|
|
Kesaksian Djamal (Algeria)
Judul: [40-Hari-2005][x12] Kesaksian Djamal (Algeria)
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Selasa, 18 Oktober 2005
KESAKSIAN DJAMAL (ALGERIA)
=========================
"Sejak dari lahirku, aku telah dimandikan dengan budaya Islam. Di masa
remajaku aku mulai melatih diriku menekuni agama Islam yang adalah
agama keluargaku dan agama bangsaku. Kerinduanku adalah menjadi sama
seperti nabi Muhammad pendiri agama Islam. Sebanyak mungkin aku
berpuasa dan sering aku sembahyang di mesjid lokal kami dan aku tekun
membaca kitab suci Al-Quran. Aku menunaikan semua kehidupan Islamku
dengan tulus hati. Aku sholat lima kali dalam sehari dengan berkiblat
ke arah Mekah, Kesukaanku adalah berpuasa penuh selama bulan suci
Ramadhan dengan kerinduan yang sangat dalam untuk memiliki pengalaman
super rohani yang tertinggi. Aku juga menunaikan ibadah haji ke Mekah,
tempat yang paling suci bagi umat Islam. "Pada umur 18 tahun aku
pindah ke Perancis dalam rangka mengejar studiku di dalam ilmu fisika,
ilmu kimia dan matematika di Universitas Caen. Di sana untuk pertama
kali aku berjumpa dengan seorang perempuan yang membagi-bagikan
literatur Kristen dari sebuah stan Alkitab di rumah makan universitas.
Aku berkata pada diriku "Akhirnya aku mempunyai peluang untuk
kotbahkan Islam kepada seorang Kristen.’ Pada waktu itu saya tidak
mengetahui apa pun tentang Alkitab, kecuali apa yang dikatakan oleh
kebanyakan orang Muslim bahwa Alkitab tidak lagi asli dan yang ada
sekarang adalah palsu. Dalam Islam aku diajarkan bahwa orang Kristen
telah menjadikan Yesus anak Allah, yang untuk pemahaman Islam kami
adalah suatu penghinaan kepada Tuhan yang tidak dapat diampuni. Aku
tidak akan pernah mengijinkan gagasan itu untuk tinggal di dalam
pemikiran ku karena takut kutukan abadi.
Aku memiliki jam sembahyang secara rutin dan teratur "Suatu hari di
atas tempat tidurku aku mulai berdoa mohon kepada Allah. Kehampaan dan
kesunyian mengepung aku lebih dari normal. Aku tidak mampu menemukan
kedamaian yang terdalam di hatiku, damai yang aku inginkan saat itu.
Tiba-tiba, seolah-olah aku telah didorong oleh suatu kekuatan tenaga
yang tak kelihatan dan akupun menjerit, "Tuhan siapa pun Engkau adanya
nyatakanlah diri-Mu padaku saat ini". Pada saat itu nama Yesus datang
secara terus menerus ke dalam pikiranku dan mengisi keseluruhan
diriku. Kehadiran Yesus sangat jelas dan kuat dalam ruangan itu
sehingga aku tak mampu melarikan diri dari kehadiran Yesus. Yesus
hadir dalam ruang itu!"
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
Orang-orang Songhai di Afrika Barat
Judul: [40-Hari-2005][24] Orang-Orang Songhai Di Afrika Barat
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Selasa, 18 Oktober 2005
ORANG-ORANG SONGHAI DI AFRIKA BARAT
===================================
Tidak semua orang Afrika mengetahui bahwa di Afrika Barat sudah ada
banyak kerajaan besar. Kerajaan Songhai mulai ditetapkan di Gao, Mali
sekitar tahun 680 M. Sebelum ditaklukkan oleh Maroko dengan
menggunakan senjata api pada tahun 1591. Orang-orang Songhai memiliki
keahlian dalam berorganisasi, mereka pemberani, mereka memiliki ilmu
sihir, dan bertumbuh dalam keyakinan islam yang telah memimpin mereka
membangun salah satu kerajaan terbesar di Afrika barat, (dengan luas
wilayah sebesar gabungan antara negara Perancis, Spanyol, Jerman, dan
Italia, atau 20% dari Amerika Serikat termasuk Alaska). Hari ini,
lebih dari tiga juta orang Songhai tinggal di sepanjang sungai Neger
dari Niamey di Niger ke Timbuktu, di Mali dan kelompok kecil lainnya
di Burkina Faso.
Sepanjang musim kemarau banyak dari orang Songhai berpindah ke kota
besar di Afrika Barat untuk mencari pekerjaaan, dan bila musim hujan
tiba, mereka kembali ke daerahnya untuk bercocok tanam biji-bijian
seperti padi, dan gandum di tepi gurun pasir Sahara, demi untuk
menyelamatkan nyawa mereka di tengah iklim padang pasir yang sangat
berat di dunia ini. Bagi mereka yang hidup di sepanjang bantaran
sungai Niger, mereka memperoleh cukup air untuk menanam: padi, labu,
bawang, kacang kora, tomat, wijen, mangga, menjaring ikan dan
berternak. Orang Songhai tinggal bersama dalam keluarga dilindungi
oleh para pria yang bertanggung jawab menjaga agar kekuarga mereka
tetap kuat dan bersatu. Salah satu prioritas utama mereka adalah
menjaga seluruh keluarga bertumbuh dalam iman Islam dan mempraktekkan
iman mereka. Mereka memiliki kebanggaan karena dikenal sebagai turunan
para raja, para pemimpin besar dan tukang sihir. Kesanggupan untuk
melakukan pekerjaan berat, kesabaran, keramahtamahan, keberanian,
kejujuran, dan kesediaan untuk mendengarkan adalah ciri karakter yang
sangat dihargai oleh orang Songhai.
Mayoritas orang Songhai adalah Muslim, mereka juga mempraktekkan
kehidupan penyembahan berhala, mereka percaya bahwa leluhur mereka
yang telah meninggal tetap memiliki peran aktif dalam hidup keseharian
mereka sekarang ini. Kehidupan agama, budaya dan sosial telah menjadi
satu kesatuan dan menghasilkan suatu penghalang yang kuat terhadap
kekristenan. Orang Songhai adalah salah satu di antara lebih dari
2.000 kelompok masyarakat di dunia yang paling sedikit berkesempatan
mendengar Injil. Hanya ada sedikit orang Kristen Songhai, mungkin
hanya 0,2% atau sebih sedikit.
Duta-duta kerajaan surga sedang mengarahkan pelayanan pemuridan dan
perintisan gereja dengan menggunakan film Yesus. Mengadakan berbagai
program pengembangan masyarakat berupa baca tulis dan pendidikan
lainnya. Seseorang dapat merasakan suatu kekuatan jahat yang
mengontrol orang-orang Songhai dan negeri mereka. Kelaparan dan
penyakit telah menjadi teman tetap mereka. 60% anak-anak mati sebelum
ulang tahun mereka yang kelima. Mereka berkata bahwa sangat kecil
kemungkinan mereka dapat mengubah pengalaman hidup mereka. Kunjungi
website: www.byhisgrace.com/songhai
POKOK DOA
* Berdoa agar orang Songhai menemukan jatidiri mereka dengan
melayani Tuhan Yesus sebagai Raja. (Wah. 7:9-10)
* Berdoa agar roh kegelapan yang mengepung dan memperbudak orang-
orang Songhai Akan dihancurkan (Kis. 19:18-19; Ibr. 2:14-15; Rom.
8:2).
* Berdoa untuk hikmat dan kebijaksanaan, ketekunan dan penempatan
duta Injil dari luar dan lokal agar mereka dapat memberitakan injil
dengan perkataan dan perbuatan.
* Berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus hancurkan roh penyembahan
berhala, roh penolakan kebenaran.
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
|
|