SABDA.org SABDA.org
  Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan  
  PUBLIKASI  
Doa 40 Hari
Edisi 2004


Oktober 2004
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

November 2004
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30


Daftar Isi:
  • Fokus Doa: Islam dan Gerakan Misi
  • Islam: Agama yang Militan atau Cinta Damai?



  • Fokus Doa: Islam dan Gerakan Misi
    Judul : [40-Hari-2004][11a] Fokus Doa Bagi Islam dan Gerakan Misi
    
    <>< <>< <>< <><       40 HARI DOA BANGSA-BANGSA        ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Jumat, 15 Oktober 2004
    
    FOKUS DOA BAGI ISLAM dan GERAKAN MISI
    =====================================
    
    Halaman-halaman berikut berisi pengantar singkat mengenai beberapa
    konsep dalam Islam dan mengapa ada gerakan misi. Hal-hal tersebut
    mungkin bukan hal terpenting yang perlu Anda ketahui mengenai Islam
    atau kegiatan misi. Tetapi tema-tema itulah yang dipilih oleh staf
    redaksi kami tahun ini. Anda bisa menemukan lebih banyak informasi
    mengenai Islam dan cara-cara praktis untuk memberitakan Injil kepada
    orang-orang muslim, dengan meninjau alamat-alamat website yang tertera
    di halaman belakang.
    
    Kami juga menganjurkan dengan sangat agar para pembaca dan rekan
    pendoa mempelajari artikel-artikel mengenai Islam yang tercantum di
    website kami, yaitu www.30-days.net (khususnya artikel mengenai Muslim
    Worldview - Pandangan Hidup Muslim - di edisi online 2003 kami, juga
    artikel "Tuhan Mencintai Orang-orang Arab").
    
    Artikel pertama dalam bagian yang merupakan "Fokus" ini adalah
    mengenai Kasih Allah sebagaimana itu terungkap dalam Al Quran. Jelas
    ada perbedaan antara kepercayaan Kristiani dan Islam dalam hal ini.
    Meskipun artikel ini dibuat sekadar sebagai informasi bagi pembaca,
    siapa tahu artikel ini juga akan memotivasi doa Anda dalam minggu-
    minggu mendatang. Orang-orang Islam sungguh memerlukan suatu pewahyuan
    yang jelas mengenai Kasih Ilahi.
    
    
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari-2004] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________

    Islam: Agama yang Militan atau Cinta Damai?
    Judul : [40-Hari-2004][11b] Islam: Agama yang Militan atau Cinta Damai?
    
    <>< <>< <>< <><       40 HARI DOA BANGSA-BANGSA        ><> ><> ><> ><>
    /\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
                           Jumat, 15 Oktober 2004
    
    ISLAM: AGAMA YANG MILITAN ATAU CINTA DAMAI?
    ===========================================
    
    Benarkah agama Islam itu cinta damai atau apakah ia lebih mengarah
    kepada kekerasan? Kedua-duanya! Sesungguhnya para penganut Islam
    menaruh sikap yang sangat beragam. Sebagian berpikiran liberal dan
    menganut nilai-nilai demokratis dan pluralis, sedangkan yang lainnya
    masuk kelompok fundamentalis yang berjuang aktif untuk reformasi
    (perubahan) dalam tatanan masyarakat, sedangkan sebagian yang lain
    lagi adalah kaum ekstremis militan yang tidak segan-segan menggunakan
    kekerasan. Aktivis Muslim yang berdedikasi dapat ditemukan di antara
    kaum konservatif yang cinta damai tetapi juga di antara pendukung
    teroris jihad. Penting sekali untuk jangan begitu saja menyama-ratakan
    semua umat Islam dan fundamentalis Muslim.
    
    Apakah yang turut memicu bangkitnya Islam yang militan? Pertama,
    sejumlah peristiwa telah terjadi yang menimbulkan masalah bagi kaum
    Muslim. Bila mereka teringat kembali akan masa lampau, umat Islam
    sedih karena tidak mungkin mengalami lagi "zaman keemasan", yaitu masa
    awal Islam dan keunggulan budaya dan militer Islam dari abad ke-7
    hingga abad ke-17. Selain itu, sampai akhir-akhir ini juga mereka
    merasa dipecundangi kolonialisme/penjajahan Barat. Di seluruh dunia
    mereka merasa tertekan mengalami keunggulan politik, ekonomi dan
    militer dari Barat yang identik dengan "agama Kristen". Mereka merasa
    bahwa umat Islam terus-menerus "dipojokkan" lewat kejadian-kejadian di
    Israel, Bosnia, Chechnya, Afghanistan dan Irak. Mereka membenci rezim-
    rezim yang berkuasa secara represif di negara Islam sendiri, yang
    banyak didukung oleh dunia Barat yang beragama "Kristen". Umat Islam
    melihat generasi muda mereka terancam sekali oleh bahaya budaya
    globalisasi Barat (yang dianggap sama saja dengan agama "Kristen")
    yang bejat secara moral. Banyak orang Islam merasa seperti tak berdaya
    dan terhina, dan akibatnya hati mereka dipenuhi kedengkian.
    
    Kalangan Islamis militan melihat teladan Nabi Muhammad dan ayat-ayat
    suci Al Quran yang menyerukan untuk berperang melawan "orang-orang
    kafir" (Sura 2:190f, 9:5, dan lain-lainnya), dan hal itu tampaknya
    merupakan jawaban satu-satunya terhadap masalah ini. Dalam Al Quran,
    kekerasan bisa dibenarkan apabila umat melihat dirinya ditindas atau
    diserang. Petrodolar (dari penghasilan minyak bumi negara-negara Timur
    Tengah) pun digunakan untuk membiayai perjuangan kalangan Islam
    militan. Mereka diilhami oleh teladan dari tokoh-tokoh Islam terkenal,
    yang tidak segan-segan menebus komitmen mereka dengan kematian
    (seperti Ibn Hanbal, Ibn Taimiyya, dan Sayyid M Qutb, pemrakarsa
    pertama dari jihad modern, yang akhirnya dihukum mati oleh pemerintah
    Mesir pada tahun 1966). Boleh jadi, hampir setiap Muslim percaya bahwa
    pada suatu hari kelak semua bangsa akan tertekuk lutut terhadap Islam.
    
    Bagaimana kita dapat mendoakan kalangan Islamis fundamentalis?
    
    1. Pada umumnya fundamentalisme Islam yang suka menggunakan kekerasan
    menimbulkan dua macam reaksi di kalangan Muslim: di satu sisi, orang-
    orang makin membenci Barat dan makin menentang pekabaran Injil; di
    sisi lainnya, ada juga orang yang kecewa berat terhadap Islam dan
    mulai bersikap terbuka untuk belas kasihan dan damai sejahtera yang
    ditawarkan Tuhan. Sesungguhnya banyak juga warga Muslim yang menangis
    melihat tindakan-tindakan kekerasan yang dilakukan demi Islam. Sikap
    ini terpantau dari percakapan antara para pengguna internet ("chat
    room"), juga apabila kita mendengar kesaksian demi kesaksian dari
    sekian banyak warga Aljazair, Iran dan Afghanistan yang memutuskan
    untuk berpindah agama.
    
    2. Nyatanya, setelah mereka sendiri membaca Alkitab dan mulai
    mengamat-amati kehidupan umat Kristen, sebagian umat militan Islam
    mulai mengerti cinta kasih dan pengampunan yang ditawarkan Tuhan
    kepada mereka. Wawancara yang telah diadakan dengan lebih dari 600
    orang percaya dari latar belakang Muslim menunjukkan bahwa faktor-
    faktor tersebut ikut menentukan pada kira-kira separuh di antaranya.
    
    3. Bahkan, sebagian kalangan fundamentalis mengalami campur tangan
    Tuhan sendiri, entah melalui mimpi, penglihatan, kesembuhan dari
    penyakit atau melalui perjumpaan pribadi dengan Sang Al Masih yang
    telah bangkit dari kematian. Di masa lalu pun Isa Almasih pernah
    menghadang Saulus yang sedang mengejar-ngejar dan menganiaya umat
    Kristen (Kisah 9). Apa sulitnya bagi Tuhan untuk mengungkap diri-Nya
    seperti itu juga kepada para mujahidin Muslim dan orang-orang yang
    terlibat dengan jihad di masa kini? Ada begitu banyak kesaksian dari
    orang percaya yang berlatar belakang Islam yang memang menunjukkan
    betapa seringnya hal itu terjadi.
    
    4. Sesungguhnya, orang-orang Kristen yang mendapat pekerjaan di
    negara-negara Islam, begitu juga Jemaat-jemaat (gereja) di dunia Barat
    memerlukan jamahan Tuhan, agar hati umat Kristen itu sendiri dipenuhi
    dengan belas kasihan dan pengampunan sehingga mampu untuk menjalin
    hubungan yang bersahabat dengan warga Muslim.
    
    5. Kiranya jemaat-jemaat (gereja) di seluruh dunia perlu memiliki
    sikap ramah, cinta kasih dan juga kreatif (dengan ide-ide baru) untuk
    mengekspresikan cinta Tuhan kepada warga Muslim. Sesungguhnya, hanya
    Rohulkuduslah yang dapat mencelikkan mata hati warga Muslim militan
    untuk mengerti kebenaran. (Hal ini jangan sekali-kali kita remehkan!
    Menurut perkiraan Lembaga Nasional Perlindungan Terhadap Konstitusi di
    Eropa, di negeri Jerman saja terdapat lebih kurang 30.000 orang Islam
    militan yang akan mudah terpancing untuk melakukan kekerasan dalam
    situasi tertentu.)
    
    6. Tentu saja kita harus berdoa agar semua rencana destruktif para
    teroris Muslim digagalkan oleh Tuhan. Kiranya Tuhan memberikan kepada
    pemerintah-pemerintah di seluruh dunia hikmat marifat-Nya serta juga
    keberanian politik untuk memerangi para ekstremis tersebut dengan cara
    yang sewajarnya serta melindungi masyarakat terhadap malapetaka. Kita
    juga harus rajin berdoa untuk sekian banyak orang yang telah menjadi
    korban (yang termakan oleh ajaran) Islam militan.
    
    7. Mari kita juga berdoa bagi diri sendiri, supaya umat Kristen
    sendiri tidak termakan oleh pola-pola sikap nasionalitis dan
    kebudayaan yang cenderung hanya memihak kepada kepentingan Barat.
    Berdoalah agar kita sendiri dibebaskan dari rasa takut (jangan lagi
    memandang semua persoalan dari sikap: mana kawan, mana lawan kita),
    dan marilah kita melihat kepada warga Muslim militan dari sudut
    pandang Tuhan. Terutama sekali, kita berdoa semoga Tuhan
    menganugerahkan kepada kita Cinta Kasih-Nya untuk warga Muslim
    militan. Bukankah Yesus juga telah disalibkan, kemudian hidup kembali
    dari alam maut demi membebaskan mereka, dan untuk juga menciptakan
    perdamaian sejati bagi umat Islam?
    
    "Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di
    atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan
    mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai
    selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal
    ini." (Yesaya 9:6)
    
    
    e-Doa ********************************************************* I-KAN
    
    Anda terdaftar dalam e-DOA [40-Hari-2004] sebagai xxxxx(at)xxxxx.xxx
    Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org
    Arsip 40 Hari Doa:      http://www.sabda.org/publikasi/40hari/
    _____________________________________________________________________

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Gratis | Situs YLSA

    © 1999-2004 Yayasan Lembaga SABDA