SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2005


September 2005
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Oktober 2005
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nopember 2005
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


Daftar Isi:
  • Hal-hal Umum yang Perlu Disadari
  • Dilema poligami dalam Islam



  • Hal-hal Umum yang Perlu Disadari
    Judul : [40-Hari-2005][x07] Hal-hal Umum yang Perlu Disadari
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Senin, 3 Oktober 2005
    
    HAL-HAL UMUM YANG PERLU DISADARI
    ================================
    
    Berdoalah bagi sahabat-sahabat dan kenalan Anda yang beragama Islam. 
    Kita sungguh bergantung kepada pertolongan Roh Kudus dalam hal ini. 
    Pada waktu "bersaksi" kepada orang-orang Islam, hendaknya kita hanya 
    bertujuan supaya berita Keselamatan jelas, dapat dimengerti dan 
    diterima oleh mereka.
    
    Kita harus mengasihi orang Islam dengan tulus, dan kasih tersebut kita 
    perlihatkan melalui kebaikan dan dengan menaruh hormat dalam hubungan 
    dengan mereka. Dalam persahabatan tersebut kita berkesempatan untuk 
    membagikan berita Injil pada mereka dengan tulus dan lembut, jawablah 
    bantahan-bantahan mereka dengan kesabaran dan kelembutan. Hal tersebut 
    tentunya tidaklah dilakukan dengan cara berdebat. Waspadalah! agar 
    emosi tidak terpancing dan terjebak dalam diskusi-diskusi yang sengit 
    dan membawa pada perdebatan. Karena perdebatan bukanlah cara untuk 
    mendapatkan kemenangan. Walaupun pertemuan kita dengan mereka mungkin 
    hanya lima menit, kiranya mereka akan selalu teringat akan semerbak 
    aroma surgawi yang ada pada kita.            
    
    Bersikaplah terbuka dan berusahalah menjalin persahabatan dengan 
    mereka. Berusahalah mengenal dan memahami mereka. Bantulah mereka 
    dengan apa yang dapat anda lakukan, karena persahabatan yang sejati, 
    biasanya memerlukan waktu untuk dapat saling membagi dan mengerti, 
    menghargai dan mengulurkan bantuan kepada teman-teman Muslim ini. 
    Mintalah mereka membantu dalam proyek-proyek Anda. Usahakanlah agar 
    sungguh-sungguh terjadi interaksi yang jujur. Mintalah pendapat mereka 
    mengenai segala sesuatu. Mungkin hal itu bisa menjadi pengalaman yang 
    memperkaya hidupmu. Penting sekali untuk memahami kebudayaan mereka, 
    pola pikir mereka, dan latar belakang sejarah dan agama mereka. Akan 
    sangat baik untuk mempelajari bahasa mereka.
    
    Rajinlah mendekati mereka. Jangan takut mengunjungi rumah mereka dan 
    undanglah mereka juga ke rumah Anda. Apabila Anda mengundang mereka 
    untuk makan, hidangkanlah makanan yang halal, belilah daging di toko 
    daging yang halal atau sajikan ikan saja. Jangan sekali-kali 
    menawarkan minuman beralkohol kepada mereka.
    
    Jelaskan Injil dengan cara yang sederhana. Pada waktu memberitakan 
    Injil, orang-orang dari negara-negara Barat cenderung untuk hanya 
    membicarakan konsep-konsep. Padahal orang-orang Islam umumnya tidak 
    tahu-menahu mengenai pemahaman orang Kristen mengenai Allah dan juga 
    mengapa manusia memerlukan keselamatan. Mungkin ada baiknya untuk 
    menyampaikan sebanyak mungkin cerita-cerita mengenai Tuhan dan hal-hal 
    ajaib yang telah dilakukan-Nya. Berceritalah mengenai kehidupan Yesus 
    dan tokoh-tokoh Alkitab lainnya, baik yang lelaki maupun yang 
    perempuan. Mereka perlu mendengar hal-hal yang dialami oleh orang-
    orang yang mempunyai iman. Dengan demikian mereka dapat mempunyai 
    pengetahuan tentang kekristenan. Ketika menyampaikan firman Tuhan, 
    belajarlah untuk memakai perumpamaan-perumpamaan, cerita-cerita dan 
    contoh-contoh dari kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, akan lebih 
    mudah bagi saudara-saudara Muslim untuk mengingat kata-kata yang Anda 
    sampaikan.
    
    SEBAGIAN BESAR ORANG ISLAM DAPAT MENERIMA TUHAN YESUS KRISTUS
    KARENA KASIH, KEBAIKAN, TOLERANSI DAN KESABARAN (ROMA 2:4).
    
