Hukum dan Kriminal

Team i-Humor's picture

ROTI GAJAH

Sebuah truk berhenti di daerah perbatasan.

"Jangan coba-coba membawa barang ilegal, ya!" kata petugas.

"Tidak, Pak. Semua barang kami disertai dengan dokumen resmi," jawab sopir truk.

"Lalu ini apa?" tanya petugas itu setelah membuka bak belakang. Di situ ada seekor gajah yang dijepit dengan dua bongkah roti besar dan diikat dengan tali.

Sopir itu terbelalak kaget, "Ya ampun, masa bikin sandwich pun isinya dibatasi?"

Team i-Humor's picture

TIDAK BERBUAT JAHAT LAGI

Seorang rohaniawan yang sangat aktif memberikan pelayanan kepada jemaatnya. Suatu hari dia didatangi seorang mantan perampok yang ingin membuat pengakuan dosa. Dengan ramah dan penuh sikap kasih dia bertanya pada mantan perampok.

Rohaniawan: "Apa yang pernah kau lakukan, Anakku?"
Mantan perampok: "Saya manusia yang jahat, Pak. Saya pernah melakukan perampokan dan pembunuhan."

Rohaniawan: "Apakah kamu pernah dihukum untuk pekerjaan itu, Anakku?"
Mantan perampok: "Pernah, Pak. Tetapi setelah itu saya tidak pernah lagi melakukan kejahatan."

Rohaniawan: "Bagus, Anakku. Sejak kapan menjalani hukuman itu?"
Mantan perampok: "Lima belas tahun yang lalu, Pak."

Rohaniawan: "Dan sejak saat itu kamu tidak melakukan kejahatan lagi?"
Mantan perampok: "Tidak, Pak."

Rohaniawan: "Selama lima belas tahun itu apa saja pekerjaan yang kamu lakukan, Nak?"
Mantan perampok: "Ditahan di penjara, Pak!"

Team i-Humor's picture

MULAI PIKUN

Sepasang suami-istri -- kakek Andy dan nenek Sally, merayakan ulang tahun pernikahan mereka. Mereka bernostalgia dengan pergi ke sekolah di mana mereka dulu pernah memadu kasih. Dengan bergembira mereka keluar dari sekolah, dan sambil bergandengan tangan mereka berjalan pulang ke rumah.

Di dalam perjalanan pulang, sebuah dompet jatuh dari sebuah sedan merah, nenek Sally segera memungutnya. Karena tidak tahu apa yang harus dilakukan, mereka membawa dompet itu pulang. Sesampainya di rumah mereka mendapatkan uang sebanyak 15 juta. "Kita harus kembalikan!" kata kakek Andy. "Tidak," kata nenek Sally, "Kita simpan saja."

Dan nenek Sally menyimpan dompet itu di loteng. Keesokan harinya, ada dua orang polisi mendatangi rumah mereka dan bertanya, "Apakah kemarin kakek dan nenek menemukan dompet yang terjatuh dari mobil sedan merah?"

"Tidak!" jawab nenek Sally. "Dia bohong," sahut kakek Andy, "Dia menyimpan dompet itu di loteng." "Jangan percaya dia!" bantah nenek Sally. "Dia sudah pikun."

Akhirnya, salah satu polisi berkata kepada kakek Andy, "Kek, coba katakan kepada kami bagaimana ceritanya?" Dengan semangat si kakek memulai ceritanya, "Kemarin ketika saya dan Sally baru pulang dari sekolah..." Tiba-tiba polisi yang lain segera menarik tangan temannya dan berkata, "Kita bisa ikut-ikutan pikun, ayo pulang sekarang..."

Team i-Humor's picture

MENULIS LAMBAT

(di tengah peperangan...)

Komandan: "Hei, dalam keadaan genting seperti ini kamu malah menulis surat! Ayo cepat, musuh sudah di depan mata!"

Prajurit: "Tunggu sebentar, Pak. Ini mungkin akan menjadi surat terakhir saya untuk istri saya di kampung."

Komandan: "Kenapa menulismu lama sekali?" (dengan nada tinggi)

Prajurit: "Istri saya tidak lancar membaca, Pak. Kalau saya menulisnya cepat-cepat kasian dia bisa ketinggalan membacanya."

Komandan: $&@%$@%*&*@!

Team i-Humor's picture

KELUARKAN SAJA

Melihat seorang narapidana malas bekerja, sipir penjara langsung membentaknya, "Awas, sekali lagi kamu malas bekerja, rasakan nanti!"

"Pak, jangan terlalu keras kepada saya," ujar narapidana itu, "kalau sudah tidak suka sama saya, keluarkan saja saya dari sini."

Team i-Humor's picture

DITILANG

Seorang pria ditilang oleh seorang polisi.

"Apa salah saya, Pak? Saya pakai helm, pakai jaket, punya SIM, bawa STNK, kenapa saya ditilang?" kata sang pria memprotes.

Polisi menjawab dengan enteng, "Saya sebal melihat Anda. Putar-putar pakai jaket dan pakai helm tapi tidak pakai motor."

Team i-Humor's picture

MEMBERI TUHAN KESEMPATAN

Tersebutlah di suatu pusat perbelanjaan, ada seorang pemuda yang bernama Albert sedang memasukkan beberapa kupon undian ke dalam kotak undian yang tersedia.

Kebetulan tidak jauh dari tempat itu ada seorang majelis gereja dari gereja yang biasanya Albert kunjungi. Majelis tersebut datang mendekat kepada Albert sambil berkata, "Saudara Albert ikut undian ya!"

Albert segera menjawab, "Ya, Bapak majelis tidak ikut undian?"

"Tidak, karena undian itu sejenis judi dan kita seharusnya bersandar kepada Tuhan", kata bapak majelis menasihati.

Albert segera membela diri, katanya, "Saya tetap bersandar kepada Tuhan, saya hanya memberikan Tuhan kesempatan memakai undian untuk memberkati saya."

Team i-Humor's picture

BILA BILL GATES MENJADI MENRISTEK INDONESIA

Apa yang akan terjadi jika Bill Gates menjadi Menteri Riset dan Teknologi Indonesia?

  1. Mas Bill bakal mengusulkan supaya FreeCell, Solitaire, dan Minesweeper dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional

  2. Setiap warga negara Indonesia akan mempunyai alamat email di Hotmail dan alamat tersebut tercantum dalam KTP

  3. Akan dibuat UU baru yang berbunyi "Setiap komputer dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”

  4. Pada saat pemilu, para pemilih cukup memilih ke situs pemilu tanpa perlu datang langsung ke tempat pemungutan suara.

  5. Kantor Microsoft di dekat Seattle dipindahkan ke dekat Sentul

  6. PT Kantor Pos Indonesia diubah menjadi PT Hotmail

Team i-Humor's picture

INDONESIA MAJU

Tiga negara, yaitu Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Indonesia berlomba-lomba menentukan siapa di antara mereka yang lebih dulu menggunakan teknologi canggih. Mereka meneliti keadaan tanah negaranya masing-masing untuk melihat siapa di antara mereka yang terhebat di masa yang lalu.

Di AS, tim peneliti menemukan kabel tembaga setelah penggalian mencapai 1.000 meter. Maka tim Amerika dengan bangganya menyimpulkan bahwa 1.000 tahun yang lalu di Amerika telah dibangun jalur telepon dengan memakai tembaga.

Di Inggris, tim peneliti menemukan serpihan kaca setelah penggalian mencapai 1.500 meter. Maka tim Inggris dengan bangganya menyimpulkan bahwa 1.500 tahun yang lalu di Inggris telah dibangun jalur komunikasi dengan memakai serat optik.

Di Indonesia, tim peneliti sudah menggali hingga 2.000 meter namun tidak menemukan apa-apa. Lalu dengan bangganya tim Indonesia menyimpulkan bahwa 2.000 tahun yang lalu komunikasi di Indonesia telah menggunakan nirkabel.

Team i-Humor's picture

PIDATO PRESIDEN MENANGGAPI MALAYSIA

Kasus perseteruan antara pihak Indonesia dengan Malaysia semakin memanas saja. Tidak heran jika Presiden pun sampai angkat bicara. Berikut pidato presiden:

"Wahai rakyatku sebangsa dan setanah air... Kita boleh marah kepada Malaysia, tapi jangan membenci Upin & Ipin... kasihan mereka masih kecil...."

Team i-Humor's picture

PEJUANG BANGSA

Alo, seorang pemuda dari pedalaman, ingin jadi tentara. Dia pun mendaftarkan diri, bahkan menyiapkan uang pelicin.

Pada tes I, Alo menjual sapi untuk uang pelicin. Tapi setelah dites hasilnya Alo tidak lulus. Pada tes II, Alo menjual cingkeh. Lagi-lagi hasilnya Alo tidak lulus. Pada tes III, Alo menjual kobong (ladangnya). Ketika mengikuti tes, dalam hati Alo berkata, "Kali ini so musti lulus kita. So tiga kali da tes. kita so tau dia pelubang-lubang." Tapi pada saat pengumuman, tetap saja Alo tidak lulus. Alo langsung menghadap komandan karena kecewa.

Alo: Komandan kiapa kita so 3 kali tes kong nda lulus trus so abis kita peharta komandan

Kom: Alo, sebenarnya kamu itu hampir lulus. Tapi, ... ada yang kurang.

Alo: Kurang di apa kita, Komandan?

Kom: Alo, kesehatanmu bagus semua. Hanya kurang di gigi. Banyak ompongnya.

Sambil marah-marah Alo bilang ke komandan, "KOMANDAN, TENTARA MO PIGI BAKU PERANG ATAU MO PIGI BAKU GIGI...!"

Team i-Humor's picture

VERSUS

Salah satu rumah tahanan sedang mengadakan lomba sepak bola demi menjaga kesehatan para napi. Pagi ini yang bertanding adalah kesebelasan Pencopet melawan kesebelasan Narkoba. Di tengah-tengah pertandingan, tim Narkoba memimpin dengan skor 3 -- 0. Tentu saja, Bagong, sang kapten Pencopet, marah besar terhadap rekan-rekannya.

Bagong: Kalian ini bagaimana?! Kita tuh Pencopet. Larinya jauh lebih kencang dari mereka. Stamina kita lebih kuat dari mereka. Harusnya kita bisa memenangkan pertandingan!

Rekan:Tapi Bos... mereka lebih pintar mengatur strategi.

Bagong: Hah. Tidak perlu pikir-pikir strategi. Kita main kasar saja. Kita tendang saja mereka. Kita habisin mereka. Bagaimana?

Rekan:Tapi Bos... kalau kita dapat kartu kuning, bagaimana? Apalagi kalau kartu merah, Bos.

Bagong: Kalian ini bagaimana sih?! Kita kan Pencopet. Tadi kedua kartu itu sudah aku copet. Jadi dia sudah tidak punya kartu lagi!

Team i-Humor's picture

KOK TAHU?

Pada pertandingan persahabatan antara Indonesia melawan Brasil, Indonesia menang telak 10-0 atas Brasil. Karena malu, sang kapten, Ronaldo, dan wakil kapten, Ronaldinho, menyamar agar tidak dimassa oleh masyarakat Brasil yang kecewa.

Hari pertama: Ronaldinho menyamar jadi ibu-ibu, lalu dia bertemu dengan seorang nenek yang bertanya kepadanya, "Kamu Ronaldinho, kan?" Dengan sekejap Ronaldinho pun lari terbirit-birit.

Hari kedua: Ronaldinho menyamar kembali, sekarang menjadi tukang jualan makanan, dan lagi-lagi dia bertemu dengan nenek itu. Nenek itu kemudian bertanya lagi, "Kamu Ronaldinho, kan?" Lalu Ronaldinho pun lari lagi.

Pada hari ketiga: Ronaldinho dengan penuh percaya diri dia menyamar jadi nenek-nenek juga, dan dia bertemu lagi dengan nenek tersebut.

Nenek: Kamu Ronaldinho, kan?

Ronaldinho: (Dengan tampang menyerah) Iya, aku Ronaldinho, kok bisa tahu, sih? Memangnya kamu siapa ....?

Nenek: Ssst.... Aku Ronaldo...!

Team i-Humor's picture

DILARANG BERJUALAN

Seorang pedagang kaki lima menjajakan dagangannya di pinggir jalan sebuah kota besar. Tanpa sadar, dia beristirahat di bawah papan yang bertuliskan: "Pedagang Kaki Lima Dilarang Berjualan di Sini".

Selang beberapa waktu, petugas keamanan lingkungan menghampiri dan menegurnya, "Hei, Pak, lihat papan itu (sambil menunjuk papan yang terpampang tepat di atasnya). Bapak dilarang berjualan di sini. Bapak bisa kena denda!!"

Dengan tenang pedagang itu menjawab, "Lho Pak, kenapa saya dikenakan denda kalau saya sebenarnya tidak melakukan kesalahan. Bapak yang harus memerhatikan tulisan di papan itu. Di situ khan tertulis pedagang kaki lima. Sedangkan saya kan hanya pedagang yang kakinya dua!!"

Team i-Humor's picture

"NO SMOKING"

Meskipun sudah tahu di dalam ruangan "department store" itu dilarang merokok, Rudi yang mahasiswa itu terus mengisap rokoknya dengan nikmat.

"Maaf, Mas, rokoknya!" tegur seorang pramuniaga sambil menunjuk tulisan "No Smoking" di dinding.

"Lho, kenapa? Bukankah tulisan itu artinya 'Selamat Datang'?" jawab Rudi berlagak bodoh.

Tinggalkan Komentar