SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2004


Oktober 2004
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

November 2004
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30


Daftar Isi:
  • Orang Islam di Zurich, Swiss



  • Orang Islam di Zurich, Swiss
    Judul : [40-Hari-2004][20] Orang Islam di Zurich, Swiss  
    
    <>< <>< <>< <><       40 HARI DOA BANGSA-BANGSA        ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                            Minggu, 24 Oktober 2004
    
    
    ORANG ISLAM di ZURICH, SWISS  
    ============================
    
    Kota Zurich berpenduduk 368.000 jiwa, yang 30 persen (110.000 jiwa) di
    antaranya terdiri dari warga negara asing. Tetapi ada juga kawasan-
    kawasan dalam kota yang hampir 50 persen adalah warga negara luar. Di
    tahun-tahun belakangan ini banyak orang Islam telah berpindah ke
    Swiss. Sebagian besar mereka berasal dari Turki, meskipun ada juga
    orang Bosnia, Albania, Kurdi dan Arab. Di seluruh negeri jumlah Muslim
    lebih dari 250 ribu jiwa. Di daerah-daerah tertentu di Zurich jumlah
    anak-anak usia sekolah yang asli orang Swiss tidak sampai 10 persen
    sedangkan lebih kurang 50 persen adalah anak-anak dari keluarga Islam.
    
    Warga Muslim di Zurich berusaha untuk tetap mempertahankan kebudayaan
    mereka. Pada umumnya gadis-gadis disuruh tetap tinggal di rumah saja.
    Banyak anak-anak lelaki mereka akhirnya bosan dengan rutinitas hidup
    mereka dan menjadi frustrasi, dan akibatnya mereka sering bentrok
    dengan polisi. Umumnya orangtua tidak dapat membantu anak-anaknya
    dengan pekerjaan rumah yang diberikan oleh sekolah, karena masalah
    bahasa. Pada akhirnya, banyak orangtua merasa tidak mampu lagi
    mengendalikan generasi muda mereka.
    
    Di sisi lain, banyak pemuda-pemudi suka untuk menerima program-program
    yang disediakan bagi mereka. Mereka memerlukan pertolongan untuk dapat
    belajar bahasa Jerman, untuk mengurus surat-surat di kantor pemerintah
    dan untuk mencari pekerjaan. Mereka juga memerlukan bantuan pada waktu
    menghadapi kesulitan akibat bencana alam dan peperangan yang pernah
    mereka alami ketika masih berada di negeri asal. Mereka menderita
    kesepian dan rindu untuk kembali ke negerinya, dan umumnya mereka
    merasa terasing dan tidak punya tempat tinggal yang permanen. Sungguh
    tidak mudah untuk melayani orang-orang yang baru saja masuk di tempat-
    tempat penampungan pengungsi itu. Mereka belum dapat berbicara dalam
    bahasa Jerman, dan seringkali mereka pun tidak akan tinggal lama.
    Bahkan ada orang-orang dari negara tertentu yang dilarang menetap di
    Swiss. Meskipun demikian, ada juga upaya-upaya penjangkauan yang
    sederhana untuk menanamkan benih, tetapi benih itu baru akan bertunas
    lama sesudahnya.
    
    Ironisnya, jumlah penduduk asli Swiss terus menurun karena angka
    kelahiran bayi yang sangat rendah, sedangkan jumlah penduduk Islam
    justru terus meningkat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari warga
    Swiss yang mulai menentang kedatangan orang-orang asing yang mau
    menumpang hidup di negara mereka. Orang-orang Kristen Swiss
    mengabaikan memberitakan Injil kepada orang-orang Islam yang ada di
    negeri mereka sendiri.
    
    Pelayanan mendoakan orang-orang sakit telah membuka banyak pintu bagi
    pekabaran Injil. Dan beberapa keluarga telah menerima Tuhan Yesus,
    melalui para pelayan konseling. Dalam konseling perlu diingat bahwa
    keputusan seorang ayah biasanya akan diterima oleh seluruh keluarga.
    Perubahan-perubahan besar terjadi ketika sekian banyak keluarga
    dilayani dan ditangani dengan baik. Orangtua yang bertobat membawa
    anak-anak mereka untuk menerima Yesus. Saat ini sedang diupayakan
    beberapa kegiatan anak-anak, kegiatan muda-mudi dan pelayanan pemuda
    gereja di derah Muslim di perkotaan. Saat ini banyak hal ajaib yang
    sedang terjadi. Swiss membutuhkan lebih banyak lagi pekerja.
    
    Topik-topik Doa
    ---------------
    
    * Doakan agar makin banyak orang dan juga banyak gereja di Swiss melihat
      peluang terbuka yang ada di depan mata untuk melayani orang-orang 
      Islam. Menyeberangi perbedaan budaya sungguh tidak mudah, tetapi 
      bukannya mustahil jika dilakukan bersama Tuhan.
    
    * Kebanyakan warga Islam di kota Zurich membutuhkan bantuan praktis.
      Berdoa agar kasih Tuhan bisa diperlihatkan kepada orang-orang sakit, 
      para tunawisma dan orang-orang yang sedang mencari Tuhan.
    
    * Berdoa kepada Tuhan agar Ia membukakan pintu hati warga Muslim di
      Zurich, sehingga mereka mulai mengenali Siapa Dia sebenarnya.
    
    "Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil
    para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya
    dengan minyak dalam nama Tuhan." (Yakobus 5:14)
    

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA