SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2004


Oktober 2004
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

November 2004
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30


Daftar Isi:
  • Zanzibar



  • Zanzibar
    Judul : [40-Hari-2004][30] Zanzibar
    
    <>< <>< <>< <><       40 HARI DOA BANGSA-BANGSA        ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                             Rabu, 3 November 2004
    
    
    ZANZIBAR
    ========
    
    Semenjak abad ke-11 pulau Zanzibar, yang letaknya di lepas pantai 
    negara Tanzania, mulai dipengaruhi oleh dunia Arab. Ini terlihat dari 
    bahasa Kiswahili (Swahili) yang banyak menggunakan kata-kata Arab, 
    yang kini merupakan bahasa pengantar di seluruh kawasan Afrika Timur. 
    Populasi penduduk Zanzibar kini berjumlah 450.000 jiwa, mereka terdiri 
    dari rumpun Afrika (suku Bantu), Arab, dan India. Meski berasal dari 
    latar belakang yang berbeda-beda, 98 persen penduduk Zanzibar beragama 
    Islam.                              
    
    Setelah dijajah koloni Portugis pada abad ke-16, pulau ini kembali 
    lagi di bawah penguasaan Arab pada abad ke-18. Sebuah kesultanan 
    didirikan di bawah Sultan Oman, yang kemudian memindahkan pusat 
    pemerintahannya ke Zanzibar. Berbagai peristiwa membawa perkembangan 
    baru berdampak positif dan negatif di Zanzibar.
    
    Zanzibar berkembang menjadi pusat perdagangan regional utama bagi 
    segala macam barang dagangan, termasuk perdagangan budak. Kota 
    Stonetown (artinya, Kotabatu), yaitu ibukota Zanzibar, mempunyai 
    sebuah pasar budak yang sangat besar. Di situ budak-budak yang 
    berhasil ditangkap di benua Afrika dijual oleh para pedagang Arab 
    kepada para pedagang budak yang berasal dari berbagai penjuru dunia. 
    Pada masa yang bersamaan, orang mulai mengembangkan perkebunan rempah-
    rempah yang cukup besar. Zanzibar menjadi penghasil rempah-rempah 
    (terutama cengkih) yang paling penting di dunia selama hampir dua 
    abad. Oleh karena keberhasilan mereka dalam perdagangan dan 
    pemerintahan yang maju di bawah kekuasaan sultan, Zanzibar menjadi 
    negara Afrika pertama yang memakai pasokan listrik dan bahkan juga 
    negara pertama di Afrika yang memiliki alat lift otomatis untuk gedung 
    bertingkat! 
    
    Setelah satu periode dijajah oleh Jerman, kemudian dijajah oleh 
    Inggris, pulau Zanzibar akhirnya memperoleh kemerdekaannya pada tahun 
    1963. Namun satu tahun sesudahnya, meletuslah revolusi yang 
    menumbangkan kekuasaan Sultan Oman. Pada tahun 1964, Zanzibar dan 
    kawasan Tanganyika di daratan benua bersatu membentuk sebuah negara 
    baru: Republik Tanzania Serikat. Tetapi sekarang mulai terdengar 
    banyak suara yang menghendaki pemerintah yang independen, terlepas 
    dari daratan Afrika.
    
    Selain cengkihnya, pulau Zanzibar sangat terkenal sebagai surga para 
    turis. Setiap tahun ribuan wisatawan dari seluruh dunia berdatangan 
    untuk menikmati pantai-pantai yang berpasir putih dan nyiur melambai. 
    Kota Stonetown masih memiliki suatu daya tarik yang berasal dari masa 
    lalunya di bawah pemerintahan Arab. Berbagai ciri khas negeri Zanzibar 
    yang kaya dengan nilai sejarah dapat dilihat dari lorong-lorong kecil 
    di sela-sela rumah batu bertingkat dan juga pintu-pintu gerbang yang 
    terbuat dari ukiran kayu, yang usianya sudah sekian abad. 
    
    Meskipun Zanzibar telah didominasi Islam selama berabad-abad, umat 
    Kristen berhasil mendirikan sebuah gereja lokal yang cukup kuat, di 
    samping juga sejumlah persekutuan Kristiani. Di sana terdapat gereja 
    Lutheran, Anglikan, Katholik, dan juga gereja-gereja independen yang 
    semuanya menikmati kebebasan beribadah dan kebebasan untuk bersaksi. 
    Memang, sejauh ini mereka belum berpengaruh atas pemerintahan di 
    Zanzibar, tetapi mereka berhasil untuk bertahan lebih dari dua abad, 
    sekalipun negara pulau itu didominasi oleh Islam. 
    
    Topik-topik Doa 
    ---------------
    
    * Berdoa kepada Tuhan menguatkan dan memperlengkapi umat Kristen di 
      Zanzibar, sehingga mereka dapat menghayati iman dan kesaksian 
      Kristen mereka dalam kehidupan sehari-hari.        
    
    * Berdoa agar gereja dapat memberikan kesaksian yang terarah dan 
      kontekstual dalam masyarakat di sini yang benar-benar telah 
      didominasi oleh Islam, meskipun hal itu tidak terlepas dari 
      tantangan dan bahaya.                                                  
    
    * Doakan agar ada lebih banyak buku bacaan rohani Kristen dalam bahasa 
      Swahili. 
    
    "TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau 
    bersukacita!" (Mazmur 97:1)
    
    
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari-2004] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________ 
    

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA