SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2006


September 2006
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Oktober 2006
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Daftar Isi:
  • Fokus pada Timur Tengah
  • Hari 17. Sulaimaniya, Irak



  • Fokus pada Timur Tengah
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2006][x14] Fokus pada Timur Tengah
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                           Sabtu, 30 September 2006
    
    FOKUS PADA TIMUR TENGAH
    =======================
    
    Kesaksian dari Iran
    -------------------
    Abdullah dan Zahara menganggap diri mereka Muslim, tetapi tidak
    mempraktekkannya. Mereka mengundang seorang tamu Kristen ke rumah
    mereka. Setelah berbincang-bincang, orang Kristen ini mengundang
    Abdullah ke sebuah gereja dan dia merasa sangat tersentuh dengan
    pengalaman itu. Keesokan harinya Abdullah mengundang orang Kristen
    tersebut untuk terakhir kalinya sebelum ia berangkat. "Zahara
    berpikir, aku akan menjadi seorang Kristen!" dia berterus terang.
    Mereka berdua tertawa.
    
    Beberapa minggu kemudian, orang Kristen ini menerima sebuah e-mail
    dari temannya di Iran. "Tuhan sudah begitu baik! Dia ada di hatiku
    dengan caranya yang benar-benar baru dan Yesus telah menjadi begitu
    hidup bagiku. Tetapi lebih dari itu, Zahara juga telah menjadi seorang
    Kristen!" Dia menjelaskan bagaimana ia telah bangun di suatu pagi,
    terganggu dengan sebuah mimpinya dimana Zahara bertanya mengapa dia
    tidak pernah membawanya ke gereja. Saat yang sama ketika dia
    memikirkan mimpi itu, Zahara sebenarnya masuk ke dalam kamar itu dan
    bertanya mengapa dia tidak pernah membawanya ke gereja. Dia meledak
    dalam tangis dan selebihnya hanyalah sejarah. Berdua mereka ke gereja.
    Semangat mereka telah menyebabkan dua dari saudara wanita Zahara
    menjadi Kristen dan Alkitab disebarkan di daerah tempat tinggal
    mereka.
    
    Kesaksian dari Mesir
    --------------------
    "Pada tahun 1999, aku menikah dengan seorang suami yang kasar. Aku
    mendapatkan 2 anak laki-laki yang pada waktu itu yang tertua berumur 2
    tahun dan adiknya berumur 6 bulan. Suamiku tidak mempercayai aku dan
    selalu menuduhku berselingkuh dengan laki-laki lain. Pada akhirnya dia
    sendiri berselingkuh dan tidak memberiku uang untuk membeli makanan
    dan susu untuk bayiku. Setiap kali aku minta uang padanya, dia akan
    memukuliku dan berkata: "Muhammad berkata, jika engkau tidak taat
    padaku, aku tidak perlu memberimu apa-apa." Aku berkonfrontasi
    dengannya karena dia pergi ke mesjid, berdoa dan berpuasa tetapi tetap
    memperlakukanku dengan buruk."
    
    "Pada akhirnya aku mendapatkan sebuah mimpi tentang orang-orang
    Kristen yang mencarikan pekerjaan untukku sehingga aku tidak perlu
    bergantung pada suamiku. Jadi aku berkunjung ke sebuah gereja. Aku
    merasakan damai Tuhan ketika aku bercakap-cakap dengan orang-orang
    Kristen. Beberapa hari kemudian seorang wanita dari gereja memintaku
    untuk kembali bertemu dengannya. Dia katakan: "Yesus akan memberimu
    pekerjaan." Wanita itu memberiku sebuah Alkitab dan mengatakan bahwa
    Yesus ingin agar aku mengikut Dia. Sebelum aku pergi, wanita itu
    memberiku sedikit uang dan berkata bahwa sebelum uang itu habis, aku
    akan mendapatkan pekerjaan. Dia mengajarkanku berdoa: "Yesus, jika
    Engkau benar-benar Tuhan, berikan aku pekerjaan." Aku pikir tidak ada
    yang mendengarkan tetapi setelah itu aku bertemu dengan seorang pria
    Muslim yang berkata kepadaku: "Aku memiliki pekerjaan yang baik
    untukmu." Pria itu memperkenalkan aku kepada sebuah keluarga Kristen
    yang mencari pengasuh bagi anak perempuan kecilnya selama satu tahun.
    Aku bertanya pada diriku: "Siapakah Tuhan yang mendengarkanku begitu
    cepatnya? Siapakah orang-orang ini?" Setelah itu aku membeli makanan
    bagi anak-anakku, pergi ke gereja dan akhirnya memberikan hidupku
    kepada Tuhan."
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Hari 17. Sulaimaniya, Irak
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2006][17] Sulaimaniya, Irak
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                           Sabtu, 30 September 2006
    
    SULAIMANIYA, IRAK
    =================
    
    Sulaimaniya adalah salah satu kota yang termuda di Irak Utara.
    Ditemukan pada tahun 1785 oleh pangeran Kurdi; Ibrahim Pasha dan
    dinamai sesuai dengan nama Sultan Suleiman yang hebat (1494-1566),
    yang memimpin Kerajaan Ottoman sampai pada puncak kejayaannya
    (Suleiman adalah nama Islam dari Salomo). Sulaimaniya terletak dekat
    perbatasan Iran dan memiliki populasi sekitar 800.000 orang. Kota ini
    adalah pusat kebudayaan dari Kaum Kurdi yang berbahasa Sorani dan
    dikenal sebagai kota yang muda dan berkembang. Di Sulaimaniyalah
    dimulainya sekolah pertama bagi gadis-gadis Kurdi pada tahun 1915;
    dimana ijazah Kurdi pertama dalam sejarah dikeluarkan; dan dimana
    empat surat kabar Kurdi yang pertama di Irak dipublikasikan.
    Universitasnya yang dimulai pada tahun 1968 adalah institusi perguruan
    tinggi tertua di Irak Utara dan saat ini memiliki 8000 mahasiswa, yang
    lebih dari setengahnya adalah para wanita.
    
    Kota ini telah mengalami banyak periode kesuraman dalam sejarahnya.
    Selama Perang Dunia I, populasinya menurun dari 20.000 menjadi 2500.
    Ketika Sheikh Mahmud, yang diangkat sebagai Gubernur Sulaimaniya oleh
    Inggris mendeklarasikan dirinya sebagai Raja Kurdi, kota ini berulang-
    ulang dibom oleh angkatan udara Inggris. Pada tahun 1985, ketika
    Saddam Husein berkuasa, lebih dari 200 desa sekitarnya hancur lebur.
    
    Secara politik, kota ini telah didominasi dalam jangka waktu yang lama
    oleh Persatuan Patriotik Kurdi (PPK) di bawah cekal Taliban, Presiden
    pemerintahan transisi Irak. Walaupun Kaum Kurdi di Irak Utara dianggap
    aman, tetapi sebuah bom bunuh diri telah membunuh 9 tentara Kurdi di
    Sulaimaniya pada bulan Oktober 2005. Pada waktu yang hampir bersamaan,
    virus flu burung H5N1 terdeteksi pada angsa yang mati di sekitar Kota
    Erbil, kurang dari seratus mil dari Sulaimaniya.
    
    Kebanyakan Kaum Kurdi adalah Muslim Sunni, walaupun tipe Islam Kurdi
    menganut banyak elemen mistik, asetisme dan tehnik-tehnik meditasi
    (Sufisme). Daerah Sulaimaniya sangat dipengaruhi oleh persaudaraan
    Islam/ordo Qadiriya dan Naqshbandi. Ordo Qadiriya adalah ordo yang
    paling luas tersebar dari ordo-ordo Sufi di dunia Islam, terutama di
    Asia, Turki, Balkan dan sebagian Afrika. Ordo Naqshbandi adalah ordo
    Dervish yang populer dan ditemukan pada abad ke-14 di Boukhara. Sampai
    saat ini, kedua ordo ini masih memiliki pengaruh yang berarti.
    
    Pemukiman Kristen secara tradisi berada di bagian timur kota, dimana
    terletak satu dari tiga gereja di kota ini. Gereja tertua dibangun
    pada tahun 1862. Umat Kristen yang tertua berasal dari Gereja
    Chaldean, sebuah gereja oriental kuno yang memiliki hubungan dengan
    Gereja Roma. Misi Injili di Kurdi dimulai sekitar tahun 1830, ada
    beberapa Kaum Kurdi yang terisolasi karena dari latar belakang Islam,
    mereka sudah beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. Banyak yang menjaga
    jarak karena takut dikucilkan dari komunitas Islam.
    
    POKOK DOA
    
    * Doakan agar Tuhan mempertahankan keamanan bagi Kaum Kurdi Irak.
    
    * Doakan agar Alkitab Kurdi Sorani dapat didistribusikan ke banyak
      orang dan dengan kombinasi radio Kristen, program TV, literatur
      Kristen dan film Yesus, semuanya akan menghasilkan banyak buah.
    
    * Doakan agar banyak Kaum Kurdi mendapat kesempatan untuk bertemu
      dengan para saksi Yesus dan hilangnya ketakutan untuk mengikut
      Kristus.
    
    POKOK DOA INDONESIA
    
    * Rumpun Banjar dengan suku-sukunya: Banjar, Berau, Pasir, Tenggarong
      Kutai, Tidong.
    
    * Kota-kotanya: Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Sanggu,
      Permata Intan, Pulang Pisau, Puruk Cahu, Muara Teweh, Buntok.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA