Jumat, 28 Desember 2003
KEPERCAYAAN MUSLIM
==================
Muslim percaya kepada Allah, yang unik, penuh kuasa, penuh anugerah
dan berbelas kasihan kepada semua kaum muslim. Iman kaum muslim
dilaksanakan sesuai dengan lima "pilar" yang harus diikuti jika
seseorang mengharapkan keselamatan.
Lima Pilar adalah:
1. Mengucapkan pernyataan iman (syahadat) "Tiada ada Tuhan selain
Allah dan Muhammad adalah rasul Allah".
2. Doa (sholat) -- lima waktu dalam sehari.
3. Sedekah (zakat) -- dengan wajib atau sukarela memberi kepada kaum
miskin.
4. Puasa (saum) -- terutama pada waktu ëholyí di bulan Ramadhan.
5. Perjalanan suci (haji) -- sedikitnya sekali seumur hidup, ke
Mekkah (naik haji).
Walaupun mereka melakukan setiap pilar ini, tetap saja tidak ada
jaminan untuk keselamatan. Islam adalah agama yang berdasarkan pada
kebenaran diri sendiri. Muslim sering berpikir tentang hari
penghakiman, di mana mereka percaya Allah (atau malaikat) akan membawa
timbangan dan menimbang setiap perbuatan setiap orang. Harapannya
adalah perbuatan baiknya akan melebihi perbuatan jahatnya, walaupun
demikian penghakiman Allah itu terserah akan kehendak-Nya dan tidak
pada keadilan.
Interpretasi yang lain ialah bahwa perbuatan manusia dituliskan dalam
sebuah buku dan pada hari penghakiman, Allah akan membuka buku
tersebut dan jumlah dari kebaikan dan kejahatan orang tersebut akan
ditempatkan pada tangan kanan atau tangan kirinya. Cara satu-satunya
menuju surga adalah dengan mati sebagai martir dalam Perang Suci Islam
(Jihad). Muhammad adalah nabi Islam yang tertinggi, tetapi Quran juga
berbicara mengenai Yesus yang dikenal sebagai Isa. Quran juga menyebut
Yesus sebagai Kalimat Allah, yang berarti Firman Tuhan. Muslim juga
percaya bahwa Yesus dilahirkan dengan mujizat Allah melalui perawan
Maria. Walaupun demikian, muslim tidak percaya akan matinya Kristus di
salib, kebangkitan-Nya maupun ketuhanan-Nya. Walaupun Yesus adalah
nabi kedua tertinggi di Islam, Isa di Quran hanyalah satu nabi di
antara 124.000 nabi-nabi lainnya.
Kepercayaan akan malaikat dan roh-roh jahat, yang dikenal sebagai jin,
memegang peranan penting dalam kehidupan kebanyakan kaum muslim.
Walaupun Quran mengatakan bahwa "kebaikan dan kejahatan datang dari
Allah", tetapi kepercayaan ini tidak terdapat dalam Islam ortodoks,
sebaliknya sebagai hasil dari agama-agama kafir, terutama dari Afrika
dan India, yang digabungkan dalam Islam. Seperti juga agama-agama
lain, Islam menggabungkan seluruh aspek dalam kehidupan. Di dalam
Quran dan Hadiths terdapat instruksi dari setiap detil kehidupan
sehari-hari kaum Muslim.
|