SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2004


Oktober 2004
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

November 2004
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30


Daftar Isi:
  • Fokus Doa: Kawasan Afrika
  • Suku Beja di Sudan



  • Fokus Doa: Kawasan Afrika
    Judul : [40-Hari-2004][21a] Fokus Doa: Kawasan Afrika 
    
    <>< <>< <>< <><       40 HARI DOA BANGSA-BANGSA        ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Senin, 25 Oktober 2004
    
    
    FOKUS DOA: KAWASAN AFRIKA 
    =========================
    
    Dengan mudahnya, kita dapat menghabiskan seluruh bulan Ramadhan dengan 
    hanya mendoakan umat Islam di Afrika. Pada tahun ini, hanya sepuluh 
    artikel yang disiapkan untuk mendoakan warga Afrika, tetapi sebenarnya 
    tidak sulit untuk menambahkan 990 artikel lain, khusus untuk benua 
    Afrika! Mungkin hanya dengan demikian, kita mulai benar-benar mengerti 
    keberadaan Muslim di benua hitam ini dan berdoa dengan efektif bagi 
    mereka. 
    
    "Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-
    perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa. Kepada TUHAN, 
    hai suku-suku bangsa, Kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! 
    Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, Biarlah orang 
    berkata di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja!" 
    (Dari 1Tawarikh 16)                                           
    
    
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari-2004] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________

    Suku Beja di Sudan
    Judul : [40-Hari-2004][21b] Suku Beja di Sudan 
    
    <>< <>< <>< <><       40 HARI DOA BANGSA-BANGSA        ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Senin, 25 Oktober 2004
    
    
    SUKU BEJA di SUDAN 
    ==================
    
    Daerah kediaman orang Beja berbatasan dengan Laut Merah di bagian 
    timur laut Sudan, dan pusatnya adalah Port Sudan (Pelabuhan Sudan) 
    yang letaknya di pesisir. Suku yang berpopulasi 1,5 juta jiwa ini 
    mempunyai sejarah yang cukup panjang, bahkan hingga 4.000 tahun yang 
    lalu. Di negeri Sudan suku ini merupakan salah satu suku terabaikan 
    dengan jumlah populasi terbesar. Sebagian besar mereka hidup setengah 
    nomaden (pengembara) dan kegiatannya adalah memelihara domba dan 
    ternak lainnya. Sebagian orang Beja telah meninggalkan pekerjaan 
    tradisional mereka untuk bekerja sebagai kuli pelabuhan di Port Sudan. 
    Yang lainnya bekerja sebagai pedagang keliling. Air minum yang bersih 
    sangat langka di daerah ini, dan banyak orang mendapatkan pasokan air 
    mereka dengan truk tangki. 
    
    Warga suku Beja menjadi penganut Islam (KTP) sejak abad ke-13, tetapi 
    sebagian besar mereka sama sekali tidak mengerti ajaran-ajaran dasar 
    Islam. Sebagian besar mereka lebih menganut kepercayaan tradisional 
    yang banyak berhubungan dengan ilmu gaib dan perdukunan, yang 
    bercampur-baur dengan keyakinan Islami.
    
    Dalam kebudayaan mereka, adalah pantang berhubungan dengan dunia luar. 
    Tamu-tamu yang berkunjung ke desa-desa mereka dilarang keras untuk 
    langsung mendatangi rumah warga. Tamu diharuskan berdiri di tengah 
    alun-alun desa dan memanggil nama dari orang yang hendak ditemui. Jika 
    yang dituju tidak mendengar namanya dipanggil, maka ada orang lain 
    yang akan mencarinya. Orang yang dipanggil itu kemudian akan menaruh 
    pisau di ikat pinggangnya, menyisir rambut dan memungut tongkatnya 
    sebelum pergi ke alun-alun dan bertemu dengan tamu tersebut. Warga 
    Beja pantang untuk berkunjung ke rumah orang lelaki lain tanpa 
    diundang, bahkan ke rumah anggota keluarga dekatnya sekalipun. Satu-
    satunya kekecualian adalah jika ada yang sakit. 
    
    Wanita-wanita Beja biasanya akan pergi meninggalkan rumahnya, sebelum 
    tamu yang berkunjung itu diundang masuk. Wanita Beja tidak boleh 
    disapa langsung oleh seorang pria, sekalipun hanya untuk menanyakan di 
    mana suaminya. Tetapi di pasar para wanita bebas bertemu dengan wanita 
    lainnya. Segera akan terlihat bahwa tidak ada banyak anak di jalanan, 
    sedangkan sebagian besar wanita sendirian saja tanpa ada yang 
    menemani. Sebagian wanita Beja biasa menaruh semacam ramuan yang 
    disebut "saut" ke dalam mulut anak-anaknya, supaya mereka segera 
    tertidur sebelum sang ibu pergi berbelanja. Setelah kembali di rumah, 
    ibu itu segera mengeluarkan ramuan tersebut dan mencuci mulut anaknya. 
    Tak lama kemudian anak-anak itu akan terjaga kembali! 
    
    Orang Beja hanya boleh menikah dengan orang sukunya sendiri, karena 
    mereka sungguh berusaha menjaga jati diri dan bahasa serta kebudayaan 
    mereka (To-Bedawie). Mereka senang berpantun dan sering mendongengkan 
    cerita-cerita zaman dulu serta merayakan tradisi sukunya di desa. 
    Umumnya mereka buta huruf, dan baru belakangan ini ada upaya untuk 
    menuliskan bahasa To-Bedawie. Hanya 25 persen dari orang Beja dapat 
    berbicara bahasa Arab. 
            
             
    Topik-topik Doa 
    ---------------
    
    * Ada juga orang-orang percaya dari warga Sudan sendiri yang ingin 
      menjangkau suku Beja, namun mereka kurang biaya untuk melakukan hal 
      itu. Berdoa bagi orang-orang percaya tersebut, supaya tetap 
      berkomitmen untuk menjangkau suku Beja dan agar mereka segera 
      diperlengkapi dengan segala keperluan mereka.      
    
    * Mungkin perlu bahwa bahasa To-Bedawie dituliskan kemudian diajarkan 
      kepada generasi muda. Dengan demikian kelak akan terbuka peluang 
      untuk menyediakan pendidikan kepada anak-anak dan para remaja. 
      Berdoa agar Tuhan menyediakan ahli-ahli bahasa dan pintu peluang 
      semakin terbuka.           
    
    * Doakan beberapa warga Beja yang telah menjadi orang Kristen, agar 
      mempunyai keberanian dan hikmat marifat untuk membagikan keyakinan 
      mereka kepada orang lain. Berdoa agar mereka diterima dengan baik 
      oleh masyarakat tersebut. 
      
      
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari-2004] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA