SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2005


September 2005
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Oktober 2005
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nopember 2005
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


Daftar Isi:
  • Pengalaman Mereka dengan Pelayanan Doa Ini
  • Ambon - Maluku paska Kerusuhan



  • Pengalaman Mereka dengan Pelayanan Doa Ini
    Judul : [40-Hari-2005][x08] Apa Pengalaman Mereka dalam Pelayan Doa?
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Selasa, 4 Oktober 2005
    
    APA PENGALAMAN MEREKA DENGAN PELAYAN DOA INI?
    =============================================
    
    "Kami diberi beban lewat nubuatan untuk terus berdoa bagi orang Muslim 
    di (suku tertentu). Tuhan menyatakan dukacita-Nya (kami menangis) 
    karena anak-anak kecil telah diajar untuk menolak Injil. Hadirat Tuhan 
    dinyatakan sangat kuat, dan bagian dari nubuatan itu antara lain: 
    "Pemberitaan Firmanmu untuk orang Muslim bisa mereka tolak, tetapi 
    doa-doamu untuk mereka tidak bisa mereka tolak." 
    (Hamba-Nya di Abepura, PAPUA) 
    
    "Kami diberi kekuatan dan semangat oleh Roh Kudus untuk terus 
    mendoakan orang Muslim. Melalui penyembahan dan Firman Tuhan, Tuhan 
    berbicara: "Jika semakin banyak anak Tuhan yang menaikan doa kepada 
    Tuhan bagi orang Muslim, tidak akan lama lagi kuasa iblis diruntuhkan 
    dan penuaian besar akan terjadi. Haleluya!!" (Mahasiswa di Ambon)
    
    "Sebagai seorang pelayan Tuhan saya sangat terbeban untuk melakukan 
    tugas yang mulia ini (berdoa bagi suku-suku dan bangsa-bangsa yang 
    terabaikan dari berita Injil). (Hamba-Nya di Ketty, Maluku Tenggara) 
    Dampak istimewa dari buku doa ini bagi diri saya adalah: Semakin 
    dikuatkan dan diteguhkannya komitmen saya untuk melayani di ladang 
    misi." (Mahasiswa dari Palu - SULTENG)
    
    "Sekarang kami dapat mengenal kasih Bapa dengan lebih intim lagi 
    terhadap bangsa-bangsa (Gal 3:8-9). Kami semakin mengasihi jiwa-jiwa 
    yang terabaikan dan peduli pada lingkungan." (Pendoa di Makasar)
    
    "Panduan doa ini menolong tim Doa Syafaat kami menjadi lebih tajam 
    dalam sasaran Doa." (Hamba-Nya di Balik Papan, KALTIM)
    
    "Saya sebagai pelayan Tuhan terbeban untuk berdoa untuk suku-suku di 
    Indonesia dan bangsa lainnya." (Hamba-Nya di Surabaya)
    
    "Saya sangat tertarik dengan panduan Fokus Doa ini."
    (Hamba-Nya di Semarang, JATENG)
    
    "Buku Panduan Fokus Doa ini bagus, dan isinya juga baik. Kami senang 
    menerimanya." (Hamba-Nya di Semarang, JATENG)
    
    "Malalui Panduan Doa ini tim doa kami diberkati. Berita yang ditulis 
    menunjang/menopang di dalam pelayanan doa yang kami lakukan." 
    (Pendoa di Semarang, JATENG)
    
    "Saya tertarik akan visi dan arahan doa yang ada di dalam Panduan doa 
    ini." (Mahasiswa di D.I. Yogyakarta)
    
    "Doa orang benar besar kuasanya, Amin! Waktu kami berdoa untuk orang-
    orang yang membenci orang Kristen di daerah kami, Suasana mulai 
    berubah dan ada beberapa jiwa yang bertobat." 
    (Pendoa di Salatiga, JATENG)
    
    "Saya rindu bisa bersama-sama menaikan doa agar umat Islam dapat 
    mengenal kebenaran di dalam Tuhan Yesus Kristus." (Mahasiswi di JATENG)
    
    "Pekabaran Injil yang saya lakukan lebih terarah dan jelas berkat buku 
    doa ini." (Hamba-Nya di Palembang, SUMSEL)
    
    "Kami sedang mengalami lawatan Tuhan dalam kelompok doa kami. Tuhan 
    sedang melawat orang-orang di desa kami sehingga mereka ada yang 
    bertanya tentang Tuhan Yesus kepada kami."
    (Hamba-Nya di Bengkulu Utara)
    
    "Ya, bahwa Tuhan itu adalah Tuhan yang menghendaki semua manusia 
    selamat." (Pendoa di Batam)
    
    "Saya merasa diberkati, dan saya mau mengambil bagian dalam doa." 
    (Pendoa di Bogor, JABAR)
    
    Kami terbuka untuk menerima informasi, saran, pendapat, kesan dan 
    pesan Anda. Anda dapat menghubungi kami dengan memberikan identitas 
    (nama, alamat lengkap, no telp, e-mail, kota, propinsi, pelayanan, 
    jabatan dalam pelayanan) ke:
    Alamat : "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA" 
             PO BOX 7332 JATMI JAKARTA 13560 
    Email  : a40hdbb@yahoo.com 
    Telepon: 0813-188-20-616 (SMS)
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan: <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Ambon - Maluku paska Kerusuhan
    Judul : [40-Hari-2005][10] Ambon-Maluku Paska Kerusuhan
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Selasa, 4 Oktober 2005
    
