SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2005


September 2005
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Oktober 2005
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nopember 2005
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


Daftar Isi:
  • Fokus pada Asia Selatan
  • Muslim di Bhopal, India



  • Fokus pada Asia Selatan
    Judul: [40-Hari-2005][x14] Fokus pada Asia Selatan
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Sabtu, 22 Oktober 2005
    
    
    FOKUS PADA ASIA SELATAN
    
    PENGAKUAN J.A. SUBHAN 
    
    Seorang Islam Sufi India yang Mempelajari Kitab Injil. 
    Aku sangat terkejut setah berhasil untuk pertama kali membaca 
    keseluruhan kitab Injil. Sepanjang pengamatanku saat membaca aku tidak 
    menemukan kalimat tunggal atau anak kalimat di mana pun yang bisa 
    ditafsir jahat atau menghujat Tuhan. Saya telah membacanya dengan 
    pikiran yang waspada untuk mendeteksi ungkapan manapun baik yang 
    tersurat langsung ataupun yang tidak langsung. Yang kedua, akal 
    sehatku menjelaskan kepadaku. Jika pengikut suatu agama tertentu 
    bermaksud merusak kitab suci mereka dengan memasukkan sisipan tertentu 
    ke dalam kitab suci itu, mereka harus mempunyai suatu alasan yang 
    cukup di balik tindakan itu. Perbuatan demikian bukan saja tidak 
    menghormati Tuhan, tetapi juga sangat sombong, dan tidak akan bisa 
    dikerjakan oleh orang-orang kelas manapun kecuali jika mereka 
    memperoleh beberapa keuntungan besar yang bermanfaat bagi diri mereka. 
    Dari sudut pandang prinsip ini saya menguji secara dekat setiap pasal 
    dari Injil, dan saya tidak menemukan suatu alasan yang cukup kuat dari 
    pihak Kristen untuk melakukan suatu tindakan seperti itu. Pembacaan 
    Injil yang kedua menghasilkan di dalamku suatu tempelakkan yang dalam 
    bahwa itu adalah "Injil" yang benar. Itu adalah perkataan Tuhan dan 
    pewahyuan-Nya. Argumentasi yang terdalam tentang Tuhan adalah untuk 
    mendapatkan kepuasan mengenai siapa Tuhan itu. Yang dalam bahasa 
    aslinya adalah sesuatu yang Maha Mulia. Hasil yang di produksi oleh 
    pikiran saat membaca Injil adalah sangat berbeda dari refleksi hafalan 
    Qur’an oleh murid-murid. Hafalan yang dilafalkan oleh murid-murid 
    adalah mempesona, kepandaian bicaranya juga mempesona dan kadang-
    kadang pasal-pasal itu telah membawaku pada jalan pintas untuk merasa 
    gembira dan melayang, Tetapi dalam "Injil" aku menemukan sesuatu yang 
    berkata kepada jiwaku. Injil berkata kepadaku dalam bahasa ibuku 
    sendiri, berbisik kepadaku rahasia Tuhan. Pembacaannya menghibur 
    jiwaku, tiap-tiap kalimat menyentuh seluruh kedalaman kalbu hidupku.
    
    Diambil dari: http://www.answerin-islam.org/Books/Subhan/Boi/index.htm
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------

    Muslim di Bhopal, India
    Judul: [40-Hari-2005][28] Muslim Di Bhopal, India
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Sabtu, 22 Oktober 2005
    
    
    MUSLIM DI BHOPAL, INDIA 
    =======================   
    
    Bhopal adalah ibukota negara bagian Madhya Pradesh di India. Nama kota 
    besar ini mengikuti nama pendirinya yang terkenal Raja Bho. Yang 
    mempersembahkan kota ini kepada dewa Hindu yang bermana Siwa (dewa 
    penghancur dalam agama Hindu). Dipercaya bahwa suatu tanggul telah 
    dibangun pada abad ke-11 M yang telah membentuk tiga danau yang dapat 
    ditemukan di Bhopal hari ini. Lebih dari 100 tahun, suatu rangkaian 
    begams (para penguasa Muslim wanita) yang memerintah Bhophal. Kota, 
    modern ini telah dibangun oleh "dost" (gelar penguasa Mongol) Mohammed 
    Khan seorang Afganistan yang telah menjadi Gubernur di Bhophal. Ia 
    mengambil peluang tatkala kebingungan terjadi pada saat kematian 
    Kaisar Aurangzeb (Kaisar besar terakhir dari kerajaan Mughal) pada 
    tahun 1707 dan berjuang membangun sebuah kerajaan kecil bagi dirinya 
    sendiri. Bukti bahwa Bhophal berada di bawah kekuasaan Islam untuk 
    waktu yang lama dapat ditemukan dari sejumlah besar mesjid dan 
    populasi orang Muslim yang besar. Hindi dan Urdu adalah bahasa utama 
    yang digunakan di Bhopar.    
    
    Pada awal jam tiga bulan Desember 1984, Bhophal mengalami suatu 
    musibah industri yang paling buruk, ketika gas beracun dari pabrik 
    pestisida memenuhi udara kota. Hal ini terjadi di daerah kota lama, 
    yang sebagian besar penduduknya adalah orang Muslim. Sekitar 20.000 
    orang meninggal, dan ribuan orang lainnya mengalami luka dan 
    kelumpuhan. Kehidupan yang suram masih terus menghantui sedikitnya 
    100.000 orang, yang mengalami gangguan kesehatan sebagai akibat 
    bencana tersebut.     
    
    Sekitar 25% (1,8 juta) dari penduduk Bhophal adalah orang Islam, 
    mungkin termasuk 300.000 orang Islam Suni yang tinggal di kota tua. Di 
    dalam kota besar terdapat sekitar 300 daerah kumuh. Sebagian besar 
    dari mereka tidak dapat membaca dengan baik dan banyak yang 
    menganggur. Buta huruf dan kemiskinan, disertai diskriminasi agama 
    antara Hindu dan Islam, telah membuahkan kesulitan bagi orang-orang 
    Islam untuk mendapat pekerjaan di pemerintahan. Orang Muslim biasanya 
    bekerja sebagai mekanik, montir, dan pengelola toko kecil. Para wanita 
    mereka lebih sulit lagi untuk mendapat pekerjaan. Masa depan anak-anak 
    mereka menjadi suram. Pada masa lampau telah terjadi kekacauan serius 
    antara orang-orang Hindu dan orang-orang Islam. Pemerintah lokal saat 
    ini menjamin keamanan bagi minoritas orang Muslim.   
    
    POKOK DOA
    
    * Berdoa agar orang Kristen di Bhophal akan membawa damai di kota 
      besar (Yer 29:7). Berdoa agar Tuhan memberikan keberanian bagi 
      mereka untuk menyatakan kasih Kristus bagi tetangga mereka yang 
      Islam.(Kis 28:30-31).
    
    * Bersyukur pada Tuhan atas sekolah Alkitab India, Berdoa agar Tuhan 
      mengutus lebih banyak pekerja yang akan dilengkapi untuk melayani. 
    
    * Berdoa bagi transformasi kota, Doa melawan ketidakadilan, korupsi, 
      kejahatan dan kekerasan. 
      
    * Berdoa untuk kesehatan dan kesejahteraan saudara-saudara Muslim 
      yang masih mengalami gangguan kesehatan sebagai akibat dari bencana 
      industri. 
      
    * Berdoa agar kuasa Tuhan bekerja membuka hati saudara-saudara Muslim  
      di Bhophar untuk siap mendengar berita Injil (Kis 16:14), dan kuasa  
      Tuhan menuntun mereka untuk mengenal Tuhan Yesus sehingga 
      keselamatan menjadi milik mereka (Kis 4:12). 
    
    * Berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus batalkan transaksi roh 
      antara Bhophar dengan dewa siwa, dan putuskan perjanjian roh dan hak 
      roh tidak kudus atas masyarakat Bhophar.
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA