SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2005


September 2005
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Oktober 2005
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nopember 2005
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


Daftar Isi:
  • FOKUS PADA TIMUR TENGAH
  • Kaum Wanita di Yaman



  • FOKUS PADA TIMUR TENGAH
    Judul: [40-Hari-2005][x09] Kesaksian dari Negara Yaman
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Sabtu, 8 Oktober 2005
    
    FOKUS PADA TIMUR TENGAH (Hari 14-18)
    
    KESAKSIAN DARI NEGARA YAMAN
    
    ‘Istriku yang kekasih’. Itulah kata pertama yang dikatakan suamiku 
    kepadaku sepulangnya dari Uni Emirat Arab. Saya sungguh terheran-
    heran. Karena selama ini suamiku selalu berlaku jahat kepadaku -
    seakan-akan aku ini hanyalah benda miliknya. Seminggu lamanya ia 
    tinggal di rumah sebelum ia pergi lagi ke sebuah negara Arab lainnya.
    
    "Minggu itu ketika ia berada di rumah dia tampaknya sungguh aneh. 
    Perilakunya telah sangat banyak berubah, aku hampir-hampir tidak dapat 
    percaya. Rasanya seperti kami sedang berbulan madu kembali. Ia hanya 
    mengatakan hal-hal yang menyenangkan kepadaku; di pagi hari ia akan ke 
    dapur untuk membuat kopi dan sarapan pagi. Sebelum itu ia tidak pernah 
    masuk dapur, karena di negeri kami seorang laki-laki ‘malu’ untuk 
    masuk ke dapur. Ia bahkan melayani sendiri ketika sanak saudara datang 
    berkunjung ke rumah kami, dan ia menyuruh aku duduk bersama mereka. 
    Ketika kami memberitahu dia bahwa kehidupannya telah berubah, ia 
    menjawab: ‘Apa salahnya Tuhan mengubahkan kehidupanku?’ Perilakunya 
    yang berubah itu bahkan membuat aku jadi takut dan khawatir: jangan-
    jangan ia telah menikah dengan seorang istri yang baru, dan sekarang 
    ia berbaikan denganku untuk menutupi rasa bersalahnya. "Ketika suamiku 
    pergi ia meninggalkan sebuah Alkitab bagiku, begitu juga bacaan 
    Kristen lainnya dan kaset-kaset khotbah dan ia menganjurkan aku untuk 
    mencari tahu sendiri mengenai Yesus seperti diungkapkan dalam Alkitab. 
    Perubahan drastis yang terjadi dalam kehidupan suamiku membangkitkan 
    suatu kerinduan yang mendalam di hatiku untuk mulai membaca Alkitab. 
    Menjelang bulan Ramadhan berakhir aku masih tetap bersembahyang dan 
    berpuasa dengan cara Islam. Lalu tiba-tiba aku mendapatkan begitu 
    banyak mimpi.        
    
    "Dalam mimpiku yang terakhir aku melihat Tuhan Yesus di tengah laut, 
    dan Ia berdiri di atas permukaan air. Ia memanggilku: ‘Ayo, ke mari!’ 
    Aku pun menjawab: ‘Aku tidak bisa berenang.’ Lalu Ia berkata: ‘Jangan 
    takut!. Orang-orang yang Kusuruh datang kepada-Ku tak akan pernah 
    tenggelam.’ Dengan perlahan-lahan aku mulai berjalan ke arah-Nya. 
    Heran, aku bisa berjalan di atas air dan tidak tenggelam. Lalu aku 
    berjalan terus hingga aku sampai di tempat Ia berdiri.     
    
    "Aku dan suamiku benar-benar senang dengan mimpi-mimpi itu, dan kami 
    sungguh dikuatkan. Orang-orang yang sungguh-sungguh mencari Tuhan pada 
    akhirnya akan menemukan Dia. ‘Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; 
    carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan 
    bagimu’ (Mat. 7:7). Aku pun menyerahkan hidupku kepada Tuhan Yesus. 
    Terpujilah nama-Nya karena Ia telah menunjukkan jalan Kehidupan 
    kepadaku."
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Kaum Wanita di Yaman
    Judul : [40-Hari-2005][14] Kaum Perempuan di Negeri Yaman
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Sabtu, 8 Oktober  2005
    
    KAUM PEREMPUAN DI NEGERI YAMAN
    ==============================
    
    "Benar-benarkah engkau mau berdoa bagiku? Benar-benarkah engkau mau 
    meminta Allah yang empunya langit supaya Ia menyembuhkan penyakitku? 
    Silakan saja, tetapi aku sulit percaya bahwa Allah mau sejenak pun 
    melihat penderitaan seorang perempuan. Sudah takdir dari Allah bahwa 
    kita orang perempuan harus menderita." 
    
    Begitulah reaksi pertama Fatma ketika beberapa orang Kristen ingin 
    mendoakannya. Menurut Fatma, mengharapkan kesembuhan itu berarti 
    meminta terlalu banyak dari Allah. Ternyata banyak perempuan Yaman 
    mempunyai pikiran yang sama seperti Fatma. Dan tidak semua penderitaan 
    mereka disebabkan oleh penyakit. Banyak penderitaan mereka diakibatkan 
    oleh segala rupa kepincangan masyarakat. Mereka pun menderita karena 
    tidak mendapatkan hak atas pendidikan, demikian juga apabila mereka 
    dinikahkan pada usia sangat dini dan seringkali bertentangan dengan 
    kemauan mereka sendiri. Sebagian besar perempuan bekerja keras 
    sepanjang hari membanting tulang dan diperlakukan dengan buruk. 
    Seringkali mereka diceraikan karena alasan yang semena-mena, dan 
    terkadang mereka menjadi istri yang kedua atau ketiga. Anak-anak 
    perempuan dibesarkan tanpa bisa mengharapkan apa-apa, dan mereka 
    akhirnya percaya bahwa memang sudah takdir ilahi untuk melayani dan 
    menyenangkan orang lain, sementara mereka sendiri menderita. Mereka 
    akhirnya percaya bahwa memang demikian kehendak Allah. Sebagian besar 
    perempuan Yaman tidak mengenal Tuhan sebagai seorang Bapak yang penuh 
    kasih sayang. Hidup mereka di tengah kegelapan, jauh dari cahaya 
    terang cinta kasih-Nya yang begitu besar. Sulit bagi mereka untuk 
    membayangkan bahwa Allah sudi untuk turut merasakan penderitaan mereka 
    dan memahami ketidakadilan yang menimpa mereka. Namun sesungguhnya ada 
    harapan: Tuhan adalah Tuhan yang rindu untuk menyembuhkan, memberikan 
    penghiburan, dan memperbarui kehidupan mereka. Fatma kini sudah 
    menjadi orang percaya. Dan di Yaman dia tidak sendiri, bersama Fatma 
    ada beberapa banyak lagi wanita Yaman lain yang juga sudah menerima 
    kehidupan yang baru dari Tuhan. (Diperkirakan ada lebih kurang 200 
    orang Yaman yang percaya, meskipun sebagian besar mereka adalah kaum 
    pria.)  
    
    Republik Yaman (populasi 20 juta jiwa) adalah negara Arab paling 
    miskin dan dianggap sebagai negeri yang paling "terbelakang" oleh 
    negara-negara tetangganya (Arab) yang jauh lebih kaya. Orang Yaman 
    yang berdarah Arab 95 persen terdiri dari 1.700 kelompok suku kecil 
    (klan), Muslim Sunni, dan Muslim Syiah Zaidi 37 persen). Agama resmi 
    negeri ini adalah Islam, dan sistem perundang-undangannya didasarkan 
    atas syariah Islam. Tetapi bukankah Tuhan selalu memilih hal-hal yang 
    paling lemah di dunia untuk mempermalukan mereka yang kuat? Pintu-
    pintu dari negeri ini sungguh terbuka lebar. Banyak benih telah 
    ditaburkan, banyak orang telah mempersembahkan kehidupan mereka dan 
    mati syahid. Dan ladang tuaian sudah semakin menguning. 
    
    "Mereka semua akan datang dari Syeba [Yaman], akan membawa emas dan 
    kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur Tuhan" (Yes. 60:6)   
    
    POKOK DOA  
    
    * Ratu Syeba [Yaman] pernah datang dari ujung dunia untuk mendengar 
      hikmat Salomo. Berdoalah agar wanita-wanita Yaman akan datang 
      menghadap kepada Dia Yang lebih besar dari Salomo, untuk mendengar 
      hikmat-Nya dan menerima kehidupan dari Dia (Mat. 12:42). 
    
    * Berdoalah agar para wanita Yaman akan bertumbuh dalam iman dan 
      kedewasaan rohani serta membangun persahabatan dengan orang-orang 
      yang saleh (Efe. 4:11, 6:24). Seringkali sulit bagi mereka untuk 
      datang ke pertemuan-pertemuan, karena tanggung jawab keluarga dan 
      juga karena hal itu sangat berbahaya.     
    
    * Doakan para pria Yaman yang telah percaya. Berdoalah agar bangkit 
      para pemimpin setempat yang dewasa rohani, pemimpin yang dapat 
      berfungsi sebagai bapa rohani dan gembala-gembala yang 
      menggembalakan jemaat. 
    
    * Berdoalah agar Kebenaran Isa Al-Masih berhasil merebut hati 
      masyarakat Yaman. 
    
    * Dalam nama Tuhan Yesus Kristus putuskan ikatan dan tuntutan hutang 
      darah. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus hancurkan roh perbudakan atas 
      wanita.
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan: <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA