayu,
Musi Sekayu, Palembang, Rawas.
* Kota-kotanya: Palembang, Bengkulu,Lahat, Prabumulih, Lubuk, Linggau,
Curup, Aargamakmur.
e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan:
Untuk berhenti :
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
|
|