SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2006


September 2006
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Oktober 2006
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Daftar Isi:
  • Hari 4. Kesalahpahaman: Isa Tidak Mati Pada Kayu Salib Hari untuk Menebus Dosa Manusia



  • Hari 4. Kesalahpahaman: Isa Tidak Mati Pada Kayu Salib Hari untuk Menebus Dosa Manusia
    From: e-DOA 
    Subject: [40-Hari-2006][04] Kesalahpahaman: Isa Tidak Mati pada Kayu Salib untuk Menebus Dosa Manusia
    
    
    ----------------  40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA  ----------------
    ----------------------------------------------------------------------
                          Minggu, 17 September 2006
    
    KESALAHPAHAMAN: ISA TIDAK MATI PADA KAYU SALIB UNTUK MENEBUS DOSA
    MANUSIA
    =================================================================
    
    Menurut pemahaman umat Islam penyaliban Isa:
    1. Tidak pernah terjadi: Surat An Nisa 157 berbunyi, "Dan sebenarnya
       mereka tidak membunuh 'Isa dan tidak menyalibkannya... tetapi
       hanya penglihatan mereka saja .... (158) Tetapi Allah telah
       mengangkat Isa kepada-Nya ...."
    
    2. Tidak perlu terjadi: Bagi umat Islam Isa tidak perlu mati. Untuk
       apa Ia harus mati? Menurut umat Islam soal dosa adalah
       pertanggungjawaban manusia sendiri di hadapan Allah dan bukan
       urusan pihak ketiga yaitu Isa.
    
    3. Tidak boleh terjadi: Bagi umat Islam menyerahkan seorang nabi yang
       benar kepada gerombolaan orang jahat (yaitu Kaum Yahudi yang hendak
       menyalibkan Isa) tidak pantas dan tidak adil. Sama seperti Allah
       melindungi Nabi Muhammad sehingga ia berhijrah ke Madina, Ia
       melindungi Nabi Isa sehingga Ia "diangkat" ke sorga.
    
    Jawaban:
    1. Sekalipun bunyi Surat An Nisa 157 (lihat kutipan di atas), ada tiga
       ayat dalam Al Qur’an yang mengatakan Isa mati (diwafatkan), yaitu
       Ali Imran 55, Al Maidah 117 dan Mariam 33. Tanyakan pertanyaan
       seperti; kapan dan bagaimana Almasih diwafatkan? Dalam hal ini di
       antara para penafsir Islam sendiri terdapat silang pendapat tentang
       wafatnya Nabi Isa.
    
    2. Mengenai soal "tidak perlu" terjadi penyaliban, jelaskanlah bahwa
       dalam ajaran Islam membeberkan dahsyatnya, besarnya, luasnya dan
       dalamnya hal dosa itu.
       - An-Nahl (Qs.16) 61 mengajarkan, kalau semua orang dihukum
         setimpal dosanya, maka niscaya tidak dapat luput satu pun manusia
         dari neraka (lihat Mzm.14:1-3, Rm.3:23).
    
       - Al A’Raaf (Qs.7) 16 -18. Iblis mengatakan ia akan menyelewengkan
         dan menyesatkan sebagian terbesar dari umat manusia.
    
       - Hadis Al Bukhari (VI. 54,71). Mengatakan bahwa setiap bayi yang
         lahir dijamah oleh iblis. Sesaat dijamah, semua bayi menangis
         ketika lahirnya. Demikian halnya untuk semua bayi, kecuali Isa
         dan Mariam.
    
       - Karena demikian dahsyatnya dosa, dan ketidakmampuan manusia untuk
         menolong diri sendiri, maka manusia membutuhkan penebusan.
    
    3. Mengenai "tidak boleh" karena tidak menghormati sang nabi. Tegaskan
       bahwa Yesus disalib, kemudian bangkit, justru mendatangkan hormat
       kepada-Nya (Flp. 2:8-11). Isa mempermalukan iblis dan menghancurkan
       kuasanya (Kol. 2:14-15, 1 Yoh. 3:8).
    
    POKOK DOA
    
    Lihat pokok doa yang kami kirimkan pada hari Rabu, 13 September 2006.
    
    e-Doa ---------------------------------------------------------- I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
           Untuk berlangganan: 
         Untuk berhenti     : 
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2006 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA