Kelahiran Yere (Yeremia Timotius) dimulai dari sebuah peristiwa yang menarik. Tahun lalu, Yezki (Yehezkiel Titus) anak saya yang berusia 6 tahun berkata bahwa dia ingin adek cowok. Saat itu dia sudah punya adek cewek berumur 1 tahun.
Kita bilang pada Yezki, jika memang begitu minta saja kepada Tuhan Yesus dengan berdoa. Itu yang selalu kita ajarkan padanya, dan Yezki pun mulai berdoa minta Tuhan memberi seorang adek cowok...
Sebetulnya yang kita hadapi tidak semudah itu. Kandungan istri saya bermasalah, dan sampai waktu itu sudah enam kali dikuret karena kehamilan yang gagal dengan usia kehamilan antara 3-5 bulan. Bahkan pada kehamilan yang terakhir, terjadi pendarahan hebat di perut sehingga harus dilakukan operasi cesar, dan saluran telur sebelah kiri harus diangkat. Pada kejadian itu istri dirawat beberapa hari di ruang ICU karena kondisinya kritis. Jadi kemudian istri hanya punya satu saluran telur dengan kemungkinan bisa hamil sangat kecil.
Mengingat latar belakang yang panjang tersebut, maka terhadap permintaan Yezki yang ingin punya adek cowok, itu kita pikir sebagai sebuah permintaan anak berusia 6 tahun yang tidak perlu ditanggapi dengan serius.
Tetapi ternyata bagi Yezki itu adalah sebuah keinginan yang serius dan dia berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan, meminta adek cowok. Permintaannya jelas sekali : berdoa minta supaya Tuhan memberikan seorang adek cowok!
Waktu berlalu dan sekitar dua bulan kemudian, istri bilang kalau dia sudah positif. Kita benar-benar kaget dan was-was. Kemudian kita cek ke dokter kandungan dan dilihat pakai USG - ternyata memang sudah ada bakal janin. Luar biasa sekali jawaban Tuhan terhadap permintaan Yezki ini, seorang anak usia 6 tahun.
Saat pulang sekolah, kita beritahu Yezki bahwa mamanya sudah hamil, dia senang sekali. Kemudian dia mengambil Alkitab dan mencari nama untuk adeknya. Dia buka kitab Perjanjian Lama, dan memberi nama adeknya : YEREMIA. Yezki bilang nama panggilan adeknya adalah "Yere", supaya sama dengan panggilan kakaknya cowok: "Yezki" (Yehezkiel Titus) dan kakaknya cewek: "Yema" (Yemia Apfia). Itu luar biasa sekali: Yezki memberi nama cowok kepada adeknya di awal kehamilan!
Waktu kita mendengar Yezki memberi nama itu, kita hanya menyimpannya dalam hati - karena yang pertama kita tidak tahu apakah nanti anak itu laki-laki atau perempuan, dan yang kedua apakah kehamilan ini akan bisa berhasil atau tidak mengingat kandungan istri bermasalah. Walaupun begitu, untuk mendukung semangatnya, kita memberi tambahan nama Timotius sehingga nama lengkapnya menjadi : Yeremia Timotius.
Dalam kehamilan ini, kita sepenuhnya menyerahkan pada Tuhan. Istri tidak menjalani terapi-terapi khusus seperti kehamilan sebelumnya. Yang kita lakukan adalah setiap pagi dan malam Yezki mempimpin doa keluarga, mendoakan Yere diberkati Tuhan Yesus supaya "Yere sehat dan kuat". Itu doa yang selalu diucapkan setiap hari.
Kehamilan diperiksakan secara teratur, dan ternyata pertumbuhan janinnya berkembang dengan baik, persis seperti doa Yezki supaya adeknya sehat dan kuat. Bahkan berikutnya janin Yere selalu bergerak aktif, sampai mamanya kuwalahan.
Yere di dalam perut selalu berputar aktif, sehingga dokter kandungan kesulitan untuk melihat jenis kelaminnya melalui USG. Ketika dokter melihat bahwa istri terlihat lebih cantik saat hamil, dia bilang kalau anak ini kelihatannya cewek. Sesampai di rumah, saat Yezki diberitahu bahwa menurut bu dokter mungkin adeknya cewek karena mamanya kelihatan lebih cantik, dia langsung berkata, "Dokternya ora genah. Adekku itu cowok masak dibilang cewek..."
Bahkan sampai bulan ke enam, dokter kandungan masih belum bisa memastikan jenis kelamin Yere, karena selalu aktif bergerak. Dia tetap berpikir anak ini cewek, dan waktu kita memberitahunya apa yang dikatakan Yezki - bu dokter tertawa lebar.
Pada bulan yang ketujuh, Yezki minta diajak waktu mamanya periksa ke dokter. Sebelum berangkat dia berdoa supaya USGnya bisa melihat adeknya dengan jelas. Di RS, kita bersama-sama melihat dokter kandungan mengoperasikan USG - dan yang pertama kali muncul di layar komputer adalah "burung" si bayi. Bu dokter kandungan langsung berkata, "Doanya mas Yezki dikabulkan Tuhan, ini adiknya cowok ..." Baru pada bulan ke tujuh itulah terlihat dengan jelas bahwa Yezki akan punya adik cowok seperti yang diminta dan selalu dioakannya.
Ketika menginjak kontrol di bulan-bulan terakhir, dokter kandungan berkata kalau si bayi genap "tua" pada tanggal 17 Juni. Kemudian dia menawarkan kapan akan melahirkan - karena akan dilakukan operasi sectio caesaria berkaitan dengan posisi Yere yang melintang. Kita memutuskan agar kelahiran Yere dilakukan hari Sabtu tanggal 20 Juni.
* * * *
Hari ini Sabtu, 20 Juni 2009, saya mengantar istri ke rumah sakit jam 05:30 pagi. Setelah periksa darah, istri masuk ke ruang persiapan, dipasang infus dan menunggu dokter anastesi tiba. Dari ruang persiapan, bed istri didorong ke ruang operasi.
Setelah menunggu beberapa waktu, seorang suster bergegas keluar dari ruang operasi menuju ke ruang perawatan bayi. Dia memanggil saya untuk mengikutinya - ada seorang bayi mungil di tangannya. Itu Yere !
Yeremia Timotius, lahir pada hari Sabtu, jam 08:27 dengan berat 3150 gram dan panjang 49 sentimeter. Yere lahir setelah 15 tahun pernikahan. Wajahnya kemerah-merahan begitu juga warna seluruh tubuhnya, dengan pipi yang gembil dan rambut lebat. Very cute. Kata suster dia lebih ganteng dari ayahnya. Puji Tuhan.
Yere adalah sebuah anugerah yang luar biasa dari Tuhan. Jawaban kasih Tuhan Yesus atas doa seorang anak berumur 6 tahun yang meminta adek cowok. Dia adalah anak yang namanya sudah disebutkan dengan pasti di awal kehamilan : YEREMIA TIMOTIUS !
* * * * *
Selain proses kelahiran Yere yang luar biasa, bagi kita Yezki juga merupakan anak yang istimewa pemberian Tuhan. Kita menikah tahun 1994, dan Tuhan Yesus memberikan Yezki seorang anak pertama ke tengah-tengah keluarga pada tahun 2002, setelah DELAPAN tahun pernikahan! Sebuah jawaban Tuhan yang penuh kasih atas doa dan pengharapan yang tidak pernah putus.
* * * * *
"Sebelum AKU membentuk engkau dalam rahim ibumu, AKU telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, AKU telah menguduskan engkau ... " Yeremia 1:5
GBU
Indriatmo



sabda.org