SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2006


September 2006
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Oktober 2006
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Daftar Isi:
  • Hari 9. Karikatur, Nabi dan Iman



  • Hari 9. Karikatur, Nabi dan Iman
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2006][09] Karikatur, Nabi dan Iman
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                            Jumat, 22 September 2006
    
    KARIKATUR, NABI DAN IMAN
    ========================
    
    Pada bulan September 2005, tidak lama sebelum bulan Ramadhan, sebuah
    surat kabar Denmark memutuskan untuk mempublikasikan gambar kartun
    Nabi Muhammad. Sedikitpun mereka tidak sadar bahwa mereka sedang
    memicu ledakan yang akan berkepanjangan selama tahun 2006. Ketika umat
    Islam di seluruh dunia mulai memprotes dengan kemarahan dan amukan,
    lebih banyak lagi surat kabar dan majalah barat yang mengambil gambar
    kartun tersebut dan mempublikasi ulang, dengan alasan membela
    kebebasan berbicara. Publikasi-publikasi ini memicu lebih banyak
    amukan lagi. Kedutaan-kedutaan besar dan gereja-gereja dibakar dan
    banyak yang dibunuh.
    
    Masyarakat barat menjadi heran dan berpikir, "Mengapa kaum Muslim
    begitu marah dengan gambar kartun dari Muhammad? Sedangkan orang-orang
    telah menghujat Yesus berabad-abad, tetapi kita tidak pergi membunuh
    orang". Karena perbedaan pola pikir dan cara pandang antara barat dan
    timur. Hal inilah yang menjadi pemicu kesalahpahaman dan berlanjut
    pada konflik. Masyarakat di dunia barat lebih mementingkan kebebasan
    untuk berbicara, sebaliknya masyarakat timur lebih mengutamakan
    perasaan.
    
    Di dunia timur, perasaannya agak berbeda. Kebanyakan kaum Muslim hidup
    dengan apa yang kita kenal sebagai kebudayaan berdasarkan perasaan
    hina. Sosiolog mengatakan bahwa di dunia barat, masyarakat hidup
    dengan apa yang kita kenal sebagai kebudayaan berdasarkan rasa salah,
    dimana setiap keputusan diambil berdasarkan konsep benar atau salah.
    Karena itu di barat (jika perlu) mereka akan menyerahkan hidupnya
    untuk membela hak-hak mereka. Di dunia timur, orang akan menyerahkan
    hidupnya untuk membela kehormatan mereka. Di masyarakat Muslim mereka
    menggunakan istilah "membunuh untuk kehormatan". Mereka percaya bahwa
    pertumpahan darah dapat membasuh suatu penghinaan. Dengan konsep ini,
    mereka yang membuat malu satu keluarga atau satu suku dapat dibunuh,
    baik itu musuh atau anggota keluarga dekat mereka.
    
    Dengan cara yang aneh, kartun kreasi warga Denmark menciptakan sebuah
    situasi yang sangat bergejolak dimana hak-hak barat dan penghinaan
    atas masyarakat timur bertabrakan. Kedua belah pihak membela bahwa apa
    yang mereka anut adalah yang paling penting. Kedua belah pihak
    bersedia untuk memperjuangkan sampai mati.
    
    Dimanakah kita berdiri sebagai umat Kristen? Yesus mati di kayu salib,
    bukan saja untuk menghapuskan dosa kita tetapi juga untuk mengangkat
    rasa hina kita. Ketika Adam dan Hawa berdosa di Taman Eden, rasa hina
    turun atas seluruh manusia. Tetapi, Yesus mati untuk membebaskan kita
    semua dari noda dosa yaitu termasuk rasa hina dan rasa bersalah.
    
    Alasan mengapa Dia dihujat dan dipermalukan adalah karena penghinaan
    kita ditimpakan pada-Nya. Jika saja semangat kita untuk memberitakan
    berita Injil sebesar semangat kita untuk membela hak-hak kita, dunia
    ini akan jauh berbeda! Tuhan Yesus menghormati Bapa-Nya melalui
    ketaatan-Nya sampai mati. Dia telah mengangkat rasa hina dan rasa
    bersalah kita. Mari kita hidup dengan cara dimana kita menghormati
    Tuhan dengan kata-kata dan perbuatan kita.
    
    Roland Muller adalah penulis dari beberapa buku-buku misi. Dua
    bukunya: "Honor and Shame": "Unlocking the Door", dan "The Messenger",
    "The Message and the Community" menjajaki lebih jauh topik kebudayaan
    berdasarkan rasa hina. Untuk informasi lebih, kunjungi situs:
    www.rmuller.com.
    
    POKOK DOA
    
    Lihat pokok doa yang kami kirimkan pada hari Rabu, 13 September 2006.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA