|
|
Penanggalan Islam
Judul : [40-Hari-2005][x06] Penanggalan Agama Lain
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Kamis, 29 September 2005
PENANGGALAN ISLAM
=================
Dalam panduan doa tahunan ini kami memasang gambar rembulan (dari
posisi bulan baru hingga bulan purnama) dekat dengan judul semua
artikel doa. Ini adalah karena periode doa jatuhnya bersamaan dengan
bulan puasa Ramadhan. Bulan ini ditetapkan menurut sistem penanggalan
dunia Islam (mengikuti peredaran rembulan). Kalendar tahunan Islam
hanya berlangsung 354 hari, tiap tahun "maju" 11 hari dibandingkan
dengan kalendar tahunan dunia Barat yang dicanangkan Paus Gregorius
XIII (yang merupakan modifikasi kalender buatan Julius Caesar tahun 46
SM). Oleh karena itu, tanggal-tanggal dalam kalender Islam terus
"bergeser" dalam sebuah siklus yang berlangsung selama 33 tahun.
Bagi masyarakat di dunia Barat tidak pernah terbayangkan oleh mereka
untuk memakai rembulan sebagai standar waktu, tetapi bagi banyak suku
bangsa di belahan bumi yang lain mereka justru menggunakan kalendar
rembulan (syamsiah) sebagai sarana untuk mengukur waktu.
Dalam Alkitab tertulis bahwa Tuhan bersabda: "Jadilah benda-benda
penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dan malam. Biarlah
benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa
[musim] yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun" (Kej 1:14).
Kalendar bangsa Yahudi juga didasarkan siklus rembulan. Tampak jelas
dari nama-nama hari dalam kalender Arab atau Islam, bahwa mereka
berasal dari pengaruh Yahudi dan Kristen di negeri Arab dulu.
Berikut ini adalah daftar dari hari-hari dalam seminggu yang digunakan
khususnya oleh orang-orang Arab dan umumnya dalam negara-negara Islam:
1. youm al-ahad (hari pertama) - Minggu
2. youm al-ithnayna (hari kedua) - Senin
3. youm ath-thalatha' (hari ketiga) - Selasa
4. youm al-arba'a' (hari keempat) - Rabu
5. youm al-khamis (hari kelima) - Kamis
6. youm al-jum'a (hari berjemaat) - Jumat
7. youm as-sabt (hari Sabat) - Sabtu
Hari pertama dalam seminggu adalah hari Minggu, yang disebut "youm"
(hari) "al-ahad" (yang pertama). Ada juga hari Sabat (hari ketujuh),
yang berasal dari budaya Yahudi (yang artinya adalah hari perhentian).
Hari perhentian Islam adalah "youm al-jum'a", yang berarti "hari untuk
berhimpun". Itulah hari Jumat, pada hari tersebut umat Islam berkumpul
dan beribadah di mesjid. Bagi orang Islam "hari" sesungguhnya dimulai
saat "magrib", ketika matahari terbenam menjelang malam hari
sebelumnya. Ini sungguh cocok dengan apa yang tertulis di kitab
Kejadian dalam Alkitab: "Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari
(pertama, dan seterusnya)." Patut dicatat di sini bahwa nama-nama
Islam untuk hari-hari dalam seminggu tidak menggunakan nama-nama dewa
seperti yang terdapat pada nama-nama hari yang terdapat di dunia
Barat, misalnya, dalam bahasa Inggris hari Kamis disebut Thursday,
yang semula adalah "Thor’s day" (hari Thor, yaitu nama dewa bangsa
Viking). Hari Kamis dalam bahasa Latin disebut Hari Jove (hari dewa
Zeus), yang kemudian menjadi "Jeudi", hari Kamis dalam bahasa
Perancis. Hitungan kalender Islam dimulai dari waktu ketika Muhammad
meninggalkan Mekah untuk pindah ke Medinah pada tahun 622 M. yang
disebut tahun Hijriah. Jadi, tahun 2005 ini merupakan tahun ke-1.426
Hijriah, yaitu terhitung dari mulainya penanggalan Islam.
Ketika Kerajaan Islam Ottoman mulai berkuasa (akhir abad ke-13),
lambang bulan sabit dan bintang sangat dikaitkan dengan dunia Islam.
(Dulunya ini bukan simbol Islam, dan sebagian umat Islam ingin
menghapuskan simbol itu). Bagi yang berminat menyelidiki lebih jauh,
silakan melihat sendiri situs web 30-Days <www.30-days.net> di
halaman-halaman "About Islam".
Perlu juga dicatat: Rembulan tidak pernah dipuja oleh umat Islam,
walaupun dahulu bangsa-bangsa Arab memuja rembulan, sebelum bangkitnya
Islam. Dalam sejarah, ilmu perbintangan (astronomi) sangat ditekuni
oleh ilmuwan Islam, yang berhasil mengembangkan instrument "astrolabe"
untuk mengukur posisi bintang-bintang sebelum ditemukannya "sextant".
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
Muslim di Alor - NTT
Judul : [40-Hari-2005][05] Muslim di Alor - NTT
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Kamis, 29 September 2005
MUSLIM DI ALOR - NTT
====================
Kabupaten Alor terletak di gugusan kepulauan Solor-Alor, Nusa Tenggara
Timur (NTT) dengan populasi sekitar 168,277 jiwa. Kabupaten Alor
terdiri dari sekitar 15 buah pulau yang berada di gugusan kepulauan
Solor-Alor. Pulau-pulau tersebut antara lain: Pulau Alor (di mana
terdapat Kota Kalabahi sebagai ibukota Kabupaten dangan penduduk
terbanyak), pulau Pantar, Pura, Ternate, Teweng Buaya, Kange, Kapa dan
lain-lainnya. Pekerjaan yang dilakukan oleh penduduk kepulauan ini
bervariasi ada yang bekerja sebagai pegawai negeri, wiraswasta,
nelayan, petani, berburu, dan lain-lain. Untuk pengolahan lahan
pertanian masyarakat masih menggunakan peralatan tradisionil. Para
nelayan penangkap ikan menggunakan pancing dan jaring-jaring ukuran
yang kecil. Jagung adalah salah satu makanan kesukaan mereka, juga
umbi-umbian. Jagung yang dicampur dengan kenari kemudian dipipihkan,
yang disebut kenari jagung telah menjadi makanan khas mereka. Upacara
perkawinan dengan pemberian mas kawin yang disebut moko menjadi suatu
tanda kekayaan dan kehormatan dalam adat mereka. Mereka juga senang
bernyanyi dan menari. Salah satu tarian yang sering diperagakan dalam
menyambut para tamu dalah tari leko atau cakalele yang adalah sebuah
tarian perang. Agama yang dianut oleh penduduk Kabupaten Alor di
perkirakan 70% beragama Kristen, 24% beragama Islam, dan 6% beragama
Khatolik dan Hindu. Walaupun masyarakat Alor telah memiliki agama,
namun dalam kehidupan keseharian, mereka memparcayai dan mempraktekkan
tradisi dan adat istiadat leluhur mereka lebih dari pada agama yang
dianutnya.
Umat Islam sebagian besar tinggal di pesisir. Di ibu Kota Kabupaten
Alor, Kalabahi, jumlah penduduk Muslim dan Kristen hampir sama.
Penduduk kepulauan ini bukan seluruhnya orang asli, khususnya di
ibukota Kalabahi masyarakat hidup berbaur dengan para pendatang dari
Sulawesi Selatan, Jawa dan lainnya. Walau berbeda agama, hubungan
kekerabatan terjalin sangat erat, karena di antara mereka masih
terdapat hubungan darah. Di Kalabahi, kita dapat menjumpai dalam satu
keluarga ada beberapa agama, sang kakak beragama Islam, sang adik
beragama Kristen, bahkan ada keluarga yang membagi jatah agama. Jika
kakaknya Kristen, adiknya harus Islam.
Ketenangan dan kerukunan hidup yang terjalin erat di antara masyarakat
setempat, pada beberapa bulan terakhir ini telah terganggu dengan isyu
pelecehan kitab suci Qur’an. Entah siapa dalang di balik ulah tersebut
dan apa motifnya, kita berdoa dan berharap agar masyarakat di Alor
dapat berkepala dingin dan dapat menahan emosi mereka, sehingga tidak
mudah terprovokasi dengan isyu yang tersebar. Tentunya kita semua
berharap Alor tidak akan mengalami keadaan seperti yang telah terjadi
di Ambon pada beberapa tahun lalu.
POKOK DOA
* Berdoa agar hati orang Alor siap menerima lawatan Tuhan sehingga
terjadi kebangunan rohani dan transformasi dalam kehidupan mereka.
Berdoa bagi kesatuan dan kerjasama Tubuh Kristus di Alor. Berdoa
mohon pencurahan Roh Pujian Pengagungan & Penyembahan, Doa Syafaat
dan Peperangan Rohani melanda gereja Tuhan di Alor. Berdoa agar
orang Kristen Alor bebas dari sinkristisme dan hidup dipimpin oleh
Roh Kudus (Gal. 5:25).
* Berdoa bagi kesatuan dan kerjasama yang baik antara Gereja dan PEMDA
Alor, dan visi, misi pelayanan yang holistik, sehingga mampu
meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Alor, dan memberdayakan SDM
asli Alor. Dalam anugerah Tuhan dapat menolong masyarakat Alor
keluar dari ketertinggalan.
* Berdoa mohon Tuhan menggenapi Efe 4:11 untuk meletakkan dasar yang
benar bagi kekristenan di Alor.(2Kor. 5:18-20, Rom. 10:13-15). Dan
melayani Muslim asli dan pendatang di Alor.
* Berdoa mohon pengampunan dari Tuhan.
* Berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus putuskan perjanjian roh dan
hak roh yang tidak kudus dengan kuasa kegelapan dan roh-roh jahat.
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
|
|