    AMBON-MALUKU PASKA KERUSUHAN  
    ============================
    
    Ingat Ambon manise, pikiran pun langsung terbayang akan keindahan 
    kepulauan Maluku disertai senyum manis dan keramah tamahan penduduknya 
    yang memiliki suara nan merdu. Tapi! Itu dulu. Sekarang, yang ada 
    justru rasa pilu yang mendalam, sebagai akibat tragedi konflik selama 
    empat tahun (1999-2002) telah merontokkan berbagai sendi persaudaraan. 
    Kini, Maluku berpacu merias diri lagi agar nampak manis kembali. Kata 
    pepatah, Menang Jadi Arang, Kalah Jadi Abu. Tiada guna menyesal 
    kemudian. Tapi itulah yang tertinggal di Maluku saat ini sebuah 
    penyesalan yang mendalam. Semasa konflik, penduduk yang menjadi 
    pengungsi adalah 338. 239 jiwa (71.309 kk) dari 1,2 juta penduduk 
    Maluku. Sebagian besar pengungsi telah kembali ke lokasi asal dan 
    hidup berdampingan kembali. Pemerintah sedang memulangkan pengungsi 
    lainnya ke lokasi asal masing-masing, dan diharapkan proses tersebut 
    dapat selesai pada bulan Desember 2005. Suasana hidup antar dua 
    komunitas, Islam dan Kristen di Ambon khususnya dan Maluku umumnya 
    kian membaik, Walaupun masing-masing komunitas masih bertempat tinggal 
    pada lokasi terpisah, namun kedua komunitas telah dapat saling 
    menerima satu dengan lainnya. Kesadaran masyarakat bahwa agama 
    bukanlah menjadi penghalang hidup bersama kian terbangun.
    
    Dalam tahun 2005 ini telah terjadi dua kali aksi teror yang menelan 
    korban jiwa, aksi-aksi tersebut melibatkan warga dari komunitas Islam 
    tetapi dapat diatasi oleh pihak keamanan. Para pelaku mengakui 
    keterlibatan mereka dan hal ini sedang dalam pengusutan. Orang-orang 
    yang terlibat dalam aksi tersebut diduga merupakan suatu jaringan 
    dengan aksi teror yang berlangsung di wilayah Indonesia lainnya. Dalam 
    berbagai aksi teror dan kekerasan di Ambon, pihak keamanan menjumpai 
    adanya penyimpanan senjata yang dilakukan di Sekolah Tinggi Agama 
    Islam Maluku (STAIM) di Tulehu di pinggiran kota Ambon. Memang masih 
    terasa pihak Islam menghendaki perimbangan dalam hampir setiap lini 
    kehidupan di Maluku, tetapi ada kesadaran juga bahwa Sumber Daya 
    Manusia (SDM) mereka belum mampu mengimbangi SDM pihak Kristen, hal 
    ini yang menjadi cambuk bagi upaya-upaya meningkatkan kualitas SDM 
    Muslim. Hal ini patut kita syukuri, karena dengan kualitas SDM Muslim 
    yang kian membaik diharapkan kesadaran akan praktek hidup berdampingan 
    secara benar akan terpelihara, dengan demikian saudara-saudara Muslim 
    akan dapat membedakan yang baik dan tidak baik dengan lebih rasional. 
    Masyarakat Maluku telah menyadari bahwa kerusuhan panjang yang dimulai 
    bulan Januari 1999 adalah ulah para pendatang yang mudah terprovokasi. 
    Pihak-pihak yang melakukan aksi teror memang menghendaki agar 
    kerusuhan dapat dilanggengkan. Tapi sebagian besar masyarakat asli 
    Maluku semakin menyadari bahwa kerusuhan hanya bertujuan untuk 
    menghancurkan suku bangsa Maluku. Pada sisi lain semangat rekonsiliasi 
    terus dibangun dan suasana serta kondisi kondusif hidup berdampingan 
    terus dipelihara.    
    
    POKOK DOA
    
    * Berdoa agar melalui pengalaman sulit tersebut, Roh Kudus 
      memberikan kesadaran dan pengenalan akan Yesus sebagai Tuhan dan 
      Juruselamat pribadi bagi setiap orang Kristen Maluku sehingga 
      terjadi pembaharuan di dalam roh mereka.  
    
    * Doakan Gubernur dan Wagub, Pangdam dan tokoh-tokoh masyarakat 
      Maluku agar diberi roh takut akan Tuhan dan pengenalan akan Tuhan 
      secara pribadi. Berdoa untuk pembangunan kembali infrastruktur dan 
      pemulangan pengungsi ke tempat asal mereka.    
    
    * Doakan pihak yang berwajib secara konsisten mengusut tuntas semua 
      aksi teror di Maluku & seluruh jaringan teroris.  
    
    * Doakan rekonsiliasi dan pemulihan kepercayaan antara kedua 
      komunitas.
    
    * Berdoa mohon roh wahyu dan hikmat untuk mengenal Yesus dengan benar 
      bagi orang Muslim asli Maluku.
    
    * Doakan generasi muda Kristen dan Islam agar memiliki semangat 
      belajar yang tinggi guna mengejar ketertinggalan mereka selama masa-
      masa konflik. 
    
    * Doakan anak-anak Islam dan Kristen Maluku yang terpaksa dibesarkan 
      di luar daerah maluku di panti-panti asuhan, supaya mereka 
      dipulihkan dan dipersiapkan sebagai generasi baru dalam Tuhan. 
    
    * Doa mohon pengampunan dari Tuhan. 
    
    * Berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus putuskan ikatan dan tuntutan 
      hutang darah, perjanjian roh yang tidak kudus. Dalam nama Tuhan 
      Yesus Kristus hancurkan roh kekerasan, kesombongan, roh kepahitan, 
      roh dendam.
    
    
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA