SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2005


September 2005
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Oktober 2005
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nopember 2005
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


Daftar Isi:
  • Suku Mzab Berber di Aljazair



  • Suku Mzab Berber di Aljazair
    Judul : [40-Hari-2005][20] Suku Mzab Berber di Aljazair
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Jumat, 14 Oktober  2005
    
    SUKU MZAB BERBER DI ALJAZAIR
    ============================
    
    Dalam abad ke-11 di lembah Ghardaia masyarakat Mzab Berber mendirikan 
    kota-kota El-Atteuf (tahun 1011M.), Bou Noura (tahun 1046 M.), dan 
    Ghardaia (tahun 1048 M.), kemudian lagi kota Ben Isguen dan Melika, 
    600 km di sebelah Selatan Aljir dan 1.400 km di sebelah Utara 
    Tamanrasset. Ghardaia adalah ibukota kawasan Mzab di tepi gurun Sahara 
    (gurun pasir terbesar di dunia). Lebih dari 100.000 orang tinggal di 
    daerah kawasan Mzab, sebagian besar dari mereka tinggal di lembah 
    Ghardaia yang panjangnya 7 km. 
    
    Watak dan sikap-sikap suku Mzab telah terbentuk oleh lingkungan gurun 
    pasir yang keras. Mereka bersifat kasar, praktis, toleran, suka 
    berdialog dan sederhana, dan mengandalkan dukungan warga desa lainnya. 
    Pernah seorang Spanyol yang mengenal daerah ini menulis mengenai warga 
    penduduknya: "Orang-orang Mzab telah mengembangkan suatu masyarakat 
    yang sangat taat beribadah, tetapi selain itu juga membangun 
    solidaritas dari komunitas, bersifat saleh dan juga berintegrasi, di 
    tengah alam yang sangat buas terhadap manusia." Lembah Ghardaia 
    bukanlah tempat bagi orang yang bersifat individualis, karena orang 
    yang hidup menyendiri tidak dapat bertahan hidup di situ. Warga Mzab 
    hanya berhasil mengatasi keadaan hidup yang keras itu karena saling 
    kompak. Mereka mengurusi orang-orang yang lemah, yang sakit dan yang 
    berkekurangan di dalam perkampungan mereka. Orang-orang Mzab termasuk 
    suku Berber dan bagian dari pengikut Ibd, yaitu sebuah mashab Islam 
    yang dimulai oleh Abdullah bin Ibd, yang merupakan pecahan dari 
    pengikut Kharij. Menurut ajaran mereka, siapa pun yang melakukan dosa 
    berat adalah orang kafir. Mereka menganggap lebih baik pendosa yang 
    demikian dibiarkan terus dalam keadaan terkutuk untuk selama-lamanya. 
    Kebanyakan orang Islam kurang setuju dengan pengajaran ini, karena itu 
    kaum Mzab lebih suka mengasingkan diri pada tahun 661 M. Mula-mula 
    mereka pergi sebuah daerah yang disebut Quargia, yaitu kira-kira 100 
    km sebelah Timur Ghardaia. Pada abad ke-11 mereka meneruskan 
    perjalanan dan membangun komunitas baru di pinggiran gurun pasir. 
    Umumnya orang-orang Mzab adalah pedagang-pedagang yang tinggal 
    tersebar di seluruh Aljazair dan juga di negeri Perancis.   
    
    Kota BenIsguen yang didirikan pada abad ke-14 dianggap sebagai kota 
    suci di daerah kawasan Mzab: ia merupakan sebuah kota yang sangat 
    fundamentalis - jadi merokok, berpakaian terbuka, dan potret-memotret 
    dilarang. Islam dijalankan dengan sangat ketat, bahkan secara harfiah 
    seperti tertulis di Al Qur’an. Masyarakat di sini sangat agamais. 
    Sejak usia 12 tahun anak-anak perempuan diharuskan memakai cadar yang 
    menutupi seluruh tubuhnya kecuali mata. Orang asing dilarang menginap 
    di dalam kota pada malam hari.    
    
    Menurut seorang penulis, meskipun selama berabad-abad pemerintah yang 
    berkuasa atas Aljazair silih berganti, "Yang berkuasa boleh datang dan 
    pergi, tetapi orang Mzab tetap tinggal di sini." 
    
    POKOK DOA.
    
    * Berdoalah agar orang-orang Mzab lapar dan dahaga akan kebenaran 
      dari Tuhan, merindukan Raja Damai (Mat. 5:6) dan terlepas dari  
      ikatan dosa.
    
    * Berdoalah agar pengenalan akan Tuhan Yesus disingkapkan kepada 
      orang-orang Mzab melalui Firman-Nya dalam bahasa setempat. 
    
    * Doakan orang-orang Mzab yang tinggal di negeri Perancis supaya 
      mendengar Injil dan percaya akan Isa Al-Masih.
    
    * Berdoalah agar bangkit pendoa-pendoa syafaat yang berkomitmen 
      untuk tetap mendoakan suku Mzab.
    
    * Berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus hancurkan roh kepahitan, roh 
      persungutan kepada Tuhan.
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan: <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA