Belum menjadi anggota? Daftar * Lupa Kata Sandi  

Feed aggregator

Kasih yang Memberi - (28 February 2012)

Arsip e-Konsel - Sun, 02/12/2012 - 05:08
Categories: C3I

Kasih untuk Mengampuni - (21 February 2012)

Arsip e-Konsel - Sun, 02/12/2012 - 05:08
Categories: C3I

Menegur dengan Kasih - (14 February 2012)

Arsip e-Konsel - Sun, 02/12/2012 - 05:08
Categories: C3I

Kasih Kristiani - (7 February 2012)

Arsip e-Konsel - Sun, 02/12/2012 - 05:08
Categories: C3I

Komunikasi dalam Tim Kerja - (31 January 2012)

Arsip e-Konsel - Sun, 02/12/2012 - 05:08
Categories: C3I

Re: Pilih mana... hayooo?

Forum Kepemimpinan ICN - Fri, 02/10/2012 - 13:29
@Dedy Yanuar,

Iya, dicoba dulu... baru kalau memang sudah mentok dan tidak bisa ... baru bilang mengundurkan diri. Kalau tetap disuruh jadi pemimpin gimana?
Categories: Indolead

Pelatihan Khotbah Langham di YLSA: Kitab Hagai

Blog SABDA - Wed, 02/08/2012 - 16:32

Beberapa waktu yang lalu, YLSA mengadakan pelatihan khotbah Langham yang diikuti oleh semua staf untuk diterapkan dalam PA kelompok setiap pagi. Pelatihan ini merupakan oleh-oleh Ibu Yulia setelah beberapa waktu sebelumnya mengikuti pelatihan khotbah Langham di Bogor. Tujuannya bukan memaksa kami menjadi pengkhotbah, tetapi membekali kami agar tahu bagaimana menyampaikan atau menerima Firman Tuhan secara benar.

Dari pelatihan ini saya belajar bahwa sebelum seseorang bisa menyampaikan khotbah dengan benar, ia harus terlebih dahulu belajar bagaimana menggali Alkitab dengan benar — bukan sekadar membaca ayat dan mengartikannya sesuai dengan keinginannya sendiri. Dibutuhkan cara sistematis untuk mendapatkan hasil penggalian yang benar dan mendalam. Jika hasil penggalian ini dibagikan kepada orang lain, maka pasti akan menjadi berkat yang bermanfaat.

Metode Langham ini sebenarnya mirip dengan metode PA (metode PA studi kata, metode PA survei kitab) yang pernah YLSA gunakan sebelumnya. Langkah awal, setelah berdoa, adalah mengamati perikop Alkitab dengan 7 langkah obeservasi.

1. Apa yang dapat diamati dengan pancaindra?
(apa yang didengar, dilihat, dicium, diraba dan dirasa?)
2. Bagaimana kejadian peristiwanya?
3. Siapa saja yang terlibat dalam bacaan (tokoh)?
4. Dimana tempat kejadiannya?
5. Kapan waktu kejadiannya?
6. Adakah kata-kata yang diulang-ulang?
7. Apakah ada “kata-kata kecil” (kata penghubung, kata depan, dll.)
– tapi, kemudian kami tambah dengan satu langkah lagi (8), yaitu membandingkannya dengan beberapa versi Alkitab lain.

Untuk menjadikan teks Alkitab yang kita gali menjadi khotbah, dipakai ilustrasi pandangan negara, pulau, dan tiga kota. Sedangkan cara untuk mengevaluasi khotbah, adalah dengan menggunakan tiga prinsip yaitu SJR — apakah khotbah itu Setia pada teks Alkitab, apakah pesan atau struktur khotbah itu Jelas, dan apakah khotbah itu Relevan dengan kehidupan pendengarnya. (Langkah-langkah bisa dilihat di situs Khotbah.co.)

Training khotbah Langham itu sudah kami coba terapkan beberapa kali pada acara persekutuan pagi, dan buku-buku yang sudah kami bahas menggunakan 7(+1) langkah-langkah tersebut adalah kitab Filemon, Habakuk, dan Hagai. Secara khusus saya ingin ceritakan berkat yang saya terima ketika membahas kitab Hagai bersama teman-teman di kantor. Kitab Hagai menarik untuk dipelajari dan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan. O iya, sebelumnya saya belum pernah mempelajari kitab Hagai ini secara lengkap dan tuntas secara berseri meski kitab ini hanya terdiri dari dua pasal

Saya secara pribadi bersyukur karena sungguh luar biasa berkat yang saya rasakan. Melalui kitab Hagai Tuhan mengingatkan saya untuk memerhatikan keadaan atau sikap hidup saya. Tuhan menggerakkan semangat saya, seperti pemimpin Zerubabel ketika mau mendengarkan suara Tuhan, sehingga Tuhan menyertai dan menggerakkan semangatnya untuk membangun kembali Bait Allah.

Di akhir setiap pelajaran, kami membagikan apa yang kami pelajari, dan selebihnya kami mendengarkan pelajaran dari Sekolah Alkitab Audio (SAA) yang membahas pengantar kitab Hagai, sehingga kami semakin dibekali dengan pelajaran baru yang kami dapatkan.

Banyak berkat yang saya dapatkan dengan menerapkan prinsip Langham ini. Semoga yang saya sharingkan ini bisa menjadi berkat bagi yang lain. Silakan mencoba. Tuhan memberkati

Categories: C3I, Indolead, PEPAK

Kerja Sama Tim - (24 January 2012)

Arsip e-Konsel - Tue, 02/07/2012 - 05:08
Categories: C3I

Re: Pacaran - Sekolah - Bekerja

Forum Konseling ICN - Fri, 02/03/2012 - 16:51
@Deddy Yanuar: bisa dijelaskan hubungan pendapat Anda antara sebaiknya jangan pacaran selama sekolah dengan kalimat terakhir tentang majelis? Saya kok kurang paham.
Categories: C3I

Sikap dalam Bekerja - (17 January 2012)

Arsip e-Konsel - Thu, 02/02/2012 - 05:07
Categories: C3I

Majelis

Network Kepemimpinan - Thu, 02/02/2012 - 01:29

MAJELIS GEREJA
Sesuai dengan azas yang dianut oleh Gereja Protestan bahwa setiap warga gereja/orang beriman pada dasarnya setara di hadapan Tuhan, ini yang biasa disebut sebagai azas Imamat Am, yaitu posisi tiap orang percaya sebagai yang sama-sama diampuni dan dikasihi oleh Allah sehingga tidak ada gradasi atau hierarki maka ajaran GKJ mengenai posisi kepemimpinan adalah sebagai berikut:
Berbentuk Dewan atau Majelis.

read more

Categories: Indolead

Stres dalam Bekerja - (10 January 2012)

Arsip e-Konsel - Wed, 02/01/2012 - 05:07
Categories: C3I

Re: Pilih mana... hayooo?

Forum Kepemimpinan ICN - Tue, 01/31/2012 - 02:49
saat ini saya lagi belajar untuk taat, jadi jika dipercayai sesuatu, ya lakukan dengan setia. minimal berusaha dulu, kalau memang bener2 ngk bisa baru deh mengundurkan diri. hehehe
Categories: Indolead

Re: Pacaran - Sekolah - Bekerja

Forum Konseling ICN - Tue, 01/31/2012 - 02:46
yang pasti bukan masa sekolah. gaswat kalau sampai melakukan hubungan suami-istri sebelum nikah dan sekolahnya belum selesai, mau kerja apa coba? jadi yg masih sekolah, jgn pacaran dulu ya.... suka-suka-an sih boleh aja. tapi jangan ampe pacaran benera...
Categories: C3I