|
|
Kepercayaan Islam
Judul : [40-Hari-2005][x05] Kepercayaan Agama Lain
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Rabu, 28 September 2005
KEPERCAYAAN AGAMA LAIN
======================
Agama Islam dibangun di atas dasar dua rukun, yakni rukun Iman dan
rukun Islam. Rukun Iman adalah:
1. Percaya kepada Allah yang Esa
2. Percaya kepada malaikat-malaikat
3. Percaya kepada kitab-kitab Allah (Taurat, Zabur, Injil, Qur’an)
4. Percaya kepada Rasul Allah
5. Percaya kepada hari kiamat
6. Percaya kepada Takdir, (tidak semua golongan Islam setuju).
Rukun Islam adalah:
1. Syahadat - "mengucapkan dua kalimat syahadat, tiada Tuhan
selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah".
2. Sholat - lima kali dalam sehari pada waktu-waktu yang ditetapkan.
3. Berpuasa ("saum") terutama selama bulan ‘suci‘ Ramadhan.
4. Zakat - sedekah wajib dan sukarela kepada fakir miskin.
5. Ziarah ("haji") - naik haji ke Mekah, sedikitnya sekali semasa
hidup.
Untuk dapat selamat di akhirat, seorang Muslim harus mentaati semua
hukum dalam rukun Iman dan juga rukun Islam. Sekalipun rukun Iman dan
rukun Islam itu telah dipenuhi, belum dapat dipastikan bahwa seseorang
itu akan selamat di akhirat. Hukum-hukum Islam mengharuskan seseorang
untuk berusaha hidup dengan benar. Di dalam Islam tidak terdapat
konsep penebusan dosa. Orang Islam umumnya percaya bahwa mereka dapat
menyucikan diri sendiri dari dosa dengan melakukan ibadah. Umat Islam
sering teringat akan hari kiamat. Mereka percaya pada hari kiamat
malaikat akan memegang timbangan dan menimbang amal masing-masing
orang. Semua berharap amal mereka akan lebih berat dari perbuatan
mereka yang jahat. Tetapi, itu adalah keputusan Allah semata-mata
menurut Kehendak-Nya. Menurut sebuah penafsiran lain, semua perbuatan
manusia dicatat dalam sebuah kitab dan pada hari kiamat Allah akan
membuka kitab itu dan kesimpulan mengenai riwayat hidup orang tersebut
akan ditempatkan di tangan kanan atau tangan kiri Allah. Satu-satunya
cara yang memberi kepastian untuk masuk Firdaus adalah dengan mati
syahid dalam Jihad suci.
Di dalam Islam, Muhammad adalah nabi yang paling tinggi kedudukannya.
Dalam Al-Qur’an dituliskan juga tentang Yesus, yang lebih dikenal
sebagai Nabi Isa. Al Qur’an menyebut Isa sebagai Kalimatullah, yang
berarti "Sabda Allah". Umat Islam juga percaya bahwa Isa dilahirkan
melalui sebuah mukjizat oleh Maryam yang masih perawan. Isa Almasih
akan terkemuka di dunia dan di akhirat (QS 3:45, 2:136, 6:45). Tetapi
umat Islam tidak percaya akan kematian Yesus pada kayu salib (QS
4:157-158). Tidak percaya Isa bangkit dari alam maut (QS 19:33) dan
juga mereka tidak percaya bahwa Isa adalah Tuhan. Dalam Islam Isa
adalah nabi di urutan kedua di antara 25 orang nabi. Orang Islam juga
percaya akan malaikat dan roh jahat yang disebut "jin", dan
kepercayaan ini sangat berpengaruh dalam kehidupan sebagian besar
orang Islam. Islam mengajarkan bahwa "semua kebaikan maupun kejahatan
bersumber pada Allah". Ada golongan dalam Islam yang berkeyakinan
bahwa hidup ini adalah takdir atau nasib. Di dalam Al Qur’an dan
kitab-kitab Hadis (kumpulan kitab-kitab yang berisi ucapan-ucapan Nabi
Muhammad) terdapat ketentuan mengenai semua hal-ikhwal kehidupan
sehari-hari bagi seorang Muslim.
