SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2005


September 2005
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Oktober 2005
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nopember 2005
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


Daftar Isi:
  • Tuareg di Afrika Barat



  • Tuareg di Afrika Barat
    Judul: [40-Hari-2005][22] Tuareg Di Afrika Barat
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Minggu, 16 Oktober 2005
    
    TUAREG DI AFRIKA BARAT
    ======================
    
    Orang Tuareg sering dianggap sebagai orang-orang misterius, dan sering 
    disalahpahami oleh orang yang lain. Sekali waktu mereka dikenal 
    sebagai "Tuhan Sahara", Suku-suku lain di sekitar mereka sering 
    mempertimbangkan jika mau berdekatan dengan mereka, karena dianggap 
    sengit dan galak. Berbagai hal misteri yang mengitari kehidupan orang-
    orang ini: mereka sudah terbiasa hidup mengasingkan diri di sekitar 
    daerah gurun pasir Sahara yang mengelilingi mereka, mereka telah 
    terlatih untuk bertahan dalam hidup di kala yang lain tidak mungkin 
    bertahan. Mereka mengenakan busana yang dapat menyembunyikan wajah 
    mereka, mereka memelihara perkawinan dalam garis keturunan mereka. 
    Mereka menghormat cinta dan kebebasan dalam kelapangan padang pasir, 
    dan menolak pengaturan kekuasaan yang dianggap hanya akan menimbulkan 
    kesulitan bagi mereka, hal ini memberi semangat hidup dan sekaligus 
    menjadi kebanggaan mereka. Musim kering dan tekanan yang berlanjut 
    dari budaya luar telah membawa perubahan yang tidak disukai oleh para 
    gembala pengembara ini. Banyak orang Tuareg hidup sebagai pengembara, 
    karenanya adalah mustahil untuk mengetahui populasi mereka secara 
    tepat di bentangan keluasan gurun Sahara, Banyak perkiraan populasi 
    yang berbeda untuk orang Tuareg. Ada yang memperkirakan populasi 
    mereka antara satu sampai tiga juta orang yang tersebar sepanjang 
    seluruh daerah mulai dari Niger, Mali, Burkina Faso, Chad, Mauritania, 
    Algeria, Libya dan Nigeria. Orang Tuareg menggunakan bahasa Barbar 
    dari Afrika bagian utara. Mereka berhasil menelusuri jalur keluarga 
    mereka kembali sampai suatu daerah di pegunungan Atlas. Bahasa asli 
    mereka adalah Tamasheq (Tamashek, Tamajaq atau Tamahaq), dengan 
    berbagai dialek yang berbeda. Kebanyakan orang Tuareg juga berbicara 
    bahasa dari Afrika yang lain, tergantung pada daerah mana mereka 
    tinggal. Banyak dari mereka juga mengetahui Abjad tertulis Libya yang 
    berhubungan dengan catatan Tifinagh atau Shifinah. Sebagian terbesar 
    dari peneliti percaya bahwa Tuareg pernah menjadi orang Kristen, hal 
    ini dapat dibuktikan dengan nama-nama tradisional Kristen adalah biasa 
    di antara mereka. Juga dekorasi dan barang permata mereka 
    mempertahankan lambang yang menyerupai object asal Kristen. Hal ini 
    tidak lagi dikenal sejak orang Tuareg memeluk agama Islam, namun hari 
    ini hal tersebut menjadi suatu pengaruh yang kuat atas mereka.. 
    Tekanan untuk berubah dari masa lalu dalam beberapa dekade telah 
    membawa sedikit kebebasan yang dirasakan di antara mereka. Kiranya 
    mereka menemukan kebebasan yang sejati yang hanya tersedia melalui 
    Yesus, Tuhan yang benar atas padang pasir.    
    
    POKOK DOA
    
    * Orang Tuareg Yang baru percaya Tuhan Yesus sering menghadapi 
      penolakan dari keluarga mereka dan masyarakat. Bagi mereka bila 
      seseorang menolak Islam sama halnya telah mencemarkan nama baik 
      keluarga Itu. Hal ini sangat sulit karena kehidupan lingkungan di 
      mana pertolongan dan perlindungan keluarga sangat dubutuhkan oleh 
      mereka. (Mar. 10:29-31). Berdoa mohon Tuhan memberikan kekuatan, 
      keberanian dan perlindungan untuk Tuareg yang baru menerima Tuhan 
      Yesus. Ada sedikit orang Kristen dan hanya sedikit gereja di antara 
      kelompok orang-orang ini. Orang percaya baru memerlukan pemuridan 
      dan dorongan, karena sulit bagi mereka untuk mendapat suatu 
      lingkungan yang tidak bermusuhan.
    
    * Berdoa bagi orang Tuareg yang telah percaya, agar mereka akan 
      menerima pemuridan yang baik sehingga iman dan semangat mereka 
      bertumbuh dan menjadi kuat dalam Tuhan. Walaupun perubahan ekonomi 
      sudah menggiring sebagian dari orang Tuareg semakin dekat ke wilayah 
      perkotaan, namun untuk membebaskan mereka dari keterpencilan masih 
      menjadi suatu rintangan utama bagi yang mau mencapai mereka. Berdoa 
      agar Tuhan memberikan strategi yang tepat untuk menjangkau Tuareg 
      yang tersebar.
    
    * Berdoa agar Tuhan makin menambahkan jumlah orang percaya Tuareg, 
      agar mereka siap meneruskan kesaksian lintas budaya di antara 
      mereka. Sering kali "kaki yang indah" akan mengalami sedikit kotor 
      di gurun pasir Sahara yang panas dan berdebu (Rom. 10:14-15). Mohon 
      Tuhan mengutus lebih banyak lagi duta-Nya, juga mohon Tuhan 
      membangkitkan duta-Nya dari lokal Tuareg.
    
    * Berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus hancurkan roh kepahitan dan 
      roh persungutan pada Tuhan.
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA