SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Minggu 7 September 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Sejarah Membagi Telur Pada Hari Paskah  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Apakah PEPAK menjual buku-buku rohani pelayanan anak? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Sejarah Membagi Telur Pada Hari Paskah

Tanggal terbit:
13-4-2000

Topik:
Perayaan Hari Raya Kristen, Pengajaran - Doktrin

Tipe Bahan:
Artikel

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 4
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


"Mengapa gereja membagikan telur pada anak-anak Sekolah Minggu pada hari PASKAH?" Ternyata banyak orang Kristen bahkan guru Sekolah Minggu yang kurang jelas tentang sejarah membagi telur ini. Untuk Edisi Khusus PASKAH ini Tips Mengajar akan diganti dengan penjelasan singkat tentang sejarah membagi Telur PASKAH.

Tradisi membagi telur sebenarnya bukan tradisi gereja/Kristen (juga jelas tidak disebutkan dalam Alkitab). Sebelum kekristenan muncul, di negara 4 musim (Eropa) ada tradisi untuk merayakan datangnya musim-musim. Dewa musim Semi, yang bernama "Eostre" adalah dewa yang disembah pada perayaan "vernal equinox". Nama dewa ini juga yang akhirnya dipakai untuk menyebut hari PASKAH, "Easter" (bahasa Inggris).

Pada abad-abad pertama kekristenan, tradisi ini sulit dihapus karena hari PASKAH memang kebetulan jatuh pada setiap awal musim Semi. Perayaan musim Semi selalu dirayakan dengan meriah mengiringi kegembiraan meninggalkan musim dingin yang suram dan beku (mati). Tumbuh-tumbuhan dan bunga mulai tumbuh dan bermekaran, dan suasana keceriaan seperti ini menjadi saat yang tepat untuk membagi-bagikan hadiah. Membagi-bagikan telur pada hari PASKAH akhirnya diterima oleh gereja selain untuk merayakan datangnya musim Semi, juga karena telur memberikan gambaran/simbol akan adanya kehidupan.



Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Siapa yang Bertakhta di Hatimu?
    12-6-2008 | Bahan Mengajar
  • Diberkati untuk Menjadi Berkat
    5-6-2008 | Bahan Mengajar
  • Memberi Itu Menyenangkan Semua Orang
    29-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yang Kecil Dapat Menjadi Besar
    23-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yesus Naik ke Surga
    9-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yesus dan Nikodemus
    1-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Materi Pelajaran Kelas Bayi September 2005: Aku Bertumbuh Seperti Yesus
    3-4-2008 | Bahan Mengajar
  • Wild Games untuk Paskah: Jalan Salib
    27-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Perayaan dan Aktivitas Paskah: Tuhan Hidup Selamanya
    27-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Apa Makna Kebangkitan Kristus dalam Kepercayaan Orang Kristen?
    27-3-2008 | Artikel

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas