Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

You are hereArtikel Misi / Artikel Misi

Artikel Misi


Artikel sticky icon

Ada yang menuai karena ada yang menabur. Sama seperti gereja-gereja dan lembaga-lembaga misi yang saat ini ada karena ada orang yang bersedia meninggalkan zona kenyamanan, menyingsingkan lengan, dan bekerja keras agar firman Tuhan sampai ke ujung bumi. Lewat artikel-artikel bangsa yang kami hadirkan kepada Anda, kiranya dapat menjadi motivasi pelayanan Anda.

Bagaimana Membimbing Anak Kepada Kristus?

Membimbing Anak kepada Kristus -- Apa Itu?

Sebelum kita memperhatikan alasan mengapa kita harus membimbing anak kepada Kristus, kita harus mempunyai gambaran yang jelas apa yang dimaksudkan dengan membimbing anak kepada Kristus itu.

Robert Raikes Memulai Sekolah Minggu (1780)

Gambar: Robert Raikes

Atas permintaan Robert Raikes, seorang editor surat kabar yang baik, Ny. Meredith menerima segerombolan anak jalanan di dapur rumahnya di Sooty Alley. Raikes bahkan membayar Ny. Meredith satu shilling setiap hari Minggu untuk mengajar anak-anak yang berpakaian compang-camping ini membaca Alkitab dan mengulanginya di luar kepala. Tetapi anak-anak ini luar biasa bandelnya. Mereka adalah anak-anak yang terkungkung di sebuah pabrik yang basah dan gelap di Gloucester, Inggris, selama enam hari dalam satu minggu. Mereka hanya mendapat kesempatan bergembira pada hari Minggu, dan pada hari-hari Minggu itulah mereka menjadi liar. Setiap Minggu para petani dan pemilik toko merasa takut pada kenakalan anak-anak ini. Robert Raikes berharap bahwa sekolah minggu ini akan mengubah hidup anak-anak itu, tetapi mereka membawa kebiasaan yang menjijikkan dan mengerikan itu ke dapur Ny. Meredith. Ny. Meredith tidak sanggup menangani mereka.

Lebih Jauh Tentang Budaya dan Identifikasi

Jika ada orang Kristen yang menghakimi orang non-Kristen dengan menyebut mereka sebagai jahat, kafir, dan berdosa, orang Kristen itu telah bersalah. Budaya Kristen yang seperti itu sebenarnya juga suatu dosa. Pekerja lintas budaya perlu memahami bahwa sebagian besar budaya adalah netral.

Makna Kenaikan Kristus dan Pentakosta

Pencurahan Roh Kudus yang berawal dari hari Pentakosta memberikan makna baru, realitas baru, keyakinan baru, fakta tentang Kristus yang dimuliakan, dan mengenai kehidupan gereja Perjanjian Baru. Pokok-pokok tersebut bukan hanya sekadar fakta sejarah atau pengajaran, karena kita tahu hal itu telah menjadi realitas mendebarkan bagi setiap orang percaya yang penuh Roh Kudus.

Diciptakan untuk Sebuah Misi

Sama seperti Engkau memberiku misi dunia, Aku memberi mereka misi dunia (lihat Yohanes 17:18).

Panutan Melalui Disiplin: Belajar Pemuridan Dari Tuhan Yesus

Saya memilih perguruan tinggi sebagai tempat saya melanjutkan pendidikan, sebagian karena seorang gadis yang telah memuridkan saya pada waktu saya masih duduk di bangku SMA. Dia seorang konselor perkemahan kampus musim panas ketika saya bertemu dengan dia, dan saya sendiri seorang konselor junior yang sedang mengikuti pelatihan. Saya tidak ingat persis semua yang diajarkannya kepada saya, tetapi kasihnya kepada Tuhan Yesus dan kepada saya sangat nyata. Tawa dan senyumnya membuat orang lain pun ikut tertawa dan tersenyum. Dia adalah seorang yang sangat menyenangkan.

Empat Gaya Hidup Kristen Paskah

Empat Gaya Hidup Kristen Paskah

Ketika seseorang mengenal Yesus dengan benar, maka hidupnya pasti akan terus-menerus berubah dan menjadi Kristen sejati. Artinya kalau dahulu hanya Kristen biasa-biasa saja, setelah mengalami kuasa kebangkitan Yesus, maka hidupnya menjadi luar biasa. Mengapa demikian?

Kebangkitan: Suatu Perenungan Makna

Kebangkitan Kristus adalah kemenangan nyata atas kematian. Kebangkitan Kristus atas kematian bukan sekadar satu peristiwa spektakuler untuk meyakinkan dunia agar tidak menyangkal kebenaran ajaran kebangkitan, tetapi juga untuk menyatakan kuasa penyelamatan-Nya (lihat Roma 1:14).

Sembilan Alasan Orang Kristen Tidak Menginjili

Chuck Lawless adalah Profesor Penginjilan dan Misi and Dekan Studi Program Pasca Sarjana di Southeastern Seminary.

Saya telah menjadi seorang profesor penginjilan selama hampir dua puluh tahun. Selama tahun-tahun ini, saya terus-menerus memperhatikan dan bertanya mengapa sebagian besar orang percaya tidak pernah melakukan penginjilan.