    Sangatlah penting untuk menceritakan bagaimana Tuhan telah turut 
    berperan dalam kehidupan Anda sendiri. Berceritalah mengenai kesetiaan 
    Tuhan, cinta kasih-Nya dan keadilan-Nya. Warga Muslim umumnya tidak 
    mengerti Tuhan sebagai pemberi janji dan yang menepati janji-janji-
    Nya.
    
    Berilah sebuah kitab Injil atau Alkitab kepada temanmu. Dengan 
    membacanya orang Islam mulai mendapatkan gambaran baru mengenai 
    kekristenan. Anjurkan mereka untuk rajin membaca, terutama kitab-kitab 
    Injil. Begitu juga, film "Yesus" telah banyak dipakai untuk membantu 
    orang-orang Islam mulai mengetahui tentang siapakah Yesus.
    
    Jangan mudah percaya apabila saudara-saudara Muslim mengatakan bahwa 
    mereka percaya pada Yesus Kristus dan akan Alkitab. Mungkin memang 
    tidak salah kalau Muslim mengatakan percaya akan Isa al-Masih dan pada 
    Alkitab. Hanya saja, percaya mereka itu tidak sama dengan apa yang 
    diajarkan Alkitab. Sesungguhnya mereka percaya bahwa mustahil manusia 
    dapat sungguh-sungguh berhubungan dengan Tuhan seperti kita, orang 
    Kristen.
    
    Menurut Yesus, kehidupan kekal adalah mengenal Tuhan (Yoh 17:3). Yang 
    dimaksud bukan sekadar tahu ini dan itu mengenai Tuhan, tetapi 
    mengenal Tuhan Yesus secara pribadi. Dalam berhubungan dengan orang-
    orang Islam baik untuk jangka waktu yang pendek atau panjang, 
    berbicaralah tentang hal-hal yang sama yang ada dalam Alkitab dan Al-
    Qur’an (fokuslah pada titik-titik persamaan) yang sama-sama kita 
    percayai. Orang Muslim percaya hanya ada satu Allah, yaitu Allah 
    Abraham. Dalam bahasa Arab orang menyebut Tuhan "Allah" (demikian juga 
    warga Kristen Arab). Mereka percaya Allah menciptakan dunia, bahwa Ia 
    maha tahu, maha berhikmat dan maha kuasa. Orang Islam tidak percaya 
    akan Tritunggal. Mereka percaya akan malaikat, dan akan para nabi, 
    seperti Ibrahim, Musa, Daud, Nuh dan Isa. Mereka percaya akan hari 
    kiamat (pengadilan terakhir). Pada umumnya kita mempunyai persamaan 
    dalam hal-hal ini, tanpa harus melupakan perbedaan yang ada. Banyak 
    orang Islam merasa tertolak oleh dunia Barat.
    
    Dengan memiliki sikap hati yang benar tetang Penginjilan, akan 
    menolong kita untuk bedoa dengan lebih tepat. Begitu juga sebaliknya!
    
    Kami sarankan Anda untuk meng-download artikel kami (bhs. Inggris) 
    yang lebih lengkap berjudul "When Witnessing to Muslims" di website 
    kami <http://www.30-days.net>. Website kami juga merekomendasikan 
    beberapa buku yang dapat dibaca untuk lebih memahami Islam dan cara-
    cara orang Kristen dapat "bersaksi" kepada orang Islam.
    
    "Menginjili orang Islam tidak bertujuan untuk menang dalam suatu 
    perdebatan." 
    
    "Dengan memiliki sikap hati yang benar mengenai penginjilan, kita akan 
    dapat berdoa dengan lebih tepat. Demikian juga sebaliknya!"
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Dilema poligami dalam Islam
    Judul : [40-Hari-2005][09] Dilema Poligami Dalam Islam
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Senin, 3 Oktober 2005
                           
    DILEMA POLIGAMI DALAM ISLAM      
    ===========================
    
    Hukum perkawinan dalam Islam adalah berbeda-beda dari suatu kondisi ke 
    kondisi lainnya. Dalam hukum "talak", (cerai), seorang pria Muslim 
    mempunyai hak untuk kawin dan cerai sampai talak tiga. Bentuk 
    perkawinan lainnya dalam Islam adalah: kawin di bawah tangan, hal ini 
    dilakukan oleh suami tanpa sepengetahuan istri pertamanya. Lainnya 
    adalah Kawin kontrak di mana pria dan wanita tersebut sepakat 
    dinikahkan sesuai dengan jangka waktu yang mereka setujui bersama, 
    mungkin: sehari? seminggu? sebulan? dan seterusnya. Kawin kontrak 
    kebanyakan dilakukan oleh suami yang berpergian tanpa didampingi 
    istrinya. Kamus populer menjelaskan, Poligami: adalah perkawinan 
    antara seorang laki-laki dengan dua orang wanita atau lebih. Jelasnya 
    poligami adalah tindakan seorang laki-laki mengawini beberapa orang 
    wanita menjadi istrinya. Landasan poligami ini mengacu pada (QS. An 
    Nisa:3) yang berbunyi: Maka kawinilah wanita-wanita lain yang kamu 
    senangi; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan 
    dapat berlaku adil, maka kawinilah seorang saja, atau budak-budak yang 
    kamu miliki Hukum perkawinan poligami adalah; "sunah", artinya 
    (anjuran), "Mubah" artinya (boleh). Maknanya adalah; jika seorang pria 
    Muslim melakukan poligami maka ia akan mendapat pahala, tapi jika ia 
    mengabaikan poligami pria itu tidak berdosa. Ditinjau dari latar 
    belakang poligami, praktek poligami dalam Islam adalah melanjutkan 
    sejarah poligami pra Islam. Islam membatasinya hanya pada empat istri. 
    Hukum poligami didasarkan pada: Al-Quran sebagai sunnah dari Allah 
    SWT dan Hadis Rasullah SAW sebagai pemimpin Islam yang memberikan 
    ajaran dan teladan kepada umat Islam, dan Ijma yang adalah kesepakatan 
    para ulama. Kehidupan berpoligami dijalani oleh Nabi Muhammad SAW 
    setelah istri pertamanya Khodijah meninggal, beliau memiliki beberapa 
    orang istri. Juga para sahabat nabi, para pemimpin dan tokoh-tokoh 
    Islam serta masyarakat Muslim lainya. Hal ini berlaku sebelum Islam 
    lahir, saat dan setelah Islam lahir dan terus diterapkan hingga masa 
    kini. Sesuai dengan (QS. 4:3), pria yang berpoligami haruslah 
    bertindak adil terhadap semua istri-istrinya. Hal yang berkaitan erat 
    dengan fitrah (seks) manusia ini, telah menjadi isyu global yang 
    menimbulkan pro dan kontra di antara: pria dan wanita, tokoh-tokoh 
    Islam dan non Islam. Ada yang menyetujuinya secara mutlak, ada yang 
    menolaknya mentah-mentah, dan ada yang menerimanya dengan berbagai 
    syarat. Setiap kelompok memiliki argumentasinya sendiri demi menopang 
    pendapat yang mereka anggap benar.    
    
    Umat Islam khususnya kaum pria telah menggunakan ayat di atas sebagai 
    dasar sekaligus senjata untuk membenarkan praktek poligami. Sebaliknya 
    kaum wanita Muslim berjuang untuk menolak praktek poligami yang 
    dianggap merendahkan hak-hak dan martabat kaum wanita. Umumnya para 
    wanita yang telah berkesempatan memiliki wawasan Internasional, 
    berpandangan modern, dan berjuang demi hak-hak wanita dalam Islam 
    dianggap tidak menghormati budaya wanita dalam Islam, mereka dicap 
    berpandangan sekuler dan berkiblat ke dunia barat.    
    
    POKOK DOA 
    
    * Berdoa agar Tuhan membuka pintu kesempatan dan memberikan 
      keberanian bagi wanita-wanita Kristen untuk bersaksi tentang 
      keindahan pernikahan monogami (satu suami dan satu istri) kepada 
      wanita-wanita Muslim dalam hubungan kemasyarakatan yang mereka 
      miliki.   
    
    * Berdoa bagi wanita-wanita Muslim yang terluka jiwanya sebagai 
      akibat dari ketidak adilan perkawinan poligami agar Tuhan menyatakan 
      kasih dan kemurahan-Nya sehingga melalui semua liku-liku, luka-luka 
      dan derita hidup, mereka dituntun untuk mengenal kasih sejati dalam 
      Isa Almasih, yang sanggup menyembuhkan hati mereka yang terluka.  
    
    * Berdoa agar Tuhan menajamkan pemikiran wanita-wanita Muslim untuk 
      sanggup menyoroti perkawinan poligami yang sangat merugikan hak-hak 
      dan martabat kaum wanita ini, dan membandingkannya dengan perkawinan 
      monogami. Berdoa agar wanita-wanita Muslim diberi kemampuan dan 
      keberanian oleh Tuhan untuk membela hak-hak mereka.   
    
    * Berdoa bagi anak-anak dari keluarga poligami yang mengalami 
      kekurangan kasih sayang ayah, terabaikan, diperlakukan tidak adil, 
      kebingungan, kecewa dan akhirnya mereka memberontak terhadap 
      keluarga agar mengalami jamahan Tuhan.
    
    
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA