|
|
Berdoa dalam Islam
Judul : [40-Hari-2005][12] Berdoa Dalam Islam
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Kamis, 6 Oktober 2005
BERDOA DALAM ISLAM
==================
Orang-orang Islam diwajibkan bersembahyang 5 kali sehari pada waktu-
waktu tertentu dengan berkiblat/menghadap ke arah Mekah. Doa-doa cara
Islami bersifat formal dan ritual, tetapi banyak penganut Islam
sungguh-sungguh berusaha bersikap tulus dalam menjalankan ibadah
sembahyangnya. Doa penganut Islam harus dilakukan dengan penuh hormat
dan sikap santun terhadap Allah. (Perhatikan bahwa semua orang
berbahasa Arab, baik yang Kristen maupun yang Islam, memakai kata
"Allah" untuk Tuhan, meskipun pengertian mereka tentang Tuhan jauh
berbeda.) "Bersembahyang dengan benar dan pada waktu yang telah
ditetapkan, itulah salah satu tanda kebesaran agama (Islam) dan tanda
utama agama yang benar." Sembahyang harus dilakukan dengan hati dan
tubuh yang bersih, dengan mengenakan pakaian yang bersih dan di tempat
yang bersih pula. Membasuh tangan, hidung, wajah, kedua lengan,
telinga dan kaki sebelum mulai bersembahyang sangatlah penting." Orang
Islam sangat menekankan posisi tubuh dan melafalkan doa-doa secara
tepat (harus dalam bahasa Arab). Hampir semua doanya adalah dalam
bentuk kalimat-kalimat tertentu yang telah dihafalkan. Dengan
bersembahyang lima kali dalam sehari, seorang Muslim sujud menyembah
Allah seluruhnya hingga 34 kali dan ia akan mengulang-ulang kalimat-
kalimat sebagai berikut: "Allahu akbar" (Allah itu besar), "Terpujilah
Tuhanku yang besar", "Allah mendengar orang yang memuji-Nya" Ia juga
akan melafalkan "Al-Fatihah" atau ayat-ayat lain dari Al Qur’an hingga
17 kali, demikian juga kalimat "Shahada" (syahadat) dan salam kepada
sesama Muslim.
Orang Islam baru boleh mengajukan permohonan-permohonan pribadi kepada
Allah sesudah selesai bersembahyang. Tetapi tidak sesering orang
Kristen dalam menaikkan permohonan mereka. Umat Islam tidak percaya
bahwa Allah mengikat diri kepada umat-Nya dengan mengadakan suatu
perjanjian. Ini adalah suatu pengertian penting untuk memahami sikap
mereka dalam pengabulan doa-doa yang dipanjatkan, serta kurangnya
keyakinan mereka bahwa sesungguhnya Allah mengasihi mereka dalam
keadaan apa pun. Penyebab lainnya adalah fatalisme yang terdapat dalam
ajaran Islam (menerima nasib/taqdir), penganut Islam pada umumnya
tidak percaya bahwa doa-doa mereka akan mengubah nasibnya. Mereka
umumnya percaya bahwa apa pun yang mereka lakukan atau mohonkan,
kehendak Allah (entah itu baik atau buruk) akan pasti terjadi. Orang-
orang Islam tidak terbiasa seperti orang Kristen, berharap dan percaya
bahwa Allah akan mengabulkan doa mereka secara khusus. Di sinilah
terletak perbedaan besar antara Islam dan Kristen dalam pengalaman
agama mereka. Apabila orang Kristen berbicara mengenai doa, yang
dimaksudkan adalah hubungan langsung dengan Allah dari dua arah secara
timbal balik. Orang Islam tidak pernah mengharapkan bahwa Allah
sewaktu-waktu akan balik bicara dengan mereka secara langsung.
Sebagian besar orang Islam berkata bahwa Allah hanya bicara lewat Al-
Qur’an. Mereka tidak terbiasa mendengarkan suara Allah. Bahkan Nabi
Muhammad sendiri katanya hanya mendengar dari Allah secara tidak
langsung, yaitu lewat seorang malaikat.
POKOK DOA
* Berdoalah agar orang-orang Islam mulai percaya bahwa Allah sendiri
rindu untuk berkomunikasi langsung dengan mereka. Bedoalah agar hal
ini khususnya terjadi pada orang-orang Islam yang Anda kenal secara
pribadi (atasan di kantor, rekan sekerja di kantor, karyawan,
tetangga, teman sekolah, karyawan rumah). Berdoalah bagi warga
Muslim di kota, daerah dan bangsa Anda.
* Berdoalah bagi orang-orang Islam yang baru percaya, agar mereka
mulai sungguh-sungguh yakin bahwa Allah adalah Allah yang setia
kepada perjanjian-perjanjian- Nya.
* Orang Kristen perlu dengan penuh kerendahan hati berbagi cerita
kepada orang-orang Islam mengenai pengalaman mereka dalam berdoa.
Berdoalah agar Tuhan memberi kita hikmat ketika membagikan
pengalaman kita dalam berdoa, sehingga Tuhan akan dimuliakan dan
orang Islam mengerti Tuhan dengan lebih baik. "Enseignement de la
prière" oleh Mohammed Mahmoud Assaouaf hal..20, terjemahan bahasa
Perancis dari tulisan Salaheddine Kechrid 1977
e-Doa ********************************************************* I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
Arsip 40 Hari Doa: http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
_____________________________________________________________________
|
|