SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2005


September 2005
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Oktober 2005
M S S R K J S
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nopember 2005
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


Daftar Isi:
  • Kepercayaan Islam
  • Polemik Jihad dalam Islam



  • Kepercayaan Islam
    Judul : [40-Hari-2005][x05] Kepercayaan Agama Lain
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Rabu, 28 September 2005
    
    KEPERCAYAAN AGAMA LAIN
    ======================
    
    Agama Islam dibangun di atas dasar dua rukun, yakni rukun Iman dan 
    rukun Islam. Rukun Iman adalah:            
    1. Percaya kepada Allah yang Esa
    2. Percaya kepada malaikat-malaikat
    3. Percaya kepada kitab-kitab Allah (Taurat, Zabur, Injil, Qur’an)
    4. Percaya kepada Rasul Allah
    5. Percaya kepada hari kiamat
    6. Percaya kepada Takdir, (tidak semua golongan Islam setuju).
    
    Rukun Islam adalah:
    1. Syahadat - "mengucapkan dua kalimat syahadat, tiada Tuhan
       selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah".
    2. Sholat - lima kali dalam sehari pada waktu-waktu yang ditetapkan.
    3. Berpuasa ("saum") terutama selama bulan ‘suci‘ Ramadhan.
    4. Zakat - sedekah wajib dan sukarela kepada fakir miskin.
    5. Ziarah ("haji") - naik haji ke Mekah, sedikitnya sekali semasa
       hidup.
    
    Untuk dapat selamat di akhirat, seorang Muslim harus mentaati semua 
    hukum dalam rukun Iman dan juga rukun Islam. Sekalipun rukun Iman dan 
    rukun Islam itu telah dipenuhi, belum dapat dipastikan bahwa seseorang 
    itu akan selamat di akhirat. Hukum-hukum Islam mengharuskan seseorang 
    untuk berusaha hidup dengan benar. Di dalam Islam tidak terdapat 
    konsep penebusan dosa. Orang Islam umumnya percaya bahwa mereka dapat 
    menyucikan diri sendiri dari dosa dengan melakukan ibadah. Umat Islam 
    sering teringat akan hari kiamat. Mereka percaya pada hari kiamat 
    malaikat akan memegang timbangan dan menimbang amal masing-masing 
    orang. Semua berharap amal mereka akan lebih berat dari perbuatan 
    mereka yang jahat. Tetapi, itu adalah keputusan Allah semata-mata 
    menurut Kehendak-Nya. Menurut sebuah penafsiran lain, semua perbuatan 
    manusia dicatat dalam sebuah kitab dan pada hari kiamat Allah akan 
    membuka kitab itu dan kesimpulan mengenai riwayat hidup orang tersebut 
    akan ditempatkan di tangan kanan atau tangan kiri Allah. Satu-satunya 
    cara yang memberi kepastian untuk masuk Firdaus adalah dengan mati 
    syahid dalam Jihad suci.            
    
    Di dalam Islam, Muhammad adalah nabi yang paling tinggi kedudukannya. 
    Dalam Al-Qur’an dituliskan juga tentang Yesus, yang lebih dikenal 
    sebagai Nabi Isa. Al Qur’an menyebut Isa sebagai Kalimatullah, yang 
    berarti "Sabda Allah". Umat Islam juga percaya bahwa Isa dilahirkan 
    melalui sebuah mukjizat oleh Maryam yang masih perawan. Isa Almasih 
    akan terkemuka di dunia dan di akhirat (QS 3:45, 2:136, 6:45). Tetapi 
    umat Islam tidak percaya akan kematian Yesus pada kayu salib (QS 
    4:157-158). Tidak percaya Isa bangkit dari alam maut (QS 19:33) dan 
    juga mereka tidak percaya bahwa Isa adalah Tuhan. Dalam Islam Isa 
    adalah nabi di urutan kedua di antara 25 orang nabi. Orang Islam juga 
    percaya akan malaikat dan roh jahat yang disebut "jin", dan 
    kepercayaan ini sangat berpengaruh dalam kehidupan sebagian besar 
    orang Islam. Islam mengajarkan bahwa "semua kebaikan maupun kejahatan 
    bersumber pada Allah". Ada golongan dalam Islam yang berkeyakinan 
    bahwa hidup ini adalah takdir atau nasib. Di dalam Al Qur’an dan 
    kitab-kitab Hadis (kumpulan kitab-kitab yang berisi ucapan-ucapan Nabi 
    Muhammad) terdapat ketentuan mengenai semua hal-ikhwal kehidupan 
    sehari-hari bagi seorang Muslim.    
    
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Polemik Jihad dalam Islam
    Judul : [40-Hari-2005][04] Polemik Jihad dalam Islam 
    
    <>< <>< <>< <><   40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA   ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Rabu, 28 September 2005
                           
    POLEMIK JIHAD DALAM ISLAM 
    =========================               
    
    Jihad yang dianggap memiliki nilai tertinggi dibanding dengan jihad 
    yang lain di dalam Islam adalah melakukan "jihad fisabillilah, Qital-
    perang suci", yakni berperang dijalan Allah dengan membunuh orang-
    orang kafir (dalam pemahaman Islam orang Kristen dianggap sebagai 
    orang kafir). Jihad bagaikan ujung tombak dalam Islam dengan tujuan 
    untuk menyerang, dan untuk membentengi sekaligus mempertahankan dan 
    meluaskan agama Islam. Mereka yang gugur dalam berjihad disebut 
    syuhada. Para syuhada yang gugur dalam medan tempur dianggap telah 
    "mati di jalan Allah". Para syuhada tersebut memiliki akses langsung 
    masuk ke surga dan menikmati nikmatnya surga. Para mujahidin menerima 
    tugas mereka dengan komitmen siap gugur di medan perang. Mereka 
    dibekali dan dilengkapi dengan berbagai keahlian seperti: menggunakan 
    senjata-senjata modern dan otomatis, ilmu bela diri, mantra-mantra 
    kekebalan, ketrampilan merakit dan meledakkan bom, sampai bom bunuh 
    diri yang di ikatkan pada diri sendiri, bahkan bunuh diri dengan 
    menabrakkan pesawat pada peristiwa WTC 11 September 2001 di Amerika. 
    Aksi-aksi teror dilancarkan dengan tujuan memaksa pemerintah dalam 
    suatu negara, ataupun dunia Internasional untuk memberikan perhatian 
    kepada harapan-harapan yang ada dalam dunia Islam itu sendiri.   
    
    Indonesia telah mendapat sorotan dari dunia Internasional sehubungan 
    dengan berbagai teror dan peledakan bom yang telah berlangsung di 
    negara ini baik di rumah-rumah ibadah, daerah-daerah Kristen, 
    fasilitas umum, tempat hiburan, pasar, hotel, sampai pada kedutaan 
    asing. Aksi teror bom tersebut telah menelan korban tanpa pandang 
    bulu, warna kulit, kebangsaan maupun agama, dan ironisnya korban yang 
    berjatuhan adalah termasuk yang beragama Islam.  
    
    Dampak dari berbagai aksi pengeboman tersebut telah merubah wajah 
    keamanan Indonesia yang berdampak dalam berbagai bidang 
    kemasyarakatan, baik di bidang politik, ekonomi dalam maupun luar 
    negeri. Kondisi keamanan di Indoneia yang dinilai oleh dunia 
    Internasional tidak kondusif, telah membuat para investor asing 
    hengkang dan enggan untuk mengembangkan usaha mereka di Indonesia. Hal 
    ini menimbulkan dilema baru bagi perekonomian Indonesia yang kian 
    lesu, ditambah jutaan tenaga kerja yang terpaksa mengalami PHK. 
    Kondisi ini semakin menyengsarakan jutaan rakyat Indonesia yang 
    mayoritasnya adalah beragama Islam. Akhirnya Islam pun dicap sebagai 
    agama teroris, walau pun tidak semua golongan dalam Islam mengakui 
    pentingnya jihad Fisabillilah tersebut. Untuk tidak menyama-ratakan 
    agama Islam dengan teroris, maka secara bijak dunia Internasional kini 
    memilah gerakan teroris dari agama Islam.  
    
    POKOK DOA
    
    * Mohon Berkat Tuhan atas usaha-usaha pemulihan paska konflik antara 
      umat beragama dalam sagala bidang seperti di Maluku, Poso, Tentena 
      dan lain-lain.   
    
    * Berdoa mohon pewahyuan Tuhan atas proses perubahan paradigma dalam 
      segala bidang kehidupan masyarakat Islam pada umumnya dan khususnya 
      Para tokoh Islam Indonesia & para Cendekiawan Muslim Indonesia. 
      (Rom. 12:2).  
    
    * Berdoa agar tidak ada kelompok terorisme yang mengatasnamakan Islam, 
      agar Indonesia tidak terus disebut sebagai sarang terorisme.
       
    * Berdoa bagi kaum intelektual Muslim yang belajar di luar negeri 
      khususnya di negara-negara Barat, agar Tuhan berkenan memberkati 
      mereka dengan wawasan yang luas. Berdoa agar Tuhan memberikan 
      kerinduan yang kuat secara individu dalam hati mereka, agar mereka 
      berani berjihad mencari "kebenaran sejati." Berdoa agar Tuhan 
      mempertemukan mereka dengan orang-orang percaya yang sanggup menjadi 
      alat Tuhan untuk menjawab berbagai pertanyaan mereka. 
      
    * Berdoa agar kerukunan antar umat beragama di Indonesia dapat 
      terwujud. 
      
    
    e-Doa ********************************************************** I-KAN
        Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
         Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Untuk berhenti     : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
         Arsip 40 Hari Doa  : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    ----------------------------------------------------------------------
        Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
    ----------------------------------------------------------------------

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA