SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2006


September 2006
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Oktober 2006
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Daftar Isi:
  • Fokus pada Asia Tengah
  • Hari 11. Uzbekistan



  • Fokus pada Asia Tengah
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2006][x13] Fokus Pada Asia Tengah
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                            Minggu, September 2006
    
    FOKUS PADA ASIA TENGAH
    ======================
    
    Sebuah perjanjian dibuat antara Sarah, seorang utusan Injil barat dan
    temannya, Nazira, seorang Muslim lokal. Mereka memutuskan untuk
    berpuasa bersama-sama dalam bulan suci Ramadhan. Bagi mereka berdua
    ini adalah puasa panjang mereka yang pertama: mereka memutuskan untuk
    mempergunakan waktu makan siang mereka untuk membaca dari Kitab Mazmur
    dan menonton sebagian dari film Yesus. Selama 30 hari dalam bulan
    Ramadhan, Sarah melihat bagaimana Tuhan mulai bekerja dalam hati
    Nazira, ketika ayat-ayat Mazmur mulai membawa pengaruh yang
    mengagumkan. Ketika hubungan mereka semakin dekat melalui doa dan
    saling berbagi buah pikiran mereka, Sarah menyadari bahwa pengertian
    Nazira akan kasih dan anugerah Tuhan bertumbuh dengan cepat.
    
    Pada hari terakhir bulan Ramadhan, Nazira mengunjungi teman duta
    Injilnya untuk membagikan berita yang mengagumkan: malam harinya
    Nazira menerima sebuah mimpi. Dalam mimpinya itu, dia terlihat sedang
    membaca Alkitab ketika seekor ular menampakkan diri kepadanya dan
    berkata, "Jangan kuatir. Aku tidak akan menyakiti engkau. Aku hanya
    akan memasuki dirimu melalui pusarmu." Dalam penglihatan mimpi itu,
    Nazira mulai berteriak, "Yesus! Yesus! Yesus!" Ketika mendengar ini,
    ular itu berseru, "Itukah Engkau, Yesus?" dan dengan seruan itu kepala
    ular tadi dihancurkan seakan-akan dia terbuat dari kertas.
    
    Ketika Nazira membagikan mimpinya, Sarah dan beberapa orang percaya
    lainnya dengan mudah memimpin teman yang dikasihinya itu kepada
    Kristus. Nazira sangat terkagum-kagum ketika ia mendengar untuk
    pertama kalinya firman dari Kejadian 3:15, yaitu janji Alkitab pertama
    dari Yesus untuk datang dan menghancurkan kepala Setan. Tepat seperti
    itulah yang ia lihat di mimpinya. Dalam waktu sebulan setelah Nazira
    percaya Yesus, suaminya bergabung bersama dia dalam iman barunya itu.
    Sejak itu, pasangan dengan dua anak ini menjadi batu penjuru di sebuah
    gereja Uzbekistan yang berpotensi di kota mereka. Walaupun mereka
    bergumul setiap hari karena pengangguran dan kemiskinan tetapi mereka
    berjalan dengan teguh bersama Tuhan.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Hari 11. Uzbekistan
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2006][11] Uzbekistan
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                          Minggu, 24 September 2006
    
    UZBEKISTAN
    ==========
    
    Populasi      : 26,8 juta (perkiraan bulan Juli 2005)
    Populasi etnik: Uzbek 79%; Russian 5%; Tajik 5%; Kazakh 3%; lain-lain
                    8%
    Populasi agama: Muslim 88% (kebanyakan Kaum Sunni); Kristen Ortodox
                    Timur 8%; lain-lain 4%.
    
    Tuhan sedang bekerja dengan dahsyat di Uzbekistan, negara Islam yang
    dikuasai oleh salah satu penguasa terkejam di Uni Soviet (dahulu). Ada
    beberapa kebebasan pribadi di negara ini, tapi umat Kristen berlatar
    belakang Islam mengenal kebebasan dan kehidupan sebenarnya dalam
    Kristus. Walaupun dianiaya, banyak orang percaya memiliki komitmen
    terhadap Kristus dan aktif mengabarkan berita Injil. Tidak terbatas
    kepada sesama Kaum Uzbek saja, tapi mereka membagi kehidupan bersama
    Kristus ke negara tetangga seperti Turkmenistan, Afghanistan dan
    Tajikistan.
    
    Tidak ada gereja etnik Uzbekistan yang diberi ijin untuk mendaftar dan
    bertemu secara resmi di Uzbekistan, orang-orang percaya terpaksa
    bertemu di gereja Rusia yang sudah terdaftar atau di gedung-gereja
    Korea atau di rumah-rumah. Bertemu di rumah-rumah merupakan sebuah
    berkat, karena secara budaya cara ini jauh lebih sesuai dan alami bagi
    Kaum Uzbek untuk berkumpul. Persekutuan rumah seperti ini cenderung
    lebih hidup, ada banyak penyembahan, doa syafaat dan saling
    menceritakan pergumulan kehidupan dan suka cita, saling mendoakan dan
    memberikan kesempatan bagi kemampuan memimpin bertumbuh dengan cepat.
    Di Uzbekistan, tertangkap menyelenggarakan pertemuan keagamaan di
    rumah dapat dipenjara selama 17 tahun, di samping barang-barang dan
    rumah akan disita. Tetapi ini tidak menghentikan orang-orang percaya
    membuka rumah mereka untuk pertemuan persekutuan.
    
    Telah lama Uzbekistan dicengkeram kegelapan; banyak benteng-benteng
    rohani dan sosial yang kuat selain tradisi dan mitos, termasuk
    penggunaan narkoba, minum-minuman keras dan masalah HIV/AIDS yang
    meningkat. Perekonomian bermasalah dan persentase pengangguran tinggi.
    Mayoritas populasi di desa mengalami tekanan ekonomi yang besar.
    Banyak pria yang terpaksa mencari pekerjaan di negara lain, terutama
    Rusia, yang memecah belah keluarga-keluarga. Beberapa wanita di kota-
    kota telah berpaling pada pelacuran untuk mencukupi kebutuhan mereka.
    Banyak pelecehan dan pelanggaran hak-hak asasi manusia yang
    menyebabkan penderitaan. Mereka lapar dan haus untuk kebebasan dan
    jawaban; banyak yang sempat terjerumus ke dalam sinkretisme guna
    meminta pertolongan, tanpa menyadari betapa dalam dan berbahayanya
    tipuan dan praktek-prakteknya.
    
    POKOK DOA
    
    * Doakan orang-orang percaya Uzbek supaya dapat mengembangkan
      penyembahan, pengajaran dan persekutuan yang sesuai dengan
      kebudayaan secara tepat, agar menyenangkan hati Tuhan dan memenuhi
      kebutuhan mereka yang dalam dan begitu menekan.
    
    * Minta Tuhan beri kekuatan dan keberanian bagi orang percaya yang
      dianiaya pemerintah, anggota keluarga dan pemimpin-pemimpin agama.
    
    * Berdoa untuk para penguasa di bawah kepemimpinan Presiden Karimov.
      Biar Tuhan memberi harapan dan perubahan, agar pemimpin rendah hati
      dan tidak menyalahgunakan kekuasaan.
    
    * Tuhan bangkitkan para Yusuf dan Daniel baik secara lokal dan
      nasional.
    
    * Periode Presiden Karimov yang kedua dan terakhir akan berakhir tahun
      2007, belum nampak adanya transisi kekuasaan yang damai. Doakan
      perlindungan Tuhan kini; agar ada kepemimpinan yang bijaksana dan
      ilahi yang akan dapat memelihara perkembangan kerajaan-Nya.
    
    POKOK DOA INDONESIA
    
    * Rumpun Maluku dengan suku-sukunya: Asilulu, Geser Goram, Hitu,
      Larike-Wakasihu, Lisela, Makian Barat, Makian Timur, Patani-Maba,
      Seit-Kaitetu, Sula, Ternate, Tidore.
    
    * Kota-kotanya: Ambon, Masohi, Tual, Ternate, Tobelo.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA