|
|
Fokus pada Amerika dan Eropa
Judul: [40-Hari-2005][x16] Fokus pada Amerika & Eropa
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Senin, 31 Oktober 2005
FOKUS PADA AMERIKA & EROPA
==========================
Saya mengakui telah tumbuh menjadi dewasa dalam keluarga Muslim di
Afrika, percaya dan berpartisipasi dalam iman Islam. Dalam masa muda
saya, dalam kurun waktu yang singkat beberapa dari anggota keluargaku
telah meninggal. Suatu hari aku menjerit kepada Tuhan, "Aku ingin
mengenal-Mu sebelum hari kematianku". Waktu itu saya tidak pernah
menyangka doaku akan dijawab dengan cara yang tidak saya duga. Dalam
waktu singkat saya diberikan bea siswa untuk belajar di Universitas di
Amerika. Saat mengikuti kuliahku untuk gelar master aku aktif dalam
persekutuan mahasiswa Islam yang ada di kampus. Saya mohon maaf untuk
mengatakan, bahwa sepanjang waktu belajarku di Amerika, tidak ada
seorang pun yang mengatakan kepadaku tentang Tuhan Yesus. Tapi, saya
tahu orang-orang berdoa.
Saya mendapat pekerjaan dan memasuki kehidupan yang baru di Amerika.
Suatu hari saya pulang ke apartemen dan duduk di atas sofa. Tiba-tiba,
ruangan itu penuh dengan cahaya dan saya memandang ke atas dan melihat
seorang laki-laki yang putih, bercahaya seperti matahari berdiri di
hadapanku. Dia berkata, "engkau mau melihat dan mengetahui Penciptamu,
inilah Aku" Ruangan itu telah dipenuhi oleh terang-Nya dan kasih-Nya.
Saat saya melihat pada-Nya, saya mulai merasakan ketidaklayakkanku dan
penuh dengan rasa bersalah. Pria itu memegang sesuatu di tangan-Nya
lalu saya membuka mulutku dan Ia memberi aku makan. Saya merasakan
cahaya dan kasih masuk memenuhiku. Saya tahu saya ada dalam ruangan
dengan Tuhan Yesus Kristus, Tuhanku dan Penciptaku.
Secepatnya setelah ia meninggalkan ruangan, saya bergegas untuk
mendatangi sebuah toko bahan makanan di sebelah apatemenku. Saya tidak
mempunyai alasan mengapa, saya hanya tahu saya harus pergi. Setibaku
di sana, saya pergi kebagian buah. Tiba-tiba, seorang lelaki besar
berjalan ke arah saya dan berkata "Hallo, saya adalah gembala sebuah
gereja dan saya ingin mengenal Anda. Ini adalah kartu namaku dan saya
mengundang Anda untuk makan malam bersamaku dan keluargaku". Ini
adalah bagian dari rencana Tuhan bagiku untuk bertemu dengan orang
Kristen.
Kemudian saya kembali ke negaraku dan orang-orangku. Kebanyakan dari
mereka tidak mengetahui Tuhan Yesus Kristus. Tapi, banyak yang sedang
berdoa untuk keselamatan mereka. Banyak yang bersaksi kepada mereka
dalam kehidupan keseharian dan saya tahu bahwa Yesus Kristus mengasihi
mereka seperti Ia mengasihi saya.
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
Pemuda Islam di Negeri Belanda
Judul: [40-Hari-2005][37] Pemuda Islam di Negeri Belanda
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Senin, 31 Oktober 2005
PEMUDA ISLAM DI NEGERI BELANDA
==============================
Sutradara Belanda Theo van Gogh dengan film singkatnya mengenai
penundukan diri wanita Islam, telah mengejutkan banyak orang Muslim,
dan hal ini telah mempercepat profokasi pembunuhnya pada Desember
2004. Peristiwa ini membuat hubungan antara umat Islam dan non Islam
di Belanda menjadi berita utama dalam diskusi dan pembicaraan tentang
Islam fundamental. Bagaimanapun juga, tantangan dan kenyataan hubungan
antara hampir satu juta orang Islam di Belanda dengan sisa populasi
yang ada, telah menjadi perbincangan sejak lima tahun yang lalu.
Pemimpin liberal di Belanda dulu dan sampai sekarang ini telah bangga
dengan kehidupan multi-kultur dan multi-agama dalam masyarakat. Ketika
ditemukan bahwa suatu hal penting dari generasi orang-orang kedua dan
ketiga dari orang-orang Islam imigran mengkritik hukum liberal yang
ada, dan sentimen pun berubah. Sebagai hasilnya banyak anak-anak muda
Islam merasa bahwa mereka bertanggung jawab atas perbuatan beberapa
orang yang mengatasnamakan Islam. Banyak anak-anak muda Islam
(terutama sekali di antara populasi Turki, yang adalah kelompok
imigran terbesar) telah setia menjadi masyarakat Belanda untuk
bertahun-tahun. Ada beberapa orang yang telah kembali ke Turki dalam
kekecewaan, tapi tidak semuanya mengalami keadaan seperti itu.
Pemisah yang besar antara pemuda Islam dan Kristen belum juga
berkurang dalam tahun-tahun terakhir ini. Ketika gereja di Belanda
belum memiliki pemahaman dan kesadaran akan Islam, maka kebanyakan
orang Kristen Belanda tidak memiliki kepastian bagaimana menghadapi
orang Islam. Tapi ada sedikit harapan. Anak-anak muda Islam terdorong
untuk berpikir tentang nilai-nilai Islam lebih dari orang tua mereka.
Kebanyakan orang tua dari anak-anak muda Islam yang adalah imigran
dari Turki dan Maroko berasal dari desa-desa yang mengikuti Islam
tradisional dari imam di desa mereka. Di Belanda anak-anak mereka
berhadapan dengan banyak gerakan; ada guru yang mau merekrut mereka
untuk perang jihad, juga gerakan mistik dan humanistik dari dalam
Islam sendiri. Tekanan dari masyarakat membuat mereka menciptakan
pilihan mereka sendiri. Banyak anak muda menciptakan Islam mereka
sendiri melalui internet dan pertemuan di luar mesjid.
Tantangan bagi umat percaya adalah menunjukkan bagi generasi muda
Islam kedua dan ketiga bahwa tidak ada jalan untuk menemukan identitas
mereka; hanya jika mereka percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan
Juruselamat mereka. Di beberapa tempat umat percaya telah menemukan
jalan untuk melayani anak-anak muda Islam. Mereka telah menemukan
bahwa hanya dengan banyak doa dan ketekunan barulah umat percaya dapat
membangun jembatan di antara jurang prasangka dan ketidakpercayaan
untuk mendapatkan hati dari anak-anak muda. Banyak orang Kristen di
Belanda baru menyadari bahwa telah 40 tahun lamanya mereka hidup
berdampingan dengan orang-orang Islam. Fakta ini menuntut mereka untuk
dapat menenangkan diri masing-masing, sebelum mereka dapat bersaksi
tentang Tuhan Yesus dengan hikmat, kebijaksanaan, keberanian dan belas
kasihan.
POKOK DOA
* Berdoa agar anak-anak muda Islam di Belanda tidak bersedia
direkrut oleh pengajar politik yang mendoktrinasi mereka untuk
melakukan kekerasan atas nama Islam.
* Berdoa bagi anak-anak muda Islam yang sedang resah dan mencari
jawaban, berdoa agar Roh Kudus menuntun mereka untuk menemukan
jawaban dan ketenangan hanya dalam Tuhan Yesus. Ini dialami oleh
Augustine, dan ada banyak anak Muda Islam Belanda yang datang dari
Afrika Utara (Algeria dan Maroko).
* Berdoa agar anak-anak muda Islam menyadari bahwa orang-orang
Kristen mengasihi mereka dan melihat mereka sebagai orang-orang yang
diciptakan oleh Tuhan yang memperdulikan mereka sebagai ayah mereka.
* Berdoa agar orang-orang percaya Belanda akan menjadi kreativ dan
tekun ketika mereka melayani di antara anak-anak muda Islam.
* Berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus menghancurkan roh penolakan,
roh kepahitan dari anak-anak muda Islam di Belanda
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
|
|