Bersaksi kepada Orang-orang Lain

32

Melatih & Melipatgandakan

BERSAKSI KEPADA

ORANG-ORANG LAIN

Kunci bagi pertumbuhan jemaat anda

Buku Pelatihan Penggembalaan (Tingkat 1)

* Diterjemahkan dan diproduksi oleh Terang Nusa, dengan ijin dari "Train & Multiply", SEAN, Casilla 61, Vina del Mar, Chile.

Mohonlah kepada Tuhan kuasa Roh Kudus untuk bersaksi dalam kasih demi Tuhan Yesus Kristus.

TUJUH PRINSIP ALKITABIAH UNTUK BERSAKSI

Bersaksi untuk Kristus :

1. Bersama-sama dengan orang-orang percaya lain.

2. Terlebih dahulu kepada keluarga dan teman-teman anda.

3. Dengan iman.

4. Dengan kuasa Roh Kudus.

5. Dengan fokus pada Yesus Kristus.

6. Dengan kasih.

7. Untuk membuat murid-murid yang patuh kepada Kristus.

1. Bersaksi bersama-sama dengan orang-orang percaya lain.

Bersaksi berarti berbicara kepada orang-orang lain tentang hidup, kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Salah satu perintah-Nya ialah untuk bersaksi bagi Dia. Itulah sebabnya kita mengajar semua orang percaya untuk bergaul dan bersaksi tentang Yesus (Mat.28:19; Kisah Para Rasul 1:8).

Hanya memberikan pelajaran tentang penginjilan pribadi saja tidak cukup. Penginjilan dipelajari dengan mempraktekkan. Ajaklah semua orang yang anda ajar untuk bersaksi kepada teman-teman dan kerabat mereka sendiri (Mat.4:19).

Jemaat-jemaat menjadi macet bila mereka berhenti menginjili. Ini sering terjadi bila suatu jemaat baru mulai mengadakan kebaktian umum.

Jangan biarkan jemaat anda melalaikan penginjilan pribadi.

· Bersaksi adalah tugas harian : (Berilah tanda pada jawaban yang benar)

pendeta saja. ( )

setiap orang percaya. ( )

Tuhan Yesus mengutus para murid-Nya pergi berdua-dua (Mark.6:7). Para Rasul tidak pernah pergi sendiri (kecuali pada peristiwa-peristiwa tertentu). Jika kita pergi berdua atau dalam kelompok kecil, seorang saksi yang lebih berpengalaman dapat menunjukkan kepada pengikut-pengikut yang kurang pengalaman bagaimana cara mengerjakannya. Ini menimbulkan pengaruh yang lebih besar pada orang-orang. Jika tak ada orang yang dapat menemani anda, jangan memasuki rumah di mana seseorang dari lawan jenis tinggal sendiri.

· Paling baik bersaksi :

sendiri. ( )

    dengan orang lain. ( )

2. Bersaksi Kepada Teman-teman Dan Kerabat Terlebih Dahulu

Dalam Kisah Para Rasul, Tuhan sering menyelamatkan seluruh keluarga setelah seorang petobat baru bersaksi kepada keluargannya (atau memungkinkan sesama orang Kristen berbuat demikian): Kisah Para Rasul 10:24, 44; 16:14-15, 30-34; 18:8).

· Kita akan lebih berhasil bila kita bersaksi lebih dahulu kepada :

    orang-orang tak dikenal. ( )

      kerabat. ( )

3. Bersaksi Dengan Iman

Pekerjaan keselamatan Tuhan Yesus Kristus begitu besarnya hingga Ia dapat mengampuni dan menerima pendosa yang paling busuk (1 Tim.1:12-15).Kita diselamatkan karena iman kita dalam Tuhan. Kita juga mencari keselamatan bagi orang-orang lain dengan iman yang sama (Mat.8:13).

Iman kita membawa keselamatan lebih dekat kepada keluarga-keluarga kita (KPR 16:31). Tuhan menolong setiap pengikut untuk ngembangkan imannya sendiri; tetapi pada awalnya, orang yang belum bertobat diyakinkan oleh iman kita.

Ingatlah, orang yang tidak percaya rohaninya mati dalam dosa; ia tidak dapat mengangkat dirinya sendiri.

· Biasanya, untuk membangunkan orang yang tidak percaya, Tuhan memakai iman :

    orang-orang tak dikenal. ( )

    teman-teman dekat dan kerabat. ( )

4. Bersaksi Dengan Kuasa Roh Kudus

Yesus Kristus berjanji dalam KPR 1:8: "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Kuasa ini untuk bersaksi. Kita berdoa dengan khusuk agar Tuhan mengurapi kita dengan Roh KudusNya supaya menjadi saksi-saksi yang berhasil. Roh Kudus membuat perkataan kita yang terbata-terbata menusuk langsung ke dalam hati orang-orang.

Hanya Tuhan yang mengampuni dosa; tetapi kita memaklumkan pengampunan kepada pendosa bila ia menyesal. Inilah arti dari "menggunakan kunci kerajaan". (Mat.16:19; 18:18). Kunci-kunci ini pertama kali dijanjikan kepada Petrus. Juga diberikan kepada murid-murid lain (bandingkan Mat.16:15-19 dengan Mat.18:18 dan Yoh. 20:22-23). Tuhan memberikan kuasa yang sama kepada semua yang bersaksi untuk Kristus (Rom.1:16; 2 Tim.2:2; 4:5).

5. Bersaksi Dengan Fokus Pada Yesus Kristus

(Luk.24:46-48)

Pengikut baru itu berbicara dengan ayahnya.

· Tema utama dari kesaksian kita ialah :

    perubahan hidup kita. ( )

    karya Kristus dalam diri kita. ( )

Kita bersaksi tentang bagaimana kematian dan kebangkitan Yesus menghasilkan keselamatan bagi kita; perubahan hidup kita itulah hasilnya, dan penting tetapi nomor dua dibanding Kristus sendiri.

6. Bersaksi Dengan Kasih

I Yoh. 3:18 berkata :

"Marilah kita saling mengasihi bukan dengan perkataan dan dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran."

Mereka berdoa: ayah Asep mengulangi tiap kalimat ...

· Kesaksian kita bagi Kristus berhasil bila dilakukan dengan :

suara keras. ( ) kasih yang praktis. ( )

7. Bersaksi Untuk Membuat Murid-murid Yesus Kristus Yang

Patuh

Kita meyakinkan para pengikut baru tentang keselamatan mereka yang kekal (1 Yoh. 5:13) dan mengajar mereka untuk patuh kepada segala yang diperintahkan oleh Kristus (Mat.28:18-20).

Asep belajar bersaksi dengan contoh dari gembalanya. Kemudian ia mengajak ayahnya bersaksi kepada teman-temannya.

Bila seseorang menerima Kristus, kita mengajarnya untuk menjadi saksi juga. Kita juga mengajarnya untuk patuh kepada semua perintah yang lain dari Tuhan Yesus.

Tinjauan

1. Kunci yang paling berhasil bagi pertumbuhan suatu jemaat ialah :

    a. bersaksi bersama-sama orang-orang percaya lain. ( )

    b. mengadakan pertemuan-pertemuan khusus. ( )

2. Cara yang paling baik mengajar para petobat baru untuk bersaksi

ialah dengan:

a. mempelajari banyak buku tentang penginjilan. ( )

    b. contoh praktis. ( )

3. Para pengikut baru meniru guru mereka. Kita harus bersaksi lebih dulu kepada :

a. orang-orang tak dikenal. ( )

b. kerabat. ( )

4. Lebih mudah memenangkan teman-teman kita dari pada orang-

orang tak dikenal. Tetapi kita harus percaya pada kuasa yang

meyakinkan dari :

a. kepribadian kita yang kuat. ( )

b. kesaksian bagi Kristus. ( )

5. Bila kita mengatakan kepada seorang pendosa yang bertobat bahwa

Kristus mengampuninya, kita menggunakan :

a. kunci-kunci untuk Kerajaan. ( )

b. kepandaian menyampaikan kebenaran. ( )

6. Kunci-kunci Injil membuka pintu keselamatan bagi pendosa, melalui kuasa :

a. Roh Kudus. ( )

b. pengikut yang telah sepenuhnya menyerahkan diri. ( )

7. Roh Allah meyakinkan kita (Yoh.15:8). Ia membuat kita merasakan kehadiran Kristus. Kuasa-Nya diungkapkan dalam :

a. kesaksian yang rendah hati. ( )

b. kata-kata bersemangat dan penuh daya. ( )

8. Seorang yang berdosa diyakinkan oleh kesaksian yang rendah hati, asal Yesus dihadirkan:

a. sebuah gereja yang indah. ( )

b. sikap mengasihi. ( )

9. Kasih yang praktis dan kata-kata yang tulus menusuk hati yang paling keras. Tetapi kita harus berfokus pada :

a. agama kita dan bagaimana ia mengubah kita. ( )

b. Yesus Kristus dan bagaimana Ia menyelamatkan kita. ( )

10. Yang paling penting bila kita berbicara tentang Yesus ialah ketakjuban tentang :

    a. penampilan fisikNya. ( )

    b. kematianNya, kebangkitanNya dan pengampunan dosa-dosa kita. ( )

11. Setelah menerangkan tentang kematian, kebangkitan dan pengampunan dosa yang menyelamatkan oleh Tuhan, para rasul meneguhkan iman para pengikut baru :

a. dengan baptisan. ( )

b. maju ke depan dalam ibadat kebaktian. ( )

12. Bersama dengan baptisan, pengikut baru belajar untuk patuh kepada semua yang diperintahkan oleh Kristus. Untuk belajar menjadi saksi yang berhasil, ia harus :

    a. segera pergi dengan pengikut-pengikut lain menginjili teman-temannya. ( )

b. tinggal di rumah sampai ia lebih siap. ( )

Dalam kepatuhan kepada Kristus, seorang pengikut baru segera mulai bersaksi kepada keluarga dan teman-temannya.

Tugas Praktek

· Bacalah dan renungkan Kisah Para Rasul 16:11-34.

· Berdoalah agar setiap orang percaya dalam jemaat anda akan menjadi saksi yang berhasil bagi Tuhan Yesus Kristus.

· Ajarlah semua orang yang baru bertobat untuk berdoa dengan khusuk bagi pertobatan orang-orang lain, dan menumbuhkan kasih untuk keluarga dan teman-teman mereka.

· Ajaklah mereka dan tunjukkan bagaimana cara bersaksi.

· Berikan informasi kepada jemaat atau kelompok anda tentang usaha-usaha yang baik dari mereka yang bergaul dan bersaksi; ini akan mendorong orang-orang lain untuk ikut serta.

· Bila perlu, batasilah pertemuan-pertemuan mingguan agar para anggota baru memiliki waktu untuk bergaul dan bersaksi.

· Tulislah nama paling sedikit tiga orang yang menerima Kristus melalui kesaksian anda atau kesaksian teman-teman yang menyertai anda:

________________________________________________________

________________________________________________________

________________________________________________________

· Tulislah tujuh prinsip untuk bersaksi :

    1. __________________________________________________

    2. __________________________________________________

    3. __________________________________________________

    4. __________________________________________________

    5. __________________________________________________

    6. __________________________________________________

    7. __________________________________________________

Kategori Bahan Indo Lead: 
Jenis Bahan Indo Lead: 
File: 
AttachmentSize
bersaksi.doc1 MB

Komentar