|
|
Bagaimana Memberi Kesaksian Kepada Orang Islam
Judul : [40-Hari-2004][x07] Bagaimana Memberi Kesaksian kepada Orang Islam …
<>< <>< <>< <>< 40 HARI DOA BANGSA-BANGSA ><> ><> ><> ><>
/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Kamis, 18 November 2004
BAGAIMANA MEMBERI KESAKSIAN KEPADA ORANG ISLAM …
================================================
"Aku berdiri dan mengetuk pintu."
Banyak yang mengatakan bahwa tidak mungkin untuk membawa orang-orang
Islam kepada Tuhan Yesus, tetapi hal itu sesungguhnya sangat mungkin.
Namun, ini harus dilakukan sesuai dengan konteks kebudayaan dan agama
Islam sendiri. Artinya, jangan memberi kesaksian kepada orang Islam
seperti kita bersaksi kepada orang yang lain. Hal yang disampaikan
boleh saja sama, tetapi cara penyampaiannya harus berbeda.
Prinsip-prinsip dasar
1. Jangan lupa untuk berdoa! Doakanlah sahabat-sahabat dan kenalan
Anda yang beragama Islam. Dalam hal ini sesungguhnya kita
sepenuhnya bergantung kepada pertolongan Roh Kudus.
2. Anda harus mempunyai tujuan spesifik. Tuhan ingin kita menjadi
perantara untuk mengenalkan Tuhan Yesus kepada orang-orang Islam
melalui berita Injil. Tujuannya agar berita Injil dapat dimengerti
dan diterima oleh teman-teman kita yang beragama Islam.
3. Hendaknya Anda terbuka untuk hubungan pribadi dengan orang-orang
Islam sebagai sesama manusia. Kita harus benar-benar (dengan tulus)
mengasihi para Muslim, dan menunjukkan kasih melalui kebaikan dan
dengan menghormati mereka dengan menjalin persahabatan dan berbagi
rasa kepada mereka tentang keyakinan kita. Untuk memupuk
persahabatan yang baik, dibutuhkan banyak waktu agar kita dapat
saling mengerti, menghargai, dan membantu sahabat-sahabat kita yang
Muslim.
4. Tunjukkan kesabaran. Kita boleh berbicara bebas mengenai keyakinan
kita sejak awal hubungan kita. Tetapi hendaknya diingat bahwa
kebanyakan Muslim perlu mendengar kita hingga berulang-ulang kali
sebelum mereka terbuka untuk percaya kepada Isa Almasih. Jangan
lekas kecewa apabila mereka menolak.
5. Jelaskanlah berita Injil dengan cara sederhana. Pakailah kata-kata
dan istilah yang mudah dimengerti oleh orang Islam. Istilah-istilah
seperti dosa, doa, Allah, Anak Allah, dan iman, harus dijelaskan
artinya pada orang Islam. Karena Istilah-istilah tersebut mempunyai
makna yang sangat berbeda bagi orang Islam.
6. Berikan sebuah Alkitab atau sebuah PB kepada sahabatmu. Dengan
membaca buku-buku tersebut seorang Muslim akan mulai mendapat
gambaran yang lain tentang kekristenan. Anjurkan mereka untuk
secara khusus dan teratur membaca kitab-kitab Injil.
7. Tekankan bahwa Allah itu Maha Kudus. Allah menuntut kekudusan.
Manusia pada umumnya najis dan dikuasai oleh sikap-sikap yang penuh
dosa. Baik pendidikan maupun pengajaran moral tidak mampu
mengubahkan keadaan ini. Untuk menjadi kudus, manusia perlu
mengalami kelahiran baru.
8. Ceritakan bagaimana Allah telah ikut campur dalam kehidupan kita.
Berceritalah mengenai kesetiaan Tuhan, kasih sayang-Nya, serta
keadilan-Nya. Umat Islam umumnya tidak mengerti/ mengetahui bahwa
Allah sesungguhnya suka berjanji dan suka menepati janji-Nya.
Karena itu, kesaksian dan hidup anda yang menunjukkan iman yang
sungguh-sungguh sangat penting.
9. Jika Anda mendapat bantahan, jawablah dengan lemah lembut. Jangan
menjadi sengit dan kehilangan pengendalian diri pada waktu
berdiskusi. Gambar kiri: Sekelompok pria dari suku Wadabi di Niger
(Afrika). Kita tidak dapat memandang semua orang Muslim secara
pukul rata. Apabila melakukan generalisasi, pasti ada
perkecualiannya.
10. Jika sahabat Anda yang Muslim berkata bahwa mereka sudah percaya
akan Isa Almasih dan akan Alkitab, jangan mentah-mentah
menerimanya. Dalam artian tertentu, Muslim memang percaya kepada
Isa dan Alkitab. Tetapi "percaya" mereka itu berbeda jauh dari
ajaran Alkitab kepada orang Kristen. Misalnya, mereka tidak
percaya bahwa ada kemungkinan untuk menjalin hubungan yang pribadi
dengan Allah, seperti kita orang Kristen mempercayainya. Yesus
berkata bahwa kehidupan kekal adalah "mengenal Allah" (Yohanes
17:3). "Mengenal" itu bukan sekedar mengetahui hal-hal tertentu
mengenai Allah; yang dimaksudkan di sini adalah "mengenal" Tuhan
secara pribadi!
Hal-hal apakah yang harus dihindarkan?
1. Jangan sekali-kali menghina/menyerang pribadi Nabi Muhammad, tetapi
Anda tidak perlu juga mengakuinya sebagai nabi.
2. Jangan mengkritik Al-Quran.
3. Hindarkan pembicaraan tentang urusan politik dan jangan sekali-kali
melakukan pembelaan terhadap Negara Israel.
4. Jangan paksa orang menerima bahwa Isa itu Anak Allah. Muslim tidak
bisa memahami atau menerima hal tersebut. Nanti saja, sesudah orang
itu membaca Alkitab atau kitab-kitab Injil, Anda dapat menjelaskan
hal itu kepadanya.
5. Jangan berdebat tentang makan babi dan minum anggur yang diharamkan
bagi umat Islam. Sebagai umat Kristen tujuan kita hanyalah untuk
memperkenalkan pribadi Yesus.
Petunjuk-petunjuk khusus
1. Pada mulanya, carilah titik-titik persamaan. Apabila anda mulai
berhubungan dengan orang-orang Islam, carilah sebanyak mungkin
titik persamaan mengenai apa yang kita percaya. Mereka percaya
bahwa Allah itu Esa, dan bahwa Ia adalah Allah nabi Ibrahim. Dalam
bahasa Arab kata yang digunakan untuk Tuhan adalah "Allah" (umat
Kristen Arab pun menyebut-Nya "Allah"). Muslim percaya bahwa Allah
yang menjadikan dunia, bahwa Ia Mahatahu, Mahakuasa dan
Mahabijaksana. Tetapi mereka menolak untuk percaya kepada Allah
Tritunggal. Mereka percaya akan malaikat dan nabi-nabi, seperti
Ibrahim, Musa, Daud, Nuh dan Isa/Yesus. Mereka percaya akan hari
kiamat. Pada umumnya, kita dapat menyepakati semua hal itu, tanpa
melupakan bahwa ada hal-hal yang berbeda dalam keyakinan kita.
Orang-orang Muslim selama ini merasa dirinya tertolak oleh orang-
orang Barat. Mereka akan lebih mau mendengar, apabila kita
membenarkan hal-hal (yang sama-sama kita percayai juga), dan ini
akan membuka jalan bagi mereka untuk mengerti.
2. Gunakan cara yang sederhana dan jelas untuk mengenalkan Isa
Almasih. Misalnya, pakailah ayat-ayat dari Alkitab. Yohannes 5:24
dan Roma 6:23 sering dipakai, dan banyak orang mulai mengerti.
3. Gunakanlah cerita-cerita. Penting sekali untuk menyampaikan cerita-
cerita mengenai kehidupan Isa dan pria serta wanita lain yang ada
dalam Alkitab. Muslim suka memakai cerita-cerita ketika bicara
tentang agama mereka. Kebanyakan orang Islam belum pernah membaca
Alkitab (banyak juga yang Tuhan telah menciptakan kita menurut
gambar-Nya. Kita dapat mencerminkan Allah Tritunggal melalui cara
kita berkomunikasi, melalui persahabatan kita dan melalui cinta
kasih kita satu sama lain. belum pernah membaca seluruh Al-Quran
mereka sendiri). Dalam menyampaikan pesan Anda, belajarlah
menggunakan kias-kias, cerita, dan contoh-contoh dari kehidupan
sehari-hari. Dengan demikian, sahabat Anda yang Muslim akan mudah
mengingat apa yang anda sampaikan. Penting sekali untuk mengerti
budaya, cara berpikir, latar belakang sejarah, dan agama mereka.
Juga akan berguna apabila Anda bisa belajar sebagian dari bahasa
mereka (Arab).
4. Literatur. Hendaknya Anda memiliki persediaan secukupnya berupa
kitab-kitab Injil, film "Yesus", kaset-kaset khotbah, CD dan VCD
dalam beberapa bahasa.
5. Dekatilah mereka. Jangan takut pergi ke rumah jangan dibawa Laut
Atlantik. mereka dan undang mereka juga ke rumah anda. Jika
bergabung ke gereja mengundang mereka makan, belilah daging yang
(yang cenderung akan Anda masak dari toko daging Muslim (halal)
berbudaya "Barat") atau masak saja ikan untuk hidangannya. Jangan
supaya jangan sekali-kali menawarkan minuman keras (beralkohol)
kepada Muslim.
6. Berdebat. Kecil sekali kemungkinan bahwa Anda dapat meyakinkan
seorang Muslim melalui perdebatan. Logika ala Barat tidak sama
besar dampak pengaruhnya bagi Muslim, dan bahkan sering tidak
dimengerti oleh mereka. Cintailah sahabat-sahabatmu yang Muslim dan
jangan terpancing ke dalam perdebatan yang memojokkan mereka.
7. Al-Quran. Anda boleh saja membacanya, tetapi tidak berarti harus
memakai Al-Quran sebagai dasar untuk kesaksian Anda. Setiap Muslim
perlu mengalami perjumpaan dengan Isa yang diungkapkan dalam
Alkitab. Jika Anda membaca Al-Quran atau memasuki sebuah Masjid,
sebaiknya Anda berdoa dulu meminta perlindungan dan pengertian dari
Tuhan (Efesus 6:10-18).
8. Jangan memberi kesaksian kepada yang berlainan jenis, bahkan lewat
surat-menyurat sekalipun. Lelaki hanya boleh bersaksi kepada
lelaki, perempuan harus dengan perempuan.
9. Siapkan mereka untuk bergabung dalam sebuah jemaat rumah yang
bersifat kontekstual di daerah lingkungan mereka sendiri. Sebaiknya
mereka jangan dibawa bergabung ke gereja (yang cenderung berbudaya
"Barat"), supaya jangan mengalami kejutan budaya yang terlalu
berat. Kalau hal itu memang terpaksa dilakukan (karena tidak ada
jemaat lokal yang kontekstual), siapkan mereka untuk kunjungan yang
pertama kali ke gedung gereja. Anda perlu menjelaskan secara
singkat, apa yang akan terjadi dalam kebaktian, dan apa yang boleh
dan tidak boleh mereka lakukan.
Penolakan Muslim terhadap kekristenan
Ketika memberikan kesaksian kepada Muslim, kemungkinan besar mereka
akan mengajukan bantahan, karena mereka berkeyakinan bahwa ajaran
Kristen tidak dapat mereka terima. Orang Kristen perlu mengetahui apa
saja bantahan mereka, dan bagaimana menjawab bantahan tersebut dengan
tepat.
Sanggahan pada umumnya:
1. Alkitab. Orang Islam diajari bahwa isi Alkitab tidak murni lagi,
karena sudah diubahkan. Mereka menolak mengakuinya sebagai kitab
yang dapat dipercayai.
2. Ajaran Tritunggal. Orang Islam mengira bahwa orang Kristen
menyembah tiga allah. Menurut Islam, Tritunggal orang Kristen itu
terdiri dari Sang Bapa, Siti Maryam (sang perawan), dan Sang Anak
(Isa).
3. Ketuhanan Isa Almasih. Menurut mereka, merupakan suatu hujatan
besar untuk menyebut Isa itu Tuhan dan "Anak Allah". Dalam
pengertian mereka, ini seakan-akan Allah mengadakan hubungan seks
dengan Siti Maryam dan anak yang dilahirkan adalah hasil hubungan
tersebut. (Padahal pemikiran tersebut sangat menjijikkan bagi umat
Kristen.)
4. Salib. Muslim mengatakan bahwa mustahil Allah membiarkan nabi-Nya
(Isa) mati konyol pada kayu salib. Bagi umat Islam, salib itu
sesuatu yang memalukan dan bodoh sekali. Karena itu, janganlah Anda
bicara tentang salib tanpa juga bicara mengenai kebangkitan Yesus
dari kematian. Sesungguhnya, Isa Almasih berhasil menaklukkan dosa
manusia, kematian, serta setan si iblis.
5. Pengenalan akan Tuhan. Muslim percaya bahwa Allah juga disembah
oleh Nabi Ibrahim. Tetapi mereka tidak percaya bahwa Allah sudi
menarik semua orang kepada-Nya atau mengenal Dia dalam pengertian
Kristen.
6. Kristen itu sesat. Muslim umumnya yakin bahwa orang Kristen telah
disesatkan, karena itu mereka merasa wajib membawa orang Kristen
kembali ke ajaran Islam yang benar. Bagi banyak orang Muslim, nama
"Kristen" itu sendiri berbicara mengenai keduniawian
(materialisme), kebejatan moral, dan sebagainya. Sebab itu mereka
menolak mentah-mentah hal-hal yang berasal dari budaya Barat yang
dianggap korup. Bagi Muslim, minuman keras (beralkohol),
bacaan/tayangan porno, kehidupan bebas dan tanpa norma-norma
keagamaan merupakan tanda-tanda kebobrokan dan kehancuran negara-
negara Barat. Muslim umumnya menyamaratakan antara kekristenan dan
kebudayaan Barat.
Di sisi lainnya, banyak Muslim tidak sungguh-sungguh menjalankan agama
mereka sendiri, kemudian menjadi terombang-ambing antara Islam dan
kebudayaan Barat.
Hubungan antara dunia Muslim dan dunia Barat seringkali bersifat
tegang. Masingmasing pihak bersikap curiga, merasa tertolak dan merasa
ketidakadilan dari pihak lainnya. Seringkali hal ini menimbulkan
kebencian satu sama lain. Perbedaan antara kedua kebudayaan
menimbulkan banyak masalah dan salah pengertian. Kiranya Tuhan
menjadikan umat Kristen sebagai umat pembawa damai (Matius 5:9).
e-Doa ********************************************************* I-KAN
Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
Arsip 40 Hari Doa: http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
_____________________________________________________________________
|
|