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
Polemik Jihad dalam Islam
Judul : [40-Hari-2005][04] Polemik Jihad dalam Islam
<>< <>< <>< <>< 40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Rabu, 28 September 2005
POLEMIK JIHAD DALAM ISLAM
=========================
Jihad yang dianggap memiliki nilai tertinggi dibanding dengan jihad
yang lain di dalam Islam adalah melakukan "jihad fisabillilah, Qital-
perang suci", yakni berperang dijalan Allah dengan membunuh orang-
orang kafir (dalam pemahaman Islam orang Kristen dianggap sebagai
orang kafir). Jihad bagaikan ujung tombak dalam Islam dengan tujuan
untuk menyerang, dan untuk membentengi sekaligus mempertahankan dan
meluaskan agama Islam. Mereka yang gugur dalam berjihad disebut
syuhada. Para syuhada yang gugur dalam medan tempur dianggap telah
"mati di jalan Allah". Para syuhada tersebut memiliki akses langsung
masuk ke surga dan menikmati nikmatnya surga. Para mujahidin menerima
tugas mereka dengan komitmen siap gugur di medan perang. Mereka
dibekali dan dilengkapi dengan berbagai keahlian seperti: menggunakan
senjata-senjata modern dan otomatis, ilmu bela diri, mantra-mantra
kekebalan, ketrampilan merakit dan meledakkan bom, sampai bom bunuh
diri yang di ikatkan pada diri sendiri, bahkan bunuh diri dengan
menabrakkan pesawat pada peristiwa WTC 11 September 2001 di Amerika.
Aksi-aksi teror dilancarkan dengan tujuan memaksa pemerintah dalam
suatu negara, ataupun dunia Internasional untuk memberikan perhatian
kepada harapan-harapan yang ada dalam dunia Islam itu sendiri.
Indonesia telah mendapat sorotan dari dunia Internasional sehubungan
dengan berbagai teror dan peledakan bom yang telah berlangsung di
negara ini baik di rumah-rumah ibadah, daerah-daerah Kristen,
fasilitas umum, tempat hiburan, pasar, hotel, sampai pada kedutaan
asing. Aksi teror bom tersebut telah menelan korban tanpa pandang
bulu, warna kulit, kebangsaan maupun agama, dan ironisnya korban yang
berjatuhan adalah termasuk yang beragama Islam.
Dampak dari berbagai aksi pengeboman tersebut telah merubah wajah
keamanan Indonesia yang berdampak dalam berbagai bidang
kemasyarakatan, baik di bidang politik, ekonomi dalam maupun luar
negeri. Kondisi keamanan di Indoneia yang dinilai oleh dunia
Internasional tidak kondusif, telah membuat para investor asing
hengkang dan enggan untuk mengembangkan usaha mereka di Indonesia. Hal
ini menimbulkan dilema baru bagi perekonomian Indonesia yang kian
lesu, ditambah jutaan tenaga kerja yang terpaksa mengalami PHK.
Kondisi ini semakin menyengsarakan jutaan rakyat Indonesia yang
mayoritasnya adalah beragama Islam. Akhirnya Islam pun dicap sebagai
agama teroris, walau pun tidak semua golongan dalam Islam mengakui
pentingnya jihad Fisabillilah tersebut. Untuk tidak menyama-ratakan
agama Islam dengan teroris, maka secara bijak dunia Internasional kini
memilah gerakan teroris dari agama Islam.
POKOK DOA
* Mohon Berkat Tuhan atas usaha-usaha pemulihan paska konflik antara
umat beragama dalam sagala bidang seperti di Maluku, Poso, Tentena
dan lain-lain.
* Berdoa mohon pewahyuan Tuhan atas proses perubahan paradigma dalam
segala bidang kehidupan masyarakat Islam pada umumnya dan khususnya
Para tokoh Islam Indonesia & para Cendekiawan Muslim Indonesia.
(Rom. 12:2).
* Berdoa agar tidak ada kelompok terorisme yang mengatasnamakan Islam,
agar Indonesia tidak terus disebut sebagai sarang terorisme.
* Berdoa bagi kaum intelektual Muslim yang belajar di luar negeri
khususnya di negara-negara Barat, agar Tuhan berkenan memberkati
mereka dengan wawasan yang luas. Berdoa agar Tuhan memberikan
kerinduan yang kuat secara individu dalam hati mereka, agar mereka
berani berjihad mencari "kebenaran sejati." Berdoa agar Tuhan
mempertemukan mereka dengan orang-orang percaya yang sanggup menjadi
alat Tuhan untuk menjawab berbagai pertanyaan mereka.
* Berdoa agar kerukunan antar umat beragama di Indonesia dapat
terwujud.
e-Doa ********************************************************** I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berlangganan : <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Untuk berhenti : <unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
Arsip 40 Hari Doa : http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
----------------------------------------------------------------------
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
----------------------------------------------------------------------
|
|