Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Jum, 18/05/2012 - 3:42pm

Jangan Lupa Aturan Pertama

Shalom!

"Untuk menjadi penulis yang baik, seseorang harus menjadi pembaca yang baik terlebih dahulu." Mungkin "peraturan pertama" ini sudah berulang kali dibahas atau menjadi salah satu poin dalam tip-tip untuk menjadi seorang penulis yang baik. Akan tetapi, ketika semakin diulang-ulang, kalimat ini semakin menyatakan kebenaran yang terkandung di dalamnya. Kalimat itu juga merangkum apa yang seseorang butuhkan untuk menjadi penulis yang baik: perbendaharaan kata yang cukup untuk mengungkapkan sesuatu dengan jelas dan keterampilan untuk merangkai kata-kata itu sedemikian rupa, agar pembacanya mengerti apa yang sedang disajikannya. Dengan banyak membaca, seseorang juga akan menjadi semakin sistematis -- sebuah kemampuan yang dapat membawa pembaca tulisannya memahami gambaran besar dari apa yang ditulisnya itu. selengkapnya...»

Topik: Serba-serbi Dunia Penulisan

»

Jum, 18/05/2012 - 3:41pm

Menulis Untuk Berbagai Genre

Banyak orang menemukan tujuan hidup dari tema-tema bacaan favoritnya. Meski demikian, tidak ada batasan bagi siapa pun untuk menggali manfaat dan pengetahuan dari semua jenis bacaan. Bahkan, sepotong koran yang terbawa angin pun bisa memuat pengetahuan yang memberikan inspirasi.

Begitu juga dalam hal menulis. Salah satu metode menulis yang bisa diterapkan adalah mencoba berbagai genre sebelum menentukan satu yang paling cocok. Sebaliknya, beberapa penulis yang sudah banyak menulis pada genre tertentu, terkadang membuat satu atau lebih karya-karya yang berbeda dari yang biasa ia buat. Contohnya, penulis terkenal C.S. Lewis. Kisah "The Chronicles of Narnia" adalah buku anak-anak pertama yang dibuatnya, tetapi justru lebih laris dan terkenal dibanding karya-karyanya yang lain. selengkapnya...»

Topik: Tips dan Trik Menulis

»

Jum, 18/05/2012 - 3:40pm

Frank Edward Peretti

Frank Edward Peretti, atau biasa disebut Frank Peretti, adalah seorang penulis Amerika yang terkenal melalui novel-novel kristiani, yang kebanyakan bertemakan hal-hal supernatural. Sampai hari ini, novel-novelnya sudah terjual sebanyak 15 juta kopi di seluruh dunia.

Frank Peretti lahir di Kanada, 13 Januari 1956 dan dibesarkan di Seattle, Washington. Semasa kanak-kanak, Frank kecil gemar sekali bercerita untuk teman-temannya. Setelah lulus dari dari sekolah menengah, ia menjadi anggota sebuah band "bluegrass" lokal dan kemudian melanjutkan studinya di UCLA, di bidang Bahasa Inggris, penulisan skenario dan perfilman, sambil membantu ayahnya menggembalakan jemaat di gereja Assembly of God. Pada tahun 1983, Frank Peretti melepaskan jabatan di gereja tersebut. selengkapnya...»

Topik: Biografi Penulis Terkenal

»

Jum, 18/05/2012 - 3:38pm

Morgantiwrites.Com

Morgantiwrites.com adalah sebuah situs berbahasa Inggris milik Charlotte Morganti, seorang pengacara sekaligus penulis novel misteri. Situs ini menyajikan banyak sekali tip kepenulisan serta pengetahuan seputar dunia tulis-menulis. Artikel-artikel di Morganti Writers tidak hanya ditulis oleh Charlotte Morganti saja, tetapi ada beberapa kontributor tetap yang memasang karya mereka di situs ini. Jika Anda ingin menambah wawasan menulis Anda, segeralah berkunjung ke situs ini dan menikmati pengetahuan yang ditawarkan di dalamnya. Selamat berkunjung! (YSY) selengkapnya...»

Topik: Situs-Situs Kepenulisan

»

Kam, 03/05/2012 - 4:36pm

Genre, Bukan Kerangkeng Penulis

Shalom, Sahabat Penulis!

Ada seorang penulis muda yang berkata bahwa seorang penulis sebenarnya tidak memilih genre tulisannya, namun sebaliknya genre itulah yang "memilih" penulisnya. Jika direnungkan lebih dalam, mungkin kata-kata penulis muda itu ada benarnya, karena ketika seorang penulis menghasilkan sebuah karya, ia tidak memilih genre tulisannya, tetapi ia hanya menulis apa yang ada dalam hatinya. Genre adalah "rak buku" yang dibuat untuk mengategorikan karya-karya sastra berdasarkan strukturnya dan mempermudah masyarakat untuk mengenali serta mengapresiasi karya-karya sastra yang beredar. Namun demikian, batasan sebuah genre sebenarnya tidak membelenggu seorang penulis karena seorang penulis adalah pribadi yang bebas menulis apa yang ingin ditulisnya, lihatlah C.S. Lewis yang berhasil memukau pembacanya lewat serial fiksi Narnia yang ditulisnya, di lain kesempatan ia memberkati banyak orang lewat buku-buku teologinya yang dalam seperti Mere Christianity, ia pun menambah pengetahuan pembacanya lewat karya-karyanya yang bersifat akademis, atau melambungkan penikmat karyanya lewat kata-kata indah yang terangkai dalam puisi-puisi ciptaannya. Memang benar, genre seakan mengotak-ngotakkan karya sastra tetapi tidak menjadi kerangkeng yang dapat membatasi seorang penulis untuk mencipta. selengkapnya...»

Topik: Serba-serbi Dunia Penulisan

»

Kam, 03/05/2012 - 4:34pm

Pemahaman Tentang Karya Sastra

Menurut Sumardjo dan Sumaini, salah satu pengertian sastra adalah seni bahasa. Maksudnya adalah, lahirnya sebuah karya sastra adalah untuk dapat dinikmati oleh pembaca. Untuk dapat menikmati suatu karya sastra secara sungguh-sungguh dan baik diperlukan pengetahuan tentang sastra. Tanpa pengetahuan yang cukup, penikmatan akan sebuah karya sastra hanya bersifat dangkal dan sepintas karena kurangnya pemahaman yang tepat. Sebelumnya, patutlah semua orang tahu apa yang dimaksud dengan karya sastra. Karya sastra bukanlah ilmu. Karya sastra adalah seni, di mana banyak unsur kemanusiaan yang masuk di dalamnya, khususnya perasaan, sehingga sulit diterapkan untuk metode keilmuan. Perasaan, semangat, kepercayaan, keyakinan sebagai unsur karya sastra sulit dibuat batasannya. selengkapnya...»

Topik: Jenis-jenis Tulisan

»

Kam, 03/05/2012 - 4:32pm

Cara Berpikir Masyarakat Memengaruhi Perluasan Kosakata Bahasa Indonesia

Dalam upaya memperluas kosakata bahasa Indonesia, kita juga harus meningkatkan kemampuan masyarakat untuk terus mengembangkan cara berpikir. Karena setiap kali kita masuk ke dalam cara berpikir yang terlalu falsafah, kita mendapatkan kesulitan yang luar biasa dalam pengungkapan.

Saya merasakan kesulitan tersebut di program S3. Bahasa Indonesia belum mampu menjabarkan soal-soal yang sangat rumit pada tingkat calon doktor yang memerlukan pendekatan falsafah. Faktor ini merupakan salah satu penyebab yang mengakibatkan risiko ketinggalan dari segala perdebatan yang terjadi di dunia. Kita semua tahu bahwa di abad 21 ini, yang paling banyak digunakan adalah bahasa Inggris. Ini sebetulnya merupakan "battle of ideas", karena yang diuji di dunia saat ini bukan hanya pengetahuan tapi juga kreativitas. Bukan hanya kompetensi tapi juga reputasi.

Kemiskinan kosakata ini juga cukup merepotkan ketika saya harus membicarakan reformasi PBB. Untuk meliput masalah diplomasi internasional, banyak istilah atau ungkapan yang belum ada dalam bahasa Indonesia. Jadi, tidak bisa disalahkan juga kalau kita terpaksa menggunakan istilah bahasa Inggris. Bahasa-bahasa diplomasi kita tidak cukup untuk menerangkan apa yang kita maksud. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Jum, 20/04/2012 - 4:51pm

Lakukan Satu Persatu

Shalom!

Dalam buku "Creative Wisdom for Writers" yang ditulis oleh Roland Fishman, ada sebuah kalimat yang berbunyi: "Writing and editing are separate tasks. Mix them at your peril." Terjemahan dari kalimat itu kira-kira: "Menulis dan menyunting adalah dua tugas yang berbeda. Lakukanlah secara bersamaan jika Anda ingin menempatkan diri Anda dalam kesulitan." Kalimat ini berhubungan erat dengan apa yang telah redaksi sajikan pada edisi e-Penulis yang lalu tentang teknik menulis bebas, karena seorang penulis sejatinya tidak boleh melakukan penyuntingan ketika ia sedang menulis. Penyuntingan yang dilakukan pada saat menulis, hanya akan mematikan semangat dan akan menjebak sang penulis di baris atau paragraf yang sama untuk waktu yang lama. selengkapnya...»

Topik: Serba-serbi Dunia Penulisan

»