SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2004


Oktober 2004
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

November 2004
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30


Daftar Isi:
  • Bagaimana Memberi Kesaksian Kepada Orang Islam



  • Bagaimana Memberi Kesaksian Kepada Orang Islam
    Judul : [40-Hari-2004][x07] Bagaimana Memberi Kesaksian kepada Orang Islam …
    
    <>< <>< <>< <><       40 HARI DOA BANGSA-BANGSA        ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Kamis, 18 November 2004
    
    
    BAGAIMANA MEMBERI KESAKSIAN KEPADA ORANG ISLAM … 
    ================================================
    "Aku berdiri dan mengetuk pintu."
    
    Banyak yang mengatakan bahwa tidak mungkin untuk membawa orang-orang
    Islam kepada Tuhan Yesus, tetapi hal itu sesungguhnya sangat mungkin.
    Namun, ini harus dilakukan sesuai dengan konteks kebudayaan dan agama
    Islam sendiri. Artinya, jangan memberi kesaksian kepada orang Islam
    seperti kita bersaksi kepada orang yang lain. Hal yang disampaikan
    boleh saja sama, tetapi cara penyampaiannya harus berbeda.
    
    Prinsip-prinsip dasar
    1. Jangan lupa untuk berdoa! Doakanlah sahabat-sahabat dan kenalan
       Anda yang beragama Islam. Dalam hal ini sesungguhnya kita
       sepenuhnya bergantung kepada pertolongan Roh Kudus.
    2. Anda harus mempunyai tujuan spesifik. Tuhan ingin kita menjadi
       perantara untuk mengenalkan Tuhan Yesus kepada orang-orang Islam
       melalui berita Injil. Tujuannya agar berita Injil dapat dimengerti
       dan diterima oleh teman-teman kita yang beragama Islam.
    3. Hendaknya Anda terbuka untuk hubungan pribadi dengan orang-orang
       Islam sebagai sesama manusia. Kita harus benar-benar (dengan tulus)
       mengasihi para Muslim, dan menunjukkan kasih melalui kebaikan dan
       dengan menghormati mereka dengan menjalin persahabatan dan berbagi
       rasa kepada mereka tentang keyakinan kita. Untuk memupuk
       persahabatan yang baik, dibutuhkan banyak waktu agar kita dapat
       saling mengerti, menghargai, dan membantu sahabat-sahabat kita yang
       Muslim.
    4. Tunjukkan kesabaran. Kita boleh berbicara bebas mengenai keyakinan
       kita sejak awal hubungan kita. Tetapi hendaknya diingat bahwa
       kebanyakan Muslim perlu mendengar kita hingga berulang-ulang kali
       sebelum mereka terbuka untuk percaya kepada Isa Almasih. Jangan
       lekas kecewa apabila mereka menolak.
    5. Jelaskanlah berita Injil dengan cara sederhana. Pakailah kata-kata
       dan istilah yang mudah dimengerti oleh orang Islam. Istilah-istilah
       seperti dosa, doa, Allah, Anak Allah, dan iman, harus dijelaskan
       artinya pada orang Islam. Karena Istilah-istilah tersebut mempunyai
       makna yang sangat berbeda bagi orang Islam.
    6. Berikan sebuah Alkitab atau sebuah PB kepada sahabatmu. Dengan
       membaca buku-buku tersebut seorang Muslim akan mulai mendapat
       gambaran yang lain tentang kekristenan. Anjurkan mereka untuk
       secara khusus dan teratur membaca kitab-kitab Injil.
    7. Tekankan bahwa Allah itu Maha Kudus. Allah menuntut kekudusan.
       Manusia pada umumnya najis dan dikuasai oleh sikap-sikap yang penuh
       dosa. Baik pendidikan maupun pengajaran moral tidak mampu
       mengubahkan keadaan ini. Untuk menjadi kudus, manusia perlu
       mengalami kelahiran baru.
    8. Ceritakan bagaimana Allah telah ikut campur dalam kehidupan kita.
       Berceritalah mengenai kesetiaan Tuhan, kasih sayang-Nya, serta
       keadilan-Nya. Umat Islam umumnya tidak mengerti/ mengetahui bahwa
       Allah sesungguhnya suka berjanji dan suka menepati janji-Nya.
       Karena itu, kesaksian dan hidup anda yang menunjukkan iman yang
       sungguh-sungguh sangat penting.
    9. Jika Anda mendapat bantahan, jawablah dengan lemah lembut. Jangan
       menjadi sengit dan kehilangan pengendalian diri pada waktu
       berdiskusi. Gambar kiri: Sekelompok pria dari suku Wadabi di Niger
       (Afrika). Kita tidak dapat memandang semua orang Muslim secara
       pukul rata. Apabila melakukan generalisasi, pasti ada
       perkecualiannya.
    10. Jika sahabat Anda yang Muslim berkata bahwa mereka sudah percaya
        akan Isa Almasih dan akan Alkitab, jangan mentah-mentah
        menerimanya. Dalam artian tertentu, Muslim memang percaya kepada
        Isa dan Alkitab. Tetapi "percaya" mereka itu berbeda jauh dari
        ajaran Alkitab kepada orang Kristen. Misalnya, mereka tidak
        percaya bahwa ada kemungkinan untuk menjalin hubungan yang pribadi
        dengan Allah, seperti kita orang Kristen mempercayainya. Yesus
        berkata bahwa kehidupan kekal adalah "mengenal Allah" (Yohanes
        17:3). "Mengenal" itu bukan sekedar mengetahui hal-hal tertentu
        mengenai Allah; yang dimaksudkan di sini adalah "mengenal" Tuhan
        secara pribadi!
    
    Hal-hal apakah yang harus dihindarkan?
    1. Jangan sekali-kali menghina/menyerang pribadi Nabi Muhammad, tetapi
       Anda tidak perlu juga mengakuinya sebagai nabi.
    2. Jangan mengkritik Al-Quran.
    3. Hindarkan pembicaraan tentang urusan politik dan jangan sekali-kali
       melakukan pembelaan terhadap Negara Israel.
    4. Jangan paksa orang menerima bahwa Isa itu Anak Allah. Muslim tidak
       bisa memahami atau menerima hal tersebut. Nanti saja, sesudah orang
       itu membaca Alkitab atau kitab-kitab Injil, Anda dapat menjelaskan
       hal itu kepadanya.
    5. Jangan berdebat tentang makan babi dan minum anggur yang diharamkan
       bagi umat Islam. Sebagai umat Kristen tujuan kita hanyalah untuk
       memperkenalkan pribadi Yesus.
    
    Petunjuk-petunjuk khusus
    1. Pada mulanya, carilah titik-titik persamaan. Apabila anda mulai
       berhubungan dengan orang-orang Islam, carilah sebanyak mungkin
       titik persamaan mengenai apa yang kita percaya. Mereka percaya
       bahwa Allah itu Esa, dan bahwa Ia adalah Allah nabi Ibrahim. Dalam
       bahasa Arab kata yang digunakan untuk Tuhan adalah "Allah" (umat
       Kristen Arab pun menyebut-Nya "Allah"). Muslim percaya bahwa Allah
       yang menjadikan dunia, bahwa Ia Mahatahu, Mahakuasa dan
       Mahabijaksana. Tetapi mereka menolak untuk percaya kepada Allah
       Tritunggal. Mereka percaya akan malaikat dan nabi-nabi, seperti
       Ibrahim, Musa, Daud, Nuh dan Isa/Yesus. Mereka percaya akan hari
       kiamat. Pada umumnya, kita dapat menyepakati semua hal itu, tanpa
       melupakan bahwa ada hal-hal yang berbeda dalam keyakinan kita.
       Orang-orang Muslim selama ini merasa dirinya tertolak oleh orang-
       orang Barat. Mereka akan lebih mau mendengar, apabila kita
       membenarkan hal-hal (yang sama-sama kita percayai juga), dan ini
       akan membuka jalan bagi mereka untuk mengerti.
    2. Gunakan cara yang sederhana dan jelas untuk mengenalkan Isa
       Almasih. Misalnya, pakailah ayat-ayat dari Alkitab. Yohannes 5:24
       dan Roma 6:23 sering dipakai, dan banyak orang mulai mengerti.
    3. Gunakanlah cerita-cerita. Penting sekali untuk menyampaikan cerita-
       cerita mengenai kehidupan Isa dan pria serta wanita lain yang ada
       dalam Alkitab. Muslim suka memakai cerita-cerita ketika bicara
       tentang agama mereka. Kebanyakan orang Islam belum pernah membaca
       Alkitab (banyak juga yang Tuhan telah menciptakan kita menurut
       gambar-Nya. Kita dapat mencerminkan Allah Tritunggal melalui cara
       kita berkomunikasi, melalui persahabatan kita dan melalui cinta
       kasih kita satu sama lain. belum pernah membaca seluruh Al-Quran
       mereka sendiri). Dalam menyampaikan pesan Anda, belajarlah
       menggunakan kias-kias, cerita, dan contoh-contoh dari kehidupan
       sehari-hari. Dengan demikian, sahabat Anda yang Muslim akan mudah
       mengingat apa yang anda sampaikan. Penting sekali untuk mengerti
       budaya, cara berpikir, latar belakang sejarah, dan agama mereka.
       Juga akan berguna apabila Anda bisa belajar sebagian dari bahasa
       mereka (Arab).
    4. Literatur. Hendaknya Anda memiliki persediaan secukupnya berupa
       kitab-kitab Injil, film "Yesus", kaset-kaset khotbah, CD dan VCD
       dalam beberapa bahasa.
    5. Dekatilah mereka. Jangan takut pergi ke rumah jangan dibawa Laut
       Atlantik. mereka dan undang mereka juga ke rumah anda. Jika
       bergabung ke gereja mengundang mereka makan, belilah daging yang
       (yang cenderung akan Anda masak dari toko daging Muslim (halal)
       berbudaya "Barat") atau masak saja ikan untuk hidangannya. Jangan
       supaya jangan sekali-kali menawarkan minuman keras (beralkohol)
       kepada Muslim.
    6. Berdebat. Kecil sekali kemungkinan bahwa Anda dapat meyakinkan
       seorang Muslim melalui perdebatan. Logika ala Barat tidak sama
       besar dampak pengaruhnya bagi Muslim, dan bahkan sering tidak
       dimengerti oleh mereka. Cintailah sahabat-sahabatmu yang Muslim dan
       jangan terpancing ke dalam perdebatan yang memojokkan mereka.
    7. Al-Quran. Anda boleh saja membacanya, tetapi tidak berarti harus
       memakai Al-Quran sebagai dasar untuk kesaksian Anda. Setiap Muslim
       perlu mengalami perjumpaan dengan Isa yang diungkapkan dalam
       Alkitab. Jika Anda membaca Al-Quran atau memasuki sebuah Masjid,
       sebaiknya Anda berdoa dulu meminta perlindungan dan pengertian dari
       Tuhan (Efesus 6:10-18).
    8. Jangan memberi kesaksian kepada yang berlainan jenis, bahkan lewat
       surat-menyurat sekalipun. Lelaki hanya boleh bersaksi kepada
       lelaki, perempuan harus dengan perempuan.
    9. Siapkan mereka untuk bergabung dalam sebuah jemaat rumah yang
       bersifat kontekstual di daerah lingkungan mereka sendiri. Sebaiknya
       mereka jangan dibawa bergabung ke gereja (yang cenderung berbudaya
       "Barat"), supaya jangan mengalami kejutan budaya yang terlalu
       berat. Kalau hal itu memang terpaksa dilakukan (karena tidak ada
       jemaat lokal yang kontekstual), siapkan mereka untuk kunjungan yang
       pertama kali ke gedung gereja. Anda perlu menjelaskan secara
       singkat, apa yang akan terjadi dalam kebaktian, dan apa yang boleh
       dan tidak boleh mereka lakukan.
    
    Penolakan Muslim terhadap kekristenan
    
    Ketika memberikan kesaksian kepada Muslim, kemungkinan besar mereka
    akan mengajukan bantahan, karena mereka berkeyakinan bahwa ajaran
    Kristen tidak dapat mereka terima. Orang Kristen perlu mengetahui apa
    saja bantahan mereka, dan bagaimana menjawab bantahan tersebut dengan
    tepat.
    
    Sanggahan pada umumnya:
    1. Alkitab. Orang Islam diajari bahwa isi Alkitab tidak murni lagi,
       karena sudah diubahkan. Mereka menolak mengakuinya sebagai kitab
       yang dapat dipercayai.
    2. Ajaran Tritunggal. Orang Islam mengira bahwa orang Kristen
       menyembah tiga allah. Menurut Islam, Tritunggal orang Kristen itu
       terdiri dari Sang Bapa, Siti Maryam (sang perawan), dan Sang Anak
       (Isa).
    3. Ketuhanan Isa Almasih. Menurut mereka, merupakan suatu hujatan
       besar untuk menyebut Isa itu Tuhan dan "Anak Allah". Dalam
       pengertian mereka, ini seakan-akan Allah mengadakan hubungan seks
       dengan Siti Maryam dan anak yang dilahirkan adalah hasil hubungan
       tersebut. (Padahal pemikiran tersebut sangat menjijikkan bagi umat
       Kristen.)
    4. Salib. Muslim mengatakan bahwa mustahil Allah membiarkan nabi-Nya
       (Isa) mati konyol pada kayu salib. Bagi umat Islam, salib itu
       sesuatu yang memalukan dan bodoh sekali. Karena itu, janganlah Anda
       bicara tentang salib tanpa juga bicara mengenai kebangkitan Yesus
       dari kematian. Sesungguhnya, Isa Almasih berhasil menaklukkan dosa
       manusia, kematian, serta setan si iblis.
    5. Pengenalan akan Tuhan. Muslim percaya bahwa Allah juga disembah
       oleh Nabi Ibrahim. Tetapi mereka tidak percaya bahwa Allah sudi
       menarik semua orang kepada-Nya atau mengenal Dia dalam pengertian
       Kristen.
    6. Kristen itu sesat. Muslim umumnya yakin bahwa orang Kristen telah
       disesatkan, karena itu mereka merasa wajib membawa orang Kristen
       kembali ke ajaran Islam yang benar. Bagi banyak orang Muslim, nama
       "Kristen" itu sendiri berbicara mengenai keduniawian
       (materialisme), kebejatan moral, dan sebagainya. Sebab itu mereka
       menolak mentah-mentah hal-hal yang berasal dari budaya Barat yang
       dianggap korup. Bagi Muslim, minuman keras (beralkohol),
       bacaan/tayangan porno, kehidupan bebas dan tanpa norma-norma
       keagamaan merupakan tanda-tanda kebobrokan dan kehancuran negara-
       negara Barat. Muslim umumnya menyamaratakan antara kekristenan dan
       kebudayaan Barat.
    
    Di sisi lainnya, banyak Muslim tidak sungguh-sungguh menjalankan agama
    mereka sendiri, kemudian menjadi terombang-ambing antara Islam dan
    kebudayaan Barat.
    
    Hubungan antara dunia Muslim dan dunia Barat seringkali bersifat
    tegang. Masingmasing pihak bersikap curiga, merasa tertolak dan merasa
    ketidakadilan dari pihak lainnya. Seringkali hal ini menimbulkan
    kebencian satu sama lain. Perbedaan antara kedua kebudayaan
    menimbulkan banyak masalah dan salah pengertian. Kiranya Tuhan
    menjadikan umat Kristen sebagai umat pembawa damai (Matius 5:9).
    
    
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________
    

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA